Kamis, 08 Januari 2026
Bupati dan Wabup Bima Resmi Dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Kodim 1608/Bima
![]() |
| Wabup Bima H. Irfan Zubaidy didampingi oleh Komandan Kodim (Dandim) 1608/Bima, Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan,S.Kom.,M.Sc |
BIMA,Mediadinamikaglobal.id - Komandan Kodim (Dandim) 1608/Bima, Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan,S.Kom.,M.Sc, secara resmi menerima Bupati dan Wakil Bupati Bima sebagai warga kehormatan TNI Angkatan Darat. Pengukuhan ini dilaksanakan melalui upacara militer yang berlangsung khidmat di Lapangan Markas Kodim 1608/Bima, pada Kamis (8/1/2026).
Dandim menyampaikan bahwa penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi dan kebanggaan bagi keluarga besar Kodim 1608/Bima. Menurutnya, pimpinan daerah Kabupaten Bima adalah sosok pemimpin yang memiliki komitmen tinggi serta kepedulian nyata dalam mendukung tugas-tugas TNI, khususnya di wilayah teritorial.
"Bupati dan Wakil Bupati Bima bukan sekadar pimpinan daerah, melainkan mitra strategis Kodim dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat persatuan, serta mendukung program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat," ujar Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan,S.Kom.,M.Sc.
Ia berharap sinergi yang telah terjalin baik selama ini dapat terus diperkuat, terutama dalam pembinaan teritorial wilayah, penanganan bencana alam secara cepat dan terpadu, penguatan wawasan kebangsaan bagi masyarakat serta dukungan terhadap program pembangunan nasional maupun daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh jajaran Kodim 1608/Bima. Ia menilai momentum ini sebagai langkah awal untuk meningkatkan kemitraan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat luas.
"Penerimaan ini merupakan awal yang sangat baik bagi kedua institusi untuk membangun sinergi yang lebih kuat. Kami berkomitmen mendukung penuh program-program strategis Dandim beserta jajaran," tegas Wabup Bima.
Sebagai langkah konkret, Wakil Bupati Bima menginstruksikan kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk lebih proaktif dalam menjalin komunikasi. "Saya instruksikan kepada OPD mitra Kodim 1608/Bima agar meningkatkan koordinasi supaya semua program dapat dijabarkan dengan efektif di lapangan," tambahnya.
Prosesi upacara ditutup dengan pemeriksaan pasukan oleh Wakil Bupati dan Dandim, yang didampingi oleh Pejabat Utama (PJU) Kodim serta para Kepala OPD lingkup Pemkab Bima.(Mdg05)
Qudrotul Ikhwan Bupati Tulang Bawang Serahkan SK Pengangkatan P3K Paruh Waktu, Simak Pesannya.
Wakil Wali Kota Bima Terima Silaturahmi PD IPM Kota Bima Periode 2025–2027
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Wakil Wali Kota Bima menerima silaturahmi Pengurus Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kota Bima Periode 2025–2027 di ruang kerja Wakil Wali Kota, Kamis, (08/01/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua PD IPM Kota Bima menyampaikan maksud kedatangan jajaran pengurus, sekaligus memohon dukungan Pemerintah Kota Bima terkait agenda besar organisasi berupa Muktamar IPM ke-24 yang dijadwalkan berlangsung di Makassar pada Februari mendatang.
“Kami diutus tiga orang sebagai delegasi daerah. Besar harapan kami agar pemerintah dapat memberikan dukungan, baik moril maupun materil, agar kami bisa mengikuti muktamar dengan baik,” ungkap perwakilan PD IPM.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Bima Fery Sofiyan SH mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan silaturahmi organisasi pelajar tersebut. Beliau menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bima pada dasarnya selalu membuka ruang dukungan terhadap kegiatan kepemudaan, termasuk gerakan pelajar dan mahasiswa.
Namun, beliau juga menegaskan bahwa kondisi anggaran daerah sedang mengalami penyesuaian untuk efisiensi dan keberlanjutan program prioritas.
“Terima kasih sudah hadir dan menjalin komunikasi dengan pemerintah. Meskipun anggaran daerah terbatas dan tidak sepenuhnya bisa memenuhi harapan teman-teman, kami tetap memberikan dukungan berupa doa dan support. Bantuan tetap kami berikan sesuai kemampuan daerah,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga menyampaikan pesan penting kepada generasi pelajar dan mahasiswa Muhammadiyah agar terus berkontribusi positif bagi daerah.
“Saya berharap IPM maupun IMM dapat memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat. Jangan sampai melakukan aksi yang merugikan publik. Jaga nama baik Kota Bima dan buktikan bahwa pelajar dan mahasiswa mampu membawa perubahan dan menjadi teladan,” tutupnya.(Sekjend MDG)
Kapolda NTB Hadiri Pisah Sambut Pejabat Lingkup Polda NTB
Mataram, Media Dinamika Global.Id - Setelah resmi dilantik dan melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab), sejumlah Pejabat baru dan pejabat lama menghadiri acara Pisah Sambut yang diselenggarakan Polda NTB di Gedung Sasana Dharma Polda NTB, Kamis (08/01/2026).
Ada pun pejabat Lingkup Polda NTB yang baru dilantik adalah Kombes Pol. Kombes Pol. Erwin Rachmat, SIK., sebagai Karoops Polda NTB mengganti Brigjen. Pol. Heri Sulismono, SIK.
Kombes Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si sebagai Direktur Reskrimum Polda NTB menggantikan Kombes Pol. Syarif Hidayat SIK.
Kombes Pol. Ni Made Pujewati SIK., MM., sebagai Direktur PPA/PPO Polda NTB.
Kombes Pol. Ida Ayu Wikarniti, SE sebagai Kabidkeu Polda NTB menggantikan Kombes Pol. Ignasius Jaya Misa, SIK.
AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gasar, SIK., sebagai Kapolresta Kabupaten Bima menggantikan AKBP Eko Sutomo SIK.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah Pejabat utama Polda NTB, Kapolres/ta Jajaran, para perwakilan Perwira dan ASN Polri Polda NTB serta Pengurus Bhayangkari Daerah NTB.
Dalam arahannya Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo SIK., mengatakan bahwapergsntisn pejabat dalam struktur organisasi kepolisian merupakan program yang telah terencana dalam rangka penyegaran, promosi jabatan dan regenerasi sebagai upaya memelihara roda organisasi untuk tetap berjalan lancar.
Menurutnya, Jabatan adalah amah dari pimpinan dan masyarakat yang harus tetap dipertahankan kelancarannya.
“Sebagai Amanah, Jabatan harus dijunjung tinggi dan dijaga sepenuhnya agar mampu memberikan perubahan kearah yang lebih baik. Jabatan harus dijaga dengan sungguh-sungguh agar citra Polri dimata masyarakat tetap terjaga, “jelasnya.
Kepada pejabat lama, Kapolda menyampaikan terimakasih atas dedikasi dan pengabdiannya kepada Polda NTB dan masyarakat selama ini sehingga Polda NTBampu berdiri tegak hingga saat ini.
“Ini tentu karena kerja keras rekan-rekan dalam membangun Polda NTB selama ini. Selamat bertugas di tempat yang baru, teruslah berkarya dan berikan yang terbaik untuk institusi,“ucapnya.
Kepada Pejabat Baru, Kapolda menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas, semoga kehadiran pejabat baru ini mampu memberikan warna dan semangat baru bagi Polda NTB dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolda berharap agar pejabat baru segera melakukan adaptasi, kenali segera fungsi dan tugas masing-masing karena tidak butuh waktu yang terlalu lama agar roda organisasi ini tetap terus berputar seiring aktivitas masyarakat yang semakin meningkat.
“Pergantian pejabat ini diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi perkembangan Polda NTB,”tutupnya.
Redaksi ||
Wakil Wali Kota Bima Terima Silaturahim Pengurus Yayasan Cahaya Iman Kelurahan Ule
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH., menerima silaturahim bersama Pengurus Yayasan Cahaya Iman Kelurahan Ule Kota Bima. Kegiatan ini berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota Bima, dengan dihadiri oleh Asisten III Sekda Kota Bima, Kaban Kesbangpol Kota Bima, dan Kabag Kesra Kota Bima, serta rombongan Yayasan Cahaya Iman Kelurahan Ule. Kamis, (8/1/2025).
Dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan serta membangun sinergi antara pemerintah Kota Bima, dan lembaga sosial keagamaan, hari ini, Kamis, (8/1), Wakil Wali Kota Bima, menerima silaturahim Pengurus Yayasan Cahaya Iman di ruang kerjanya.
Dalam pertemuan ini, Ketua Dewan Pendiri Yayasan Cahaya Iman, Abdul Hakim, menyampaikan kondisi reel keberadaan Yayasan Cahaya Iman yang telah didirikannya beberapa bulan lalu. Ia berharap keberadaan yayasan ini mendapat dukungan, dan uluran tangan dari Pemerintah Kota Bima.
Menanggapi hal ini, Wakil Wali Kota Bima menanggapinya dengan positif, dan menyambut baik apa yang disampaikan oleh pihak Yayasan. Menurutnya keberadaan Yayasan Cahaya Iman ini, sangat membantu Pemerintah di dalam membangun mental spritual anak bangsa, serta membentengi anak bangsa dari kerusakan moral, dan iman.
"Kami selaku Pemerintah, sangat mendukung, dan merasa bangga dengan keberadaan Yayasan ini, karena dalam membangun mental dan moral anak bangsa, tidak mungkin kami melakukannya sendiri, tanpa keterlibatan pihak-pihak lain, seperti halnya Yayasan Cahaya Iman ini," ujar Wakil Wali Kota Bima.
Sebelum Yayasan Iman ini dibentuk, seluruh pengurus Yayasan ini, awalnya tergabung dalam Jama'ah Ansyor Syari'ah, yang melakukan pengkajian dan dakwah keliling dari masjid ke masjid, hingga akhirnya terbentuklah Yayasan ini yang bergerak di bidang pendidikan, dengan sekolah setingkat TK (TK Al-Iman), yang telah berada didalamnya, di bawah naungan Yayasan Cahaya Iman.
Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Ketua Dewan Pendiri Yayasan Cahaya Iman Kelurahan Ule menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Bima. Ia berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif untuk kemajuan Kota Bima, khususnya di bidang pendidikan keagamaan.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama, Wakil Wali Kota Bima, dengan seluruh pengurus Yayasan Cahaya Iman yang hadir.(Sekjend MDG)
Wali Kota Bima Laksanakan Audiensi dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman di Jakarta
Jakarta, Media Dinamika Global.id.// Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, melaksanakan audiensi dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (07/01/2026).
Audiensi tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Bima dan Pemerintah Pusat, khususnya terkait dukungan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta penanganan kawasan kumuh di Kota Bima.
Dalam audiensi tersebut, Wali Kota Bima didampingi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kota Bima.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Bima menyampaikan usulan kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman agar alokasi program BSPS untuk Kota Bima dapat ditambah, mengingat masih terdapat masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan bantuan rumah layak huni.
Selain itu, Wali Kota juga mengusulkan penambahan dukungan program penanganan dan penataan kawasan kumuh, sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan permukiman yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman menyambut baik usulan yang disampaikan Pemerintah Kota Bima dan menyatakan bahwa Kementerian akan melakukan kajian serta sinkronisasi dengan kebijakan dan program yang tersedia. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai penting agar pelaksanaan program BSPS dan penanganan kawasan kumuh dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan dialogis, serta diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong percepatan pembangunan perumahan dan penataan kawasan permukiman di Kota Bima secara terpadu dan berkelanjutan.(Sekjend MDG)
Rabu, 07 Januari 2026
Kebijakan Penataan Tenaga Non-ASN dari Pemerintah Pusat, Pegawai Non-ASN Belum di Rumahkan : Langkah Apa Yang Harus di Ambil Oleh Kepala Daerah Pemkab Bima
Bima, Media Dinamika Global.id.– Pemerintah Kabupaten Bima memastikan belum ada tenaga honorer non-database yang dirumahkan. Kebijakan ini menyusul adanya kebijakan penataan tenaga non-ASN dari pemerintah pusat. Kebijakan merumahkan pegawai non ASN menunggu kebijakan dari kepala daerah.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kabupaten Bima, Suryadin, S.S., M.Si., menegaskan bahwa seluruh honorer non-database masih bekerja seperti biasa. Artinya, tidak ada kebijakan pemberhentian maupun merumahkan tenaga honorer non database.
“Untuk sementara belum ada honorer non-database yang dirumahkan. Kami masih menunggu arahan dari Bapak Bupati sebagai tindak lanjut atas instruksi pemerintah pusat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (6/1/2026).
Pemerintah daerah memilih bersikap hati-hati dalam menerapkan kebijakan penataan tenaga non-ASN. Pemkab Bima tidak ingin mengambil langkah tergesa-gesa tanpa dasar kebijakan yang jelas dari pimpinan daerah, terlebih kebijakan tersebut berdampak langsung pada pelayanan publik dan keberlangsungan kerja perangkat daerah.
Yan, sapaan akrabnya, mengatakan apabila pejabat pembina kepegawaian telah mengeluarkan kebijakan, maka segera ditindaklanjuti secara administratif. Tindaklanjutnya berupa penerbitan surat edaran kepada seluruh organisasi perangkat daerah.
“Nanti akan ditindaklanjuti dengan surat resmi kepada seluruh unit kerja agar menyesuaikan dan mematuhi aturan dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Secara keseluruhan 14.077 tenaga honorer yang diangkat sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Jumlah itu terdiri dari 9.809 orang berasal dari kategori database dengan formasi yakni, 4.847 tenaga guru, 829 tenaga kesehatan, dan 4.133 tenaga teknis. Sedangkan, 4.268 honorer lainnya merupakan non database meliputi 2.027 guru, 318 tenaga kesehatan, dan 1.923 tenaga teknis.
Selain itu, ia menambahkan bahwa proses administrasi terhadap 14.077 tenaga honorer yang diusulkan menjadi PPPK Paruh Waktu dimaksimalkan.(Sekjend MDG)
Wakil Wali Kota Bima Hadiri Sidang Terbuka Wisuda XVII dan Sumpah Profesi Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofian, S.H., menghadiri Sidang Terbuka dalam rangka Wisuda XVII dan Sumpah Profesi Akademik Kebidanan Harapan Bunda Bima Tahun Akademik 2024/2025, yang berlangsung di Paruga Na’e Convention Hall Kota Bima, Kamis(08/01/26).
Kehadiran wakil Wali Kota Bima tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Bima terhadap pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan, yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bima Feri Sofian, S.H. menyampaikan pesan dan harapan kepada para mahasiswa yang akan segera diwisuda agar senantiasa menjunjung tinggi nilai profesionalisme, etika, serta tanggung jawab moral dalam menjalankan profesi kebidanan.
“Sebagai tenaga kesehatan, khususnya bidan, saudara-saudari memiliki peran yang sangat mulia dalam mendampingi ibu dan anak. Jadilah tenaga profesional yang tidak hanya cakap secara ilmu, tetapi juga memiliki empati, integritas, dan kepedulian sosial yang tinggi,” pesan Wakil Wali Kota.
Lebih lanjut, ia berharap para lulusan Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima dapat menjadi duta-duta kesehatan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, baik di Kota Bima maupun di daerah lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Bima juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Ketua Yayasan Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima, Hj. Rini Hendari, S.Kep., Ns., M.Kes., beserta seluruh civitas akademika, atas dedikasi dan komitmen dalam mencetak tenaga bidan yang profesional dan berdaya saing.
“Pemerintah Kota Bima mengapresiasi peran Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima yang terus konsisten berkontribusi dalam dunia pendidikan dan kesehatan, khususnya dalam mencetak tenaga bidan yang berkualitas,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, Direktur RSUD Kota Bima dan RSUD Dompu, Kepala Dinas Kesehatan, pimpinan perguruan tinggi, dosen, orang tua wisudawan, serta undangan lainnya.
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur, ditandai dengan pengucapan sumpah profesi dan prosesi wisuda sebagai simbol kesiapan para lulusan untuk mengabdikan diri kepada masyarakat.(Sekjend MDG)
Aroma Janggal Proyek Raksasa di NTB, PT DIU Mataram Langganan Menang, APH Didesak Bergerak
![]() |
| PT DIU Mataram (Google), (Ist/Surya Ghempar) |
Mataram, Media Dinamika Global.Id – Aroma kejanggalan kembali menyeruak dari sejumlah proyek raksasa bernilai fantastis di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pasalnya, perusahaan PT DIU (DAMAI INDAH UTAMA) Mataram, tercatat berulang kali keluar sebagai pemenang tender proyek-proyek strategis yang bersumber dari APBD maupun APBN.
Dominasi PT DIU Mataram dalam berbagai proyek jumbo di NTB memicu tanda tanya besar di kalangan publik. Aktivis NTB, menilai, kondisi ini tidak wajar dan patut diduga di tengah komitmen pemerintah provinsi NTB yang selama ini menggaungkan transparansi dan persaingan usaha sehat dalam pengadaan barang dan jasa.
“Jika satu perusahaan terus-menerus menang proyek raksasa, ini patut dipertanyakan. Apakah proses tender benar-benar berjalan fair, atau diduga ada permainan di balik layar?,” tegas aktivis NTB saat ditemui sejumlah awak. Sabtu, (03/01/25).
Menurut Aktivis NTB, proyek-proyek bernilai ratusan miliar rupiah tersebut seharusnya membuka ruang persaingan yang luas bagi banyak para kontraktor. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan PT DIU seperti menjadi “langganan tetap” dalam proyek-proyek strategis daerah provinsi NTB.
"Sejumlah proyek raksasa dikerjakan oleh PT DIU Mataram yaitu, Proyek Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (RSUP NTB), Proyek Bank NTB Syariah, dan sekarang sedang mengerjakan proyek pembangunan kantor Wali Kota Mataram (BALE MENTARAM) dengan anggaran ratusan miliar dan proyek lainnya," tuturnya.
Ia menegaskan bahwa dominasi proyek raksasa tersebut berpotensi menimbulkan dugaan praktik monopoli, pengondisian tender, hingga berpotensi kerugian keuangan negara apabila kualitas pekerjaan tidak sebanding dengan nilai anggaran yang digelontorkan.
“Jangan sampai uang rakyat hanya berputar pada kelompok tertentu. Ini berbahaya bagi iklim demokrasi, ekonomi daerah, dan kepercayaan publik,” tegasnya.
Atas kondisi itu, Aktivis NTB mendesak Kejati NTB dan Polda NTB untuk tidak tinggal diam dan segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan investigasi menyeluruh, mulai dari proses lelang, dokumen administrasi, hingga pelaksanaan fisik proyek.
“Kejati dan Polda NTB harus hadir dan bertindak. Jangan menunggu laporan resmi, karena indikasinya sudah terang. Periksa semua pihak yang terlibat, baik dari penyedia jasa maupun oknum di internal pemerintahan,” desaknya.
Disini lain, kata dia bahwa PT DIU Mataram diduga terlibat dalam kasus dugaan gratifikasi dana pokir "Siluman" DPRD NTB yang saat ini ditangani oleh Kejati.
"Kami juga mendesak Kejati NTB untuk segera memanggil dan periksa PT DIU Mataram diduga terlibat dalam kasus dana pokir tersebut, jikalau tidak maka, kami akan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran di Kejati dan Polda NTB," ancamnya.
Ditambahkannya, ia berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) harus bertindak tegas sebagai bukti keberpihakan negara terhadap kepentingan rakyat, sekaligus memutus mata rantai dugaan praktik kotor dalam proyek-proyek raksasa di NTB.
"NTB harus bebas dari Kolusi, Korupsi Nepotisme (KKN)," harap Putra NTB ini.
Sementara, Pihak PT DIU Mataram belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi awak Media ini melalui Via WhatsAppnya, Senin, 05/01/25 sampai dengan hari ini. Kamis (08/01/25).
Dan pihak-pihak lain terkait hal tersebut belum juga bisa konfirmasi, hingga berita diterbitkan.
Redaksi ||












