Media Dinamika Global

Jumat, 17 April 2026

Sistem Penerimaan Murid Baru SDN 45 Pane Kota Bima


Media Dinamika Global.id.

Syarat pendaftaran 

1. Foto copy kartu keluarga 3 lembar 

2. Foto copy akta kelahiran 3 lembar 

3. Pas foto 3x4 dua lembar 

4. Mengisi formulir pendaftaran 

Fasilitas sekolah 

1. Ruang IT yang memadai 

2. Ruang perpustakaan yang nyaman 

3. Ruang UKS

4. Ruang kelas yang memadai 

Ekstra kurikuler 

1. Seni tari 

2. Pramuka 

3. Pencak silat 

4. Tahfiz Qur'an 

5. English club 

6. Sains club 

Daftar sekarang mulai tanggal 12 s/d tanggal 27 juni 2026.

Daftar ulang 1- 5 juli 2026

Dari Kearifan Lokal Bima untuk AUD Dunia Universitas Nggusuwaru Tumbuh Unggul dan Berbudaya


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Selamat Kami Ucapkan untuk Dosen-Dosen Terbaik PG PAUD telah lolos sebagai Penerima Hibah PDP Reguler 2026.

Mengusung penelitian dengan judul

"Implementasi center based learning berbasis permainan tradisional mpa'a ncimi Lombo tembe untuk meningkatkan computational thinking anak usia dini"

Dosen-Dosen PG PAUD Universitas Nggusuwaru yang terlibat dalam PDP:

1. Iin Anggryani selaku ketua Tim

2. Angga Putra sebagai Anggota Tim

3. Riqqotul Kulbu sebagai Anggota Tim

Semoga membentuk kolaborasi baik dan berdampak hasil penelitiannya untuk Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia dan Dunia.(Redaksi Sekjend MDG)

Ricuh Aksi HMI MPO di Kantor Gubernur NTB, 1,6 Tahun Iqbal–Dinda Dinilai Minim Hasil Nyata

HMI MPO Cabang Mataram saat aksi di Kantor
Gubernur NTB, (Ist/Surya Ghempar)

Mataram, Media Dinamika Global – Aksi unjuk rasa yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Mataram di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat, Jumat (17/04/2025), berujung ricuh. Demonstrasi yang awalnya berlangsung sebagai penyampaian aspirasi berubah menjadi ketegangan terbuka antara massa aksi dan aparat keamanan.

Aksi tersebut menjadi cerminan meningkatnya kekecewaan mahasiswa terhadap kinerja Pemerintah Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, H. Lalu Muhammad Iqbal dan Indah Damayanti Putri (Iqbal–Dinda), yang telah berjalan selama satu tahun enam bulan.

Koordinator Lapangan Aksi, M. Adam Ikbal, menilai bahwa rentang waktu tersebut seharusnya cukup untuk menghadirkan arah pembangunan yang jelas. Namun, menurutnya, realitas di lapangan justru menunjukkan hal sebaliknya.

“Minim capaian, lemah dalam eksekusi, dan kebijakan tidak menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat,” tegas pria kelahiran Bima.

Pulau Sumbawa menjadi salah satu sorotan utama dalam aksi tersebut. Korlap Aksi menilai kondisi infrastruktur jalan yang masih rusak parah sebagai bukti konkret kegagalan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

"Situasi ini dinilai kontras dengan berbagai program yang dianggap lebih bersifat elitis," tuturnya.

Sementara, Koordinator Lapangan II, Rizki Perdan mengatakan, kebijakan pengadaan kendaraan dinas berbasis listrik oleh Pemerintah Provinsi sebanyak 72 hingga 76 unit mobil listrik pada tahun 2026 dengan nilai anggaran mencapai Rp14 hingga Rp14,7 miliar. "Kebijakan ini dinilai tidak relevan dengan kondisi riil masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar," ujarnya.

Tak hanya itu, kata Rizky, program Desa Bardaya yang sebelumnya digadang-gadang sebagai solusi pembangunan desa juga dinilai belum menunjukkan dampak signifikan di lapangan.

“Ini bukan soal kurang waktu, tapi soal salah arah. Pemerintah terlihat sibuk membangun citra, bukan menyelesaikan masalah,” ujarnya.

Situasi mulai memanas ketika massa mencoba memasuki area kantor gubernur. Aparat kepolisian bersama Satpol PP yang berjaga langsung melakukan penghadangan, memicu aksi saling dorong yang tidak terhindarkan.

Ketegangan semakin meningkat saat massa membakar ban bekas di tengah jalan sebagai bentuk protes. Asap hitam yang membumbung tinggi di depan kantor gubernur menjadi simbol kekecewaan yang selama ini terpendam.

Koordinator Umum Aksi, Hakim Bima Persada, menegaskan bahwa demonstrasi tersebut merupakan peringatan keras bagi pemerintah daerah. Ia mendesak adanya evaluasi total terhadap kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada kebutuhan masyarakat.

“Fokuskan pada kebutuhan riil rakyat, terutama infrastruktur dasar. Jangan tunggu kemarahan ini menjadi lebih besar,” tegas Kordum dan sebagai Ketua Umum HMI MPO Cabang Mataram.

Ia juga memperingatkan bahwa gelombang aksi lanjutan sangat mungkin terjadi apabila tidak ada perubahan signifikan dari pemerintah provinsi NTB.

“Rakyat tidak butuh janji, rakyat butuh bukti,” tutupnya.

Redaksi | Surya Ghempar.

PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bima Tagih Upah Layak dan Tepat Waktu


BIMA, Media Dinamika Global.id.-- Setelah penerimaan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Kabupaten Bima terhitung mulai 1 Desember 2025 hingga 31 November 2026. Tapi yang menjadi persoalan sampai hari ini gajinya belum diterima, sedangkan sekarang sudah masuk lima bulan. Artinya bahwa, Pemkab Bima menzalimi 13.970 PPPK Paruh Waktu yang telah dilantik. 

Kalaupun gaji akan dirapel langsung lima bulan, otomatis tenaga PPPK PW tidak bisa memenuhi kebutuhan bulanan. Ini adalah bagian dari eksploitasi tenaga kerja gaya baru. Atau mungkin anggaran 63 Miliar yang dialokasikan untuk gaji PPPK PW telah dikorupsi oleh oknum pemerintah daerah? 

Kalau kita hitung rata-rata gaji PPPK PW ini dengan gaji terendah 300.000 Rp per bulan umumnya untuk non-TPU (Tenaga Penunjang Utama). Maka Pemkab Bima mengeluarkan uang sebesar 4.191.000.000 Rp per bulan, kalau mau dirapel sekaligus lima bulan akan menjadi 20.955.000.000 Rp. 

Ini adalah bukti pelanggaran konstitusional yang dilakukan oleh Pemkab Bima, mengeksploitasi gaji pekerja dengan embel-embel profesionalisme kerja. Dimana gaji PPPK PW Kabupaten sudah tidak memenuhi UMR ditunda-tunda lagi. 

Kalaupun ini menjadi persoalan kemampuan fiskal daerah, harusnya sebelumnya sudah dihitung matang-matang secara ekonomi, bukan semata-mata mengedepankan kalkulasi politik. Mengangkat sebanyak 13.970 orang (dari usulan awal 14.077 orang) yang resmi menerima SK pada 19 Januari 2026. Jumlah ini menjadikan Kabupaten Bima sebagai instansi dengan jumlah PPPK Paruh Waktu terbanyak di tingkat kabupaten/kota se-Indonesia dan peringkat ketiga secara nasional.

Apakah mau gaji ASN yang lain juga dirapel langsung 4 bulan? Atau Bupati sendiri, apakah mau gajinya diterima langsung 4 bulan? Jawabannya: yang jelas gak mau. Begitupun, PPPK Paruh Waktu mereka juga manusia yang setiap hari punya tanggung jawab keluarga, punya kebutuhan rumahan. Udah gaji rendah dipermainkan pula oleh pemerintah daerah. 

Ini tidak boleh dibiarkan, seluruh PPPK PW di Kabupaten Bima harus bergerak menuntut haknya. Ini bukan sekedar 300.000 Rp per bulan, atau 1.500.000 dalam waktu lima bulan, tapi ini persoalan hak dan nilai kemanusiaan yang dizalimi.

Jadi, melalui momentum May Day atau akrab disebut sebagai hari buruh sedunia, KPR Bima menuntut pemerintah daerah kabupaten Bima agar segera memberikan Hak PPPK PW Kabupaten Bima. Mereka juga bagian penting dari perangkat negara, tapi tidak perlakukan sama dimata pemerintah daerah kabupaten Bima. (Redaksi Sekjend MDG)

PMII Komisariat STIKES Yahya Bima Mengucapkan


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pengurus pergerakan mahasiswa Islam Indonesia komisariat STIKES Yahya bima masa khidmat 2025-2026, mengucapkan selamat memperingati harlah PMII ke-66 , 17 April 2026.

Muscab PKB Kabupaten Bima Sebagai Agenda Rutin Pergantian Kepengurusan


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Selamat atas terselenggaranya Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Bima. Momentum ini tidak semata dimaknai sebagai agenda rutin pergantian kepengurusan, melainkan sebagai ruang strategis untuk melakukan konsolidasi organisasi secara menyeluruh. Muscab merupakan instrumen penting untuk memperkuat legitimasi internal, memperbaharui arah gerak partai, serta memastikan kesinambungan kepemimpinan yang adaptif terhadap dinamika sosial-politik.

Lebih dari itu, Muscab harus menjadi titik temu untuk memperkuat kohesi dan solidaritas antar kader. Dalam kajian organisasi modern, soliditas tim (teamwork) merupakan determinan utama keberhasilan kolektif, karena kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh figur, tetapi oleh sinergi antar elemen yang bekerja dalam satu visi yang sama. Pada titik inilah pentingnya kedewasaan berorganisasi: memperbesar ruang persamaan, bukan mempertajam perbedaan. Sebab, perbedaan yang tidak dikelola secara bijak berpotensi melahirkan disharmoni internal, yang pada akhirnya melemahkan daya juang kolektif. Oleh karena itu, setiap kader dituntut untuk mengedepankan semangat inklusivitas, dialog konstruktif, serta komitmen menjaga persatuan sebagai pondasi utama gerakan politik yang berkelanjutan dan progresif.

Sebagai Anggota DPR RI Fraksi PKB, saya menegaskan bahwa kemenangan dalam pemilu bukanlah hasil dari kerja parsial, melainkan akumulasi dari kerja kolektif yang terstruktur, sistematis, dan masif. Dengan soliditas organisasi yang terjaga, strategi politik yang terukur, serta kedekatan emosional dengan masyarakat, cita-cita kemenangan pemilu yang kita harapkan insyaAllah dapat terwujud dengan baik. Semoga Muscab ini menjadi tonggak penguatan perjuangan dan pengabdian PKB bagi umat dan bangsa.(Redaksi Sekjend MDG)

Bertandang ke STKIP Taman Siswa Bima, Ketua PSSI Kota Bima di sambut hangat Bapak Rektor Assoc. Prof. Dr. G. Ibnu Khaldun S., M.Si.


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Bapak M. Tajil Arifin, SH atau yang biasa Dae Andang lakukan silaturahmi ke Kampus "BERADAB" Tak lain membawa misi kemajuan Sepak Bola khususnya di Kota Bima. 

Bapak Rektor mendukung penuh program kerja PSSI Kota Bima, baik dalam hal pembinaan, kompetisi dan juga peningkatan SDM pengurus didalamnya. Diera modern sekarang ini sepakbola bukan saja cabang olahraga namun sudah bertransformasi menjadi industri.

Dae Andang secara khusus menyampaikan rasa terima kasihnya telah disambut penuh kekeluargaan dan mengapresiasi dukungan dari STKIP TAMSIS Bima dalam penyelenggaraan "Walikota Bima Cup 2026" yang akan dihelat beberapa Minggu ke depan. Momentun kerjasama ini harus disikapi kerja nyata dan juga kreativitas tinggi agar saat pembukaan nanti berlangsung dengan luar biasa semarak tutup beliau.(Redaksi Sekjend MDG)

POS Honda Sape Hadirkan Promo Servis Motor Rp.30 Ribu, Lengkap dengan Pengecekan Rangka Gratis


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– Kabar baik bagi pengguna sepeda motor Honda di wilayah Sape dan sekitarnya. POS Honda Sape menghadirkan promo spesial berupa layanan servis motor dengan biaya terjangkau, yakni hanya Rp.30.000.

Program promo ini memberikan kesempatan bagi pemilik motor Honda untuk mendapatkan perawatan berkualitas dengan harga hemat. Selain layanan servis, konsumen juga dapat menikmati pengecekan rangka gratis untuk beberapa tipe kendaraan tertentu.

Adapun tipe motor yang termasuk dalam program pengecekan rangka gratis ini meliputi Honda Beat series tahun 2020–2023, Genio tahun 2019–2023, Scoopy tahun 2021–2023, serta Vario 160 produksi tahun 2022–2023.

Menariknya, setelah melakukan pengecekan rangka, konsumen akan memperoleh voucher gratis senilai Rp160.000 yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan perawatan selanjutnya.



Pihak POS Honda Sape menyampaikan bahwa promo ini bersifat terbatas, sehingga masyarakat diimbau untuk segera memanfaatkan kesempatan tersebut sebelum berakhir.

POS Honda Sape berlokasi di Desa Rasabou, Dusun Rasabou RT 12/RW 05, tepatnya di sebelah kanan Bank BRI, samping Adiba 2, perbatasan cabang 3.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan WhatsApp di nomor 085205341633 atau Dian di 081999540918. (Team.MDG.03)

Kamis, 16 April 2026

Pelda Binhamtoro Dampingi Tim KKP Pusat Survei Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Lambu.Bima


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global .id Danpos Ramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, Pelda Binhamtoro, mendampingi tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pusat dalam kegiatan survei dan sosialisasi program Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Jumat (17/4/2026)

Kegiatan yang dimulai pukul 11.30 WITA tersebut bertujuan untuk meninjau kesiapan lokasi serta memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait rencana pengembangan kawasan nelayan terpadu di wilayah tersebut.

Dalam survei tersebut, tim KKP meninjau sejumlah lahan yang akan dijadikan lokasi pembangunan fasilitas pendukung, di antaranya lahan hibah dari Pemerintah Desa Lambu untuk pembangunan kusturi, lahan pembangunan pabrik es, lahan untuk SPBU nelayan, serta dermaga nelayan.



Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain tim KKP pusat, anggota DPRD Kabupaten Bima dari Fraksi Demokrat Fatima (Komisi II Dapil V Sape-Lambu), perwakilan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bima, Camat Lambu, Kapolsek Lambu, Danpos Ramil Lambu, Kepala UPT Perikanan dan Kelautan Kecamatan Lambu, Kepala Desa Lambu beserta jajaran, Ketua BPD dan anggota, kelompok nelayan, serta perwakilan masyarakat Desa Lambu.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 14.15 WITA dan berlangsung dengan aman, tertib, serta lancar. Program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan serta memperkuat sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Bima.

Fatimah.SH DPRD Kab.Bima Dampingi Tim KKP Pusat Survei Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Lambu


Lambu, Bima – Anggota DPRD Kabupaten Bima, Fatimah Zulkarnain.SH mendampingi tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pusat dalam kegiatan survei lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Jumat (17/4) sekitar pukul 11.30 WITA.

Survei ini bertujuan untuk meninjau kesiapan wilayah dalam mendukung pengembangan kawasan nelayan terpadu. Sejumlah lokasi yang disurvei meliputi lahan hibah milik Salahudin, area kusturi, lokasi yang direncanakan untuk pembangunan pabrik es, serta SPBU di sekitar kawasan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Danpos Ramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, Pelda Binhamtoro, yang turut memenuhi undangan untuk mengikuti jalannya survei. Selain itu, hadir pula Ketua Tim KNMP KKP beserta rombongan, perwakilan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bima, Kepala UPT Perikanan dan Kelautan Kecamatan Lambu, Kapolsek Lambu, Camat Lambu, Kepala Desa Lambu beserta jajaran, Ketua dan anggota BPD, kelompok nelayan Desa Lambu, serta masyarakat setempat.



Kehadiran Fatimah Zulkarnain dari Fraksi Demokrat Komisi II Dapil V Sape-Lambu menjadi bentuk dukungan legislatif terhadap program pengembangan kawasan pesisir yang diinisiasi pemerintah pusat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar. Survei ini diharapkan menjadi langkah awal dalam realisasi Kampung Nelayan Merah Putih yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya di Desa Lambu, Kabupaten Bima.(Team.MDG.03)