STIT Sunan Giri Bima Perkuat Jejaring Global Lewat Partisipasi dalam FGD Internasional BOLT - Media Dinamika Global

Kamis, 02 April 2026

STIT Sunan Giri Bima Perkuat Jejaring Global Lewat Partisipasi dalam FGD Internasional BOLT


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– STIT Sunan Giri Bima kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik global dengan berpartisipasi aktif dalam Focus Group Discussion (FGD) internasional yang dilaksanakan secara daring pada Kamis, 2 April 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “BOLT Partnership with Higher Education in Indonesia” atau Kemitraan BOLT dengan Pendidikan Tinggi di Indonesia.

FGD yang berlangsung lintas zona waktu—pukul 07.00 WIB (Jakarta), 08.00 WITA (Makassar), serta 09.00 WIT/Papua dan waktu Sendai. Virtual ini menghadirkan pembicara utama, Prof. Dr. Peter John Wanner, selaku Founding President BOLT sekaligus dosen di Universitas Tohoku, Jepang.

Diskusi dipandu oleh Prof. Ismail Suardi Wekke, Ph.D., yang menjabat sebagai Direktur Indonesian Universities Consortium on Social-Religious Studies, The Academia of Papua, serta Presiden BOLT terpilih (President-elect).

Dalam pengantarnya, Prof. Ismail Suardi Wekke menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi Indonesia, termasuk STIT Sunan Giri Bima, dalam forum internasional merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas akademik dan daya saing global. Menurutnya, kolaborasi lintas negara menjadi kebutuhan utama di tengah perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.

“Kolaborasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi ruang strategis untuk pertukaran gagasan, inovasi, dan pengalaman akademik yang akan memperkuat posisi perguruan tinggi Indonesia di tingkat global,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kerja sama ini akan terus berlanjut melalui program-program konkret yang berdampak langsung bagi mahasiswa.

“Ke depan, kita akan menyelenggarakan program Student Mobility di sejumlah perguruan tinggi terbaik di tiga negara ASEAN, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand. Program ini telah dimulai sejak 2021 secara daring, kemudian berlanjut secara luring pada periode 2022 hingga 2025, dan insya Allah akan kembali dilaksanakan pada tahun 2026 dengan cakupan yang lebih luas,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan rencana penguatan kolaborasi melalui agenda akademik internasional yang lebih konkret. “Insya Allah, sekitar bulan Oktober mendatang, Prof. Peter akan hadir di Indonesia dalam rangka kegiatan akademik dengan menggandeng sejumlah perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Ini menjadi peluang strategis untuk memperluas jejaring sekaligus memperdalam kerja sama yang telah terbangun,” tambahnya.

Sementara itu, dalam pemaparannya, Prof. Dr. Peter John Wanner menekankan pentingnya sinergi global dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era digital dan globalisasi. Ia menyampaikan bahwa BOLT hadir sebagai platform kolaboratif yang mendorong kerja sama akademik, riset internasional, serta penguatan kapasitas institusi pendidikan tinggi.

“Perguruan tinggi tidak bisa berkembang secara optimal tanpa kemitraan global. Kolaborasi internasional menjadi kunci dalam menciptakan inovasi dan meningkatkan daya saing akademik di tingkat dunia,” ungkapnya.

Selain STIT Sunan Giri Bima, kegiatan ini juga diikuti oleh sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, seperti IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, UIN Raden Mas Said Surakarta, dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kehadiran berbagai institusi ini menunjukkan tingginya antusias dan keseriusan dalam membangun jejaring akademik internasional yang berkelanjutan.

Partisipasi STIT Sunan Giri Bima dalam forum ini menjadi langkah nyata dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi, sekaligus membuka peluang kolaborasi lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.(Sekjend MDG)

Comments