Media Dinamika Global

Kamis, 02 April 2026

Polres Tulang Bawang Gelar Simulasi Sispam Mako Pasukan Ton Dalam Siap Jaga Kedaulatan Keamanan Wilayah Tulang Bawang.


 Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Dalam langkah strategis yang penuh kekuatan dan ketangguhan, Polres Tulang Bawang telah sukses melaksanakan Latihan Simulasi Sistem Pengamanan (SISPAM) Markas Polres, dengan menggerakkan pasukan Ton Dalmas yang siap siaga untuk menghadapi segala kemungkinan situasi kontigensi rusuh massa. Kegiatan yang digelar pada hari Kamis, tepat di Lapangan Polres Tulang Bawang, menjadi bukti nyata komitmen tinggi institusi kepolisian dalam menjaga ketertiban umum dan keamanan masyarakat, Kamis 02 April 2026.
 
Dalam laporan resmi yang disampaikan kepada Kapolda Lampung, Kapolres Tulang Bawang AKBP Yuliansyah, S.I.K., M.H., menyampaikan dengan penuh semangat: "Giat ini merupakan bagian dari upaya konkret Polres Tulang Bawang untuk melatih dan meningkatkan kemampuan personel, sekaligus membentuk kesiapan total dalam menjaga ganguan C3 (Kerusuhan, Konflik, dan Kejahatan Komunal) di wilayah hukum kami. Pasukan Ton Dalmas kami telah disusun secara terstruktur menjadi tiga formasi tangguh yaitu Dalmas Awal, Dalmas Inti, dan Dalmas Kerangka, yang masing-masing memiliki peran krusial dalam menciptakan situasi kamtibmas yang tertib, damai, dan kondusif."
 
Tujuan pelaksanaan latihan yang sangat strategis ini mencakup empat pilar utama:
 
- Melatih dan meningkatkan kemampuan Personil Polres Tulang Bawang hingga tingkat optimal. 

- Memastikan kesiapan total menjaga keamanan dari segala bentuk gangguan C3
- Menyiapkan pasukan Ton Dalmas dengan standar operasional yang ketat untuk antisipasi kontigensi. 

- Menciptakan lingkungan kamtibmas yang stabil sebagai pondasi pembangunan daerah
 
Laporan resmi tersebut juga telah ditembuskan kepada sejumlah pejabat tinggi di Polda Lampung termasuk Wakapolda Lampung, Irwasda Polda Lampung, Karoops Polda Lampung, serta para Direktur di lingkungan Polda Lampung, sebagai bentuk transparansi dan koordinasi dalam menjaga keamanan Provinsi Lampung secara keseluruhan.
 
"Kami siap menerima arahan dan petunjuk dari Kapolda Lampung untuk terus meningkatkan kapasitas kami dalam melindungi masyarakat dan wilayah negara," pungkas AKBP Yuliansyah dengan penuh semangat kebangsaan. (Fs/Red) 

STIT Sunan Giri Bima Perkuat Jejaring Global Lewat Partisipasi dalam FGD Internasional BOLT


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– STIT Sunan Giri Bima kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik global dengan berpartisipasi aktif dalam Focus Group Discussion (FGD) internasional yang dilaksanakan secara daring pada Kamis, 2 April 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “BOLT Partnership with Higher Education in Indonesia” atau Kemitraan BOLT dengan Pendidikan Tinggi di Indonesia.

FGD yang berlangsung lintas zona waktu—pukul 07.00 WIB (Jakarta), 08.00 WITA (Makassar), serta 09.00 WIT/Papua dan waktu Sendai. Virtual ini menghadirkan pembicara utama, Prof. Dr. Peter John Wanner, selaku Founding President BOLT sekaligus dosen di Universitas Tohoku, Jepang.

Diskusi dipandu oleh Prof. Ismail Suardi Wekke, Ph.D., yang menjabat sebagai Direktur Indonesian Universities Consortium on Social-Religious Studies, The Academia of Papua, serta Presiden BOLT terpilih (President-elect).

Dalam pengantarnya, Prof. Ismail Suardi Wekke menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi Indonesia, termasuk STIT Sunan Giri Bima, dalam forum internasional merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas akademik dan daya saing global. Menurutnya, kolaborasi lintas negara menjadi kebutuhan utama di tengah perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.

“Kolaborasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi ruang strategis untuk pertukaran gagasan, inovasi, dan pengalaman akademik yang akan memperkuat posisi perguruan tinggi Indonesia di tingkat global,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kerja sama ini akan terus berlanjut melalui program-program konkret yang berdampak langsung bagi mahasiswa.

“Ke depan, kita akan menyelenggarakan program Student Mobility di sejumlah perguruan tinggi terbaik di tiga negara ASEAN, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand. Program ini telah dimulai sejak 2021 secara daring, kemudian berlanjut secara luring pada periode 2022 hingga 2025, dan insya Allah akan kembali dilaksanakan pada tahun 2026 dengan cakupan yang lebih luas,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan rencana penguatan kolaborasi melalui agenda akademik internasional yang lebih konkret. “Insya Allah, sekitar bulan Oktober mendatang, Prof. Peter akan hadir di Indonesia dalam rangka kegiatan akademik dengan menggandeng sejumlah perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Ini menjadi peluang strategis untuk memperluas jejaring sekaligus memperdalam kerja sama yang telah terbangun,” tambahnya.

Sementara itu, dalam pemaparannya, Prof. Dr. Peter John Wanner menekankan pentingnya sinergi global dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era digital dan globalisasi. Ia menyampaikan bahwa BOLT hadir sebagai platform kolaboratif yang mendorong kerja sama akademik, riset internasional, serta penguatan kapasitas institusi pendidikan tinggi.

“Perguruan tinggi tidak bisa berkembang secara optimal tanpa kemitraan global. Kolaborasi internasional menjadi kunci dalam menciptakan inovasi dan meningkatkan daya saing akademik di tingkat dunia,” ungkapnya.

Selain STIT Sunan Giri Bima, kegiatan ini juga diikuti oleh sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, seperti IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, UIN Raden Mas Said Surakarta, dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kehadiran berbagai institusi ini menunjukkan tingginya antusias dan keseriusan dalam membangun jejaring akademik internasional yang berkelanjutan.

Partisipasi STIT Sunan Giri Bima dalam forum ini menjadi langkah nyata dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi, sekaligus membuka peluang kolaborasi lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.(Sekjend MDG)

Bakso Mandalika Taliwang Meledak Viral, Sekali Coba Langsung Ketagihan!

Bakso Mandalika di Taliwang-KSB, (Ist/Surya)

Sumbawa Barat, Media Dinamika Global - Di tengah geliat kawasan perkantoran Kemutar Telu Center (KTC), Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, hadir satu kuliner yang mendadak jadi buah bibir dan ramai diperbincangkan masyarakat. 

Namanya "Bakso Mandalika" kini menjelma menjadi destinasi kuliner baru yang wajib dikunjungi, bukan hanya oleh warga lokal, tetapi juga para pendatang yang singgah di kota Taliwang.

Baru dibuka pada Februari 2026 melalui grand opening yang sederhana namun penuh harapan, Bakso Mandalika justru melesat cepat menjadi viral dalam hitungan minggu. 

Antusiasme masyarakat begitu tinggi. Setiap harinya, pengunjung datang silih berganti, bahkan banyak yang kembali untuk kedua, ketiga kali, dan seterusnya.

Fenomena ini tentu bukan tanpa alasan. Rasa yang ditawarkan benar-benar khas dan berbeda dari bakso pada umumnya. Kuahnya gurih, tidak bikin bosan, dan terasa meresap hingga ke dalam daging. 

Tekstur baksonya pun empuk, tidak alot, dan menghadirkan sensasi makan yang memuaskan di setiap suapan.

Varian yang ditawarkan juga menggoda selera. Mulai dari bakso biasa hingga bakso iga dengan potongan daging empuk, serta bakso sum-sum dengan porsi besar yang penuh hingga semangkuk.

Menariknya, semua itu bisa dinikmati dengan harga yang sangat terjangkau, hanya dengan Rp25 ribu saja, sebuah kombinasi rasa dan harga yang sulit ditolak.

Salah satu pengunjung, Andi (32), mengaku langsung jatuh hati sejak suapan pertama.

“Awalnya saya cuma penasaran karena lagi viral. Tapi pas coba, rasanya beda. Dagingnya empuk, kuahnya gurih gak bosan. Ini bukan sekadar bakso biasa, ini lumayan nagih,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan oleh Rina (27), yang datang bersama keluarganya.

“Tempatnya nyaman banget. Anak-anak bisa main, kita bisa santai. Sore-sore di sini enak sekali, sambil makan bakso hangat. Rasanya juga tidak bikin bosan,” katanya.

Bahkan, ada pula pengunjung dari luar daerah yang sengaja datang setelah mendengar kabar viralnya Bakso Mandalika.

“Saya dari Sumbawa Besar, sengaja mampir ke sini. Ternyata memang layak dicoba. Jarang ada bakso dengan rasa dan porsi seperti ini,” ungkap Fadli (35).

Tak hanya soal rasa, lokasi Bakso Mandalika menjadi daya tarik tersendiri yang membuat pengalaman makan semakin lengkap. 

Terletak strategis di kompleks KTC, tempat ini menawarkan pemandangan yang asri dan hidup. Di sekelilingnya terdapat area olahraga, taman, hingga spot rekreasi yang ramai digunakan masyarakat.

Dari tempat duduk, pengunjung bisa menikmati aktivitas warga yang jogging, bermain basket, hingga bersantai. Latar belakang megah Masjid Agung Darussalam, yang dikenal sebagai “masjid terapung” karena dikelilingi kolam, menambah kesan estetis dan menenangkan.

Menjelang sore, suasana berubah semakin syahdu. Langit mulai berwarna jingga, angin sepoi-sepoi berhembus, dan aktivitas masyarakat menciptakan nuansa hidup yang hangat. 

Inilah yang membuat Bakso Mandalika bukan sekadar tempat makan, tetapi juga tempat berkumpul, bercengkerama, dan menikmati waktu bersama orang-orang terdekat.

Di balik kesuksesan ini, ada sosok inspiratif yang patut diapresiasi. Sri Sustani, seorang pensiunan PNS Pemda KSB, adalah owner di balik lahirnya Bakso Mandalika.

Dengan tekad kuat dan semangat pantang menyerah, ia membangun usaha ini dari nol.

Perjalanan itu tidak mudah. Di awal, ide membuka usaha bakso sempat diragukan, bahkan oleh anak-anaknya sendiri yang lebih menginginkan membuka angkringan. 

Namun setelah melalui berbagai pertimbangan, Sri Sustani tetap yakin dengan pilihannya. Keputusan itulah yang kini membuahkan hasil luar biasa.

Nama “Mandalika” sendiri bukan sekadar nama. Ia diambil dari nama anak keduanya, Baiq Widia Ayu Mandalika Putri, sebuah simbol cinta, harapan, dan kebanggaan keluarga. Selain itu, nama ini juga memiliki keterkaitan dengan Lombok, tempat asal sang ayah dari Praya, Lombok Tengah, yang identik dengan kawasan wisata Mandalika dan sirkuit MotoGP internasional.

Perpaduan antara rasa autentik, porsi melimpah, harga bersahabat, serta suasana yang nyaman dan estetik menjadikan Bakso Mandalika memiliki daya tarik yang sulit ditolak.

Kalau belum mencoba, Anda belum benar-benar merasakan sensasi bakso yang berbeda. Dan jika sudah mencoba, besar kemungkinan Anda akan kembali lagi.

Bagi siapa pun yang datang ke Taliwang, satu hal yang pasti: rugi jika tidak mampir ke Bakso Mandalika.

Yuk, ngebakso!

Redaksi |

Dua Mahasiswi Hanyut di Wira Garden Ditemukan Meninggal Dunia.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Dua mahasiswi yang sebelumnya dilaporkan hanyut di kawasan wisata Wira Garden, Kelurahan Batu Putuk, Kecamatan Teluk Betung Barat, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis 02 April 2026.

Kedua korban diketahui berinisial F (22) dan B (22), mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Bandar Lampung. Jenazah keduanya telah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk penanganan lebih lanjut.

Peristiwa nahas tersebut bermula saat korban bersama dua rekannya datang ke lokasi wisata sekitar pukul 11.30 WIB. Hujan deras sempat mengguyur kawasan itu sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah hujan reda, keempatnya berfoto di atas batu di aliran sungai.

Tanpa disadari, air bah datang secara tiba-tiba dari arah hulu sungai. Dua korban terseret arus deras, sementara dua rekannya berhasil menyelamatkan diri dengan melompat ke tepi sungai.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, membenarkan bahwa kedua korban telah ditemukan.

“Benar, kedua korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Lampung,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel kepolisian, BPBD, dan relawan setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Yuni kembali mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan wisata alam, khususnya di sekitar aliran sungai.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak beraktivitas di sungai saat atau setelah hujan deras, karena potensi banjir bandang dapat terjadi sewaktu-waktu dan sangat berbahaya,” katanya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan serta koordinasi lebih lanjut terkait penanganan korban. (Fs/Red) 

Demo Desak Marga Harun Cs Ditetapkan Tersangka Ricuh di Kejati NTB

AKSARA NTB saat demo di Kantor Kejati berujung ricuh, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global - Aksi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Anti Korupsi Nusa Tenggara Barat (AKSARA NTB) di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB berujung ricuh, Kamis. Mahasiswa terlibat aksi saling dorong dengan sejumlah pegawai kejaksaan hingga terjadi kejar-kejaran di jalan raya.

Awalnya, demonstrasi berjalan damai. Mahasiswa mendesak Kejati NTB segera menetapkan 15 anggota DPRD NTB sebagai tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi yang mereka sebut sebagai “dana siluman”.

Dalam aksinya, massa membawa spanduk bertuliskan “Benang Kusut Dana Siluman DPRD NTB, Tangkap Marga Harun Cs”. Mereka juga mengarak poster bergambar 15 anggota dewan yang disebut sebagai penerima gratifikasi, dengan tanda silang berwarna merah.

Koordinator Umum AKSARA NTB Delta Y.K menyampaikan kekecewaannya terhadap penanganan kasus tersebut. Menurutnya, hingga kini kejaksaan baru menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yang merupakan pihak pemberi.

“Tidak mungkin kasus ini hanya melibatkan tiga anggota DPRD NTB. Sebanyak 15 anggota yang menerima juga harus ditahan, termasuk Marga Harun yang paling awal mengembalikan uang ke Kejati NTB,” ujar Delta dalam orasinya.

Orator lainnya, Hamzah, menilai pengembalian uang tidak serta-merta menghapus unsur pidana. Ia menegaskan, penerima gratifikasi tetap harus diproses hukum.

“Kalau pun dikembalikan, seharusnya ke KPK, bukan ke Kejati NTB. Apalagi pengembaliannya melewati batas 30 hari. Jadi harus tetap ditetapkan sebagai tersangka,” tegasnya.

Usai berorasi, mahasiswa meminta Kepala Kejati NTB Wahyudi dan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Zulkifli Said untuk menemui mereka. Namun, mereka hanya ditemui Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Muhammad Harun Al Rasyid.

Ketegangan mulai terjadi saat tuntutan mahasiswa tidak dipenuhi. Massa membakar dua ban di depan gerbang kantor Kejati dan mendorong serta menendang pintu gerbang.

Sejumlah pegawai kejaksaan sempat keluar dan terjadi aksi saling dorong yang berujung kejar-kejaran hingga ke jalan raya. Aparat kepolisian dan TNI yang berjaga akhirnya berhasil meredam situasi.

“Kami sebenarnya tidak ingin rusuh. Kami hanya ingin Kajati dan Aspidsus menemui kami agar aspirasi bisa disampaikan dengan tertib,” kata Hamzah.

Setelah situasi mereda, perwakilan mahasiswa akhirnya bersedia berdialog dengan Kasi Penkum. Dalam penjelasannya, Harun menyebut penanganan kasus saat ini masih berjalan dengan tiga orang terdakwa yang tengah menjalani proses persidangan.

“Untuk sementara ini baru tiga orang dan sedang dalam tahap persidangan,” ujarnya.

Terkait tuntutan penetapan 15 anggota DPRD sebagai tersangka, pihaknya akan menunggu perkembangan fakta persidangan.

“Jika nanti ditemukan fakta-fakta baru di persidangan, tentu akan kami sampaikan ke publik. Aspirasi teman-teman juga akan kami teruskan ke pimpinan,” katanya.

Sebagai penutup aksi, mahasiswa menyerahkan “kado” berupa poster bergambar 15 anggota DPRD NTB yang mereka duga menerima gratifikasi. (RED).

Wujudkan Rekrutmen BETAH Penerimaan Polri T.A. 2026, Polres Bima Kota Gandeng LSM Detektif Investigasi Indonesia


Kota Bima. Media Dinamika Global.Id.- Wujudkan Rekrutmen BETAH Penerimaan Polri T.A. 2026, Polres Bima Kota Gandeng LSM DII Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas. Pasalnya Dalam rangka menjamin proses seleksi yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH), Polres Bima Kota mengikuti kegiatan penandatanganan Naskah Fakta Integritas Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (31/3/2026) pukul 09.20 WITA bertempat di Ruang Panel Data Bag Ops Polres Bima Kota, serta terhubung secara daring melalui Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolda NTB selaku Ketua Panitia Daerah.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kabag SDM AKP Husnain, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan proses rekrutmen anggota Polri yang bersih dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Penandatanganan fakta integritas ini menjadi komitmen seluruh pihak, baik panitia, peserta, maupun orang tua/wali untuk melaksanakan proses seleksi secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., Wakapolres Bima Kota Kompol Herman, S.H., Kabag SDM AKP Husnain, S.H., Kasi Propam AKP Imam Subandi, Kasiwas IPDA Putu Giri Suarjana, Ketua LSM Detektif Investigasi Indonesia Dkk, seluruh calon siswa (casis), serta perwakilan orang tua/wali.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan naskah Fakta Integritas oleh perwakilan peserta seleksi yang diikuti seluruh casis, serta pembacaan oleh perwakilan orang tua/wali atas nama I Putu Sastrawan, S.H.

Selanjutnya, dilakukan pengambilan sumpah yang dipimpin oleh Kapolda NTB selaku Ketua Panitia Daerah, yang diikuti oleh seluruh panitia seleksi, peserta, serta orang tua/wali.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh tahapan penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan secara profesional dan berintegritas, sehingga menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas tinggi.(Team)

Integrasikan Nilai Agama dan Pendidikan, SMAN 1 Wawo Adakan Kegiatan Khataman Al-Qur'an, Halal Bihalal dan Do'a Menyambut Ujian

Bima,Mediadinamikaglobal.id – SMAN 1 Wawo menggelar kegiatan do'a menyambut ujian, halal bihalal dan khataman Al-Qur'an sebagai bagian dari upaya mengintegrasikan nilai agama dalam proses pendidikan di sekolah. Kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis (2/4/2026) di halaman utama sekolah diikuti oleh sekitar 127 siswa. 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Cabang Dikpora Wilayah VI (Kota/Kabupaten Bima) Provinsi NTB Fahmi Hatib,S.Pd., M. Pd, Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos, Kapolsek Wawo Iptu Ikhsan, SH, Danramil 1608-06/Wawo diwakili Bati Bhakti TNI Pelda Sahlan, Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo diwakili Sumardin, S. Pd.,M.Si, Kepsek SMAN 1 Wawo Irwan, S. Pd, Ketua MUI Kec. Wawo Muhdar,S.Ag.,M.Pd, Ketua Lebe Na'e Kec. Wawo H. Natsir, ustad Akbar, Ketua PKK Kecamatan Wawo Syamsuryati, A. Md. Keb, Ketua Komite SMAN 1 Wawo Zunaiddin, para guru, para orangtua dan sejumlah siswa SMAN 1 Wawo.

Sambutan Kepsek SMAN 1 Wawo
Irwan, S. Pd
Kepala SMAN 1 Wawo, Irwan, S. Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menyelesaikan pembacaan Al-Qur'an, tetapi juga untuk menanamkan rasa cinta terhadap kitab suci dan memperkuat karakter religius siswa. 

"Pendidikan bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga pembentukan pribadi yang baik dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Melalui khataman Al-Qur'an, kami harap siswa dapat memahami dan mengamalkan ajaran yang terkandung di dalamnya," ujarnya.

Ia juga menambahkan, SMAN 1 Wawo meraih prestasi membanggakan setelah beberapa siswanya dinyatakan lulus melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026. Hasil ini menjadi bukti nyata dari kerja keras siswa, dukungan keluarga, dan dedikasi para pendidik di sekolah tersebut.

Sebagaimana diketahui, SNBP 2026 merupakan jalur utama masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang berbasis prestasi akademik selama masa studi SMA. Tahun ini, sebanyak 11 siswa yang berhasil lolos dibandingkan tahun lalu sebanyak 18 siswa dikarenakan faktor ekonomi saat ini yang berkurang. Para siswa yang lolos seleksi semuanya memilih PTN Unram sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing. 

Kepala Sekolah SMAN 1 Wawo, Irwan,S.Pd menyampaikan rasa bangga dan syukur atas pencapaian ini. 

"Kami sangat bersyukur karena prestasi ini menunjukkan bahwa upaya bersama dalam mendidik dan mengembangkan potensi siswa telah memberikan hasil yang memuaskan. Semoga ini dapat menjadi inspirasi bagi teman-teman sekelas lainnya untuk terus berprestasi," ungkapnya.

Kepala Cabang Dikpora Wilayah VI (Kota/Kabupaten Bima) Provinsi NTB
Fahmi Hatib,S.Pd., M. Pd,

Sementara itu, Kepala Cabang Dikpora Wilayah VI (Kota/Kabupaten Bima) Provinsi NTB Fahmi Hatib,S.Pd., M. Pd,menyampaikan kegiatan ini bisa dijadikan acuan dalam kehidupan ditengah masyarakat dan besar harapannya kepada Kepala sekolah dan para guru bisa terus membimbing anak-anak kearah yang lebih baik lagi. Program literasi ini merupakan program pembentukan dan peningkatan karakter yang tentunya akan berdampak kepada bagaimana lulusan atau alumni SMAN 1 Wawo kedepannya. 

"Dimohon kepada Bapak/ibu guru untuk selalu bersabar dan ikhlas. Semoga bapak/ibu guru yang mendampingi anak-anak selama 3 tahun ini selalu diberikan pahala yang sebesar-besarnya. Kami selaku Dikpora Cabang Wilayah VI tingkat Provinsi NTB mengucapkan terimakasih kepada seluruh keluarga besar SMAN 1 Wawo dan terkhusus kepada hadirin semuanya," ucapnya. 

Acara dimulai dengan sambutan pembukaan oleh Kepala Sekolah dan sambutan Kepala Dikpora Cabang Wilayah VI, diikuti dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh beberapa perwakilan siswa yang didampingi langsung oleh Ketua MUI Kecamatan Wawo Muhdar, S. Ag.,M.Pd, Ketua Lebe Na'e H. Natsir dan Ustad Akbar. Selanjutnya, ada sesi pembagian sertifikat penghargaan kepada peserta yang berhasil menyelesaikan khataman, serta ceramah singkat tentang pentingnya mengamalkan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari oleh Ketua MUI Kecamatan Wawo,Muhdar,S.Ag.,M.Pd.

Pembagian sertifikat 

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta. pihak sekolah menyatakan bahwa kegiatan khataman Al-Qur'an ini akan menjadi agenda tahunan untuk terus memperkuat sinergi antara pendidikan akademik dan pembinaan nilai agama di SMAN 1 Wawo. (MDG05)  

Babinsa Desa Sangia Koramil 1608-03/Sape Gelar Sosialisasi dan Pemasangan Bendera Merah Putih di Dusun Talima


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id.Dalam upaya menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air, Babinsa Desa Sangia, Sertu Syaifullah, melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus pemasangan Bendera Merah Putih bersama warga binaannya. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (2/4) pukul 12.00 WITA di Dusun Talima, Desa Sangia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk jiwa patriotisme serta menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada masyarakat, khususnya dalam memperkuat rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Dalam pelaksanaannya, Sertu Syaifullah bersama warga setempat secara langsung melakukan pemasangan bendera di lingkungan dusun, disertai dengan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga persatuan dan menghargai simbol-simbol negara.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan.

(Team.MDG.03)

Di Ujung Anggaran: Kisah Daerah yang Kehilangan Nafas Keuangan


Oleh M.Fakhrur Rodzi, M.IP (Akademisi, Lingkar Pinggir Bima)

Bima-NTB, Media Dinamika Global.Id - Di tengah semangat pembangunan yang terus digaungkan, banyak daerah justru berdiri di ujung napas keuangan yang kian menipis. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang semestinya menjadi instrumen utama pelayanan publik, kini menghadapi tekanan serius. Salah satu penyebab yang tak bisa diabaikan adalah pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dengan dalih efisiensi, yang kemudian dialihkan untuk berbagai program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan koperasi desa (Kopdes), dan program lainnya.

Di atas kertas, kebijakan ini tampak mulia. Siapa yang menolak peningkatan gizi masyarakat? Siapa yang tidak sepakat bahwa koperasi desa perlu diperkuat? Namun, persoalan menjadi kompleks ketika kebijakan tersebut tidak diiringi dengan perhitungan matang terhadap kapasitas fiskal daerah. Pemotongan TKD, yang selama ini menjadi tulang punggung pembiayaan daerah, justru membuat banyak pemerintah daerah kehilangan ruang geraknya.

Daerah kini seperti dipaksa berlari dengan kaki yang terikat. Di satu sisi, mereka dituntut untuk tetap memberikan pelayanan optimal—mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur dasar. Di sisi lain, sumber daya keuangan yang tersedia semakin terbatas. Akibatnya, banyak program prioritas daerah terpaksa ditunda, bahkan dibatalkan.

Lebih jauh, kondisi ini berpotensi menciptakan ketimpangan baru. Daerah yang memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) kuat mungkin masih bisa bertahan. Namun, bagi daerah yang sangat bergantung pada TKD, pemotongan ini ibarat mencabut sumber oksigen terakhir. Pembangunan melambat, kualitas layanan menurun, dan kepercayaan publik pun ikut tergerus.

Efisiensi anggaran memang penting, tetapi efisiensi yang tidak sensitif terhadap kondisi riil daerah justru bisa menjadi bumerang. Alih-alih memperkuat fondasi pembangunan, kebijakan ini berisiko melemahkan sendi-sendi pemerintahan daerah. Program nasional seharusnya tidak berjalan dengan mengorbankan stabilitas fiskal daerah, melainkan melalui sinergi yang adil dan proporsional.

Di titik ini, pemerintah pusat perlu membuka ruang dialog yang lebih luas dengan pemerintah daerah. Pendekatan satu arah dalam pengelolaan fiskal hanya akan melahirkan kebijakan yang timpang. Daerah bukan sekadar pelaksana, melainkan mitra strategis dalam pembangunan nasional.

Sudah saatnya kita bertanya: apakah efisiensi yang dilakukan benar-benar menghasilkan dampak optimal, atau justru memindahkan beban ke pundak daerah? Sebab jika daerah terus dipaksa bertahan di ujung anggaran, maka yang terancam bukan hanya angka-angka dalam laporan keuangan, tetapi juga masa depan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Pada akhirnya, menjaga napas keuangan daerah bukan sekadar soal angka, melainkan soal keberlanjutan pembangunan itu sendiri. Jika napas itu terhenti, maka harapan masyarakat di daerah pun perlahan ikut meredup. (Waketum MDG)

Babinsa Desa Rato Koramil 1608-03/Sape Hadiri Bimbingan Teknis Brigade Pangan di Kecamatan Lambu


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional, Babinsa Desa Rato, Sertu Wahyudin, anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis Brigade Pangan BP Flora Gemilang. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (2/4) pukul 08.40 WITA, bertempat di aula Kantor Desa Rato, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.



Acara ini dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, antara lain Kepala UPT Pertanian Kecamatan Lambu, Kepala BPP Pertanian Kecamatan Lambu, perwakilan Kepala Desa Rato yang diwakili oleh Sekretaris Desa, Babinsa Desa Rato, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kecamatan Lambu, serta Ketua dan anggota Kelompok Brigade Pangan BP Flora Gemilang.

Kegiatan bimbingan teknis ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan serta meningkatkan pemahaman para peserta terkait penguatan sektor pangan, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional di tingkat daerah.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai pada pukul 11.00 WITA.( Team.MDG.03)