Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id — Babinsa Desa Sangia Koramil 1608-03/Sape bersama warga setempat dan petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api saat terjadi kebakaran rumah warga di RT 13 RW 07 Dusun Lewiruma, Desa Sangia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Sabtu (31/1/2026) pagi.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.30 WITA dan menghanguskan satu unit rumah batu permanen dua lantai milik Nurjanah (48), seorang pedagang yang berdomisili di lokasi tersebut. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh ledakan tabung gas elpiji 3 kilogram saat korban sedang memasak di dalam rumah.
Menurut kronologis kejadian, ledakan tabung gas elpiji tersebut membuat korban panik dan langsung berteriak meminta pertolongan. Sekitar pukul 09.40 WITA, warga sekitar yang mendengar teriakan dan melihat kobaran api segera memberikan bantuan dengan memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Pada pukul 10.00 WITA, satu unit mobil pemadam kebakaran milik Kecamatan Sape tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman api dibantu Babinsa Desa Sangia, anggota Koramil 1608-03/Sape, serta warga sekitar. Api berhasil dipadamkan secara total.
Selanjutnya, pada pukul 10.30 WITA, Babinsa Desa Sangia bersama anggota Koramil 1608-03/Sape melakukan pengecekan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Hingga pukul 11.00 WITA, situasi pascakebakaran terpantau aman dan kondusif.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp.300 juta. Kerugian meliputi uang tunai sebesar Rp.50 juta, emas seberat 25 gram, sembilan unit telepon genggam, serta satu unit rumah beserta seluruh perabotan yang hangus terbakar.
Pasca kejadian, Babinsa memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih memahami tata cara penggunaan gas elpiji yang aman serta langkah penanganan apabila terjadi kebocoran. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk memastikan kompor dan sisa rokok dalam kondisi padam sebelum meninggalkan rumah.
Babinsa juga melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan aparat terkait guna membantu korban kebakaran, serta menyarankan agar pemerintah kecamatan dan pihak terkait dapat menyalurkan bantuan untuk meringankan beban korban.
(Team.MDG.03)



