Media Dinamika Global

Jumat, 30 Januari 2026

Dirgahayu 18 Tahun Partai Gerindra 🇮🇩


Media Dinamika Global.id.// Mari rayakan kebersamaan dan semangat gotong royong dalam

UMKM EXPO & KULINER NUSANTARA

 2–6 Februari 2026

Selasar Nusantara V, DPR/MPR RI

Momentum ulang tahun ini bukan sekadar perayaan, tapi ruang nyata untuk menggerakkan ekonomi rakyat, mendukung UMKM lokal, dan memperkuat persatuan lewat kekayaan kuliner Nusantara.

Banyak tenant UMKM

Kuliner khas dari berbagai daerah

Hadiah menarik bagi pengunjung beruntung

Kompak, Bergerak, Berdampak

Karena ketika kita bergerak bersama, manfaatnya terasa untuk rakyat dan bangsa.

Datang, ramaikan, dan jadilah bagian dari dampaknya, Salam Indonesia Raya 

Bupati dan Wakil Bupati Bima Mengucapkan


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Selamat dan sukses hari Lahir 100 Nahdlatul Ulama 1926- 2026

Mengawal Indonesia merdeka menuju Peradaban Mulia.



Polres Bima Kota Gelar Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalencana Pengabdian


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Polres Bima Kota melaksanakan Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalencana Pengabdian kepada personel Polres Bima Kota pada, Jumat, (30/1/2026), pukul 07.00 WITA, bertempat di Lapangan Presisi Polres Bima Kota.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si dan diikuti oleh seluruh Perwira dan Bintara Polres Bima Kota.

Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si menegaskan bahwa upacara ini merupakan bentuk penghargaan negara kepada personel Polri yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta pengabdian tanpa cacat dalam melaksanakan tugas.

Pada pelaksanaan upacara ini, Polres Bima Kota menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalencana Pengabdian VIII, XXIV, dan XXXII Tahun kepada personel Polres Bima Kota yang telah memenuhi persyaratan.

Dalam amanatnya, Kapolres Bima Kota menekankan bahwa penghargaan Satyalencana Pengabdian memiliki makna yang sangat penting, baik secara moril maupun profesional. Penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan merupakan pengakuan negara atas dedikasi dan loyalitas anggota Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres berharap, penganugerahan tanda kehormatan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Bima Kota untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.(Sekjend MDG)


Ledakan Tabung Gas LPG 3 Kg Diduga Picu Kebakaran Rumah Dua Lantai di Desa Sangia Sape


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id — Sebuah rumah batu dua lantai di RT 13 RW 07 Dusun Lewiruma, Desa Sangia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, mengalami kebakaran hebat pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 09.30 WITA. Kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh ledakan tabung gas elpiji 3 kilogram.

Rumah yang terbakar diketahui milik Ibu Nurjanah (48), seorang pedagang yang berdomisili di alamat tersebut. Akibat kejadian itu, bangunan rumah mengalami kerusakan parah dan seluruh isi rumah hangus terbakar.

Berdasarkan keterangan di lapangan, peristiwa bermula saat korban sedang memasak di dalam rumah. Tiba-tiba tabung gas elpiji 3 kilogram yang digunakan meledak, sehingga memicu kobaran api. Korban kemudian berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Sekitar pukul 09.40 WITA, warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan bantuan dengan memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Selanjutnya, pada pukul 10.00 WITA, satu unit mobil pemadam kebakaran milik Kecamatan Sape tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman api dibantu Babinsa Desa Sangia, anggota Koramil 1608-03/Sape, serta masyarakat sekitar. Api berhasil dipadamkan secara total.




Pada pukul 10.30 WITA, Babinsa Desa Sangia bersama anggota Koramil 1608-03/Sape melakukan pengecekan ulang dan pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa api. Hingga pukul 11.00 WITA, situasi pascakebakaran di Desa Sangia terpantau aman dan kondusif.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp.300 juta. Kerugian tersebut meliputi uang tunai sebesar Rp.50 juta, emas seberat 25 gram, sembilan unit telepon genggam, serta satu unit rumah batu permanen dua lantai beserta seluruh perabotan di dalamnya.

Pasca kejadian, Babinsa memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih memahami prosedur penggunaan gas elpiji yang aman serta langkah penanganan apabila terjadi kebocoran tabung gas. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk memastikan kompor dan sisa rokok dalam

(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Sangia Koramil 1608-03/Sape Bersama Warga Padamkan Kebakaran Rumah Dua Lantai


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id — Babinsa Desa Sangia Koramil 1608-03/Sape bersama warga setempat dan petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api saat terjadi kebakaran rumah warga di RT 13 RW 07 Dusun Lewiruma, Desa Sangia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Sabtu (31/1/2026) pagi.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.30 WITA dan menghanguskan satu unit rumah batu permanen dua lantai milik Nurjanah (48), seorang pedagang yang berdomisili di lokasi tersebut. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh ledakan tabung gas elpiji 3 kilogram saat korban sedang memasak di dalam rumah.




Menurut kronologis kejadian, ledakan tabung gas elpiji tersebut membuat korban panik dan langsung berteriak meminta pertolongan. Sekitar pukul 09.40 WITA, warga sekitar yang mendengar teriakan dan melihat kobaran api segera memberikan bantuan dengan memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Pada pukul 10.00 WITA, satu unit mobil pemadam kebakaran milik Kecamatan Sape tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman api dibantu Babinsa Desa Sangia, anggota Koramil 1608-03/Sape, serta warga sekitar. Api berhasil dipadamkan secara total.

Selanjutnya, pada pukul 10.30 WITA, Babinsa Desa Sangia bersama anggota Koramil 1608-03/Sape melakukan pengecekan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Hingga pukul 11.00 WITA, situasi pascakebakaran terpantau aman dan kondusif.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp.300 juta. Kerugian meliputi uang tunai sebesar Rp.50 juta, emas seberat 25 gram, sembilan unit telepon genggam, serta satu unit rumah beserta seluruh perabotan yang hangus terbakar.

Pasca kejadian, Babinsa memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih memahami tata cara penggunaan gas elpiji yang aman serta langkah penanganan apabila terjadi kebocoran. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk memastikan kompor dan sisa rokok dalam kondisi padam sebelum meninggalkan rumah.

Babinsa juga melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan aparat terkait guna membantu korban kebakaran, serta menyarankan agar pemerintah kecamatan dan pihak terkait dapat menyalurkan bantuan untuk meringankan beban korban.

(Team.MDG.03)

Diskominfotik Kota Bima Gelar Kegiatan IMTAQ Bersama Pondok Pesantren Ash-Shiddiqiyah


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Bima menggelar kegiatan Iman dan Taqwa (IMTAQ) bersama Pondok Pesantren Al-Qur’an Ash-Shiddiqiyah. Kegiatan tersebut berlangsung di Mushola At-Tabbayun, lingkungan Diskominfotik Kota Bima, Jumat (30/01/2026).

Kegiatan IMTAQ ini dihadiri oleh pimpinan dan jajaran Pondok Pesantren Al-Qur’an Ash-Shiddiqiyah serta diikuti oleh seluruh staf dan jajaran Diskominfotik Kota Bima. 

Hadir sebagai Pimpinan Umum Pondok Pesantren Al-Qur’an Ash-Shiddiqiyah, Dra. Hj. Sisti Marjan Binti H. Abubakar, bersama Ketua Yayasan Al-Hafizh Abdurrahman Habib Al-Hudzaifi, Lc.

Rangkaian kegiatan diisi dengan ceramah keagamaan yang disampaikan oleh para da’i dari Pondok Pesantren Al-Qur’an Ash-Shiddiqiyah, di antaranya Ustadz Ihya Ulumuddin, SQ., S.Ag.

Selain itu, turut dilaksanakan tes hafalan Al-Qur’an 10 juz sebagai bentuk pembinaan spiritual serta upaya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di lingkungan kerja.

Melalui kegiatan IMTAQ ini, Diskominfotik Kota Bima berharap dapat memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, serta membangun karakter aparatur yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga berakhlak mulia dan berintegritas.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan sinergi antara jajaran Diskominfotik Kota Bima dengan Pondok Pesantren Al-Qur’an Ash-Shiddiqiyah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Bima menggelar kegiatan Iman dan Taqwa (IMTAQ) bersama Pondok Pesantren Al-Qur’an Ash-Shiddiqiyah. Kegiatan tersebut berlangsung di Mushola At-Tabbayun, lingkungan Diskominfotik Kota Bima, Jumat (30/01/2026).

Kegiatan IMTAQ ini dihadiri oleh pimpinan dan jajaran Pondok Pesantren Al-Qur’an Ash-Shiddiqiyah serta diikuti oleh seluruh staf dan jajaran Diskominfotik Kota Bima. (Sekjend MDG)


Babinsa Rasabou Koramil 1608-03/Sape Amankan Tiga Siswa SMP yang Nongkrong Saat Jam Belajar


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id — Babinsa Rasabou, Serda Abdul Hafid, anggota Koramil 1608-03/Sape, mengamankan tiga orang siswa SMP yang kedapatan nongkrong di luar lingkungan sekolah pada saat jam belajar, Sabtu (31/1/2026) pagi.



Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.05 WITA di pinggir gang belakang Sekolah, Ketiga siswa tersebut kemudian dibawa ke Koramil 1608-03/Sape untuk diberikan pembinaan dan himbauan agar kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar sebagaimana mestinya.

Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 09.05 WITA saat Serda Abdul Hafid menemukan ketiga siswa tersebut. Lima menit kemudian, tepatnya pukul 09.10 WITA, ketiganya dibawa ke Koramil untuk diberikan arahan dan himbauan terkait pentingnya disiplin mengikuti kegiatan sekolah.

Selanjutnya, pada pukul 09.30 WITA, Serda Abdul Hafid mengantarkan dan menyerahkan ketiga siswa tersebut kepada pihak Sekolah untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut oleh pihak sekolah. Kegiatan berakhir pada pukul 09.35 WITA dan berjalan dengan tertib, aman, serta lancar.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam mendukung kedisiplinan pelajar serta menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif di wilayah Kecamatan Sape.

(Team.MDG.03)

PETARUNG BRIMOB RIAU,BRIPDA AL AMIN SEPTU KELANA RAIH EMAS DI RIAU NATIONAL TAEKWONDO CHAMPIONSHIP 2026


Pekanbaru - Bripda Al Amin Septu Kelana, personel Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Riau, berhasil meraih medali emas di Kejuaraan Riau National Taekwondo Championship 2026. Sabtu (31/1/2026)


Kejuaraan yang berlangsung di GOR Gelanggang Remaja Pekanbaru, Riau, pada tanggal 29 Januari - 1 Februari 2026, ini diikuti oleh atlet-atlet taekwondo terbaik dari seluruh Riau. Bripda Al Amin Septu Kelana menunjukkan kemampuan dan ketangkasannya di atas matras, dan berhasil meraih kemenangan yang gemilang.


Dalam pertandingan final, Bripda Al Amin Septu Kelana berhasil mengalahkan lawannya dengan skor 2-1, dan membawa pulang medali emas di kelas Under 80 Kg Senior Prestasi. Ia menunjukkan teknik dan strategi yang baik, dan berhasil mengalahkan lawan-lawannya dengan percaya diri.


"Alhamdulillah, saya sangat senang bisa meraih medali emas di kejuaraan ini. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada keluarga, pelatih, dan rekan-rekan yang telah mendukung saya," ujar Bripda Al Amin Septu Kelana.


Wadanyon C Pelopor, yang mewakili Dansat Brimob Polda Riau, mengucapkan selamat kepada Bripda Al Amin Septu Kelana atas prestasinya.


“Kami sangat bangga dengan prestasi kamu, Al Amin, Teruslah berlatih dan membawa nama baik kesatuan kita Brimob Polda Riau," ujarnya.


Bripda Al Amin Septu Kelana telah membuktikan bahwa dirinya adalah salah satu atlet taekwondo terbaik di Riau. Ia telah menunjukkan kemampuan dan ketangkasannya di atas matras, dan berhasil meraih kemenangan yang gemilang. Kami berharap ia dapat terus berprestasi dan membawa nama baik Brimob Riau di kancah nasional dan internasional.

Anggota Koramil 1608-03/Sape Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Jalan Lintas Sape–Wera


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – Anggota Koramil 1608-03/Sape bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan material tanah yang menimbun Jalan Lintas Sape–Wera, tepatnya di Desa Kowo, Dusun Lawu, pada Sabtu (31/1/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita tersebut dipimpin oleh Bati Tuud Koramil 1608-03/Sape, Pelda Bihanmantoro, dan melibatkan unsur pemerintah desa serta masyarakat setempat. Pembersihan dilakukan akibat timbunan tanah di badan jalan yang terbawa aliran air dari gunung setelah hujan deras.




Timbunan tanah terjadi karena saluran drainase tidak mampu menampung derasnya aliran air dari kawasan pegunungan. Kondisi ini diperparah dengan beralihnya sebagian besar fungsi hutan menjadi lahan pertanian, sehingga meningkatkan risiko longsoran tanah saat hujan turun.

Adapun pihak yang turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Desa Kowo, Ketua dan anggota BPD, Kepala Dusun Lawu, Ketua RT/RW Dusun Lawu, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta seluruh warga Dusun Lawu.

Gotong royong berlangsung hingga pukul 10.20 Wita dan berjalan dengan aman, tertib, serta lancar. Dengan adanya kegiatan ini, akses jalan kembali dapat dilalui dan diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan serta gangguan transportasi bagi pengguna jalan.

(Team.MDG.03)

SMAN 1 Donggo Menjunjung Tinggi Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal di Zaman Penuh Modernisasi


Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.// Perubahan zaman terjadi dengan sangat cepat tanpa kita sadari, kemajuan teknologi dan globalisasi terus mengubah cara kita beradaptasi dengan zaman. Di tengah perubahan zaman yang serba modernisasi ini, SMAN 1 donggo mengatakan tentu sangat penting bagi kita untuk menjaga kearifan lokal dan warisan budaya bangsa ini. Kearifan lokal hampir terancam punah karena sebagian orang yang mengabaikan itu. Namun, banyak pula orang yang sadar akan pentingnya kearifan lokal dan warisan budaya. Akhir-akhir ini telah terjadi peningkatan dalam bidang pendidikan yang menyesuaikan dengan budaya dan nilai-nilai lokal, dan mengakui betapa pentingnya pendidikan dalam melestarikan kearifan lokal dan budaya bangsa.

Pendidikan adalah hal yang sangat penting bagi kemajuan bangsa dan negara. Tentunya di zaman yang serba modern ini kita sangat dimudahkan untuk mengakses pendidikan di bidang apapun seperti bidang seni, kesehatan, dll. Namun, dengan adanya modernisasi kita sering lupa bahkan memudarkan nilai nilai kearifan lokal bangsa. Oleh karena itu, kita perlu meningkatkan kesadaran kita tentang pentingnya kearifan lokal di bidang pendidikan.

Di Indonesia sendiri, sudah banyak hal yang dilakukan untuk memaksimalkan pendidikan dengan tetap mempertahankan kearifan lokal. SMAN 1 donggo Sebagai contoh, perubahan kurikulum pendidikan dari zaman ke zaman. Saat ini, sebagian besar sekolah di Indonesia menerapkan kurikulum merdeka yang mengadakan kegiatan P5.

P5 sendiri adalah singkatan dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Program P5 ini adalah salah satu bukti konkrit bahwa pendidikan dapat dibarengi dengan kegiatan kearifan lokal yang mempertahankan budaya bangsa. Selain itu, P5 adalah kegiatan yang sangat bermanfaat bagi para pelajar di Indonesia lebih khusus SMAN 1 donggo, yang dapat menjadi wadah minat dan bakat para pelajar, serta membangun kreativitas pelajar di Indonesia.

Dengan adanya kurikulum yang menggandeng kearifan lokal, para siswa SMAN 1 donggo dapat dengan terus mengenang dan mengingat keberagaman budaya. Karena saat ini, banyak remaja yang mulai tergiur untuk mencoba hal yang kebarat-baratan karena adanya modernisasi, maka dari itu diharapkan dengan hal ini para siswa dapat selalu melestarikan kearifan lokal.

Keuntungan lain dari pendidikan berbasis kearifan lokal adalah potensinya untuk meningkatkan prestasi akademik. Pendekatan pendidikan ini mengakui bahwa setiap masyarakat memiliki cara belajar yang unik; sehingga dengan memasukkan kearifan lokal ke dalam metode pengajaran, hal ini memungkinkan pengalaman belajar yang lebih bermakna.

Namun, terlepas dari banyaknya manfaat dari pendidikan berbasis kearifan lokal, pendidikan berbasis kearifan lokal menghadapi tantangan di dunia modern saat ini. Dengan meningkatnya dominasi nilai-nilai dan praktik-praktik Barat, ajaran-ajaran tradisional sering kali kesulitan untuk mengimbangi laju modernisasi. Kurangnya sumber daya dan pendanaan untuk program-program semacam itu juga menjadi penghambat terbesar dalam perwujudannya. Banyak tantangan yang harus dihadapi dalam menyelenggarakan pendidikan berbasis kearifan lokal, namun hal itu tidak boleh membuat kita dan tentunya para pemerintah untuk meningkatkan pendidika di bangsa Indonesia. Karena semua orang harus berilmu agar bangsa ini bisa maju.

Kesimpulannya, pendidikan berbasis kearifan lokal SMAN 1 donggo memegang peran penting dalam pelestarian warisan budaya kita di tengah arus modernisasi. Hal ini memungkinkan pewarisan pengetahuan tradisional kepada generasi muda sekaligus menanamkan rasa bangga akan budaya bangsa. Tidak hanya meningkatkan pengetahuan di bidang akademik, tetapi juga mempersiapkan individu untuk sukses di dunia yang beragam di masa yang akan datang.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki kesadaran tentang pentingnya menggandeng kearifan lokal ke dalam pendidikan dan terus mempromosikan keberadaannya di sekolah-sekolah SMAN 1 donggo, Maupun di seluruh dunia agar seluruh siswa lebih mencintai kebudayaan bangsa dan negara.(Sekjend MDG)