Media Dinamika Global

Minggu, 02 Agustus 2026

Ratusan Warga Teken Petisi 81 Meter di Amahami, Serukan Bima Bebas Narkoba dan LGBTQ


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Ratusan warga membubuhkan tanda tangan di atas kain petisi sepanjang 81 meter yang dibentangkan di kawasan Taman Amahami, Kota Bima, Minggu (2/8/2026). Aksi yang digelar Aliansi Bima Beradab itu menjadi deklarasi moral dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menyerukan penolakan terhadap LGBTQ dan peredaran narkoba.

Bentangan kain putih tersebut menarik perhatian masyarakat. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari pemuda, orang tua hingga wisatawan mancanegara yang berada di lokasi, ikut menandatangani petisi sebagai bentuk dukungan simbolis terhadap gerakan tersebut.

Koordinator aksi mengatakan petisi sepanjang 81 meter itu merupakan wujud aspirasi masyarakat untuk membentengi generasi muda dari ancaman narkoba serta perilaku yang dinilai bertentangan dengan nilai sosial dan keagamaan.

"Petisi 81 meter ini adalah persembahan aspirasi warga Bima menyongsong 81 tahun Kemerdekaan Indonesia. Kami ingin Bima benar-benar merdeka dari ancaman narkoba dan perilaku yang bertentangan dengan nilai sosial serta keagamaan," ujar salah satu orator.

Aksi yang berlangsung tertib di ruang terbuka hijau Amahami mendapat pengawalan aparat kepolisian. Aliansi Bima Beradab berharap gerakan tersebut dapat memperkuat sinergi masyarakat dan pemerintah dalam menjaga kondusivitas serta nilai-nilai budaya lokal.(Sekjend MDG)

Sabtu, 01 Agustus 2026

Safari Mobil Maung Selain Ajang Silaturrahmi Juga Sarana Mempererat Sinergitas Antara TNI dan Masyarakat


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Dalam rangka memperkenalkan karya anak Bangsa, Kodim 1608/Bima menggelar kegiatan Safari Mobil Maung, yang di pimpin oleh Batituud Serma Rizaluddin, (02/08/26).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Serma Rizaluddin, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae, juga di ikuti sekitar 50 orang Masyarakat pengunjung Taman amahami

Kegiatan diawali dengan penyambutan Mobil Maung yang tiba di lokasi pada Pukul 06.30 Wita, kedatangan Mobil Maung tersebut disambut dengan penuh antusias oleh masyarakat yang sempat mengikuti kegiatan yang diselenggarakan di Taman Amahami.

Usai penyambutan Mobil Maung, sekitar Pukul 06.35 Wita, Kegiatan Safari Mobil maung dilanjutkan dengan sesi Foto-foto dengan masyarakat pengunjung Taman Amahami, selain itu juga momentum tersebut dapat diabadikan oleh masyarakat yang datang berkunjung di Taman Amahami 

Setelah melaksanakan beberapa sesi kegiatan, sekitar Pukul 09.50 Wita, Safari Mobil Maung selesai dalam keadaan aman.

Catatan :

Kegiatan Safari Mobil maung ini diselenggarakan oleh Kodim 1608/Bima. dalam rangka memperkenalkan kepada masyarakat Kota dan Kabupaten Bima. bahwa mobil maung tersebut adalah hasil karya/Buatan Anak bangsa Indonesia yang diberikan oleh TNI-AD kepada Kodim 1608/Bima. (Tim MDG/Koramil-01)

HUT ASDOM Suasana Langsung Meriah di GOR Kandai II


Dompu, Media Dinamika Global.id.-- Suasana malam di GOR Kandai II, Kabupaten Dompu, berubah menjadi lautan penonton pada Sabtu (1/8/2026). Konser Kemerdekaan yang digelar dalam rangka HUT ASDOM berlangsung meriah dengan penampilan bintang tamu utama, Charly Van Houten bersama band.

Berdasarkan informasi dari panitia, antusiasme masyarakat terlihat dari sekitar 12.000 lembar tiket yang sudah beredar sejak April lalu. Ribuan penonton dari Dompu dan berbagai daerah memadati area konser untuk menyaksikan penampilan mantan vokalis ST12 tersebut.

Atmosfer semakin semarak saat Charly membawakan salah satu lagu andalannya, "Asmara". Penampilannya semakin spesial karena diiringi putranya, Restu, yang memainkan gitar di atas panggung. Perpaduan vokal khas Charly dan permainan gitar Restu sukses mengajak ribuan penonton bernyanyi bersama sepanjang lagu.(Sekjend MDG)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Keamanan dan Waspada Kebakaran


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 2 Agustus 2026 – Personel Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di desa binaan masing-masing, Minggu (2/8). Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai keamanan lingkungan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di musim kemarau.

Di Desa Lanta, Kecamatan Lambu, Serka Khairuddin melaksanakan Komsos bersama warga pada pukul 08.30 Wita. Dalam kesempatan itu, ia mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan, terutama meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran. Warga diminta memastikan kompor dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah guna mencegah terjadinya kebakaran.


Sementara itu, di Desa Sari, Kecamatan Sape, Serda Junaidin menggelar Komsos pada pukul 09.00 Wita. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas serta tidak mengambil tindakan main hakim sendiri apabila terjadi persoalan. Menurutnya, setiap permasalahan sebaiknya segera dilaporkan kepada aparat yang berwenang agar dapat diselesaikan sesuai ketentuan hukum.


Pada waktu yang sama, Koptu Makmun melaksanakan Komsos di Desa Mangge, Kecamatan Lambu. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga hubungan dan komunikasi yang baik antarwarga, menghindari perbuatan yang melanggar hukum, serta mengedepankan penyelesaian masalah melalui musyawarah dan koordinasi dengan pihak terkait guna mencegah timbulnya konflik yang berkepanjangan.


Selanjutnya, Sertu Syarif Hidayat melaksanakan Komsos di Desa Naru, Kecamatan Sape, pada pukul 09.50 Wita. Ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, mempererat hubungan antarwarga, serta memberikan pengawasan dan pembinaan kepada anak-anak agar terhindar dari tindakan yang melanggar hukum dan dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Melalui kegiatan komunikasi sosial ini, Koramil 1608-03/Sape berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keselamatan lingkungan semakin meningkat. Sinergi antara TNI dan masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.(Team.MDG.03)

100 Orang Mahasiswa STIPAR Soromandi Bima Resmi di Kukuhkan Sebagai Lulusan Sarjana Strata S1 dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda


Bima, Media Dinamika Global.id. – Sebanyak 100 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata (STIPAR) Soromandi Bima resmi dikukuhkan sebagai lulusan Program Sarjana Strata Satu (S1) dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda yang berlangsung di Dusun Sarita, Desa Punti, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Bati Tuud Koramil 1608-05/Donggo, Pelda Andang, yang mewakili Danramil 1608-05/Donggo Kapten Inf. Safrudin, S.Sos., bersama unsur pemerintah, akademisi, dan tokoh masyarakat.

Acara wisuda berlangsung khidmat diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, penampilan Tari Bongi Monca, pembukaan sidang senat terbuka, orasi ilmiah, hingga sambutan dari Ketua STIPAR Soromandi Bima dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Bima. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan para wisudawan dan wisudawati sebagai tanda berakhirnya masa studi di perguruan tinggi tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LLDikti Wilayah VIII Bali dan NTB Ir. I Gusti Lanang, M.M.M.Si., Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima Ruslin, S.Sos., M.Si., Ketua STIPAR Soromandi Bima Abustam, S.Sos., S.H., M.H., Camat Soromandi, unsur TNI-Polri, pimpinan perguruan tinggi se-Kabupaten Bima dan Dompu, pemerintah desa, perwakilan perbankan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta sekitar 200 tamu undangan.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 17.15 Wita dalam suasana tertib, aman, dan lancar. Kehadiran Koramil 1608-05/Donggo dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam mendorong lahirnya sumber daya manusia yang profesional, berdaya saing, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan sektor pariwisata serta pembangunan daerah.(Sekjend MDG)

Mahasiswa KKN UMMat Kelompok 03 Dorong Daya Saing Madu Desa Piong Melalui Rebranding Produk dan Pembentukan Koperasi


BIMA, Media Dinamika Global - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) Kelompok 03 menggelar sosialisasi bertajuk "Rebranding Identitas Produk Madu" di Aula Kantor Desa Piong, Kabupaten Bima. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan identitas, legalitas, dan kelembagaan usaha madu lokal.

Sosialisasi diikuti oleh para petani madu, Pemerintah Desa Piong, serta masyarakat setempat. Program ini merupakan salah satu agenda kerja KKN UMMAT yang berfokus pada pengembangan usaha mikro berbasis potensi desa agar mampu meningkatkan nilai tambah produk unggulan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya membangun identitas produk melalui penentuan merek (branding), desain kemasan yang menarik, pembuatan label produk, hingga strategi pemasaran yang efektif. Langkah tersebut dinilai penting agar madu khas Desa Piong memiliki daya saing yang lebih kuat dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa rebranding bukan hanya sebatas mengubah tampilan kemasan, tetapi merupakan strategi membangun citra produk yang profesional, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memperkuat posisi produk lokal di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Tidak hanya memberikan materi, mahasiswa juga melakukan pendampingan langsung kepada para petani madu dalam mendesain ulang logo dan kemasan produk. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual madu Desa Piong sekaligus memperkuat identitasnya sebagai salah satu produk unggulan Kabupaten Bima.

Selain aspek pemasaran, mahasiswa turut membantu proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai langkah awal legalisasi usaha. Kepemilikan NIB menjadi fondasi penting dalam proses pengajuan sertifikasi halal dan perizinan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga produk madu memiliki legalitas yang lebih lengkap dan peluang pemasaran yang semakin luas.

Sebagai bentuk penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat, Mahasiswa KKN UMMAT juga memfasilitasi pembentukan Koperasi Madu Piong Lereng Tambora. Koperasi tersebut diharapkan menjadi wadah bagi para petani dalam mengelola produksi, pengemasan, pemasaran, hingga pengembangan usaha secara lebih profesional, efektif, dan berkelanjutan.

Melalui koperasi, para petani diharapkan mampu memperkuat kerja sama, meningkatkan efisiensi usaha, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Piong.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para petani madu tampak antusias menyampaikan berbagai pengalaman serta kendala yang dihadapi dalam proses produksi maupun pemasaran. Diskusi tersebut menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat untuk merumuskan strategi pengembangan madu Desa Piong agar semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Mahasiswa KKN UMMAT berharap program ini mampu mendorong para petani untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat legalitas usaha, serta membangun kelembagaan ekonomi yang mandiri. Dengan identitas produk yang kuat dan tata kelola usaha yang baik, madu khas Desa Piong diharapkan mampu bersaing di pasar regional hingga nasional serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan perekonomian masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara Mahasiswa KKN UMMAT Kelompok 03, Pemerintah Desa Piong, dan para petani madu sebagai simbol komitmen bersama dalam mengembangkan potensi unggulan Desa Piong melalui produk madu yang berkualitas, berdaya saing, dan memiliki legalitas yang memadai.

Redaksi |

Pimpin Hanura NTB, Ahmad Dahlan Ajak Kader Bangun Optimisme dan Besarkan Partai


Mataram, Media Dinamika Global - Ketua DPD Partai Hanura Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Dahlan, S.Sos., menegaskan Komitmennya untuk membawa Partai Hanura bangkit dan meraih hasil yang lebih besar pada Pemilu mendatang. Bahkan, ia mengaku siap mempertaruhkan seluruh karier Politiknya demi membesarkan Hanura di NTB.

Pernyataan itu disampaikan Ahmad Dahlan Saat Menyampaikan Sambutan usai dilantik bersama Jajaran Pengurus DPD Hanura NTB dan pengurus DPC Hanura dari 10 Kabupaten/Kota se-NTB dalam sebuah Prosesi yang berlangsung di Ballroom Rinjani Lombok Raya Hotel di Mataram, Sabtu (1/8/2026).

Dalam sambutannya, Ahmad Dahlan mengawali dengan menyampaikan penghormatan dan ucapan terima kasih kepada Ketua Umum DPP Partai Hanura yang diwakili Ketua Dewan Penasehat DPP Hanura Irjen Pol (Purn.) Drs. Sumarwan Faris, MDA, Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura Benny Rhamdani beserta rombongan, Gubernur NTB, Wakil Gubernur NTB, Pimpinan DPRD, Forkopimda, Pimpinan Partai Politik, Komisioner KPU, Bawaslu, Organisasi Kepemudaan, serta seluruh Pengurus dan Kader Hanura dari seluruh NTB yang hadir.

Ia mengatakan, pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi perjalanan Partai Hanura di NTB.

“Pelantikan yang baru saja kita saksikan merupakan tonggak awal perjuangan Partai Hanura untuk kita kembangkan, meningkatkan perolehan Suara pada Pemilu mendatang, sekaligus menambah jumlah Kursi di lembaga Legislatif,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Dahlan juga mengungkapkan bahwa Partai Hanura tengah memasuki babak baru dengan penggunaan Identitas Partai yang baru. Ia menjelaskan, logo Hanura kini berubah menggunakan lambang Singa yang akan segera diterapkan secara Nasional.

“Beberapa waktu lalu kami mengikuti rakernas di Jakarta dan telah disepakati perubahan identitas Partai Hanura menjadi logo singa. Dalam beberapa bulan ke depan, DPP akan mulai menerapkan penggunaan atribut dan logo baru tersebut,” jelasnya.

Ahmad Dahlan kemudian mengajak seluruh kader Hanura di NTB untuk membangun semangat baru serta menanamkan cita-cita besar dalam membesarkan partai.

“Mari kita bangun mimpi besar di Partai Hanura. Mari kita bangun cita-cita besar bersama. Mari kita songsong masa depan Hanura dengan penuh optimisme,” tegasnya.

Ia juga mengenang perjalanan politiknya yang seluruhnya dibangun bersama Hanura. Menurutnya, sejak bergabung pada 2007, dirinya dipercaya mengemban berbagai jabatan mulai dari Ketua PAC, Sekretaris DPC Kabupaten Bima, Sekretaris DPD Hanura NTB, hingga kini dipercaya memimpin DPD Hanura NTB.

“Jujur saja, saya memiliki hutang jasa yang sangat besar kepada Partai Hanura. Karena itu saya akan mempertaruhkan keberlangsungan karier politik saya untuk membesarkan Partai Hanura sampai selesai,” ungkap Ahmad Dahlan yang disambut tepuk tangan para kader.

Ia menegaskan, target utama kepengurusan baru adalah meningkatkan suara Hanura di Pemilu legislatif mendatang sekaligus memperbanyak keterwakilan partai di DPRD Kabupaten/Kota maupun DPRD Provinsi NTB.

Menurutnya, keberhasilan tersebut hanya dapat dicapai melalui kerja keras, soliditas seluruh kader, serta semangat kebersamaan dalam membangun Organisasi hingga ke tingkat akar Rumput.

Sementara Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura, Benny Rhamdani, mengajak seluruh kekuatan Politik di Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengedepankan semangat Kolaborasi Demi kepentingan Masyarakat, meski berbeda pilihan dalam Kontestasi Politik.

Menurut Benny, perbedaan pilihan Politik merupakan hal yang wajar dalam Sistem Demokrasi. Namun, setelah kontestasi usai, seluruh elemen Politik harus kembali bersatu membangun Daerah dan Bangsa.

“Kita boleh berbeda secara Politik, tetapi kita dipersatukan untuk kepentingan Nusa Tenggara Barat dan Indonesia. Ketua Umum sering mengatakan, dalam Demokrasi ada Kontestasi, tetapi dalam Politik ada Kolaborasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Partai Politik lain bukanlah musuh, melainkan sahabat yang memiliki tujuan sama, yakni memperjuangkan kesejahteraan Rakyat.

“Mereka bukan lawan kita. Mereka adalah sahabat kita. Yang membedakan hanyalah pilihan Politik untuk mendapatkan dukungan Rakyat. Ketika kursi DPR sudah diraih, sesungguhnya cita-cita kita adalah rakyat Nusa Tenggara Barat dan Indonesia Raya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Benny juga memaparkan pandangannya mengenai potensi besar yang dimiliki NTB. Menurutnya, Daerah ini merupakan salah satu anugerah terbesar yang dimiliki Indonesia karena memiliki kekayaan Alam, Budaya, dan Sumber Daya yang luar biasa.

Ia menyebut Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, termasuk kawasan Teluk Saleh, bukan sekadar memiliki panorama alam yang indah, tetapi merupakan modal strategis bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kekayaan alam yang dimiliki NTB merupakan sumber kehidupan sekaligus kekuatan besar yang mampu membawa daerah ini berdiri sejajar dengan Daerah-daerah maju di Indonesia,” katanya.

Benny juga menilai nilai-nilai Budaya masyarakat NTB menjadi kekuatan sosial yang penting dalam menghadapi tantangan zaman.

Selain kekayaan Budaya, lanjutnya, sektor pertanian, kelautan, serta sumber daya alam lainnya menjadi modal utama untuk mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah Khususnya di NTB.

Atas berbagai capaian pembangunan tersebut, DPP Partai Hanura menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTB.

“Partai Hanura memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, seluruh jajaran pemerintah Daerah, Dunia usaha, dan masyarakat yang telah bersama-sama membangun Nusa Tenggara Barat,” pungkas Benny Rhamdani.

Redaksi | Surya Ghempar.


Rakyat Menjerit Hadirnya Tambak Udang Ilegal di Kiwu


Dompu, Media Dinamika Global.id.-- Dalam basis kajian Marxis kita bisa melihat kehadiran dan ekspansi tambak udang intensif/industrial bukan sekadar sebagai kemajuan teknologi akuakultur atau modernisasi ekonomi pesisir, melainkan sebagai bentuk ekspansi kapitalisme ke ruang pesisir dan laut.

Dalam kerangka teori Karl Marx (dan penerusnya seperti David Harvey serta John Bellamy Foster), fenomena tambak udang dapat dianalisis melalui beberapa konsep kunci berikut:

1. Akumulasi Melalui Perampasan (Accumulation by Dispossession)

Marx menjelaskan proses akumulasi primitif sebagai pemisahan produsen skala kecil dari alat produksinya. Dalam konteks tambak udang:

Privatisasi Commons (Ruang Bersama): Wilayah pesisir dan hutan mangrove yang tadinya merupakan ruang publik/komunal (commons) bagi nelayan tradisional diubah menjadi hak milik pribadi atau konsesi korporasi.

Pengalihfungsian Lahan: Nelayan dan petani tambak tradisional yang bergantung pada ekosistem alami terdorong keluar karena perampasan lahan (land grabbing) atau privatisasi wilayah perairan.

2. Komodifikasi Alam

Kapitalisme mengubah sesuatu yang memiliki nilai guna (use-value) menjadi sekadar nilai tukar (exchange-value):

Fungsi Ekologis vs. Profit: Ekosistem mangrove yang secara alami berfungsi menahan abrasi, menyediakan habitat biota laut, dan menyokong mata pencaharian nelayan diubah fungsinya menjadi unit produksi tunggal: udang komersial (seperti vaname) demi mengejar laba atas modal (M – C – M').

Alam dipandang semata-mata sebagai "sumber daya murah" (cheap nature) yang siap dieksploitasi hingga batas kemampuan regenerasinya.

3. Proletarisasi dan Eksploitasi Tenaga Kerja

Hadirnya industri tambak udang mengubah struktur kelas sosial di wilayah pesisir:

Perubahan Kelas Sosial: Nelayan mandiri atau petani kecil yang kehilangan akses ke laut/lahan bertransformasi menjadi buruh upahan (proletar) di industri tambak atau pabrik pengolahan udang.(Sekjend MDG)

Semangat Minggu Ceria, Sape Bike Community Tempuh Rute Hingga Pelabuhan Sape

Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Sape Bike Community (SBC) kembali menggelar kegiatan bersepeda bertajuk Minggu Ceria pada Minggu pagi. Kegiatan rutin ini diikuti para anggota komunitas sebagai upaya menjaga kebugaran tubuh sekaligus mempererat kebersamaan di antara sesama pecinta sepeda.

Pada gowes kali ini, peserta menempuh rute dari pertigaan Masjid menuju kawasan PLN melalui Jalan Tani Kaleo. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Terminal Sape sebelum mengakhiri kayuhan di kawasan Pelabuhan Sape.

Sepanjang perjalanan, para peserta tampak menikmati suasana pagi sambil tetap mengutamakan keselamatan dengan mematuhi peraturan lalu lintas dan menggunakan perlengkapan bersepeda, seperti helm.



Menurut anggota komunitas,H.Maskur kegiatan Minggu Ceria tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat membiasakan pola hidup sehat melalui aktivitas bersepeda.

Sape Bike Community berharap kegiatan gowes rutin ini dapat terus berkembang dan menarik minat lebih banyak masyarakat untuk bergabung. Selain menyehatkan, bersepeda juga dinilai sebagai salah satu cara mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan ramah.(Team.MDG.03)

'Charly Setia Band' Hipnotis Fans di GOR Kandai Dua Dengan Cirikhas Suaranya



Dompu. Media Dinamika Global.Id.- Charly Setia Band Hipnotis Fans di GOR Kandai Dua Dengan Cirikhas Suaranya. Suasana malam di GOR Kandai II, Kabupaten Dompu, berubah menjadi lautan penonton pada Sabtu (1/8/2026). 

Konser Kemerdekaan yang digelar dalam rangka HUT ASDOM berlangsung meriah dengan penampilan bintang tamu utama, Charly Van Houten bersama band.

Berdasarkan informasi dari panitia, antusiasme masyarakat terlihat dari sekitar 12.000 lembar tiket yang sudah beredar sejak April lalu. Ribuan penonton dari Dompu dan berbagai daerah memadati area konser untuk menyaksikan penampilan mantan vokalis ST12 tersebut.

Atmosfer semakin semarak saat Charly membawakan salah satu lagu andalannya, "Asmara". Penampilannya semakin spesial karena diiringi putranya, Restu, yang memainkan gitar di atas panggung. 

Perpaduan vokal khas Charly dan permainan gitar Restu sukses mengajak ribuan penonton bernyanyi bersama sepanjang lagu.

Hal senada juga oleh Penonton setia yang rela menunggu berminggu-minggu Yhuni pada media ini menuturkan bahwa konser kali ini merupakan konser pertama dan teramai saat ini, selain ramai pengunjung yang paling esensial lagi adalah kehadiran dari Anak kandung dari Charly Setia Band yang merupakan pemain Gitaris yang mumpuni.

Kemampuan anak Charly Setia Band ini perlu di apresiasi bagi kalangan muda untuk terus berinovasi dengan terus mengembangkan seni rupa sebagai bagian dari Cinta dan kasih pada Seni serta karya lainnya. Tuturnya. (MDG 001)