Media Dinamika Global

Senin, 12 Januari 2026

UPACARA BENDERA BERSAMA KETUA STKIP TAMAN SISWA DAN MAHASISWA INTERNASIONAL DI SMAN 1 KOTA BIMA


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— SMA Negeri 1 Kota Bima melaksanakan upacara bendera pada Senin, 12 Januari 2026, mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai, bertempat di lapangan upacara sekolah. Upacara berlangsung khidmat dan istimewa karena menghadirkan Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr. H. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si, sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Dr. H. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si. menyampaikan motivasi kepada seluruh peserta didik tentang pentingnya menempuh pendidikan setinggi mungkin, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan. Ia menekankan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi, melainkan tantangan yang harus dijawab dengan semangat, ketekunan, dan kemauan belajar yang kuat.

Upacara bendera kali ini juga menjadi momen membanggakan bagi sekolah karena kedatangan tamu mahasiswa internasional yang berasal dari Tiongkok, Nigeria, Sudan, Bangladesh, Yaman, dan Ghana. Kehadiran mereka merupakan bagian dari kerja sama antara STKIP Taman Siswa Bima dengan Universitas Muhammadiyah Mataram serta Universitas Mataram.

Pada akhir rangkaian upacara, dilaksanakan sesi tanya jawab interaktif antara siswa SMAN 1 Kota Bima dengan para mahasiswa internasional. Dalam sesi tersebut, para mahasiswa berbagi pengalaman menimba ilmu di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Barat, serta kesan mereka tentang budaya, pendidikan, dan kehidupan masyarakat setempat. Dialog ini disambut antusias oleh para siswa karena membuka wawasan global secara langsung.

Kepala SMAN 1 Kota Bima, Dedy Rosadi, M.Pd., M.Sc., dalam sambutannya di lapangan upacara menekankan 3 hal penting. 

1. Beliau mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa internasional di SMAN 1 Kota Bima. 

2. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa dari berbagai negara tersebut sejalan dengan visi sekolah, yakni Bhinneka Global, dengan harapan perbedaan latar belakang budaya dan negara dapat memberikan pengaruh positif bagi seluruh warga sekolah, sekaligus menegaskan bahwa upacara bendera merupakan sarana penting dalam pendidikan karakter bagi generasi bangsa. 

3. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada STKIP Taman Siswa Bima, Universitas Muhammadiyah Mataram, dan Universitas Mataram atas terjalinnya kerja sama yang memberi manfaat besar bagi dunia pendidikan.

Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Kota Bima tidak hanya menanamkan nilai nasionalisme melalui upacara bendera, tetapi juga memperluas wawasan global siswa dengan menghadirkan pengalaman lintas budaya secara nyata.(Sekjend MDG)

Banjir Halmahera Barat: Harita Nickel Kirim Bantuan Logistik serta Terjunkan Emergency Response Team

 


Mediadinamikaglobal.id|Kecamatan Ibu, 13 Januari 2026 – Guna mempercepat pemulihan pascabencana banjir yang melanda Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Harita Nickel mengerahkan bantuan melalui program "Harita Nickel Peduli". Dukungan yang diberikan mencakup bantuan logistik mendasar hingga penerjunan Emergency Response Team (ERT) langsung ke titik-titik terdampak.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat memberikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Halmahera Barat, Gunawan MT. Ali, menyampaikan rasa terima kasihnya saat menerima bantuan logistik secara simbolis pada Minggu (11/1).

Harita Nickel menyalurkan dukungan logistik berupa beras kemasan, mie instan, air mineral ukuran 600ml, serta matras atau tikar sebagai alas tidur yang sangat dibutuhkan para pengungsi di posko-posko desa.


Selain bantuan materiil, Harita Nickel mengambil langkah teknis dengan mengerahkan tiga tim Rescue atau Emergency Response Team untuk membantu warga membersihkan puing-puing sisa banjir yang menimbun pemukiman. Sebanyak dua tim paramedic juga diterjunkan guna memberikan layanan kesehatan gratis bagi warga yang mulai terserang berbagai penyakit pascabencana.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, kami menyampaikan terima kasih kepada Harita Nickel. Bantuan logistik ini akan langsung kami salurkan kepada warga yang membutuhkan di tujuh kecamatan terdampak," ujar Gunawan.

Aksi Cepat Emergency Response Team Harita Nickel di Lokasi Bencana


Usai menyerahkan bantuan di Posko Induk, Emergency Response Team Harita Nickel yang terdiri dari tiga tim lapangan dan dua tim paramedic langsung bergerak ke pusat bencana. Tim ini membawa pasokan obat-obatan yang disalurkan melalui Puskesmas Kecamatan Ibu serta memberikan penanganan medis langsung kepada warga yang mengeluhkan gangguan kesehatan.

Camat Ibu, Warjin Hi. Soleman, menjelaskan bahwa secara akumulatif terdapat 1.593 jiwa atau 497 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak langsung. Menurutnya, meski kebutuhan pangan darurat mulai teratasi lewat dapur umum TNI-Polri dan Tagana, kehadiran tim medis serta bantuan perlengkapan tidur dari Harita Nickel menjadi dukungan vital bagi stabilitas kondisi warga.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Tongute Ternate, Said Sania, mengungkapkan bahwa kelelahan fisik dan trauma mulai memicu penyakit di masyarakat. "Keluhan seperti gatal-gatal, demam, dan batuk muncul sejak hari pertama. Kehadiran paramedic dan bantuan obat-obatan Harita Nickel sangat membantu meringankan beban psikis warga kami," tuturnya.

Kisah Haru di Balik Puing Banjir Di tengah proses pembersihan, terselip kisah memilukan dari para penyintas. Sukarni Siu, warga Desa Tongute Ternate, menceritakan perjuangannya menggendong sang suami yang tengah sakit ke tempat yang lebih tinggi saat air setinggi dada mengepung rumah mereka di tengah malam. Kondisi semakin sulit karena anak sulungnya juga tengah menjalani perawatan amputasi kaki di Ternate.

"Ini situasi yang sangat berat. Mengurus rumah, suami yang sakit, dan memikirkan anak yang diamputasi di tengah bencana. Saya sangat berharap ada bantuan untuk kesembuhan suami dan anak saya," ungkap Sukarni haru.


Kisah pilu juga datang dari Arfia Jalal (65), lansia yang menyebut banjir kali ini sebagai yang terparah sepanjang sejarah hidupnya. Seluruh peralatan dapur dan pakaian miliknya hanyut tak bersisa. "Badan saya sakit semua karena kejadian itu, tapi syukurnya sudah diperiksa dan diberi obat oleh tim medis Harita," ucapnya.

Saat ini, tim gabungan masih terus bekerja di lapangan untuk memastikan sisa material banjir segera tertangani dan warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai selama masa pemulihan berlangsung.

 


Tentang Harita Nickel

 PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel merupakan bagian dari Harita Group yang mengoperasikan pertambangan dan pemrosesan nikel terintegrasi berkelanjutan di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Selain IUP Pertambangan, perusahaan sejak 2017 telah memiliki pabrik peleburan (smelter) nikel saprolit dengan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) dan sejak 2021 juga memiliki fasilitas pengolahan dan pemurnian (refinery) nikel limonit dengan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) di wilayah operasional yang sama. Kedua fasilitas tersebut hadir untuk mendukung amanat hilirisasi dari pemerintah Indonesia.

 Harita Nickel menjadi pionir di Indonesia dalam pengolahan dan pemurnian nikel limonit (kadar rendah) dengan teknologi HPAL. Teknologi ini mampu mengolah nikel limonit yang sebelumnya tidak dimanfaatkan, menjadi produk bernilai strategis berupa Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). Dengan teknologi yang sama, MHP sebagai intermediate product telah berhasil diolah menjadi produk akhir berupa Nikel Sulfat (NiSo4) yang merupakan material inti pembuatan katoda sumber energi baru, yaitu baterai kendaraan listrik.




Lik////


Burhanudin: DPD II KNPI Kabupaten Bima Tak Ada Lagi Dualisme


Kabupaten Bima, Media Dinamika Global.Id - Searah dengan DPD I KNPI NTB, Ketua Khairunnisah menegaskan melalui siaran persnya, tanggal, 12 Januari 2026 sekitar pukul 18.00 WITA, penegasan ini mengarah pada semua DPD untuk Wilayah NTB.

Ketua DPD II KNPI Kabupaten Bima Burhanudin menegaskan, tiba saatnya para pemuda bersatu padu menuangkan gagasan dan ide sebagai kekuatan penyeimbang terhadap roda pembangunan. 

Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan". Pepatah Arab "Syubbanul yaum rijalul ghad" yakni menekankan peran krusial pemuda dalam menentukan nasib bangsa; generasi muda perlu membekali diri dengan ilmu, akhlak, kreativitas, dan mental kuat agar siap mengemban tanggung jawab kepemimpinan di masa depan.

"Membangun bangsa yang lebih baik melalui karya nyata, bukan sekedar kata-kata," tegas Jend Bush sapaan akrabnya, pada Media ini, Selasa (13/01/26).

Meneladani Misi KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) secara umum adalah mempersatukan pemuda Indonesia, mengembangkan potensi intelektual, profesional, dan moral mereka, serta berperan aktif dalam pembangunan nasional dengan menanamkan nilai kebangsaan, wawasan Nusantara, dan kemandirian ekonomi, sambil menjaga persatuan dan kebhinekaan bangsa melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Misi ini diwujudkan melalui program pelatihan, pengembangan skill, kewirausahaan, dan kegiatan yang mendorong kemerdekaan berpendapat, demokrasi, serta keadilan," tuturnya.


Sambung Burhanudin, Persatuan dan Kesatuan Pemuda di KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) adalah tujuan utama dan semangat dasar organisasi untuk menyatukan berbagai organisasi pemuda di Indonesia, menjadikannya wadah pemersatu lintas suku, agama, dan latar belakang demi menjaga keutuhan NKRI, membekali pemuda sebagai calon pemimpin bangsa, serta mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan nasional. 

"KNPI berfungsi sebagai perangkat pemersatu untuk memperkuat identitas kebangsaan, menanamkan wawasan kebangsaan, bela negara, dan menjadi kekuatan positif dalam dinamika pembangunan bangsa," jelasnya.

Lebih lanjutnya, Wadah Pemersatu KNPI adalah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), sebuah organisasi non-formal yang berfungsi sebagai tempat berhimpun dan pemersatu berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Indonesia untuk mengembangkan potensi pemuda dalam berbagai bidang.

"Mulai dari pembinaan kader, ekonomi kreatif, hingga isu-isu strategis kebangsaan, meskipun seringkali menghadapi tantangan internal untuk menjaga persatuan antar-kubu OKP," pungkasnya.

Surya Ghempar

Kejaksaan Negeri Bima Gelar Penggeledahan Tiga Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kab, Bima


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.– Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bima melakukan penggeledahan pada tiga Sekolah Luar Biasa (LSB) di Kabupaten Bima pada Kamis (8/1/2026). Penggeledahan tersebut menyusul pengusutan dugaan korupsi yang dilakukan Kejari Bima saat ini.

Kepala Kejaksaan Negeri Bima Heru Kamarullah, Jumat (9/1/2026) membenarkan penggeledahan yang telah dilakukan pihaknya tersebut. Tiga sekolah yang digeledah jaksa anatara lain, SLB Bukit Bintang di Kecamatan Ambalawi, SLB Nurul Ilmi di Kecamatan Langgudu, dan SLB Al-Hikmah di Kecamatan Lambu.

Dia menyebutkan, penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka tahap penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di tiga sekolah tersebut.

“Perkara ini terkait dugaan penyelewengan Dana BOS tahun anggaran 2020 hingga 2025,” kata dia.

Dalam penggeledahan pada tiga Sekolah Luar Biasa tersebut, jaksa berhasil medokumen-dokumen terkait pengelolaan Dana BOS dari masing-masing sekolah.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Bima, Virdis Firmanillah Putra Yuniar mengatakan, di tahap penyidikan, pihaknya kini telah memeriksa 7 orang saksi. Saksi tersebut berasal dari pihak sekolah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dikbud NTB Cabang Bima.

Dari informasi yang dihimpun Suara NTB, dari ketiga SLB tersebut, tidak ditemukan adanya aktivitas kegiatan belajar mengajar. Namun, tetap rutin dicairkan anggaran Biaya Operasional Sekolah (BOS). Setiap tahun per siswa di SLB menerima pasokan dana sebesar Rp 3,6 juta. (Sekjend MDG)

Soal Ekosistem Laut di Ampenan, Kadis Lautkan NTB: Relokasi Depot Pertamina Ampenan Pernah Diusulkan

Kadis Lautkan NTB NTB, Muslim (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global.Id — Menyikapi desakan publik yang diberitakan Media Dinamika Global.Id kemarin (Hari lalu) agar Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menghentikan aktivitas PT Pertamina Depot Ampenan diduga akibat Ekosistem Laut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat (Kadis Lautkan NTB NTB), Muslim, akhirnya angkat bicara.

Kadis Lautkan NTB, Muslim menegaskan, secara teknis pihaknya sebelumnya telah menyampaikan pandangan agar keberadaan Depot Pertamina Ampenan dapat dipertimbangkan untuk direlokasi ke lokasi lain. Hal tersebut berdasarkan pada kondisi eksisting depot yang berada di kawasan padat penduduk, berdampingan langsung dengan wilayah nelayan, serta berada di pusat kota jasa.

“Dalam pandangan teknis, sebelumnya kami sudah menyampaikan agar keberadaan depot tersebut dipertimbangkan untuk direlokasi, mengingat kondisi lingkungan sekitarnya yang sangat sensitif,” ujar Muslim.

Ia juga menyinggung kewajiban perusahaan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR).

Menurut Muslim, perusahaan wajib menunaikan program CSR setiap tahun, khususnya bagi masyarakat dan lingkungan yang berpotensi terdampak langsung dari aktivitas operasional.

“CSR seharusnya disusun bersamaan dengan rencana operasional tahunan perusahaan dan ditunaikan secara konsisten, terutama untuk masyarakat dan lingkungan sekitar site project,” tegasnya.

Terkait status Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Muslim menyebutkan bahwa pembahasan CSR kemungkinan besar menjadi kewenangan pemerintah pusat. Sementara itu, untuk wilayah perairan sekitar Depot Ampenan, Balai Wilayah Sungai (BWS) NTB yang disebut-sebut telah merencanakan pembangunan breakwater.

“Informasinya, izin dan AMDAL pembangunan breakwater itu sudah selesai, namun sampai sekarang belum ada kejelasan realisasi. Padahal saat musim barat, masyarakat di sekitar Pondok Prasi dan sekitarnya terus dihantui gelombang pasang hingga mengancam pemukiman,” ungkapnya.

Soal rencana relokasi Depot Pertamina Ampenan, Muslim menegaskan, berkaitan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), baik Pemprov NTB maupun Kota Mataram.

“Apakah rencana relokasi itu sudah masuk dalam RTRW Provinsi atau kota Mataram, kalau hal itu silahkan dipertanyakan ke Dinas PUPR NTB dan Dinas PUPR Kota Mataram. Itu ranah mereka,” pungkasnya.

Anggota Koramil 1608-01/Rasanae Gelar Patroli Siskamling Bersama Elemen Masyarakat


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Babinsa Kelurahan Monggonao Serka Iksan pimpin kegiatan Siskamling di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae yang bertempat di Kelurahan Matakando Kecamatan Mpunda Kota Bima. Senin, (12/01/26)

Adapun personil yang terlibat Siskamling sebagai berikut, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae 4 orang, Ketua LPM Kel Matakando, Ketua RT 05 Kel Matakando, Ketua RW 03 Kel Matakando.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keamanan Wilayah, dan juga kegiatan ini merupakan ajang pendekatan TNI dengan masyarakat sehingga bisa di ajak untuk bersinergi dalam menciptakan Wilayah Teritorial yang kondusif, lebih khusus di wilayah kelurahan mereka itu sendiri.

Artinya ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pihak TNI terhadap kenyamanan hidup warga masyarakat yang adsi wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae.

Sasaran siskamling di wilayah Rt. 05 Rw. 03 dan Rt 03 Rw 02 Kelurahan Matakando dengan beberapa rangkaian kegiatan.

Pukul 20.10 Wita personil siskamling tiba di Pos Jaga Rt. 05 Rw. 03 Kelurahan Matakando mengecek anggota siskamling.

Usai melaksanakan pengecekan kelengkapan Personil, Pukul 20.30 Wita personil siskamling tiba di Rt. 05 Rw. 03 Kelurahan Matakando melaksanakan patroli keliling, dalam kesempatan itu Babinsa Kelurahan Matakando memberikan himbauan.

Dalam himbauannya dijelaskan bahwa, Patroli Siskamling malam ini dalam rangka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban umum di Kelurahan matakando, terutama anak-anak mudah untuk selalu menjaga Kamtibmas, hindari minum minuman keras dan terutama sekali memakai barang yg terlarang seperti (Narkoba).

Kita Anggota Babinsa Koramil 01/Rasanae setiap malam tetap rutin melaksanakan patroli di kelurahan yg ada di kota Bima, untuk itu kami mengajak kepada seluruh elemen masyarakat ketua ketua Rt dan Rw agar mengaktifkan lagi Kegiatan Siskamling atau Ronda malam di setiap RT masing-masing demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif, tentunya kegiatan tersebut untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada masyarakat Kelurahan Matakando, ujarnya.

Lanjutnya, kamimengingatkan juga kepada warga sekarang sudah mulai musim hujan, untuk itu mari kita jaga kebersihan di rumah masing-masing, dan tetap rutin membersihkan got di depan rumah agar terhindar dari banjir.

Pukul 21,00 Wita' anggota Patroli Koramil 01/Rasanae tiba di perbatasan Oi Ni'u Kelurahan Dara dan melaksanakan Patroli keliling di sekitar taman perbatasan Oi Ni'u.

Pada Pukul 21.15 Wita' kegiatan patroli siskamling dan patroli di perbatasan Oi Ni'u selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

Usai Kondangan, Tiga Remaja di Bima Malah Gasak Kambing Warga Desa Campa Kec, Madapangga


Bima, Media Dinamika Global.id. – Bukannya pulang membawa berkah usai menghadiri pesta pernikahan, tiga remaja asal Desa Tonda, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, justru harus berurusan dengan hukum. Ketiganya diringkus polisi setelah nekat mencuri seekor kambing milik warga Desa Campa pada Sabtu malam (10/01/26).

Ketiga pelaku yang berinisial AM, BA, dan MJ diamankan oleh personel Polsek Madapangga, Polres Bima, sesaat setelah melancarkan aksinya sekitar pukul 22.30 WITA.

Kejadian bermula saat ketiga remaja tersebut berangkat menuju Desa Campa sekitar pukul 18.30 WITA untuk menghadiri acara pernikahan. Namun, saat perjalanan pulang, niat buruk muncul ketika mereka melintasi kawasan Karombo Mbe’e.

Di lokasi tersebut, para pelaku melihat tiga ekor kambing milik warga yang sedang terikat. Tanpa pikir panjang, mereka menggasak satu ekor kambing betina dan mengangkutnya menggunakan sepeda motor.

Aksi nekat ini segera tercium oleh pihak kepolisian. Kanit Intelkam Polsek Madapangga, Aiptu Muhlis, yang menerima laporan dari masyarakat langsung berkoordinasi dengan anggota piket untuk melakukan penyisiran.

Pelarian para pelaku pun terhenti saat tim kepolisian berhasil mencegat mereka di jalan lintas Desa Rade. Ketiganya tak berkutik saat didapati membawa hewan ternak hasil curian tersebut.

Kapolres Bima, AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Madapangga Ipda Ahmad Zulfikar, S.H., membenarkan penangkapan tersebut.

"Ketiga terduga pelaku berikut barang bukti sudah kami amankan. Saat ini mereka sedang menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegas Ipda Ahmad Zulfikar.

Saat ini, para pelaku beserta barang bukti seekor kambing betina telah berada di Mapolsek Madapangga untuk proses penyelidikan lebih lanjut.(Sekjend MDG)


Dugaan Relasi Anak di Bawah Umur, Polisi Sisipkan Edukasi Hukum Perlindungan Anak


Lombok Tengah, Media Dinamika Global.Id – Penanganan dugaan relasi anak di bawah umur, tak hanya berhenti pada mediasi keluarga. Aparat kepolisian turut menyisipkan edukasi hukum anak, agar orang tua memahami risiko hukum serta dampak jangka panjang bagi masa depan anak.

Mediasi berlangsung di Aula Kantor Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata, Senin (12/1/2026) siang, melibatkan dua pelajar sebut saja Bunga (15) dari Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah dan sebut saja Kumbang (18) dari Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Bunga saat ini duduk di bangku kelas IX SMP, sementara Kumbang duduk di kelas X sebuah SMK. Proses dilakukan tertutup demi menjaga hak, martabat, serta keberlangsungan pendidikan anak.

Terpisah, Kapolsek Lingsar Iptu Herwin Jonathan Nababan, S.Tr.K. menyampaikan, pendampingan kepolisian tidak sekadar memfasilitasi musyawarah, namun juga memberi pemahaman hukum agar keluarga tidak keliru mengambil langkah.

“Orang tua perlu memahami perlindungan anak dalam hukum. Setiap keputusan berdampak panjang, terutama pada pendidikan dan psikologis anak,” ujar Iptu Herwin.


Dalam forum tersebut, keluarga Bunga menyampaikan permintaan tanggung jawab, sementara keluarga Kumbang meminta waktu bermusyawarah internal (keluarga) sebelum menentukan sikap. Aparat desa dan kepolisian lalu memberi penjelasan terkait aturan usia perkawinan, hak anak atas pendidikan, serta konsekuensi hukum jika keputusan diambil tanpa pertimbangan matang.

Kepala Desa bersama Bhabinkamtibmas mengingatkan jika kedua anak masih berstatus pelajar. Jalur dispensasi pengadilan agama turut dijelaskan sebagai opsi hukum, sekaligus ditekankan agar tidak terburu-buru.

“Pendekatan hukum ini bertujuan melindungi anak, bukan menghukum. Harapannya, keluarga paham hak dan kewajiban sesuai aturan,” kata Iptu Herwin.

Hingga mediasi berakhir, belum ada kesepakatan final. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif, dengan komitmen bersama mengedepankan kepentingan terbaik anak sesuai prinsip perlindungan anak.

Redaksi ||

Sah..!! Gebernur Lampung Mirza Terbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 4 Tahun 2025 Tentang Hari Kamis Beradat.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara resmi menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Hari Kamis Beradat. Kebijakan ini mewajibkan penggunaan bahasa daerah dan pemakaian batik khas Lampung setiap hari Kamis di lingkungan pemerintahan serta lembaga pendidikan. 

Ingub yang ditandatangani pada 30 Desember 2025 ini merupakan langkah strategis pemerintah provinsi dalam melestarikan kebudayaan lokal. Kebijakan ini dinyatakan sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta Tiga Cita Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung untuk memperkuat identitas adat sebagai bagian dari khasanah budaya Nusantara. 

Instruksi tersebut ditujukan kepada seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari Sekretaris Daerah Provinsi, para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Lampung, hingga Kepala Perangkat Daerah dan Instansi Vertikal. Selain itu, instruksi ini juga menyasar sektor akademis, yakni para Rektor dan pimpinan Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta di seluruh Provinsi Lampung. 

Dalam diktum kesatu instruksi tersebut, Gubernur meminta implementasi nyata program "Hari Kamis Beradat". Setiap hari Kamis, bahasa Lampung wajib digunakan sebagai alat komunikasi utama dalam pelayanan publik, interaksi antarpegawai, rapat dinas, hingga sambutan resmi saat jam kerja. 

Tidak hanya di kantor pemerintahan, penggunaan bahasa Lampung juga didorong masuk ke ruang-ruang kelas. Lingkungan lembaga pendidikan diminta menggunakan bahasa daerah dalam interaksi proses belajar mengajar guna menanamkan nilai budaya sejak dini. 

Selain aspek bahasa, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal juga mengatur ketentuan berpakaian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pada diktum kedua, disebutkan bahwa seluruh ASN, baik laki-laki maupun perempuan, diwajibkan mengenakan baju batik khas Lampung pada hari Kamis. 

Gubernur menegaskan agar instruksi ini tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan dilaksanakan dengan tertib, disiplin, dan penuh tanggung jawab oleh seluruh pihak terkait. Instruksi Gubernur ini dinyatakan mulai berlaku efektif sejak tanggal ditetapkan.( Fs/Red)

GIAT MELAKSANAKAN KEGIATAN RUTIN KAIPODA


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Seperti biasa SDN 10 Penatoi Kota Bima,melaksanakan kegiatan rutin nya yaitu Kaipoda . Yang dilaksanakan setiap hari kamis sebelum KBM dilaksanaka . Kaipoda  adalah akronim  dari Kamis literasi pengenalan budaya lokal dan sholat dzuhur berjama'ah.

Kegiatan ini  pun adalah salah satu inovasi dari beberapa inovasi yang diajukan di Badan riset daerah dan mendapatkan penghargaan  dari walikota bima.

Program ini dilaksanakan dari tahun 2022  sampai saat ini rutin dilaksanakan.

Tujuan dilaksanakan kegiatan Kaipoda  adalah untuk memahami, menghargai, dan melestarikan kekayaan budaya lokal, memperkuat identitas bangsa, menjembatani generasi, membentuk karakter kewargaan yang toleran dalam masyarakat multikultural, serta meningkatkan pemahaman kritis terhadap nilai-nilai budaya dalam menghadapi tantangan global. Ini mencakup kemampuan berinteraksi efektif lintas budaya dan kesadaran akan akar budaya sendiri.(Sekjend MDG)