Media Dinamika Global

Jumat, 31 Oktober 2025

Raport Merah MCSP KPK, Gubernur Sherly Laos Diminta Lakukan Perombakan Total Kepala OPD Maluku Utara


Mediadinamikaglibal.id|Ternate – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menghadapi tantangan serius di tahun pertama kepemimpinan Gubernur Sherly Laos. Berdasarkan hasil Monitoring, Controlling, Surveillance, and Prevention (MCSP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tingkat kepatuhan tata kelola pemerintahan daerah masih di bawah 50 persen. Capaian ini menempatkan Maluku Utara dalam kategori raport merah, menunjukkan sistem pencegahan korupsi di daerah masih sangat rentan.

Ketua Harian DPP KNPI, Rusdi Yusuf, menyoroti kondisi ini sebagai bukti belum adanya reformasi birokrasi nyata pasca kasus korupsi yang menjerat Gubernur sebelumnya, almarhum AGK. Ia menilai, rendahnya capaian MCSP disebabkan oleh sejumlah faktor mendasar.

Pertama, hampir seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih merupakan warisan dari kabinet lama AGK yang dinilai berupaya keras mempertahankan jabatan dengan berbagai cara, termasuk melalui lobi politik, ormas, hingga lembaga eksternal.

Kedua, mentalitas birokrasi yang koruptif dan manipulatif masih bertahan. “Masih banyak administrasi penyelenggaraan pemerintahan yang tidak diinput ke dalam sistem MCSP KPK. Ini indikasi kuat bahwa budaya penyimpangan sudah mengakar dalam birokrasi,” tegas Rusdi.

Ketiga, ketidakpastian posisi kepala OPD di masa pemerintahan Gubernur Sherly Laos membuat para pejabat bersikap apatis terhadap instruksi KPK. Mereka dinilai sengaja mengabaikan kewajiban melengkapi data dan bukti (evidence) dalam sistem MCSP.

Keempat, ada dugaan upaya sistematis untuk merusak citra Gubernur Sherly Laos, dengan mengulang pola lama seperti yang pernah menjerat Gubernur sebelumnya. “Banyak pejabat yang sudah pensiun atau menjabat belasan tahun tetap dipertahankan, padahal tidak memiliki prestasi. Justru mereka ini menjadi beban dan sumber masalah,” tambah Rusdi.

Kelima, berdasarkan data dakwaan Jaksa Penuntut Umum KPK, terdapat 354 pemberi suap kepada gubernur sebelumnya, yang melibatkan kepala OPD, pengusaha, anggota DPRD, dan ASN. Fakta ini, kata Rusdi, seharusnya menjadi dasar bagi Gubernur Sherly untuk melakukan pembersihan total.

Desak Reformasi Birokrasi dan Uji Kompetensi Independen

Sebagai langkah strategis, Rusdi Yusuf mendesak Gubernur Sherly Laos untuk segera melakukan perombakan total jajaran kepala OPD, berdasarkan data kasus dan saksi di KPK, Kejaksaan Tinggi, dan Polda Maluku Utara. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan aparat penegak hukum untuk mempercepat proses hukum terhadap pejabat yang terlibat serta memastikan pengembalian keuangan negara.

Selain itu, Rusdi mendorong agar proses seleksi pejabat dilakukan secara transparan dan profesional melalui fit and proper test yang melibatkan lembaga independen seperti Universitas, LAN, BKN, dan ahli psikologi profesional.

“Sudah saatnya Maluku Utara bersih dari praktik jual beli jabatan, penyelewengan perizinan, dan manipulasi pengadaan. Jangan lagi memberi ruang bagi pejabat yang menjadi bagian dari masalah,” tegasnya.

Menurut Rusdi, Gubernur Sherly Laos memiliki momentum emas untuk membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas tinggi. “Rakyat Maluku Utara menaruh harapan besar pada Ibu Gubernur untuk membawa perubahan nyata. Bersih-bersih birokrasi adalah langkah pertama menuju reformasi total,” tutupnya.


Lek////

Kamis, 30 Oktober 2025

Ketua DPRD Kota Bima Dukung Mbojo Literation Festival, Ajak Masyarakat Tingkatkan Minat Baca


Sekretariat DPRD Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH, menghadiri acara Pembukaan Festival Literasi Mbojo Tahun 2025 yang digelar di Pelataran Taman Ria Kota Bima, Kamis (30/10/2025). Ia hadir bersama Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Ryan Kusuma Permadi, SH, serta Ketua Iswara Kota Bima, Yuliana, S.Sos.

Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bima, HA Rahman H. Abidin, SE, didampingi Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH Hadir pula Ketua TP PKK Kota Bima sekaligus Bunda Literasi, Hj. Badrah Ekawati A. Rahman, SE, S.Tr.Keb., Ketua GOW Kota Bima, Jumriah Feri Sofiyan, dan Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, yang menjabat sebagai Duta Baca Nasional periode 2021–2025.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Bima menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Literasi Mbojo yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Bima. Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan hanya wadah berekspresi bagi pelajar dan masyarakat, tetapi juga langkah-langkah strategi dalam menumbuhkan budaya literasi di daerah.

“Festival literasi ini sangat penting untuk membangun semangat membaca, menulis, dan berpikir kritis di tengah masyarakat kita. Literasi bukan hanya tentang buku, tapi tentang membuka wawasan, membangun karakter, dan memperkuat peradaban,” ujar Syamsurih, SH

Lebih lanjut, Ketua DPRD Kota Bima mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari yang menyenangkan.

 “Mari kita jadikan membaca sebagai bagian dari gaya hidup. Buku adalah jendela dunia, dan dengan membaca kita bisa melihat masa depan dengan lebih cerah,” tambahnya.

Mbojo Literation Festival 2025 sendiri menampilkan beragam kegiatan seperti lomba menulis dan membaca puisi, cerita rakyat, pameran literasi, hingga stand UMKM yang menampilkan hasil karya masyarakat. Kehadiran Gol A Gong sebagai Duta Baca Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta dan pengunjung yang antusias mengikuti acara tersebut. (Sekjend MDG)

Wujud Dukungan Program “Kota Bima BISA”, Kemenkeu Satu Bima dan BNI Serahkan Bantuan Tempat Sampah 3R kepada Pemkot Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan dukungan nyata terhadap program “Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Asri)”, jajaran Kementerian Keuangan Satu Bima yang terdiri dari KPPN Bima, KPP Pratama Bima, bersama Bank BNI, menyerahkan bantuan tempat sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) kepada Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Penyerahan dilakukan dalam rangka peringatan Hari Oeang ke-79 yang mengusung semangat kepedulian sosial dan lingkungan, bertempat di halaman kantor KPPN Bima. Bantuan ini berupa beberapa unit tempat sampah terpilah organik, anorganik, dan B3, yang akan ditempatkan di titik-titik strategis di wilayah Kota Bima.

Kepala DLH Kota Bima menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi Kemenkeu Satu Bima dan BNI.

“Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha. Bantuan ini sangat bermanfaat dalam memperkuat gerakan Kota Bima BISA menuju kota yang lebih bersih dan sehat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan KPPN Bima menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Bakti Sosial Hari Oeang, yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga lingkungan dan sosial kemasyarakatan.

“Melalui bantuan tempat sampah 3R ini, kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya,” ungkapnya.

DLH Kota Bima berharap inisiatif ini menjadi inspirasi bagi instansi lain, dunia usaha, dan masyarakat untuk ikut terlibat aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan, serta mewujudkan Kota Bima yang bersih, hijau, dan nyaman untuk semua.(Sekjend MDG)

Jum’at Berkah, 2 Inovasi Guru Hebat SDN 2 Suntu Kota Bima Lolos ke Tahap Penjurian Lomba Inovasi Daerah Kota Bima


Alhamdulillah Jum’at Berkah, 2 Inovasi Guru Hebat SDN 2 Suntu Kota Bima Lolos ke Tahap Penjurian Lomba Inovasi Daerah Kota Bima.

KotaBima, Media Dinamika Global.id. — Alhamdulillah Jum’at penuh berkah! Kabar membanggakan datang dari SDN 2 Suntu Kota Bima. Dua karya inovasi dari guru-guru hebat sekolah ini dinyatakan lolos ke tahap penjurian Lomba Inovasi Daerah Tingkat Kota Bima, Jumat 31 Oktober Tahun 2025.

Adapun dua inovasi tersebut merupakan hasil karya dari para pendidik kreatif, yaitu:

Bapak Asikin, S.Pd.SD

Ibu Fauziah, S.Pd.SD

Ibu Wati Feraliasya, S.Pd.SD

Ketiganya berhasil mengharumkan nama sekolah dengan ide dan terobosan kreatif yang mereka kembangkan sebagai bentuk dedikasi dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan publik di lingkungan sekolah dasar.

Keberhasilan ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh seluruh keluarga besar SDN 2 Suntu Kota Bima. Plt. Kepala Sekolah, Bapak Asikin, S.Pd.SD, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan semangat untuk terus berinovasi dalam memajukan dunia pendidikan, khususnya di Kota Bima.

“Alhamdulillah, ini adalah berkah Jum’at yang luar biasa. Kami bersyukur karena karya inovasi dari guru SDN 2 Suntu bisa lolos ke tahap penjurian. Semoga selalu dimudahkan dan mendapatkan hasil terbaik dalam ajang Lomba Inovasi Daerah Kota Bima tahun ini,” ujar beliau penuh harap.

Lomba Inovasi Daerah merupakan ajang bergengsi yang digelar oleh Pemerintah Kota Bima sebagai wadah untuk menumbuhkan kreativitas, efisiensi, dan terobosan baru dalam berbagai bidang pelayanan publik. Partisipasi SDN 2 Suntu menjadi bukti nyata bahwa guru-guru di sekolah ini tidak hanya aktif mengajar, tetapi juga terus berupaya menciptakan inovasi pendidikan yang berdampak positif bagi peserta didik dan masyarakat.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi inspirasi antarlembaga pendidikan. Guru-guru SDN 2 Suntu diharapkan dapat menjadi contoh bagi tenaga pendidik lainnya untuk selalu berpikir kreatif, adaptif terhadap perubahan, dan mampu menghasilkan solusi inovatif di lingkungan sekolah.

“Kami percaya bahwa inovasi adalah bagian penting dari kemajuan pendidikan. Dengan semangat gotong royong dan niat yang tulus, insyaAllah SDN 2 Suntu akan terus menjadi sekolah yang BISA — Bersih, Indah, Sehat, dan Asri — serta berprestasi dalam segala bidang,” tambah Bapak Asikin.

Seluruh keluarga besar SDN 2 Suntu Kota Bima menyampaikan doa dan dukungan penuh bagi para guru inovatif yang sedang berjuang di tahap penjurian. Semoga langkah mereka senantiasa dimudahkan, diberkahi, dan mendapatkan hasil terbaik dalam Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025.

Aamiin ya rabbal ‘aalamiin, SDN2 Suntu KotaBima Inovasi Guru Hebat Lomba Inovasi Daerah KotaBima_BISA

Bersih, Indah, Sehat, dan Asri – Sekolah Hebat, Guru Kreatif, Prestasi Gemilang.(Sekjend MDG)

Bhayangkari Satbrimob Polda Lampung Laksanakan Perawatan dan Pemeliharaan Pekarangan Pangan Lestari (P2L).


Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Pengurus Cabang Bhayangkari Satuan Brimob Polda Lampung melaksanakan kegiatan perawatan dan pemeliharaan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di lahan ketahanan pangan milik Satbrimob Polda Lampung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang digagas oleh Bhayangkari guna mendukung ketersediaan pangan keluarga, serta meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan agar lebih produktif dan bernilai ekonomi.

Dalam kegiatan tersebut, para pengurus Bhayangkari melakukan perawatan berbagai jenis tanaman sayuran dan tanaman hidroponik yang tumbuh subur di area P2L.
Metode hidroponik dipilih karena dinilai menjadi solusi efisien untuk mengatasi keterbatasan lahan. Selain itu, sistem ini mampu menghasilkan tanaman berkualitas sepanjang tahun tanpa tergantung pada kondisi musim, hemat air dan pupuk, serta lebih ramah lingkungan karena mengurangi penggunaan pestisida.

Ketua Bhayangkari Satbrimob Polda Lampung Ibu Ully Yustanto menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menambah ketersediaan bahan pangan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi anggota Bhayangkari agar lebih peduli terhadap pentingnya ketahanan pangan keluarga.

Sementara itu, Komandan Satuan Brimob Polda Lampung, Kombes Pol. Yustanto Mujiharso, memberikan apresiasi dan dukungan atas inisiatif positif tersebut.
Menurutnya, kegiatan P2L yang dilaksanakan Bhayangkari merupakan bentuk nyata kontribusi keluarga besar Brimob dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan nasional.

 “Upaya yang dilakukan Bhayangkari Satbrimob Polda Lampung melalui kegiatan P2L dan penanaman hidroponik ini sangat sejalan dengan semangat Polri dalam mendukung ketahanan pangan. Selain bermanfaat bagi keluarga besar Brimob, kegiatan ini juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan secara kreatif dan berkelanjutan,” ujar Kombes Pol. Yustanto Mujiharso.

Kegiatan berjalan dengan penuh semangat dan kekompakan, diakhiri dengan sesi panen hasil tanaman hidroponik sebagai simbol keberhasilan program P2L di lingkungan Satbrimob Polda Lampung.( Fs/Red). 

Putra Risa, Jebolan Rumah Qur’an Sumardin Depok, Buka Program Les Tasmi Online.

Salah satu Putra Qur,ani terbaik Desa Risa, Ade Nurahmansyah Mahfud.  


Bima. Media Dinamika Global.Id_Putra kelahiran Desa Risa Kecamatan Woha, Ade Nurahmansyah salah satu alumni terbaik Rumah Qur’an Sumardin Depok, resmi meluncurkan program Les Tasmi Online, sebuah inisiatif pembelajaran Al-Qur’an yang berfokus pada hafalan dan murojaah berbasis daring. Program ini ditujukan bagi para penghafal Al-Qur’an di seluruh Indonesia yang ingin memperkuat hafalan dan menjaga kualitas bacaan secara terjadwal dan terarah.


Menurut Ade Nurahmansyah Mahfud, ide ini lahir dari keprihatinan terhadap banyaknya hafidz dan hafidzah yang kesulitan menjaga hafalan setelah lulus dari lembaga tahfiz.


“Tasmi bukan sekadar membaca ulang hafalan, tapi juga proses menghidupkan kembali ayat-ayat Allah dalam hati. Dengan platform online ini, saya ingin membantu teman-teman tetap istiqamah murojaah di mana pun berada,” ujarnya pada media ini melalui whats Appnya.


Program Les Tasmi Online ini menawarkan berbagai paket pembelajaran, mulai dari pendampingan satu lawan satu, grup kecil, hingga kelas tematik khusus untuk target hafalan tertentu (1–30 juz). Proses pembelajaran dilakukan secara interaktif melalui video call dan disertai evaluasi rutin oleh pengajar bersertifikat tahfiz.


Selain fokus pada tasmi, program ini juga membina adab dan semangat belajar Al-Qur’an sesuai manhaj ahlus sunnah wal jama’ah.

Ade berharap inisiatif ini menjadi jembatan bagi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur’an di era digital.


Pendaftaran Les Tasmi Online sudah dibuka melalui akun media sosial resmi dan situs web @RQ Sumardin MI.(Mdg/04)



Serka Misran Babinsa 1608-5/Donggo Gelar Gotong Royong Jembatan Sorimonca Bersama Masyarakat Setempat


Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.--Pada hari Jum'at tanggal 31 Oktober 2025 pukul 08.00 wita kegiatan Anggota Koramil 1608-05/Donggo DPP Serka Misran beserta 8 orang Anggota. Melaksanakan Gotong royong bersama masyarakat di Desa O'o Kecamatan Donggo Kabupten Bima dengan sasaran menimbun jalan yang berlobang dan menggali saluran pembuangan air mulai dari jembatan Sorimonca sampai di depan SMPN 1 Donggo.

Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain :

1. TNI : 8 orang 

3. Pol PP : 6 orang 

4. Pemdes : 6 orang 

5. Masyarakat : 20 orang 

Kegiatan gotong royong selesai pukul 09.26 wita dengan Lancar dan Aman 

Babinsa Koramil1608-5/ donggo Serka Misran melaksanakan giat gotong royong bersama-sama masyarakat di wilayah binaannya dalam rangka TNI Bima bersama rakyat di Desa desa O'O Kecamatan Donggo Kabupaten Bima, Juma't (31/10/2025)

Serka Misran menjelaskan kegiatan tersebut merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan masyarakat setempat, bentuk kerjasama yang baik salah satunya bergotong royong babinsa selalu hadir ditengah rakyat apapun bentuknya.

‘’Kegiatan ini rutinitas dilakukan masyarakat Untuk memelihara kekompakan dan melalui kegiatan inilah bentuk kepedulian kita kepada lingkungan masyarakat".Jelas Serka Misran.


Lebih lanjut Babinsa serka Misran menyampaikan jangan sampai kegiatan gotong royong ditinggalkan atau di lupakan, apalagi tanpa saat ini mulai terkikis oleh jaman yang semakin modern hingga melupakan budaya tersebut.(Sekjend MDG)

Jaga Stabilitas Kamtibnas, Brimob Lampung Laksanakan Patroli Dialogis


Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung, personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Lampung melaksanakan patroli dialogis pada Pagi hari. Kamis 30 Oktober 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Kepolisian khususnya Brimob guna mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas serta menjalin komunikasi yang harmonis dengan masyarakat. 

Patroli dilakukan secara menyeluruh di sejumlah titik strategis, termasuk pusat keramaian, kawasan pemukiman, serta jalan lintas utama.

Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya berpatroli secara mobile, namun juga aktif berdialog dengan warga untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan imbauan keamanan.

Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol Yustanto Mujiharso menegaskan bahwa patroli dialogis ini merupakan kegiatan rutin yang terus diintensifkan, terlebih dalam situasi cuaca yang terik di siang hari, dan hujan disore hingga malam hari yang kerap menjadi waktu rawan bagi potensi kriminalitas.

“Patroli dialogis merupakan salah
satu bentuk pendekatan humanis Brimob kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan
kehadiran negara melalui kehadiran personel di tengah masyarakat, sehingga rasa
aman dan nyaman dapat terus terjaga,” ujar Yustanto 

“Kami juga menyampaikan imbauan
kepada masyarakat agar senantiasa waspada terhadap tindak kejahatan, serta
mengajak mereka untuk tidak segan melaporkan jika melihat atau mengetahui
adanya hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitarnya,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan patroli dialogis ini, diharapkan mampu menciptakan rasa aman
yang lebih merata, serta memperkuat hubungan kemitraan antara Brimob dan
masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.( Fs/Red). 

Babak Baru Kasus Percobaan Pembunuhan di Tangga, Saksi Kunci Siap Diperiksa


BIMA NTB. Media Dinamika Global.id. Kasus dugaan percobaan pembunuhan terhadap seorang janda berinisial YT, warga Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, kembali menggeliat setelah sempat mandek hampir delapan bulan. Korban kini mengajukan saksi kunci yang diyakini dapat membuka kembali jalan penyidikan atas peristiwa yang terjadi pada Februari 2024 itu.

Dugaan percobaan pembunuhan tersebut melibatkan dua saudara kandung berinisial Bh dan Ms, warga Desa Tangga. Keduanya disebut-sebut terlibat langsung dalam aksi yang hampir merenggut nyawa korban. Meski sempat disinyalir berhenti di meja penyidik, kepolisian memastikan perkara tersebut belum ditutup.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bima, AKP Malik, SH, menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu kelengkapan alat bukti, terutama keterangan saksi tambahan dari pihak korban. Ia memastikan penyidik akan kembali mendalami kasus tersebut begitu bukti baru diterima.

“Kasus ini bukan tanpa kepastian hukum, tetapi memang belum lengkap dari sisi keterangan saksi. Jika ada saksi tambahan dari pihak korban, tentu akan kami terima dan dalami kembali,” ujar Malik kepada wartawan, Senin (27/10/2025), di Mapolres Bima, didampingi sejumlah kepala unit penyidik.

L

Langkah korban menyerahkan saksi tambahan menjadi babak baru dalam penanganan perkara ini. Kepada wartawan, YT menyebut telah menyerahkan sejumlah nama saksi yang disebut mengetahui langsung kronologi kejadian malam peristiwa.

“Tadi saya sudah mengajukan nama beberapa saksi yang akan dimintai keterangan pada Kamis lusa,” kata YT, Senin (27/10/2025).

Korban berharap kesaksian baru tersebut menjadi titik terang bagi penegak hukum untuk segera menetapkan kepastian hukum dalam kasus yang sempat tersendat.

“Saya hanya ingin keadilan ditegakkan. Selama ini saya menunggu dengan sabar agar kebenaran terungkap,” ujarnya dengan nada tegas

Dengan tambahan keterangan saksi kunci, publik kini menanti langkah tegas Polres Bima dalam memastikan penyelidikan berjalan transparan dan memberikan kepastian hukum bagi korban. (Tim)

Ketua APJATI Sumut Menghimbau Masyarakat Tidak Bekerja Keluar Negeri Secara Non Prosedural


Medan. Media Dinamika Global.id. Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Sumut, Dr, Asa Binsar Siregar menegaskan, APJATI Sumut berkomitmen dalam memerangi dan menyuarakan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan mencegah penempatan pekerja migran (PMI) non-Prosedural. Untuk meningkatkan penempatan PMI prosedural, APJATI Sumut selalu berkordinasi dengan pemerintah di semua lini. 

"Komitmen APJATI Sumut dalam memberantas TPPO kami tidak akan melakukan penempatan tenaga kerja yang terindikasi TPPO. Kami (APJATI Sumut) selalu menyuarakan dan memerangi TPPO,"jelasnya pada wartawan, Kamis (30/10).

Dikatakan, sebagai bukti komitmen APJATI Sumut dalam menyuarakan dan memerangi TTPO, pekan lalu tepatnya pada, Rabu 22 Oktober 2025, APJATI Sumut menggelar Focus Group Discussion bertema "Peningkatan Kualitas, Perlindungan dan Jumlah Pekerja Migran Indonesia oleh DPD Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Sumut dalam rangka Pencegahan dan Mengurangi Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) , mencegah penempatan PMI Non-Prosedural/ Ilegal ke Luar Negeri".

FGD yang dihadiri puluhan perwakilan perusahaan jasa tenaga kerja ini, Ketua APJATI Sumut, Dr Asa Binsar menyampaikan, salah satu faktor yang menyebabkan mudahnya masyarakat tergiur kerja di luar negeri adalah faktor ekonomi. "Faktor ekonomi masyarakat yang lemah jadi penyebab utama. Begitu mendengar ada tawaran kerja ke luar negeri dengan gaji yang menjanjikan mereka akan tergiur tanpa memikirkan apa itu baik dan sesuai peraturan,"jelasnya. 

Untuk itu, sambung Dr Asa Binsar, masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri jangan mudah percaya dengan informasi dan proses penempatan melalui orang-perorang tanpa ada lembaga penyalur tenaga kerja yang jelas. "Misalnya lembaga paling dekat tanya ke Kepala Desa, apakah benar ada rekrutmen penempatan kerja ke luar negeri, kantornya dimana?. Tanya Disnaker benar tidak informasi yang diperoleh. Kalau hanya ketemu di jalan, tawarannya bagus imingnya bagus itu terindikasi kejahatan TPPO. Sekali lagi kalau orang ditawari kerja tanpa jelas kantor, lembaga dan keberadaannya itu adalah indikasi TPPO,"urainya. 

Dalam FGD itu, Dr Asa Binsar jug memaparkan ciri-ciri dan modus operandi TPPO mulai dari adanya kekerasan dan ancaman untuk mengontrol korban, rayuan yang menipu sering kali berkedok tawaran kerja yang menggiurkan tapi tak sesuai dengan kenyataan, penyalahgunaan kekuasaan sampai dijerat utang. "Korban dijerat utang yang tak sanggup dibayar agar tetap dalam kendali pelaku,"jelasnya. (Tim)*