Media Dinamika Global

Rabu, 17 Desember 2025

Rapat Koordinasi Digelar untuk Mengevaluasi Percepatan Pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Wilayah Kodim 1608/Bima

Bima, Mediadinamikaglobal.id – Sebuah rapat koordinasi untuk mengevaluasi percepatan pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah digelar di Aula Makodim 1608/Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (17/12/2025). 

Acara tersebut dihadiri oleh Komandan Kodim (Dandim) 1608/Bima, Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan,S.Kom.,M.Sc, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bima Drs. Dahlan H. Muhammad, Kadis DPMDes Kabupaten Bima Kamarudin,S.Sos, Para Camat se-Kabupaten Bima, kades se-Kabupaten Bima, dan lurah se-Kota Bima. 

Dandim 1608/Bima, Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan,S.Kom.,M.Sc, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Gerai Koperasi Merah Putih merupakan program nasional dari Bapak Presiden RI Prabowo Subianto dan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi lokal. 

"Kami berkomitmen untuk mendukung percepatan pembangunan agar gerai dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi warga," ujarnya.

Ia menjelaskan, agar bagaimana sinergi antara Pemda, camat dan kades/lurah dalam hal ini terkait persiapan lahan untuk pembangunan Kopdes merah putih sebagai tindak lanjut dari Inpres no.17 tahun 2025.

Pembangunan akan dilaksanakan oleh PT.Agrinas Nusantara bekerjasama dengan TNI sebagai pengawas, dengan Luas lahan yang dibutuhkan minimal 30×20 meter/ 600 m2.Target pembangunan sementara di Kota dan Kabupaten Bima yang harus segera di genjot adalah 232 gerai, sehingga harapannya untuk Lokasi lahan harus segera di siapkan. 

"Untuk di Wilayah Kabupaten Bima baru dua desa yang sedang dalam tahap pembangunan yakni Desa Pesa Kecamatan Wawo dan Desa Dena Kecamatan Madapangga,"ucapnya saat kunjungan syukuran di Makoramil 1608-06/Wawo Kamis (18/12/2025).

Harapannya dengan adanya Gerai Kopdes, asas manfaatnya sangat besar. Selain memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, gerai ini juga akan menjadi sarana untuk mengembangkan produk hasil usaha masyarakat desa. Misalnya, hasil pertanian dan UMKM lokal bisa kita pasarkan melalui gerai ini, sehingga tidak perlu lagi mencari pasar jauh-jauh. Selain itu, program ini juga akan membuka kesempatan kerja bagi anak muda desa dan memperkuat jiwa koperasi di kalangan masyarakat. 

Kasdim 1608/Bima, Mayor Inf. Asep Okinawa menjelaskan bahwa hingga saat ini, sebagian gerai telah memasuki tahap konstruksi sementara yang lain masih dalam tahap persiapan administrasi dan lokasi. Rapat ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, seperti kendala perizinan aset daerah serta menyusun langkah-langkah penuntasan yang jelas.

Ada beberapa tim pendamping khusus dari tiap-tiap Babinsa yang akan melakukan pemantauan berkala di setiap lokasi pembangunan baik di Kota/Kabupaten Bima. Selain itu, akan dilakukan sinkronisasi data antara semua pihak terkait untuk memastikan transparansi dan kelancaran proses.

Diharapkan melalui rapat koordinasi ini, pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di wilayah Kodim 1608/Bima dapat segera terselesaikan dan beroperasi optimal guna mendukung pertumbuhan ekonomi desa serta kemandirian masyarakat.

Kades Riamau bersama
Dandim 1608/Bima 

Sementara saat diwawancarai langsung oleh awak media dinamika global, Salah satu Kepala Desa Riamau, Adisan, S. Sos, menyampaikan pandangan terkait program yang dinilai sebagai harapan untuk meningkatkan ekonomi lokal.

"Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan rapat ini. Sebagai pihak yang langsung berinteraksi dengan masyarakat, kami merasa sangat terbantu karena semua kendala yang dihadapi bisa kita bicarakan bersama dengan pihak Kodim 1608/Bima, Dinas Koperasi & UKM Kabupaten Bima, Dinas DPMDes Kabupaten Bima dan stakeholder lainnya. Sebelumnya, kami memang menghadapi beberapa hambatan kecil seperti penentuan lokasi yang strategis. Namun melalui rapat ini, semua itu bisa kita cari solusinya bersama," Jelasnya.  

(Mdg05)  

SMKN 1 Kota Bima Sosialisasi Operasi Zebra Rinjani 2025, Oleh Satuan Lalu Lintas Polres Bima Kota


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Satuan Lalu Lintas Polres Bima Kota melalui Unit Kamsel melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait rencana pelaksanaan Operasi Zebra Rinjani 2025. Sosialisasi tersebut berlangsung pada pukul 08.00 WITA di SMKN 1 Kota Bima, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si, melalui Kasi Humas Ipda Baiq Fitria Ningsih, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi dipimpin oleh Iptu Heni Kuswoyo, S.H, bersama personel Unit Kamsel Satlantas Polres Bima Kota. Kegiatan ini menyasar para pelajar sebagai bagian dari upaya pencegahan pelanggaran lalu lintas sejak dini.

Materi sosialisasi menekankan bahwa pelajar yang belum berusia 17 tahun atau belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dilarang mengendarai kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir risiko kecelakaan serta meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas di kalangan remaja.

“Dengan tertib berlalu lintas, akan terwujud Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Bima Kota, sehingga masyarakat dapat terhindar dari kecelakaan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” jelas Kasi Humas.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pelajar mengenai pentingnya keselamatan berkendara serta mendukung pelaksanaan Operasi Zebra Rinjani 2025 yang bertujuan menciptakan budaya tertib lalu lintas di masyarakat.(Sekjend MDG)

SDN 5 Rabangodu Utara Kota Bima, Raih Penghargaan Sekolah Terbanyak Inovasi ke-3 Tahun Ini


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. — Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 kembali mengukir prestasi gemilang dengan meraih penghargaan sebagai Sekolah dengan Inovasi Terbanyak ke-3 pada tahun ini.(16/12/2025.


​Prestasi membanggakan ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh warga sekolah, yang didukung penuh oleh dorongan dan motivasi dari Bapak Kepala Sekolah.

​"Penghargaan ini milik kita semua. Ini membuktikan bahwa semangat berinovasi di sekolah kita sangat tinggi," ujar Bapak Kepala Sekolah dalam pidato singkatnya.

​"InsyaAllah, ini menjadi cambuk bagi kita. Tahun depan, kita akan lebih giat lagi, tidak hanya unggul dalam inovasi sekolah, tetapi juga mengantarkan lebih banyak siswa meraih juara individu," tambahnya penuh optimisme, ​Selamat untuk SDN 5 kota bima. (Sekjend MDG)

Kursi Guru Belanja Modal Aset Sekolah SDN 5 Rabangodu Utara Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// SDN 5 Rabangodu Utara Kota Bima menerima tambahan belanja modal aset sekolah berupa kursi guru melalui dana BOSP Tahap 2 Triwulan 4 Tahun 2025 sebanyak 20 Buah. Kursi tersebut disimpan dan digunakan bagi guru diruang guru/ruang rapat.

Dikpora Kota Bima kembali melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta Pendampingan Tahap triwulan IV terhadap penggunaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) SDN 05 rabangodu Utara kota Bima Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan rutin dan pembinaan yang dilakukan Inspektorat guna memastikan bahwa pengelolaan dana BOSP di satuan pendidikan SDN 5 kota Bima berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam Rangka Evaluasi Penggunaan dan Pemanfaatan Dana BOS Reguler Tahun 2025 Dikpora Daerah Kota Bima melakukan monitoring dan evaluasi kas dan belanja dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SDN 5 Rabangodu Utara tahun anggaran 2025 kota Bima. Hal itu dilakukan untuk mengetahui sejauhmana akuntabilitas atas pemanfaatan dan penggunaan dana BOS tersebut.

Inspektorat sebagai Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) ingin memastikan agar penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban dana BOS dapat secara akuntabel dan transparan.

Monev dilakukan dan dilaksanakan oleh tim dari auditor Dikpora kota bima. Dengan kegiatan monev tersebut, tim bisa mendapatkan informasi dan mendapatkan keyakinan bahwa dana yang sudah diterima dipertanggungjawabkan sesuai dengan juknis BOS. Hasil pemeriksaan nantinya akan disampaikan kepada Walikota Bima, melalui Dikpora kota Bima bagian aset.(Sekjend MDG)

Soal Bangun Gedung Kopdes di Atas Lahan Serbaguna Kramat Dibatalkan, Arif Apresiasi Pemdes dan Warga Kramat

Arif Rahman dengan dokumen berita acara Kesepakatan, (Ist/Surya)

Dompu, Media Dinamika Global.Id - Rencana pembangunan Gedung Koperasi Desa yang sempat menuai polemik karena akan bangun di atas lahan gedung serbaguna desa Kramat, Kecamatan Kilo, kabupaten Dompu, akhirnya resmi dibatalkan.

Berdasarkan hasil pertemuan musyawarah desa, Melibatkan Pimpinan BPD serta jajaran, Pimpinan Pemdes serta jajaran dan sejumlah perwakilan tokoh masyarakat. bertempat di Aula Kantor Desa Karama Kecamatan Kilo kabupaten Dompu. Pada Kamis 18 Desember 2025.

Tokoh Pemuda Kramat, Arif Rahman, mengatakan dalam pertemuan musyawarah desa membahas tentang penelokan tempat pembangunan GREY di halaman Lokasi Gedung Serba Guna Desa Karama. Al hasil pertemuan tersebut melahirkan solusi yaitu sepakat membalkan pembangunan Gedung koperasi Desa.

Dua pion dalam kesepakatan melalui berita acara sebagai berikut: 

1. Membatalkan pembangunan GRAY KOMP Dеsа di tempat di halaman gedung serbaguna Desa Кramat

2. Akan melakukan tukar menukar tanah Pemda dengan tanah Milik Masyarakat.

"Keputusan tersebut dinilai sebagai langkah bijak setelah adanya masukan dan aspirasi dari masyarakat," ujarnya.

Saat Musdes di Aula Kantor Desa Kramat, (Ist/Surya)

Arif Rahman, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Kramat yang dinilai terbuka dan responsif terhadap suara warga. Menurutnya, pembatalan tersebut menunjukkan bahwa Pemdes masih mengedepankan kepentingan bersama dibanding kepentingan sepihak.

“Ini keputusan yang tepat. Gedung serbaguna Kramat adalah aset bersama masyarakat yang fungsinya sangat vital untuk kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan. Saya mengapresiasi Pemdes yang mau mendengar dan masyarakat yang berani menyampaikan aspirasi,” ujar Arif.

Tokoh Pemuda itu menambahkan, polemik ini seharusnya menjadi pelajaran penting agar ke depan setiap rencana pembangunan desa dilakukan melalui musyawarah terbuka, transparan, dan melibatkan seluruh unsur masyarakat sejak awal.

Ia juga menilai partisipasi aktif warga dalam menyuarakan pendapat merupakan bentuk kepedulian terhadap aset desa, bukan sikap menghambat pembangunan.

“Pembangunan tetap penting, tapi jangan sampai mengorbankan fasilitas umum yang sudah ada. Yang dibutuhkan adalah perencanaan matang dan lokasi yang tepat,” tegasnya.

Redaksi ||

SDN 5 Rabangodu Utara Gelar Upacara Senin 1 Desember 2025


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// SDN 5 rabangodu Utara (Ratu) Berkarya. Senin 1 Desember 2025 Siswa Kelas 4 menjadi petugas Upacar Bendera yang menjadi pembina Bapak Erdin, S.Pd. Amanat pembina upacara salah satunya mengajak para siswa dan warga sekolah untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan sekolah agar tetap bersih dan indah. 

Sejumlah siswa kelas 4 SDN 5 Rabangodu Utara kota bima, mengikuti kegiatan pelatihan upacara bendera yang dilaksanakan di halaman sekolah pada Senin 1 Desember 2025. Kegiatan ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi pelaksanaan upacara bendera rutin setiap hari Senin.

 SDN 5 Rabangodu Utara kota bima, Erdin S.pd mengatakan, pelatihan ini diikuti oleh perwakilan siswa kelas 4 yang dipilih secara acak oleh para guru. Mereka dilatih untuk menjadi petugas upacara, seperti pembawa bendera, pemimpin upacara, dan petugas lainnya.

“Pelatihan ini dilakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan sekolah. Tujuannya agar siswa terbiasa mengikuti dan melaksanakan upacara bendera dengan baik dan benar,” kata Erdin saat ditemui di ruang kerjanya.

Pelatihan tersebut dibimbing langsung oleh dua orang guru yang ditugaskan secara khusus untuk memberikan arahan teknis kepada para siswa. Materi pelatihan mencakup tata cara baris-berbaris, sikap sempurna, cara membawa dan menaikkan bendera, serta koordinasi antartim petugas.

Menurut Erdin, para siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti upacara bendera.

“Dengan pelatihan ini, kami ingin membentuk karakter siswa yang siap dan sigap menjalankan tugas ketika dipercaya sebagai petugas upacara. Ini juga menjadi bagian dari pendidikan karakter yang kami terapkan di sekolah,” pungkasnya. (Sekjend MDG)

Jaga Kamtibmas Wilayah Teritorial, Anggota Koramil 1608- 01 / Rasanae Gelar Patroli Batas Kota Dan Siskamling


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Anggota Koramil 1608-01/Rasanae Melaksanakan kegiatan patroli batas Kota dan Siskamling di Wilayah Teritorial yang di pimpin oleh Serka Adhar Babinsa Kelurahan Lewirato yang bertempat di batas Kota dan Kelurahan Santi Kecamatan Mpunda Kota Bima. Rabu, (17/12/25)

Adapun personil yang terlibat siskamling sebagai berikut, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae 2 orang, Ketua RT 03 RW 02, Ketua Pemuda 

Sasaran siskamling di wilayah Rt. 03 Rw. 02 Kelurahan santi dengan beberapa rangkaian kegiatan.

Pukul 21.15 Wita, personil siskamling tiba di Pos Jaga Rt 03 Rw 02 Kel. Santi, memberikan himbauan pada intinya :

Patroli siskamling malam ini dalam rangka mengajak warga untuk bersama - sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban Umum yang ada di Kelurahan santi. 

Lebih khusus lagi keamanan dan ketertiban di tiap lingkungan harus diperhatikan demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif untuk memberikan rasa aman.

Pukul 21.35 Wita, kegiatan patroli siskamling selesai dalam keadaan aman,tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

Cegah Gangguan Kamtib Jelang Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, Lapas Salemba Gelar Sidak Gabungan.


Jakarta - Mediadinamikaglobal.id || Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) menjelang perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Salemba melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke blok hunian warga binaan, Rabu (17/12). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Satops Patnal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan DK Jakarta, perwakilan petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan DK Jakarta, bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka Putih.

Sidak dilakukan secara terpadu, Pemeriksaan difokuskan pada kamar hunian warga binaan yang disisir secara menyeluruh guna memastikan tidak adanya barang-barang terlarang, seperti alat komunikasi ilegal, benda tajam, maupun barang lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, khususnya menjelang momentum Hari Raya Natal Tahun 2025 dan pergantian Tahun Baru 2026.

Dari hasil penggeledahan yang dilakukan di Paviliun Ahmad Arief dan Paviliun Baharuddin, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak seharusnya berada di dalam lapas. Seluruh barang temuan tersebut kemudian didata, diinventarisir, dan akan dimusnahkan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP) Lapas Kelas IIA Salemba, Dedy R. Sirait, menegaskan bahwa kegiatan sidak ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk memastikan situasi lapas tetap aman dan kondusif selama perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Menjelang Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, potensi gangguan kamtib perlu diantisipasi sejak dini. Oleh karena itu, kami secara rutin melakukan pemeriksaan dan pengawasan untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang. Setiap temuan akan kami tindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar Dedy.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Salemba, Mohamad Fadil, menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengamanan, perwakilan UPT Pemasyarakatan, serta Polsek Cempaka Putih atas sinergi yang terjalin dalam menjaga keamanan lapas.

“Sidak ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga integritas dan menegakkan aturan di lingkungan pemasyarakatan, khususnya menjelang perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026. Kami terus berupaya memastikan Lapas Salemba bebas dari barang terlarang sebagai wujud nyata dukungan terhadap program Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba),” tegas Fadil.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Warga binaan bersikap kooperatif selama pemeriksaan berlangsung, dan seluruh proses dilaksanakan dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis serta menghormati hak-hak warga binaan.

Kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus menciptakan lingkungan pembinaan yang aman dan kondusif di Lapas Salemba selama perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026.(Fs/Red) 

Kepsek Beserta Seluruh Jajaran Civitas SMAN 4 Kota Bima, Mengucapkan Selamat HUT Provinsi NTB Ke-67 tahun 2025


Mataram, Media Dinamika Global.id. – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berkomitmen untuk mengakselerasi pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat. Semangat percepatan ini kini divisualisasikan dalam sebuah identitas branding HUT NTB ke-67 yang mengusung slogan "Gerak Cepat NTB Hebat".

SELASA MENYAPA, PROGRAM YANG BAIK, CARA YANG PERLU DI KOREKSI


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Banyak kecamatan di Bima belakangan memilih menolak program Selasa Menyapa. Fenomena ini seharusnya tidak langsung dicap sebagai bentuk pembangkangan atau antipemerintah. Justru sebaliknya, penolakan ini adalah alarm sosial bahwa ada yang keliru dalam cara pelaksanaannya.

Secara konsep, Selasa Menyapa adalah program yang mulia: mendekatkan pemerintah dengan rakyat, mendengar aspirasi langsung, dan mempercepat pelayanan. Namun di lapangan, program ini sering kali berubah wajah menjadi seremonial, penuh dokumentasi, tapi minim tindak lanjut.

Banyak warga sudah berulang kali menyampaikan keluhan yang sama seperti jalan rusak, irigasi terbengkalai, juga bantuan tak tepat sasaran, namun setelah pejabat pulang, masalah tetap tinggal. Aspirasi dicatat, difoto, lalu seakan menguap bersama baliho dan spanduk kegiatan.

Di sisi lain, desa dan kecamatan sering dibebani persiapan mendadak tanpa dukungan anggaran dan koordinasi yang jelas. Aparat desa kelelahan, warga dipaksa hadir demi “ramainya acara”, sementara esensi pelayanan justru kabur.

Lebih sensitif lagi, sebagian masyarakat merasakan aroma politik dalam setiap kunjungan. Ketika program pemerintah tidak mampu menjaga jarak dari kepentingan politik, maka kepercayaan publik pun terkikis. Wajar jika sebagian wilayah memilih menolak daripada menjadi panggung yang tidak mereka yakini.

Penolakan ini bukan bentuk kebencian pada Bupati atau pemerintah daerah. Ini adalah kritik terbuka dari rakyat yang ingin dihargai, bukan sekadar disapa. Pemerintah yang kuat bukan yang selalu dipuji, tapi yang berani mengoreksi diri saat dikritik.

Selasa Menyapa tidak perlu dihentikan. Yang perlu dihentikan adalah formalitas tanpa dampak. Yang perlu dibangun adalah komitmen tindak lanjut, pelibatan tokoh lokal, transparansi hasil, dan pendekatan yang lebih manusiawi,Karena rakyat Bima tidak butuh sering disapa, Rakyat Bima butuh didengar dan diselesaikan.(Tim MDG)