Soromandi NTB, Media Dinamika Global.id.// Aksi protes warga terhadap Pemerintah Desa (Pemdes) Wadukopa, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima berbuntut panjang.
Aksi itu pun berujung pada persoalan hukum. Pemicunya karena massa aksi diduga kuat melakukan pengerusakan terhadap fasilitas pemdes setempat.
Aksi protes warga hingga mengakibatkan kerusakan fasilitas pemdes setempat, disikapi serius oleh Camat Soromandi, Julkifli.,SH.,M.Hum. Salah satu Putra terbaik Donggo- Soromandi ini dengan tegas menyatakan sangat mendukung aksi protes warga asalkan tidak anarkis.
Meski demikian akan tetapi Camat menyesalkan aksi anarkis massa hingga mengakibatkan kerusakan fasilitas pemdes. Menurutnya, tindakan semacam itu bukan solusi tapi justeru menciptakan masalah diatas masalah.
“Harusnya dibicarakan secara baik-baik dan bijak, terlebih itu antara pemdes dengan warga. Tepatnya warga dan pemdes duduk bersama, bersama – sama mencarikan solusi untuk menuntaskan masalah. Saya kira itu jauh lebih cerdas daripada melakukan tindakan anarkis,” tegasnya.
Terkait sikap Pemdes yang lebih memilih melaporkan dugaan pengrusakan fasilitas pemerintah ke Polisi, camat terkesan enggan menanggapi terlalu jauh. Sebab hal itu merupakan hak Pemdes setempat.
“Itu hak mereka, tapi saran saya alangkah baiknya diselesaikan secara baik-baik, sikapi dengan kepala dingin, arif dan bijaksana.
Sebenarnya tidak ada masalah yang bisa diselesaikan, itu cara warga/ masyarakat membangun, jadikan motivasi juga cambuk untuk berbenah menuju ke arah yang lebih baik dari sebelumnya. Tapi itu tergantung cara menyikapinya.
“Mudah-mudahan ada titik temunya. Sekali lagi saya berharap agar disampaikan dan dibicarakan secara baik-baik, sopan dan beretika dengan mengedepankan rasa dan nilai-nilai kemanusiaan,” harapnya.(Sekjend MDG)
