Media Dinamika Global

Selasa, 30 Juni 2026

Bupati Bima: "Festival Pesona Dana Mbojo, Momentum Perkuat Identitas Budaya"


BIMA,Mediadinamikaglobal.id - emerintah Kabupaten Bima Senin (29/6/2026) malam mengawali rangkaian puncak peringatan Hari Jadi Bima (HJB) ke-386 dengan menggelar Festival Pesona Dana Mbojo di Halaman Kantor Bupati Bima. 

Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy didampingi Forkopimda menandai dimulainya perhelatan budaya yang akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 30 Juni sampai dengan 1 Juli 2026.

Malam pembukaan berlangsung semarak dan dihadiri Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan. M.Sc, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, Ketua TP PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, Ketua GOW Kabupaten Bima Ny. Hj. Anita H. Irfan, , pimpinan OPD, instansi vertikal, BUMN, tokoh masyarakat dan ribuan warga yang memadati area festival. 

“Bima Bermartabat dalam Harmoni Budaya”, menjadi tema Festival Pesona Dana Mbojo tahun ini, sebagai wadah untuk menampilkan kekayaan seni dan budaya daerah yang berpadu dengan sentuhan kreativitas masa kini.

Beragam pertunjukan seni kontemporer berbasis tradisi, kolaborasi musik tradisional Bima oleh talenta lokal, hingga lomba peragaan busana tenun khas Bima dan lomba LASQI menjadi suguhan utama yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat. 

"Festival Pesona Dana Mbojo bukan sekadar agenda hiburan, tetapi memiliki makna yang lebih besar sebagai media untuk merawat sejarah, memperkuat identitas budaya, dan membangun optimisme masyarakat dalam menyongsong masa depan Kabupaten Bima". Ungkap Bupati Bima Ady Mahyudi dalam sambutannya. 

Menurutnya, “Festival ini menjadi ruang bertemunya tradisi dan kreativitas. Warisan budaya yang kita miliki harus terus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi penerus agar tetap menjadi identitas Kabupaten Bima,” ujar Bupati.

Selain menjadi panggung seni budaya, Festival Pesona Dana Mbojo turut menghadirkan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memamerkan beragam produk unggulan khas Kabupaten Bima. Kehadiran UMKM menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi lokal kepada para pengunjung.

Melalui Festival Pesona Dana Mbojo, Pemerintah Kabupaten Bima berharap semangat mencintai budaya dan produk lokal semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga budaya tidak hanya menjadi warisan yang dijaga, tetapi juga menjadi kekuatan dalam mewujudkan Kabupaten Bima yang maju, berdaya saing dan Bermartabat.imbuh Bupati. (MDG05).

Sambut Hari Jadi ke-386, Pawai Rimpu Hidupkan Kembali Harmoni Budaya Mbojo

BIMA,Mediadinamikaglobal.id - Menyambut Hari Jadi ke-386 Bima tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bima Senin (29/6/2026) menggelar Pawai Budaya Rimpu bertajuk "Pesona Dana Mbojo" yang kengusung tema "Bima Bermartabat Dalam Harmoni Budaya". 

Pawai yang berlangsung di ruas jalan negara lintas Bima - Sumbawa ini sukses menyedot perhatian warga sepanjang rute pawai dengan pakaian adat khas daerah dan atraksi masing-masing paguyuban Etnis Nusantara yang berpartisipasi pada event tahunan pemerintah kabupaten Bima tersebut. 

Pasukan berkuda dari pasukan Kodim 1608/ Bima menjadi yang terdepan pada formasi pawai, kemudian disusul drumband Gita Bahana Aparatur Pemerintah Kabupaten Bima dan disusul barisan TP. PKK kabupaten Bima, Sekretariat Daerah barisan lainnya mengenakan busana tenun Bima, Rimpu, sanggentu tembe bagi wanita dan Sambolo tenun Bima dan saremba tembe.

‎Bupati Bima, Ady Mahyudi, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas antusiasme luar biasa dari seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintahan yang ikut serta dalam meramaikan pawai budaya ini.

‎"Pawai Rimpu ini bukan sekadar rutinitas perayaan tahunan, melainkan wujud nyata komitmen kita bersama untuk menjaga, merawat, dan melestarikan warisan leluhur Dana Mbojo. 

Di usia Kabupaten Bima yang ke-386 ini, melalui tema 'Bima Bermartabat Dalam Harmoni Budaya', saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap bersatu, menjaga harmoni, dan bangga terhadap identitas budaya kita sendiri di tengah arus modernisasi," ujar Ady Mahyudi yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti bersama Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy. Kapolres Bima Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,M.H., Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan,.M.Sc 

Seluruh Kepala Perangkat Daerah beserta staf, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah instansi vertikal l, BUMN, Satuan Pendidikan hingga paguyuban Etnis Nusantara.

Pawai yang berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan ini ditutup dengan penarikan doorprize bagi para peserta pawai dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor dan sejumlah hadiah menarik lainnya. (MDG05)

Diduga Dikendalikan IC, Jalur Pelabuhan Tikus Tanjung Sengkuang Disinyalir Jadi Pintu Masuk Keluar Barang Ilegal, Aparat Diminta Bertindak


Batam – Dugaan praktik penyelundupan barang ilegal melalui pelabuhan tikus di kawasan Tanjung Sengkuang, Kota Batam, kembali menjadi sorotan. Di tengah gencarnya komitmen pemerintah memberantas penyelundupan, aktivitas keluar masuk barang yang diduga tanpa dokumen kepabeanan justru disebut masih bebas berlangsung nyaris tak tersentuh hukum.


Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Bagaimana mungkin aktivitas yang disebut berlangsung hampir setiap hari itu dapat berjalan dalam waktu lama tanpa penindakan hukum oleh aparat terkait ?


Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya yang tidak ingin namanya disebutkan, tim awak media melakukan penelusuran langsung ke lokasi pada (29/6/2026). Dari hasil penelusuran awal dan keterangan narasumber, pelabuhan tikus tersebut diduga menjadi salah satu jalur pengiriman rokok non-cukai, suku cadang kendaraan, barang elektronik, hingga barang jasa titip (Jastip) ke luar Batam.


"Barang keluar masuk hampir setiap hari. Aktivitas ini bukan lagi rahasia umum," Ujarnya.


Menurutnya, barang-barang tersebut diduga tidak dilengkapi dokumen kepabeanan yang sah atau menggunakan modus tertentu untuk menghindari pengawasan.


Yang lebih mengundang perhatian,  narsum mengaku sering melihat kendaraan pribadi yang diduga mengawal mobil boks pengangkut barang menuju lokasi pelabuhan.


"Kalau mobil boks masuk ke pelabuhan, biasanya ada mobil yang ikut mengawal. Itu sudah sering terlihat," Katanya.


Ia juga menyebut aktivitas tersebut diduga telah berlangsung cukup lama. Bahkan dalam satu malam disebut sedikitnya enam unit mobil boks keluar masuk kawasan pelabuhan, dengan aktivitas yang umumnya dimulai sekitar pukul 21.00 WIB hingga tengah malam.


Ia menduga jaringan tersebut dikendalikan oleh seorang pengusaha berinisial IC, sementara operasional lapangan disebut dikoordinasikan oleh pria berinisial SG. Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak yang disebutkan.


Praktik ilegal itu sangat berpotensi merugikan negara dalam jumlah besar akibat hilangnya penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai. Selain itu, peredaran barang ilegal juga dinilai merusak iklim persaingan usaha yang sehat dan melemahkan kewibawaan penegakan hukum.


Situasi ini menjadi tantangan serius bagi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Batam bersama aparat penegak hukum lainnya. Publik tentu menanti langkah konkret, bukan sekadar operasi seremonial, untuk membongkar dugaan jaringan penyelundupan yang disebut-sebut telah lama beroperasi itu.


Awak media akan menyampaikan hasil penelusuran ini kepada Bea Cukai Batam, Polresta Barelang, Polda Kepulauan Riau, dan instansi terkait lainnya agar dilakukan penyelidikan sesuai kewenangan masing-masing.


Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan, penyelundupan merupakan tindak pidana yang dapat diancam hukuman penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp. 5 miliar, disertai penyitaan barang bukti maupun sarana pengangkut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Hingga berita ini dipublikasikan, awak media masih terus mendalami tentang kegiatan ilegal yang dilakukan oleh "IC" beserta komplotannya, dan berusaha untuk melakukan konfirmasi terhadap IC, serta meneruskan pemberitaan ini kepada aparat terkait, Bea Cukai Batam, Kanwil DJBC Kepri, Polresta Barelang dan Polda Kepri serta aparat terkait lainnya sebagai laporan dan pemberitahuan agar dilaksanakan penindakan hukum terhadap "IC" pelaku penyelundup ilegal tersebut. (End)

Sekdaprov Marindo Kurniawan Pimpin Rapat Pembahasan Pengembangan dan Optimalisasi Layanan RS Bandar Negara Husada.


Bandar Lampung – Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi Lampung terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan kapasitas dan pengembangan layanan di Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH). Hal tersebut dibahas dalam Rapat Pembahasan Pengembangan RSBNH yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Ruang Kerja Sekretaris Daerah, Selasa 30 Juni 2026.

Rapat tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan, mulai dari peningkatan mutu layanan, pengembangan fasilitas, persiapan akreditasi, hingga penguatan sistem rujukan guna menjadikan RSBNH sebagai rumah sakit rujukan yang semakin berkualitas.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menegaskan bahwa RSBNH merupakan bagian penting dari wajah pelayanan publik Pemerintah Provinsi Lampung sehingga kualitas pelayanannya harus terus ditingkatkan seiring meningkatnya kebutuhan dan harapan masyarakat.

"Bandar Negara Husada adalah bagian dari wajah pelayanan publik Pemerintah Provinsi Lampung. Kita ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung dapat berjalan secara optimal," ujar Marindo.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa jumlah kunjungan pasien dan tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) RSBNH terus mengalami peningkatan seiring dengan perbaikan fasilitas dan kualitas layanan. Saat ini RSBNH telah meraih akreditasi tingkat Utama dan tengah mempersiapkan diri untuk memperoleh akreditasi Paripurna.

Selain itu, dibahas pula rencana pengembangan sejumlah layanan kesehatan, di antaranya aktivasi layanan hemodialisa (cuci darah), penguatan layanan Intensive Care Unit (ICU), optimalisasi layanan dokter spesialis ortopedi dan bedah mulut, serta pengembangan layanan operasi katarak modern (phacoemulsification). Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Untuk mendukung peningkatan pelayanan, Pemerintah Provinsi Lampung juga menekankan pentingnya pemeliharaan infrastruktur rumah sakit secara berkala, termasuk gedung, instalasi listrik, dan instalasi air, agar operasional pelayanan tetap berjalan optimal tanpa terganggu oleh kerusakan fasilitas.

Rapat juga membahas penguatan sistem rujukan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Melalui kerja sama tersebut, RSBNH diharapkan dapat menjadi rumah sakit rujukan utama, khususnya bagi masyarakat di wilayah barat Kabupaten Lampung Selatan, sekaligus mampu menerima pasien rujukan dari rumah sakit lain yang memiliki tingkat keterisian tempat tidur tinggi.

Di sisi lain, sejumlah tantangan turut menjadi perhatian, antara lain pemenuhan standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), proses rekredensialing BPJS Kesehatan, serta optimalisasi kuota pelayanan agar masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih luas.

Marindo juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas (scaling up) rumah sakit agar mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

"Seiring kita semakin baik, ekspektasi masyarakat juga semakin tinggi. Karena itu kita harus terus melakukan scaling up. Investasi pada peralatan medis dan ruang operasi telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan pasien," katanya.

Selain pengembangan sarana dan prasarana, Pemerintah Provinsi Lampung juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan, termasuk penyusunan kebijakan untuk mendukung kesejahteraan dokter spesialis sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal.

"Mudah-mudahan Rumah Sakit Bandar Negara Husada menjadi kebanggaan masyarakat Lampung," tutup Marindo.
(Fs/Red) 

Babinsa Desa Sangia Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Ajak Warga Jaga Keamanan dan Ketertiban


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 30 Juni 2026 – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Sangia, Sertu Saifullah bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Selasa (30/6/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.10 WITA tersebut bertujuan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli melibatkan dua personel Koramil, dua aparat desa, serta lima orang warga masyarakat. Sasaran patroli meliputi kawasan permukiman warga dan lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda.

Rangkaian kegiatan diawali dengan keberangkatan personel Koramil menuju Desa Sangia pada pukul 20.15 WITA. Lima menit kemudian, tim tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan situasi keamanan di wilayah desa binaan.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing. Warga juga diingatkan untuk menghindari perselisihan yang berpotensi menimbulkan perkelahian, khususnya di kalangan generasi muda yang dipicu oleh konsumsi minuman keras dan ketidakmampuan mengendalikan emosi.

Selain itu, masyarakat, khususnya para pengendara, diimbau untuk tidak berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.



Setelah memberikan imbauan, personel Koramil melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan hingga kegiatan berakhir pada pukul 21.25 WITA. Seluruh rangkaian patroli berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan patroli Siskamling ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta kondusif bagi seluruh warga.(Team.MDG.03)

386 TAHUN BIMA, 386 TAHUN MENJAGA MARWAH DAN BUDAYA


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Ribuan masyarakat memadati jalan-jalan utama dalam Pawai Budaya memperingati Hari Jadi Bima (HJB) ke-386. Kaum perempuan tampil anggun mengenakan Rimpu, sementara kaum laki-laki mengenakan Saremba, menghadirkan pemandangan yang membanggakan dan menjadi bukti bahwa budaya Mbojo tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Perayaan yang digelar Pemerintah Kabupaten Bima di bawah kepemimpinan Bupati Ady Mahyudi tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan serta menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap warisan leluhur. Pada malam harinya, kemeriahan berlanjut dengan Festival Budaya yang menampilkan berbagai kesenian tradisional seperti Ntumbu, Buja Kadanda, Gantao, Mpa'a, dan Manca, yang mendapat sambutan meriah dari masyarakat.

HJB ke-386 menjadi pesan kepada Indonesia bahwa Bima bukan hanya kaya akan sejarah, tetapi juga memiliki budaya yang tetap dijaga oleh masyarakatnya. Mari terus lestarikan adat, budaya, dan nilai-nilai Mbojo agar tetap menjadi kebanggaan hingga generasi yang akan datang.

Dirgahayu Bima ke-386.

"Maja Labo Dahu" bukan sekadar semboyan, tetapi jati diri masyarakat Bima yang harus terus dijaga.(Sekjend MDG)

Polda Lampung Tangkap 212 Pelaku Dan Bongkar Sindikat Kejahatan, Sebulan Sapu Bersih Street Crime.


Lampung Selatan - Mediadinamikaglobal.Id || Polda Lampung mengungkap sebanyak 140 laporan polisi kasus street crime selama periode 1 hingga 30 Juni 2026 dengan mengamankan 212 tersangka dalam operasi penindakan yang dilaksanakan di seluruh wilayah hukum Polda Lampung.

Kasus yang berhasil diungkap meliputi tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). 

Dari pengungkapan tersebut, tercatat sebanyak 150 korban dalam berbagai aksi kriminalitas jalanan yang terjadi di Provinsi Lampung.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol Indra Hermawan, mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk keseriusan dan komitmen Polda Lampung dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui penegakan hukum terhadap pelaku street crime.

“Selain melakukan tindakan represif, Polda Lampung juga terus melaksanakan langkah preemtif dan preventif guna menekan angka kriminalitas di wilayah Provinsi Lampung,” ujar Kombes Pol Indra Hermawan.

Dalam pengungkapan tersebut, aparat kepolisian turut menyita berbagai barang bukti, di antaranya 55 unit kendaraan roda dua, 25 unit kendaraan roda empat, enam pucuk senjata api rakitan, 2.036 butir amunisi, 23 senjata tajam, serta uang tunai sebesar Rp50.030.000. Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah alat yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksi kejahatan seperti linggis, kunci letter T, hingga peralatan pemotong kabel.

Salah satu kasus menonjol yang berhasil diungkap yakni pencurian kabel milik PT Telkomsel di wilayah Sekampung, Lampung Timur, yang melibatkan 29 tersangka. Para pelaku diketahui menggunakan alat pencari logam, traffic cone, dan kendaraan truk untuk mengambil kabel tembaga yang tertanam di dalam tanah. Dari kasus tersebut, polisi menyita sekitar dua ton kabel tembaga beserta sejumlah kendaraan dan alat berat pendukung aksi pencurian.

Selain itu, Polda Lampung juga mengungkap kasus dugaan perampasan dan pengancaman berkedok debt collector yang terjadi di Kota Bandar Lampung. 

Sebanyak enam tersangka diamankan setelah diduga melakukan intimidasi terhadap korban dengan meminta sejumlah uang sebagai syarat agar kendaraan korban tidak ditarik.

Para pelaku diketahui tidak memiliki kewenangan resmi dari perusahaan pembiayaan untuk melakukan penagihan maupun penguasaan objek jaminan fidusia. 

Polda Lampung menegaskan akan terus menindak tegas segala bentuk tindak pidana yang meresahkan masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. (Fs/Red) 

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli Kongkow-Kongkow, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Cegah Penyalahgunaan Narkoba


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 30 Juni 2026 – Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli dan kegiatan komunikasi sosial (kongkow-kongkow) bersama warga di sejumlah desa binaan pada Selasa (30/6/2026) malam. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan (kamtibmas), serta mencegah penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas di kalangan remaja.

Di Desa Naru, Kecamatan Sape, pada pukul 19.30 WITA, Babinsa Sertu Syarif Hidayat melaksanakan patroli kongkow-kongkow dengan warga. Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan tempat tinggal. Ia juga mengimbau para orang tua agar mengawasi anak-anak remaja agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif, seperti mengonsumsi minuman keras, narkoba, dan berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat.

Selanjutnya, pada pukul 19.45 WITA di Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Babinsa Serka Abdul Hafit berdialog bersama warga binaan. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak yang masih berstatus pelajar agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba yang saat ini menjadi perhatian bersama. Selain itu, warga juga diimbau segera melaporkan kepada RT, RW, maupun Babinsa apabila menemukan potensi gangguan keamanan atau permasalahan di lingkungan.

Sementara itu, di Desa Rato pada pukul 20.00 WITA, Babinsa Sertu Wahyudin mengajak warga, khususnya kalangan pemuda, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia juga mengingatkan agar menghindari perselisihan antarsesama warga serta menjauhi penggunaan barang-barang terlarang yang dapat merusak masa depan, keluarga, dan kehidupan bermasyarakat.




Pada pukul 20.15 WITA, Babinsa Desa Sari, Kecamatan Sape, Serda Junaidin, melaksanakan patroli kongkow-kongkow bersama warga desa binaan. Dalam kegiatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga situasi kamtibmas, mempererat silaturahmi, serta menciptakan kehidupan yang rukun dan damai. Ia juga mengimbau warga agar menghindari penyalahgunaan narkotika, seperti sabu-sabu, maupun konsumsi minuman beralkohol karena dapat berdampak buruk bagi diri sendiri dan keluarga.

Melalui kegiatan patroli kongkow-kongkow ini, Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin komunikasi yang semakin erat dengan masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba serta berbagai bentuk gangguan keamanan di wilayah binaan.(Team.MDG.03)

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bima Jadi Pemateri Kegiatan Pelatihan Kader PC PMII Cabang Bima


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Ketua Umum DPC PPP Kabupaten Bima sekaligus Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bima menjadi pemateri dalam kegiatan Pelatihan Kader Lanjut (PKL) yang diselenggarakan PC PMII Cabang Bima, Senin, 29 Juni 2026.

Dalam kapasitasnya sebagai pimpinan legislatif sekaligus tokoh politik daerah, beliau membawakan materi bertajuk "Analisis Kebijakan Publik dan Orientasi Pembangunan Daerah."

Di hadapan kader-kader PMII, beliau menguraikan bahwa kebijakan publik tidak boleh lahir semata-mata dari kepentingan politik jangka pendek, melainkan harus disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, kajian akademik, serta arah pembangunan yang berkelanjutan.


Pada pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa DPRD memiliki fungsi strategis dalam proses perencanaan, penganggaran, pengawasan, hingga evaluasi terhadap setiap kebijakan pemerintah daerah. Karena itu, orientasi pembangunan harus berlandaskan prinsip keadilan, pemerataan, transparansi, dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat.

Beliau juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari besarnya anggaran atau banyaknya proyek fisik. Lebih dari itu, pembangunan harus mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat pelayanan publik, mengurangi ketimpangan sosial, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Kabupaten Bima, mulai dari pengelolaan anggaran, pelayanan publik, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat, generasi muda dituntut memiliki kemampuan membaca arah kebijakan secara kritis dan objektif. Mahasiswa, khususnya kader PMII, diharapkan tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga mampu memberikan gagasan, kritik yang konstruktif, dan solusi bagi pembangunan daerah. 

Oleh karena itu, forum PKL menjadi ruang strategis untuk membangun tradisi intelektual, memperkuat kapasitas kepemimpinan, serta melahirkan kader-kader yang memiliki integritas, kepekaan sosial, dan komitmen terhadap kemajuan Kabupaten Bima.


Melalui materi "Analisis Kebijakan Publik dan Orientasi Pembangunan Daerah," peserta diajak memahami bahwa kebijakan publik bukan sekadar produk administratif, melainkan instrumen untuk menghadirkan keadilan sosial, memperkuat demokrasi, dan memastikan setiap arah pembangunan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.(Sekjend MDG)

SPMB JALUR NILAI RAPORT SMKN 3 KOTA BIMA TAHUN 2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Jalur Nilai Raport adalah jalur terakhir Penerimaan Murid Baru yang dapat dimanfaatkan Calon Murid Baru SMKN 3 Kota Bima sesuai Juknis Dinas Dikpora Provinsi NTB. 

Penerimaan pendaftaran murid baru Jalur Nilai Raport hanya dibuka mulai Tanggal 1-3 Juli 2026. Silahkan dimanfaatkan dengan baik untuk dapat bergabung di Sekolah Digital Terbaik di Kota Bima dengan prestasi hebat siswa dan gurunya.