Media Dinamika Global

Senin, 02 Februari 2026

Wujudkan Kepedulian, Anggota Koramil 1608-01/Rasana'e Bantu Siswa Menyebrang Jalan


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Wujudkan kepedulian terhadap keselamatan para pelajar, Serda Syamsudin anggota Koramil 1608-01/Rasana'e membantu Siswa SDN19 Kelurahan Rabangodu Utara Kecamatan Raba Kota Bma menyebrangkan jalan . Selasa, (03/02/26)

Seperti yang terlihat dari hasil dokumentasi Serda Syamsudin membantu Siswa SDN SDN 19 Rabangodu Utara menyeberang jalan raya, dengan penuh hati-hati, menggandeng tangan Siswa hingga ke tepian jalan menuju gerbang sekolah.

Memang sekitar wilayah sekolah tersebut, kendaraan tergolong ramai baik roda dua maupun roda empat sehingga dibutuhkan seseorang untuk menyeberangkan anak-anak menuju sekolah agar tidak terjadi kecelakaan atau musibah yang menyebabkan terhambatnya proses kegiatan belajar yang dilaksanakan oleh anak-anak.

Oleh karena itu Serda Syamsudin membantu menyebrangkan mereka sehingga mereka merasa aman sampai kesekolah.

Untuk pelajar di tingkat SD memang butuh pengawasan dan pendampingan karena dikhawatirkan akan keselamatan mereka, apalagi lokasi sekolah sekolah tersebut padat kendaraan yang juga terletak di sebrang jalan raya, jadi sangat rawan kalau tidak dibantu untuk menyeberang.


Serda Syamsudin anggota Koramil 1608-01/Rasana'e pada kesempatan itu menjelaskan bahwa, demi keselamatan para siswa-siswi kami bantu mereka untuk menyeberang jalan, hal ini juga merupakan bentuk tanggungjawab kami selaku TNI dalam memberikan rasa aman dan nyaman terhadap Warga maupun Wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasana'e, ujarnya 

Dan bagi warga pemakai kendaraan roda dua maupun roda empat kami himbau agar mengurangi kecepatan laju kendaraanya. Untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

Dalam kegiatan tersebut nampak terlihat moment yang sangat luar bias dilakukan oleh para siswa usai menyebrang, mereka menyampaikan terimakasih kepada Serda Syamsudin sudah membantu menyeberang jalan hingga depan pintu gerbang sekolah. (Koramil-01/MDG).


Polresta Bandar Lampung Maksimalkan ETLE Handheld Selama Operasi Keselamatan 2026.

Bandar Lampung – Mediadinamikaglobal.Id || Polresta Bandar Lampung melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) memaksimalkan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile Handheld dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat penegakan hukum di bidang lalu lintas, khususnya di lokasi yang belum terjangkau kamera ETLE statis.

Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, AKP R. Manggala Agung, mengatakan bahwa pemanfaatan ETLE Handheld menjadi solusi efektif dalam menindak pelanggaran lalu lintas secara modern dan transparan.

“Dengan adanya sarana ETLE Handheld, kami dapat lebih maksimal dalam melakukan penegakan hukum di lapangan,” ujar AKP R. Manggala Agung, Senin 02 Februari 2026.

Ia menjelaskan, melalui perangkat ETLE Handheld, petugas dapat memotret pelanggaran lalu lintas secara langsung. Data tersebut kemudian terkirim secara real-time ke sistem pusat untuk diproses lebih lanjut.

Sistem secara otomatis akan mendeteksi nomor polisi kendaraan, identitas pemilik, jenis kendaraan, hingga jenis pelanggaran yang dilakukan.

“Dengan ETLE Handheld ini, petugas bisa bergerak secara mobile. Jadi, di lokasi yang tidak terjangkau kamera statis, penindakan tetap dapat dilakukan secara optimal,” jelasnya.

Menurutnya, penggunaan ETLE Handheld juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme serta meminimalisir potensi penyimpangan di lapangan, karena proses penindakan dilakukan secara elektronik tanpa kontak langsung dengan pelanggar.

“Penindakan dilakukan secara digital, sehingga tidak ada interaksi langsung antara petugas dan pelanggar. Ini sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.

AKP R. Manggala Agung menegaskan bahwa selama Operasi Keselamatan Krakatau 2026, pihaknya akan terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Melalui penerapan ETLE Handheld, diharapkan mampu menekan angka pelanggaran, meningkatkan disiplin pengguna jalan, serta menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung.(Fs/Red) 

Dandim 1608/Bima Gelar Kunjungan Silaturahmi dan Penyerahan Bantuan di Panti Jompo


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – Dalam rangka meningkatkan kepedulian dan mempererat tali silaturahmi, Komandan Kodim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan S. Kom., M.Sc melakukan kunjungan ke Panti Jompo Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima, pada Jumat sore, 30 Januari 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Panti Jompo yang dihuni sekitar 42 lansia dengan tujuan utama penyerahan bantuan sembako dalam program “Jumat Berkah.” Selain mengunjungi para lansia, Dandim bersama jajaran utama Kodim 1608/Bima turut berdialog dan memberikan motivasi kepada penghuni panti.

Dandim 1608/Bima dalam sambutannya menyatakan, “Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, pada hari Jumat yang penuh berkah ini kami dapat bersilaturahmi sekaligus berbagi melalui kegiatan Jumat Berkah berupa pemberian sembako. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Kodim 1608/Bima kepada para orang tua yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang kita bersama. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan kebutuhan sehari-hari, serta kehadiran kami dapat membawa kebahagiaan dan semangat bagi para lansia.”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasdim Mayor Inf Asep Okynawa Muas, Danramil Kapten Inf Bambang Irawan, para Pasi, Danpos Asakota serta pengurus panti jompo. Kepala Panti Jompo, Rahmat Hidayat S. Pd, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Dandim beserta jajarannya atas kunjungannya yang memberikan motivasi dan perhatian lebih bagi para lansia.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis, foto bersama, serta doa untuk kesejahteraan para lansia di panti jompo tersebut.

Melalui kunjungan ini, Kodim 1608/Bima terus berupaya membangun sinergi antara TNI dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian sosial terhadap kelompok rentan, khususnya para lansia, Su’u Sawa’u Sia Sawale.(Sekjend MDG)

Dukung Ops Keselamatan Rinjani 2026, Satlantas Polres Bima Kota Gencarkan Edukasi Tertib Lalu Lintas


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Rinjani 2026, Satuan Lalu Lintas Bima Kota menggencarkan kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, Salah satunya melalui kegiatan imbauan langsung kepada para pengguna jalan yang dilaksanakan pada Senin (02/02/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Bima Kota, IPTU BAMBANG TEDY S., S.H., M.I.Kom., bersama personel gabungan Ops Keselamatan Rinjani 2026, Dalam kesempatan itu, petugas menyampaikan edukasi dan imbauan secara humanis agar masyarakat senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Selain memberikan edukasi, petugas juga memberikan teguran simpatik kepada pengendara yang kedapatan tidak tertib dan melanggar peraturan berlalu lintas, serta menggunakan kendaraan dengan kelengkapan yang tidak sesuai standar.

kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Bima Kota selama berlangsungnya Operasi Keselamatan Rinjani 2026.


Melalui pendekatan persuasif dan humanis, Polres Bima Kota berharap tercipta situasi Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan lancar bagi seluruh masyarakat pengguna jalan.(Sekjend MDG)


Respons Cepat Polres Bima Kota, Olah TKP Kebakaran Dua Unit Rumah Warga di Kelurahan Penanae


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Piket Fungsi Polres Bima Kota Bersama Polsek Rasanae Timur Polres Bima Kota mendatangi lokasi kejadian kebakaran rumah serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada dalam mencegah terjadinya kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh kelalaian instalasi listrik dan sumber api terbuka.

Peristiwa kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah warga pada Senin, (2/2/2026), sekitar pukul 08.30 Wita, bertempat di RT 05 RW 03 Kelurahan Penanae, Kecamatan Raba, Kota Bima.

Dua rumah yang terbakar masing-masing milik Sdr. M. Hairul (48), seorang petani, dan Sdr. Idris (65), pensiunan PNS.

Berdasarkan keterangan saksi atas nama Husein (44), swasta, yang berdomisili di RT 05 RW 03 Kelurahan Penanae, awal kejadian bermula saat saksi melihat kepulan asap tebal keluar dari bagian atap rumah milik Sdr. M. Hairul yang saat itu dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang bekerja di ladang jagung.

Api diduga berasal dari korsleting listrik dan dengan cepat merambat ke rumah milik Sdr. Idris yang berada persis di sebelah selatan, sehingga menimbulkan kepanikan warga sekitar.

Sekitar pukul 09.00 Wita, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Bima tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman api, dibantu oleh personel Polsek Rasanae Timur Subsektor Raba yang dipimpin oleh Kasubsektor Raba IPDA Eka Turkiani, S.H., Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 09.30 Wita.

Unit Inafis Sat Reskrim Polres Bima Kota bersama Unit Reskrim Polsek Rasanae Timur tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

Kapolsek Rasanae Timur IPTU Kuntho T. Prakoso, S.H. mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, mematikan peralatan listrik dan kompor saat meninggalkan rumah, serta menghindari penggunaan sumber api terbuka yang berpotensi menimbulkan kebakaran.(Sekjend MDG)



Strong Point Pagi, Personel Polsek Rasanae Timur Polres Bima Kota Bantu Pelajar Menyeberang Jalan dengan Aman


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Personel Polsek Rasanae Timur Polres Bima Kota, Melaksanakan Gatur pagi (Strong Point), Berupa Pengaturan arus lalu lintas, ditujukan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran dalam berlalu lintas di pagi hari, Senin (2/2/2026)

Kegiatan Rawan Pagi juga bertujuan membantu kelancaran arus lalu lintas di sekitar sekolah serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas pada pagi hari.

Dengan kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan lalu lintas yang tertib dan kondusif di Wilkum Polres Bima Kota.(Sekjend MDG)



Wakil Bupati Tulang Bawang Hankam Hasan Pimpin Rakor Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id ||
Wakil Bupati Tulang Bawang Hankam Hasan memimpin langsung rapat koordinasi pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG). Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula lantai II kantor bupati setempat, Senin 02 Februari 2026.

Hadir juga pada kesempatan itu, para unsur Forkompinda terkait, Sekda, sejumlah kepala dinas, kabag dan seluruh camat se-Kabupaten Tulang Bawang.

Adapun sejumlah hal yang dibahas dalam rakor itu antara lain terkait rekonsiliasi data MBG, evaluasi dan analisa terhadap permasalahan-permasalahan yang di hadapi MBG.

Serta membahas terkait MBG yang harus dikelola dengan baik dan Profesional dan harus bisa merekrut potensi lokal baik Staf, pekerja maupun beberapa item lainnya. 

Saat arahannya Wakil Bupati Tulang Bawang Hankam Hasan mengungkapkan bahwa MBG merupakan program strategis nasional yang diinstruksikan secara langsung oleh bapak Presiden Prabowo Subianto

Maka dari itu, dirinya mengingatkan agar program makan bergizi gratis (MBG) ini dapat diselenggarakan dengan baik dan Profesional serta harus bisa dipertanggung jawabkan sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, menurutnya pelaksanaan MBG yang baik dan profesional serta pola gizi makanan yang sehat sesuai Standard Operasional Prosedur ( SOP), akan berdampak sangat positif pada tumbuh kembang anak generasi Penerus Kabupaten Tulang Bawang.

"Oleh karena itu, pelaksanaan MBG harus dilaksanakan dengan serius dan mampu dipertanggung jawabkan sehingga pada akhirnya akan berkontribusi pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Tulang bawang," tandasnya.

Diakhir kegiatan dilakukan sesi poto bersama perserta rakor. (Fs/Red) 

Polres Tulang Bawang Tancap Gas..‼️ Ops Keselamatan Krakatau 2026 Resmi Dimulai, Sinergi TNI–Polri dan Pemda Menggema.


Tulang Bawang – Mediadinamikaglobal.Id || Komitmen Polres Tulang Bawang dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas kembali ditegaskan melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau 2026 yang digelar di Lapangan Hijau Mapolres Tulang Bawang, Senin 02 Februari 2026 pagi.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Tulang Bawang, Kompol David Jeckson Sianipar, S.I.K., M.H., sebagai bentuk kesiapan personel serta sarana prasarana dalam mendukung pelaksanaan operasi keselamatan lalu lintas di wilayah hukum Polres Tulang Bawang.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda dan stakeholder terkait, di antaranya Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang yang diwakili Asisten I Bapak Suharyo, Kodim Tulang Bawang yang diwakili Mayor Arif Apuan, Dinas Perhubungan yang diwakili Sekretaris Bapak Chandra Vika, Kasat Pol PP Bapak Penli Yusliani, Kepala Pelaksana BPBD Bapak Kenedy, serta para Pejabat Utama Polres Tulang Bawang dan seluruh Kapolsek jajaran.

Dalam keterangannya, Kapolres Tulang Bawang AKBP Yuliansyah, S.I.K., M.H. melalui Wakapolres menegaskan bahwa Ops Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis Polri untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

“Operasi Keselamatan Krakatau 2026 ini bertujuan menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Ini adalah bentuk kehadiran negara melalui Polri untuk melindungi keselamatan masyarakat,” tegas Kompol David Jeckson Sianipar.

Ia juga menekankan pentingnya sinergitas lintas sektor dalam mendukung keberhasilan operasi tersebut.

“Keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh stakeholder terkait. Dengan kebersamaan, kita optimistis Ops Keselamatan Krakatau 2026 dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Apel gelar pasukan ini menjadi simbol kesiapan penuh Polres Tulang Bawang beserta jajaran dalam mengawal keselamatan masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (Fs/Red) 

Polda Lampung Gelar Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Ini Sembilan Sasarannya.

​Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Kepolisian Daerah (Polda) Lampung beserta jajaran resmi menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi "Keselamatan Krakatau 2026". 

Operasi ini bertujuan untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.  

​Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026.  

​"Operasi ini mengedepankan tindakan preemtif dan preventif yang bersifat edukatif serta humanis. Tujuannya tentu untuk meningkatkan simpati masyarakat terhadap polantas dan menekan angka fatalitas kecelakaan di jalan raya," ujar Yuni saat memberikan keterangan, Senin (2/2/2026).

​Berdasarkan data hasil evaluasi, tercatat tren pelanggaran lalu lintas di wilayah Lampung mengalami kenaikan signifikan jika membandingkan data tahun 2024 dan 2025.

Jumlah total pelanggaran (ETLE dan teguran) naik sebesar 140 persen, dari 13.871 menjadi 33.300 pelanggaran.  

​"Meskipun angka kecelakaan turun tipis sekitar 2 persen, namun angka luka berat mengalami kenaikan sebesar 13 persen. Hal inilah yang menjadi perhatian kami untuk terus membangun budaya tertib lalu lintas," tambah Yuni.  

​​Untuk memaksimalkan operasi, sebanyak 862 personel dikerahkan, yang terdiri dari 141 personel Satgas Ops Polda dan 721 personel dari Polres/Polresta jajaran.  

​Selain personel di lapangan, Polda Lampung juga mengoptimalkan titik-titik kamera ETLE Statis. Saat ini terdapat 4 titik ETLE milik Polda Lampung yang masih dalam tahap uji coba (Jl. Endro Suratmin, Jl. H. Pangeran Suhaimi, Jl. Imam Bonjol, dan Jl. Pramuka).  

​Sementara itu, terdapat 5 titik ETLE di Bandar Lampung yang sudah beroperasi penuh, di antaranya berada di Jalan Patimura, Jalan R.A. Kartini, Jalan H. Agus Salim, Jalan Z.A. Pagar Alam, dan Jalan Kimaja, serta satu titik di Tol Bakter KM 108.  

"​Polda Lampung mengimbau para pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama, terutama saat mobilitas masyarakat mulai meningkat menjelang musim mudik Lebaran mendatang," tandas mantan Kapolres Metro tersebut. 

​9 Sasaran Prioritas

​Dalam operasi kali ini, Polda Lampung menetapkan sembilan sasaran prioritas pelanggaran lalu lintas yang akan ditindak melalui ETLE (elektronik) maupun teguran simpatik:  

1. ​Penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar pabrikan (knalpot brong).  
2. ​Kendaraan yang merubah spesifikasi teknis atau menambah panjang rangka.  
3. ​Penggunaan sirine, rotator, atau strobo pada kendaraan pribadi yang bukan peruntukannya.  
4. ​Penggunaan TNKB (pelat nomor) yang tidak sesuai aturan.  
5. ​Pengendara motor atau penumpang yang tidak menggunakan helm SNI.  
6. ​Kendaraan pribadi yang dijadikan angkutan umum ilegal atau travel liar.  
7. ​Kendaraan angkutan barang yang disalahgunakan untuk mengangkut orang.  
8. ​Kendaraan penumpang yang tidak laik jalan.  
9. ​Lokasi wisata yang tidak memiliki sarana parkir memadai sehingga menggunakan bahu jalan.(Fs/Red) 

Memalukan Tindakan Polres Bima Kota Enam Aktivis di Tahan Atas Dugaan Blokade Excavator PT. Sumbawa Timur Mining (PT STM)


Bima NTB, Media Dinamika Global.id. — Mantan presiden mahasiswa universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) , Nabil Fajarudin, mendesak Polres Bima Kota agar melepaskan aktivis yang ditahan atas dugaan blokade excavator PT. Sumbawa Timur Mining ( PT. STM) yang diduga tidak memiliki ijin jalan secara resmi. Ia menilai peristiwa penahanan aktivis merupakan sesuatu yang memalukan atas implementasi hukum dari aparatur penegak hukum dalam menjalakan aturan hukum.

Peristiwa blokade excavator PT STM itu terjadi pada minggu (1/2/2026) di jalan Amahami Kota Bima. Beberapa aktivis mendapatkan informasi terkait alat berat milik PT STM yang beroperasi di kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu itu tidak memiliki surat-surat resmi.

“Peristiwa yang terjadi tadi malam bisa kita nilai bagaimana bobroknya implementasi Hukum oleh APH Polres Bima Kota. Mereka melakukan tindakan represif terhadap para aktivis yang meminta regulasi dari kegiatan penggunaan jalan oleh excavator yang melintasi jalan raya. Seharusnya APH melakukan dialog terbuka dan memaparkan sejumlah administrasi dari adanya kegiatan penggunaan jalan oleh excavator yang melintasi jalan tersebut” tutur Nabil kepada awak media.

Alih-alih melakukan dialog bersama para aktivis, APH Polres Bima Kota justru melancarkan tindakan represif terhadap para aktivis dan melakukan penangkapan hingga sore hari ini para aktivis masih berada di polres Bima Kota.

Presiden mahasiswa UM Bima menegaskan, penahanan sejumlah aktivis di Kota Bima bukan sekadar insiden keamanan, melainkan sebuah cermin tentang bagaimana hukum bisa kehilangan ruhnya ketika keberpihakan bergeser dari keadilan kepada kepentingan.

Para aktivis yang ditahan tidak turun ke jalan untuk menciptakan kekacauan. Mereka berdiri sebagai warga negara yang menuntut hak kebenaran dan keterbukaan informasi publik terhadap keselamatan, keterbukaan, dan kepatuhan terhadap aturan.

“Mereka bukan melakukan aksi pemblokiran jalan melainkan pemblokiran terhadap excavator yang melintasi jalan tersebut. Toh dalam video tersebut masih bisa kita lihat lalu lalangnya kendaraaan yang melintasi jalan raya tersebut,” Pungkas Mantan Presiden Mahasiswa UM Bima tersebut.

Tindakan beberapa aktivis yang ditahan bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk protes atas aktivitas excavator yang melintas di jalan umum tanpa dilengkapi surat izin resmi, tanpa rekomendasi teknis, dan tanpa pengawalan sesuai regulasi lalu lintas dan keselamatan jalan.

Dalam aturan yang berlaku, alat berat seperti ekskavator tidak boleh melintas di jalan umum tanpa dokumen sah, pengamanan, dan rute yang ditetapkan. Sebab, bukan hanya aspal yang bisa rusak, tetapi nyawa masyarakat pun bisa terancam. Ketika aturan ini diabaikan, yang lahir bukan pembangunan, melainkan potensi bencana.

Namun yang terjadi justru sebaliknya, bukan pelanggaran yang ditertibkan, melainkan suara yang dipadamkan. Para aktivis yang menyuarakan kepatuhan terhadap hukum malah ditahan, seolah-olah kritik dianggap sebagai kejahatan, dan keberanian dianggap sebagai ancaman.

“Kita bisa lihat di titik inilah, publik bertanya hukum sedang ditegakkan, atau sedang dipilih-pilih?” imbuhnya.

Penahanan tersebut mencederai rasa keadilan. Negara seharusnya hadir sebagai penengah, bukan sebagai tameng bagi praktik yang melanggar aturan. Jika aparat lebih cepat membungkam protes daripada memeriksa legalitas aktivitas yang diprotes, maka keadilan telah bergeser dari maknanya yang sejati.

Peristiwa ini menjadi pengingat pahit bahwa demokrasi bukan hanya soal memilih, tetapi juga soal berani mengoreksi. Aktivis bukan musuh negara. Mereka adalah alarm moral yang berbunyi ketika sistem mulai menyimpang.

Mantan Presma UM Bima, Nabil Fajarudin, mengingatkan bahwa Kota Bima tidak membutuhkan ketakutan, tetapi keterbukaan. Tidak membutuhkan represi, tetapi dialog. Karena hukum tanpa keadilan hanyalah kekuasaan yang dibungkus seragam, dan negara yang menutup telinga terhadap warganya sedang menggali jarak dengan masa depannya sendiri.(Team)