Firman Wakil Ketua BEM STIPAR Soromandi Desak Dinas Pariwisata Segera Evaluasi Destinasi wisata di wilayah Kabupaten Bima
Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pariwisata merupakan salah satu aset terbesar yang dimiliki Kabupaten Bima. Potensi alam, budaya, sejarah, dan kearifan lokal yang tersebar di berbagai wilayah seharusnya mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mengangkat nama Kabupaten Bima di tingkat nasional maupun internasional.
Namun, realitas yang terlihat hari ini justru menunjukkan masih banyak destinasi wisata di Kabupaten Bima yang terbengkalai, minim perhatian, kurang perawatan, dan belum dikelola secara maksimal. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat mengenai keseriusan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Dengan tegas kami mempertanyakan: di mana peran, tugas, dan tanggung jawab Dinas Pariwisata Kabupaten Bima dalam menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan destinasi wisata yang menjadi aset berharga daerah? Jangan sampai potensi besar yang dimiliki Kabupaten Bima hanya menjadi slogan tanpa adanya langkah nyata di lapangan.
Masyarakat berhak mengetahui sejauh mana program yang telah dilaksanakan, bagaimana anggaran yang dialokasikan untuk sektor pariwisata dimanfaatkan, serta apa saja langkah konkret yang telah dan akan dilakukan untuk menghidupkan kembali destinasi-destinasi wisata yang selama ini terbengkalai.
Kami menegaskan bahwa kritik ini bukan untuk menjatuhkan siapa pun, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan pariwisata Kabupaten Bima. Potensi yang besar harus diimbangi dengan kerja nyata, perencanaan yang matang, pengelolaan yang profesional, serta komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan.
Sudah saatnya Dinas Pariwisata Kabupaten Bima menunjukkan kinerja yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Jangan biarkan destinasi wisata rusak, fasilitas terbengkalai, akses yang tidak memadai, dan promosi yang lemah terus menjadi persoalan tanpa penyelesaian. Pariwisata bukan sekadar sektor pelengkap, tetapi merupakan aset strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah apabila dikelola secara serius.
Kami mendesak Dinas Pariwisata Kabupaten Bima untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh destinasi wisata, menyampaikan kepada publik program dan capaian yang telah dilaksanakan, serta mengambil langkah nyata untuk memperbaiki pengelolaan destinasi wisata. Masyarakat membutuhkan bukti kerja, bukan sekadar janji. Sudah waktunya potensi wisata Kabupaten Bima dikelola secara profesional demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.(Sekjend MDG)



















