Media Dinamika Global

Jumat, 30 Januari 2026

Babinsa Desa Lambu Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Antisipasi Gangguan Kamtibmas


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Desa Lambu, Sertu Sahlan, bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Jumat malam, 30 Januari 2026.

Kegiatan patroli yang dimulai sekitar pukul 19.30 Wita tersebut bertujuan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan di wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli Siskamling ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya dua orang anggota Koramil, tiga orang aparat desa, enam orang masyarakat, serta tokoh pemuda dan tokoh agama setempat. Kehadiran lintas elemen ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan.

Sasaran patroli meliputi pemukiman warga dan sejumlah tempat tongkrongan anak muda yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan. Pada pukul 20.00 Wita, rombongan patroli berangkat dari Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Lambu, dan tiba sekitar pukul 20.15 Wita untuk melaksanakan pemantauan situasi wilayah.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Koramil juga memberikan himbauan kepada masyarakat, khususnya para pemuda, agar menghindari konsumsi minuman keras, narkoba, serta berbagai bentuk kegiatan negatif lainnya yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga. Selain itu, warga diingatkan untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca serta potensi bahaya pohon tumbang saat beraktivitas di luar rumah.



Patroli kemudian dilanjutkan dengan pemantauan di wilayah desa binaan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 21.30 Wita. Kegiatan Patroli Siskamling tersebut berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat serta tercipta situasi wilayah yang aman dan nyaman.

(Team.MDG.03)

Martin Tumbeleka: Implementasi KUHP Baru Harus Mengedepankan Keadilan Substantif


Palembang, Media Dinamika Global.id.// Implementasi KUHP baru harus menjadi momentum memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan dan humanis. Anggota Komisi III DPR RI, Martin D. Tumbelaka, menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan dan sinergi antar-Aparat Penegak Hukum, khususnya antara kepolisian dan kejaksaan, agar penerapan KUHP dan KUHAP yang baru tidak berjalan sektoral. 

Menurutnya, kekompakan dan saling dukung antarlembaga menjadi kunci agar hukum tidak hanya menghadirkan kepastian formal, tetapi juga mampu menjawab rasa keadilan substantif di tengah masyarakat. KUHP baru, tegasnya, tidak boleh dimaknai sekadar sebagai alat mempidanakan, melainkan instrumen untuk menegakkan keadilan yang berimbang dan berorientasi pada kepentingan publik.

Anggota Komisi III DPR RI, Martin D. Tumbelaka, menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan antar-Aparat Penegak Hukum (APH) guna mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan. Menurutnya, sinergi yang solid antara kepolisian dan kejaksaan menjadi kunci utama agar penerapan hukum, khususnya dalam implementasi regulasi KUHP dan KUHAP yang baru, dapat berjalan secara optimal.

Martin menekankan bahwa kekompakan serta dukungan antarlembaga penegak hukum sangat diperlukan agar proses penegakan hukum tidak berjalan secara sektoral.

“Kami berpesan bahwa pentingnya menjaga keharmonisan antara APH dan mitra-mitra. Kekompakan dan saling support itu sangat penting untuk memaksimalkan penegakan hukum,” ujar Martin saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Panitia Kerja Reformasi Kepolisian dan Kejaksaan di Palembang, Kamis (29/1/2026).

Kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan DPR RI untuk memperoleh informasi dan masukan terkait pelaksanaan reformasi Kepolisian RI dan Kejaksaan RI. Selain itu, kegiatan ini juga menyoroti penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP, termasuk penanganan perkara-perkara yang menjadi perhatian publik.

“Kegiatan ini bertujuan memastikan reformasi penegakan hukum dan pembaruan hukum pidana nasional telah diimplementasikan secara konsisten, profesional, dan berorientasi pada keadilan substantif di daerah,” tambahnya.

Martin juga menyinggung masih ditemukannya kekeliruan dalam penerapan hukum di sejumlah daerah, seperti kasus yang melibatkan seorang guru di Jambi dan Sleman. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa pemahaman aparat penegak hukum terhadap KUHP baru masih perlu diperkuat.

“Berkaca dari implementasi KUHP yang baru ini, memang belum sepenuhnya dipahami oleh APH, sehingga terjadi kesalahan dalam penerapan hukum,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa KUHP baru tidak boleh dimaknai semata-mata sebagai instrumen kepastian hukum, tetapi harus mampu menghadirkan rasa keadilan di tengah masyarakat.

“KUHP yang baru ini bukan hanya sekadar kepastian hukum, tetapi bagaimana menghadirkan rasa keadilan di masyarakat. Jangan hanya fokus mempidanakan orang atau menetapkan tersangka,” tegasnya.

Lebih lanjut, Martin menekankan pentingnya mengedepankan pendekatan keadilan restoratif dalam penyelesaian perkara, dengan menjadikan pidana sebagai langkah terakhir.

“Semangat keadilan restoratif harus dikedepankan. Seharusnya duduk bersama terlebih dahulu, berpikir jernih, dan melihat apakah persoalan bisa diselesaikan tanpa harus masuk ke ranah pidana,” pungkasnya.(Sekjend MDG)

Bali, NTB, NTT Bersatu


Informasi, Media Dinamika Global.id.// Komitmen kerja sama regional Bali-Nusa Tenggara Barat-Nusa Tenggara Timur (KR BNN) terus diperkuat melalui Pertemuan ke-3 yang digelar di kawasan ITDC The Golo Mori, Manggarai Barat.

Kolaborasi lintas wilayah ini mendorong percepatan konektivitas, integrasi pariwisata, pengembangan energi bersih, penguatan logistik dan transportasi, hingga perencanaan pembangunan kawasan yang terintegrasi. Sinergi Bali-NTB-NTT menjadi langkah strategis menuju pertumbuhan ekonomi regional yang inklusif dan berkelanjutan.

Polres Bima Kota Gelar Peningkatan Kemampuan Bhabinkamtibmas, Perkuat Pelayanan Humanis kepada Masyarakat


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Dalam rangka mensukseskan Commander Wish Kapolda NTB untuk mewujudkan Bhabinkamtibmas sebagai penolong masyarakat, Polres Bima Kota melalui Satuan Binmas melaksanakan kegiatan Peningkatan Kemampuan Bhabinkamtibmas di lingkungan Polres Bima Kota.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, (30/1/2026), pukul 09.00 WITA, bertempat di Ruang Rupattama Polres Bima Kota, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi Bhabinkamtibmas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan Peningkatan Kemampuan Bhabinkamtibmas ini diisi oleh P.S. Kasubdit Bhabinkamtibmas Dit Binmas Polda NTB, Kompol Moh. Iqbal Huda, S.Sos, yang memberikan pembekalan terkait peran, tugas, dan strategi Bhabinkamtibmas dalam menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para Kanit Binmas Polsek jajaran Polres Bima Kota serta seluruh Bhabinkamtibmas Polres Bima Kota, Melalui kegiatan ini, diharapkan para Bhabinkamtibmas semakin profesional, humanis, dan responsif dalam menjalankan tugas sebagai garda terdepan Polri di tengah masyarakat.(Sekjend MDG)



Anggota DPRD Kabupaten Bima Lila Ramadhani Sukendy Reses di Oi Panihi Kec, Tambora


Tambora NTB, Media Dinamika Global.id.// Anggota DPRD Kabupaten Bima, Lila Ramadhani Sukendy, menyalurkan bantuan berupa 50 sak semen untuk pembangunan masjid di Desa Oi Panihi, Kecamatan Tambora. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan saat agenda reses yang dipusatkan di desa setempat, Jum’at (30/1/2026).

Lila yang merupakan wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) III meliputi Kecamatan Sanggar, Tambora, Soromandi, dan Donggo, berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung percepatan pembangunan masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan warga Desa Oi Panihi.

Ia menegaskan, bantuan ini merupakan wujud komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat serta mendengar secara langsung aspirasi warga melalui agenda reses. Menurutnya, pembangunan sarana ibadah tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik bangunan, tetapi juga memiliki nilai sosial dan spiritual dalam memperkuat kebersamaan serta kehidupan religius masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban panitia pembangunan masjid dan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” ujar Lila Ramadhani Sukendy.

Kehadiran Lila bersama rombongan disambut antusias oleh masyarakat setempat. Warga menilai Lila sebagai sosok wakil rakyat yang mengedepankan pendekatan rasional dan nyata dalam mewujudkan berbagai bentuk pemberdayaan masyarakat di daerah pemilihannya, termasuk dalam mendukung pembangunan masjid.

Harapan tersebut menjadi cerminan kepercayaan masyarakat terhadap peran wakil rakyat yang tidak hanya berfungsi sebagai penyambung aspirasi, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam mendorong kemajuan sosial dan keagamaan.

Masyarakat Desa Oi Panihi pun berharap komitmen dan kepedulian yang ditunjukkan Lila Ramadhani Sukendy dapat terus berlanjut, sehingga berbagai kebutuhan pembangunan yang menyentuh kepentingan bersama dapat diwujudkan secara berkelanjutan dan tepat sasaran.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis. Sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan, seraya berharap program pemberdayaan serupa terus berlanjut.(Sekjend MDG)


Peristiwa di Wadukopa, Camat Soromandi Dukung Aksi Tersebut Asal Tidak Anarkis


Soromandi NTB, Media Dinamika Global.id.// Aksi protes warga terhadap Pemerintah Desa (Pemdes) Wadukopa, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima berbuntut panjang.

Aksi itu pun berujung pada persoalan hukum. Pemicunya karena massa aksi diduga kuat melakukan pengerusakan terhadap fasilitas pemdes setempat.

Aksi protes warga hingga mengakibatkan kerusakan fasilitas pemdes setempat, disikapi serius oleh Camat Soromandi, Julkifli.,SH.,M.Hum. Salah satu Putra terbaik Donggo- Soromandi ini dengan tegas menyatakan sangat mendukung aksi protes warga asalkan tidak anarkis.

Meski demikian akan tetapi Camat menyesalkan aksi anarkis massa hingga mengakibatkan kerusakan fasilitas pemdes. Menurutnya, tindakan semacam itu bukan solusi tapi justeru menciptakan masalah diatas masalah.

“Harusnya dibicarakan secara baik-baik dan bijak, terlebih itu antara pemdes dengan warga. Tepatnya warga dan pemdes duduk bersama, bersama – sama mencarikan solusi untuk menuntaskan masalah. Saya kira itu jauh lebih cerdas daripada melakukan tindakan anarkis,” tegasnya.

Terkait sikap Pemdes yang lebih memilih melaporkan dugaan pengrusakan fasilitas pemerintah ke Polisi, camat terkesan enggan menanggapi terlalu jauh. Sebab hal itu merupakan hak Pemdes setempat.

“Itu hak mereka, tapi saran saya alangkah baiknya diselesaikan secara baik-baik, sikapi dengan kepala dingin, arif dan bijaksana.

Sebenarnya tidak ada masalah yang bisa diselesaikan, itu cara warga/ masyarakat membangun, jadikan motivasi juga cambuk untuk berbenah menuju ke arah yang lebih baik dari sebelumnya. Tapi itu tergantung cara menyikapinya.

“Mudah-mudahan ada titik temunya. Sekali lagi saya berharap agar disampaikan dan dibicarakan secara baik-baik, sopan dan beretika dengan mengedepankan rasa dan nilai-nilai kemanusiaan,” harapnya.(Sekjend MDG)

Upacara SDN 35 Nungga Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Senin 26 Januari 2026 Memupuk dan menanamkan rasa nasionalisme peserta didik, SD Negeri 35 Nungga Kota Bima setiap hari Senin mengadakan kegiatan Upacara Bendera. Upacara Bendera diikuti oleh seluruh peserta didik dan bapak/ibu guru SD Negeri 35 Nungga Kota Bima. Tema yang disampaikan dalam Upacara Bendera hari ini adalah Ikrar Pelajar Indonesia. Ada 3 hal mengenai yang disampaikan : Pertama, melaksanakan upacara bendera pada setiap hari Senin pagi. 

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana yang dapat menanamkan nila-nilai kebangsaan, kedisiplinan, sekaligus tanggung jawab, dan juga kebersamaan.Kedua, penyeragaman pembacaan teks janji siswa pada saat pelaksaan upacara bendera dengan menggunakan teks Ikrar Pelajar Indonesia, yang dibacakan setelah pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945.Teks yang berisikan komitmen pelajar Indonesia, seakan memberi makna kembali mengajak dan mengingatkan seluruh pelajar Indonesia untuk belajar dengan baik, menghormati orang tua dan guru, rukun dengan sesama teman, serta cinta kepada Tanah Air Indonesia. demikian disampaikan oleh Bapak Munir, S.Pd. selaku Pengawas pembina SDN 35 Nungga Kota Bima.(Sekjend MDG)

Gubernur NTB Apresiasi Paguyuban Lombok di Labuan Bajo, Dorong Jadi Duta Budaya NTB


Manggarai Barat, Media Dinamika Global.Id , Kamis 29 Januari 2026 — Di sela padatnya agenda penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Regional Bali–NTB–NTT (Sunda Kecil), Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal meluangkan waktu untuk bersilaturahmi dengan Paguyuban Ikatan Keluarga Besar Lombok (IKBAL) Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Ketua Paguyuban IKBAL Labuan Bajo, Suhaeli, menyampaikan bahwa jumlah anggota paguyuban Lombok di Labuan Bajo mencapai sekitar 500 orang, dengan latar belakang profesi yang beragam, mulai dari pedagang, anggota TNI dan Polri, hingga aparatur sipil negara (ASN). Dari jumlah tersebut, sebagian besar berprofesi sebagai pedagang.

Suhaeli juga melaporkan, Paguyuban IKBAL telah mendirikan Sekolah Islam Terpadu (IT) yang kini menampung sekitar 300 siswa. Sekolah tersebut bermula dari jumlah siswa yang sangat terbatas, yakni hanya 20 siswa saat pertama kali berdiri. Selain itu, paguyuban aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan serta membaur dengan masyarakat asli Labuan Bajo.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur NTB Miq Iqbal menyampaikan apresiasi dan dukungannya atas kontribusi positif paguyuban Lombok di Labuan Bajo. Ia mendorong agar Paguyuban IKBAL dapat berperan sebagai duta budaya NTB, dengan mentransformasikan nilai-nilai budaya Lombok secara baik dan beretika.

“Perlihatkan bahwa kita adalah bagian dari masyarakat Labuan Bajo. Jaga dan hormati nilai-nilai adat dan budaya setempat, sambil tetap memegang teguh adat dan budaya Lombok sebagai pemersatu dan penjaga marwah kesasak-an kita,” ujar Miq Iqbal.

Lebih lanjut, Gubernur NTB mendorong agar Paguyuban IKBAL segera membentuk yayasan resmi sebagai wadah gerakan sosial, ekonomi, dan keagamaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

“Saya sangat mendukung keberadaan saudara-saudara kita di Labuan Bajo. Segera bentuk yayasan resmi agar gerakan sosial, ekonomi, dan keagamaan bisa dikembangkan lebih luas dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya, Miq Iqbal juga menyatakan komitmennya untuk membantu pengadaan Gendang Beleq bagi Paguyuban IKBAL setelah yayasan resmi terbentuk. Bantuan tersebut diharapkan menjadi sarana memperkenalkan seni dan budaya Lombok kepada masyarakat Labuan Bajo.

“Ini sekaligus untuk memperkenalkan budaya dan kesenian Lombok sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara,” pungkasnya.

Redaksi ||

Siswa SMAN 1 Donggo Gelar Jum'at Taklim di Sekolahnya


Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.// Muslim S.pd Guru SMAN 1 Donggo, menyebut Jum’at taklim dan majelis taklim menjadi sarana yang efektif untuk menanamkan akhlak yang baik kepada para siwa SMAN 1 Donggo. Pasalnya, shalat Jum’at dengan materi khutbah di dalamnya memberikan banyak pengetahuan keagamaan. Sedangkan majelis taklim merupakan media pembelajaran ilmu keagamaan dengan beragam kajian di dalamnya.

“Setiap pekan seluruh siswa mengikuti Jum’at Taklim, sedangkan siswa SMAN 1 Donggo kami menghadiri majelis taklim di ruang sekolahnya. Dua kegiatan itu merupakan sarana pembentukan akhlak siswa,” kata pak Muslim


Sementara dalam khutbahnya di sebuah Taklim Jum’at beberapa waktu lalu, Pak muslimin guru SMAN 1 Donggo, mengingatkan bahwa penggunaan narkoba, apapun namanya, jenisnya, baik yang memabukan ataupun tidak memabukan dan bukan sesuatu yang darurat, maka hukumnya haram dikonsumsi, sebab di dalamnya ada unsur mematikan rasa dan melemahkan. Muslim S, pd pun mengajak warga SMAN 1 Donggo, setempat untuk memerangi narkoba.

“Kita awasi lingkungan kita dari narkoba, nyatakan pada diri kita sekali tidak pada narkoba maka katakan tidak,” tegasnya Muslimin.(Sekjend MDG)

Ketua DPRD NTB: Polri di Bawah Presiden Jaga Stabilitas Nasional


Mataram, Media Dinamika Global.Id — DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat menyatakan sikap tegas, mendukung keberadaan Kepolisian Negara Republik Indonesia tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia. Dukungan ini disampaikan langsung Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda, mewakili pimpinan dan seluruh anggota dewan.

Isvie menilai posisi Polri di bawah Presiden menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan nasional, sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Pola ini dinilai mampu menjaga garis komando tetap jelas, serta selaras dengan sistem ketatanegaraan.

Menurut perempuan pertama yang menduduki Ketua DPRD NTB itu, peran Polri tidak hanya sebatas penegakan hukum, namun juga menjaga ketertiban sosial, melindungi masyarakat, serta mendukung agenda pembangunan nasional hingga daerah. Karena itu, dukungan politik dan kelembagaan perlu terus diperkuat.

“DPRD Provinsi NTB mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden demi menjaga stabilitas keamanan, netralitas institusi, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Hj. Baiq Isvie Rupaeda.

Ia menambahkan, sinergi Polri bersama pemerintah daerah selama ini berjalan baik, termasuk dalam menjaga kondusivitas wilayah NTB, pengamanan agenda strategis, hingga pengawalan program sosial dan ekonomi.

DPRD NTB juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kepercayaan terhadap Polri, sebagai institusi negara yang bekerja profesional dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Redaksi ||