Media Dinamika Global: Musibah
Tampilkan postingan dengan label Musibah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musibah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Agustus 2026

Seorang Buruh Tani Asal Sumba Barat Ditemukan Tidak Sadarkan Diri Di Manggelewa


Manggelewa. Media Dinamika Global.Id.-Seorang Buruh Tani Asal Sumba Barat Ditemukan Tidak Sadarkan Diri Di Manggelewa. Seorang buruh tani berinisial Y.B., 32 tahun, asal Kabupaten Sumba Barat Daya, ditemukan tidak sadarkan diri di Dusun Madapaga, Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu.

Y.B. sebelumnya diketahui sedang bekerja mengangkat batu di salah satu lokasi galian C milik warga. Saat seorang saksi kembali setelah berpamitan ke toilet, Y.B. ditemukan telah tergeletak dan tidak sadarkan diri. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Personel Polsek Manggelewa yang tiba di lokasi memberikan penanganan awal dan mengevakuasi Y.B. ke RSUD Manggelewa untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dan tindakan medis, Y.B. dinyatakan meninggal dunia.

Hasil pemeriksaan medis sementara tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun benturan benda tumpul pada tubuh korban. Jenazah kemudian ditempatkan di ruang jenazah RSUD Manggelewa sambil menunggu kedatangan pihak keluarga.

Kepolisian masih meminta keterangan sejumlah saksi dan pihak terkait untuk memastikan kronologi serta proses penanganan kejadian tersebut.

Sebanyak 114 Penumpang dan 17 Awak Kapal KMP Putri Yasmin Dipastikan Selamat


Bali Indonesia. Media Dinamika Global.Id.- Sebanyak 114 penumpang dan 17 awak kapal KMP Putri Yasmin dipastikan selamat setelah kapal yang mereka tumpangi terbakar di perairan Selat Lombok, dekat Pantai Sekotong, Lombok Barat, Rabu (12/8/2026) dini hari.

KMP Putri Yasmin milik PT Jembatan Nusantara itu tengah berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.30 hingga 04.15 WITA, saat sebagian besar penumpang sedang tertidur.

Kantor SAR NTB menyebut seluruh penumpang dan kru telah berhasil dievakuasi dari KMP Putri Yasmin. Proses penyelamatan melibatkan tim SAR gabungan dari Mataram dan Denpasar, TNI AL, kepolisian, serta bantuan kapal lain, termasuk KMP Port Link II yang sedang melintas.

Sebanyak 33 penumpang dievakuasi ke Pelabuhan Padangbai, Bali, menggunakan KMP Port Link. Sementara penumpang lainnya dievakuasi menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sebagian penumpang mengalami syok akibat kepanikan saat kebakaran. Seorang penumpang yang sempat terlihat ditandu saat tiba di pelabuhan dilaporkan pingsan setelah menghirup asap dan mengalami syok. Korban telah mendapat bantuan oksigen dan kondisinya kini stabil.

KSOP bersama dinas kesehatan juga menyiagakan posko kesehatan dan informasi di Pelabuhan Padangbai dan Lembar untuk pemeriksaan penumpang serta pendataan keluarga.

Minggu, 09 Agustus 2026

Tabrakan Hebat, Mengakibatkan Satu Sopir Tewas di Lokasi Kejadian Wilayah Dompu


Dompu. Media Dinamika Global.Id.-Tabrakan Hebat, Mengakibatkan Satu Sopir Tewas di Lokasi Kejadian Wilayah Dompu. Kecelakaan maut melibatkan truk engkel/box dan dump truck bermuatan pasir terjadi di wilayah Kabupaten Dompu, NTB, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.

Tabrakan hebat tersebut dilaporkan mengakibatkan satu sopir tewas di lokasi kejadian, sementara pengemudi kendaraan lainnya mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Hendyono, warga Dusun Tente Calabai, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.

Benturan keras menyebabkan bagian depan kedua kendaraan ringsek parah. Warga bersama pengguna jalan terlihat berupaya mengevakuasi korban yang terjepit di dalam kabin kendaraan.

Sementara korban yang mengalami luka berat langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Personel Polsek Kempo telah berada di lokasi untuk mengamankan TKP, mengatur arus lalu lintas, serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak kepolisian.

Senin, 30 Maret 2026

Kerugian Sekitar Rp2 Milyar, Gudang Oli di Ampenan Terbakar

Kapolsek Ampenan Kompol Ahmad Majmuk yang memimpin
langsung penanganan di lokasi Kebakaran, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global — Kebakaran hebat melanda sebuah toko sekaligus gudang oli Federal Central Hero Manunggal di Lingkungan Pintu Air, Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Senin (30/03/2026) sekitar pukul 10.40 Wita.

Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Personel Polsek Ampenan yang menerima laporan dari masyarakat langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus membantu proses evakuasi dan pemadaman.

Kapolsek Ampenan Kompol Ahmad Majmuk yang memimpin langsung penanganan di lokasi menjelaskan, pihaknya segera menerjunkan personel begitu menerima informasi kejadian.

“Begitu kami menerima laporan, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan serta membantu proses evakuasi dan pemadaman bersama petugas Damkar Kota Mataram,” ujarnya.

Baca juga: https://www.mediadinamikaglobal.id/2026/03/ground-breaking-jembatan-garuda-wujud.html

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran bermula saat seorang karyawan sedang menghitung stok barang di lantai satu, sementara karyawan lainnya berada di lantai dua. Tiba-tiba terdengar suara ledakan dari arah stabilizer (stavol) di belakang gudang yang kemudian memicu percikan api.

“Setelah ledakan, api dengan cepat membesar dan membakar ribuan dus oli di lantai satu. Para karyawan panik dan berusaha menyelamatkan diri, ada yang melompat dan ada yang keluar melalui pintu depan,” jelas Kapolsek.

Beruntung, petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi tidak lama kemudian berhasil mengendalikan api dengan bantuan warga dan karyawan setempat. Sementara itu, aparat kepolisian fokus mengamankan area untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di dalam bangunan.

Dari hasil sementara, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp2 miliar.

“Korban jiwa nihil, namun kerugian materi cukup besar. Kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran,” tutup Kapolsek.

Redaksi |

Minggu, 15 Maret 2026

Kecelakaan Tunggal, Satu Meninggal Dunia dan Tiga Orang Luka-luka

Mobil Kecelakaan Tunggal, (Ist/Surya Gempar)

Mataram, Media Dinamika Global – Personel Subsatgas Pengamanan Obyek Vital dan Jalur Transportasi Polda NTB bergerak cepat mengevakuasi korban kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Bypass Mandalika, tepatnya di Desa Labulia, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (14/03/2026).

Peristiwa tersebut terjadi saat personel yang tergabung dalam Operasi Ketupat Rinjani 2026 tengah melaksanakan patroli rutin di jalur tersebut guna memastikan keamanan arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kabid Humas Polda NTB Mohammad Kholid menjelaskan bahwa selama pelaksanaan Operasi Ketupat Rinjani 2026, seluruh satuan tugas terus aktif menjalankan tugas pengamanan di berbagai titik strategis.

Salah satunya adalah Satgas Pengamanan Obyek Vital dan Jalur Transportasi yang secara intensif melakukan patroli di jalur-jalur utama yang ramai dilalui masyarakat, khususnya pada masa mudik Lebaran.

“Saat tiba di jalur Bypass Mandalika, tepatnya di sekitar Desa Labulia, personel patroli mendapati adanya kecelakaan tunggal yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka,” jelasnya.

Melihat kejadian tersebut, personel kepolisian langsung melakukan tindakan cepat dengan mengevakuasi para korban dari lokasi kejadian dan mengawal mereka menuju rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan para korban sekaligus memberikan pertolongan secepat mungkin di lokasi kejadian.

Kabid Humas menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di lapangan melalui patroli Ops Ketupat Rinjani tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga memberikan bantuan kepada masyarakat apabila terjadi situasi darurat.

“Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membantu masyarakat apabila terjadi peristiwa seperti kecelakaan ataupun kondisi darurat lainnya,” pungkasnya.

Redaksi |

Kamis, 22 Januari 2026

Relawan Muhammadiyah NTB Hadir Pulihkan Hunian dan Trauma Warga Banjir Aceh Timur

Relawan MDMC NTB Saat Pendampingan psikososial bagi
anak-anak di Desa Blang Seunong, (Ist/Surya)

Aceh Timur, Media Dinamika Global.Id – Relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan komitmen kuat dalam proses pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Timur. Pada Kamis (22/02/2026), relawan MDMC kembali memusatkan aktivitas kemanusiaan di wilayah terdampak, khususnya Desa Blang Seunong, Kecamatan Pantai Bidari.

Fokus utama kegiatan relawan meliputi penguatan fungsi hunian warga, pendampingan psikososial bagi anak-anak, serta assessment lanjutan terhadap dampak kerusakan dan kondisi sosial-ekonomi masyarakat pascabanjir.

Di tengah keterbatasan dan kerusakan yang masih tampak nyata, relawan MDMC hadir tidak sekadar sebagai tim pendata, tetapi juga sebagai pendamping yang bekerja langsung bersama warga. Bahkan, sebagian relawan memilih tinggal di tengah masyarakat untuk memastikan proses pemulihan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Sejak pagi hari, relawan bahu-membahu bersama warga membangun kembali rumah-rumah yang rusak maupun hanyut terseret banjir. Proses pemulihan hunian dimulai dari mengumpulkan sisa material yang masih bisa dimanfaatkan, memperkuat rangka bangunan, hingga pemasangan atap agar rumah kembali layak dan aman untuk ditempati.

“Fungsi relawan di fase ini adalah memastikan warga tidak berjalan sendiri dalam proses pemulihan. Kami ikut bekerja, mendampingi, dan memastikan hunian kembali aman untuk ditinggali,” ujar Koordinator Relawan MDMC NTB, Yudi Lestanata.

Salah satu penerima manfaat adalah Bapak Yusuf, warga Desa Blang Seunong, yang rumahnya hanyut tersapu banjir. Dengan pendampingan relawan, proses pembangunan rumahnya dilakukan secara bertahap, mulai dari pendirian tiang hingga pemasangan atap agar keluarga dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

“Kalau tidak dibantu, kami tidak tahu harus mulai dari mana. Relawan datang bukan hanya membawa bantuan, tapi juga tenaga dan semangat,” ungkap Bapak Yusuf dengan haru.

Selain pemulihan hunian, relawan MDMC NTB juga memberikan perhatian serius terhadap pemulihan psikososial, terutama bagi anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan mengalami trauma akibat bencana. Melalui kegiatan bermain, bercerita, serta edukasi sederhana, relawan berupaya mengembalikan rasa aman, keceriaan, dan kepercayaan diri anak-anak.

Sebanyak 146 anak tercatat sebagai penerima manfaat layanan psikososial yang dilaksanakan di lokasi terdampak. Kegiatan ini menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk mengekspresikan perasaan sekaligus membantu mereka kembali siap menjalani aktivitas sehari-hari.

“Psikososial bukan sekadar hiburan, tetapi bagian penting dari pemulihan mental anak-anak agar mereka siap kembali bersekolah dan beraktivitas seperti biasa,” jelas Naufal, Koordinator Kegiatan Psikososial Tim Relawan Muhammadiyah NTB.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan, MDMC NTB juga menyalurkan bantuan school kit kepada anak-anak terdampak banjir. Berdasarkan hasil pendataan, sebanyak 240 siswa menerima perlengkapan sekolah berupa buku tulis dan alat tulis.

“Banyak perlengkapan sekolah yang rusak atau hanyut akibat banjir. Dengan school kit ini, kami berharap anak-anak dapat kembali belajar tanpa beban,” tambahnya.

Untuk memastikan proses pemulihan berjalan berkelanjutan, Muhammadiyah melalui LazisMu Kabupaten Bima membuka open donasi guna mendukung perbaikan hunian dan pemulihan anak pascabencana. Adapun kebutuhan mendesak yang masih diperlukan antara lain:

Kebutuhan Pemulihan Hunian:

- Paku berbagai ukuran

- Seng atap

- Kayu dan papan

- Alat pertukangan (palu, gergaji, tang, obeng, dan lainnya)

Kebutuhan Pendidikan:

- Tas sekolah

- Buku tulis

- Alat tulis lengkap

- Seragam sekolah

Donasi dapat disalurkan melalui LazisMu Kabupaten Bima, yang selanjutnya akan digunakan untuk mendukung kerja-kerja kemanusiaan relawan MDMC serta memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak banjir di Aceh dan wilayah Sumatera lainnya.

“Relawan hadir bukan hanya saat tanggap darurat, tetapi juga dalam proses membangun kembali kehidupan warga. Dukungan masyarakat luas menjadi kekuatan utama agar pemulihan ini dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan,” pungkas Yudi Lestanata.

Redaksi: Surya Gempar

Jumat, 16 Januari 2026

Gubernur NTB Tinjau Perigi dan Jurit, Pastikan Akses Warga Lotim Kembali Normal


Lombok Timur, Media Dinamika Global.id. — Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Lalu Muhamad Iqbal, turun langsung meninjau pembangunan jembatan di Dusun Beta, Desa Perigi, Kecamatan Suela, Lombok Timur, yang sebelumnya rusak akibat banjir. Kunjungan tersebut, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya pada infrastruktur yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat. 16 Januari 2026.

Jembatan tersebut, menghubungkan Kecamatan Suela dan Kecamatan Pringgabaya serta menjadi jalur utama bagi anak sekolah, guru, dan akses menuju layanan kesehatan seperti Puskesmas. Selain itu, Jembatan Perigi juga berperan penting dalam pengangkutan hasil pertanian warga, mulai dari Jagung, Srikaya, hingga komoditas lainnya. Jalur ini menopang aktivitas ekonomi masyarakat dengan perputaran yang disebut mencapai miliaran rupiah setiap tahun.

Setibanya di lokasi, Gubernur Iqbal disambut masyarakat bersama Kepala BPBD Lombok Timur dan Kepala Dinas Sosial Lombok Timur. Saat ini, jembatan tersebut dilaporkan telah rampung dan siap digunakan (16/1/2026).

Ditegaskannya penanganan pascabanjir harus berorientasi pada pemulihan kehidupan masyarakat, secepat mungkin. Jembatan darurat di Perigi dibangun menggunakan Jembatan Bailey dengan bentang 18 meter dan lebar 4 meter, yang dipinjam dari Pangdam IX/Udayana dengan pembiayaan mobilisasi dan pemasangan.

“Fokus kita sekarang adalah bagaimana menormalisasi kehidupan masyarakat. Jembatan Bailey ini bisa selesai cepat berkat dukungan TNI. Saya menghubungi langsung Pangdam dan Danrem 162/WB, agar pengerjaannya dipercepat,” ujarnya.

Dirinya mengungkapkan material jembatan sempat berada di Jawa sehingga membutuhkan waktu mobilisasi. Pada masa darurat, warga sempat membuat akses sementara menggunakan Bambu. Namun, berkat kerja cepat lintas pihak, pembangunan jembatan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 10 hari. Gubernur NTB meminta agar segera dilakukan penyempurnaan, termasuk pemasangan pembatas pengaman dan pembangunan tangga oleh BPBD Lombok Timur, demi keamanan masyarakat.

Respons cepat pemerintah tersebut disambut rasa syukur warga. Sidik, salah seorang warga Desa Perigi, menyampaikan apresiasinya.

“Kami tidak menyangka bisa secepat ini ditangani. Biasanya pemerintah janji, lama baru ditepati. Sekarang seperti mimpi, alhamdulillah jembatan sudah jadi. Kami sangat bersyukur,” ujarnya.

Usai meninjau Perigi, Gubernur Iqbal melanjutkan kunjungan ke Desa Jurit untuk melihat kondisi jembatan yang juga putus akibat banjir. Jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Jurit, Kecamatan Pringgasela, dengan Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik. Dikatakannya, akses tersebut harus segera dipulihkan karena berkaitan langsung dengan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Terlebih Lendang Nangka Utara termasuk wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem yang masih tinggi.

“Hal ini segera kita bahas dengan Pak Bupati Lombok Timur agar segera dibangun. Harus ada solusi sementara dan permanen,” tegasnya.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Gubernur NTB Sholat Jum'at sekaligus bersilaturahmi dengan jamaah Masjid Nurul Hidayah, Dusun Benteng Selatan, Lendang Nangka Utara. Dirinya mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong, khususnya dalam membersihkan saluran dan sungai dari sampah serta sedimentasi sebagai langkah pencegahan bencana. Pada dua lokasi kunjungan, Gubernur NTB menyerahkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak dari Dinas Sosial P3A Provinsi NTB dan Baznas Provinsi NTB.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik NTB sekaligus Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB Dr. H. Ahsanul Khalik, memastikan penanganan kerusakan akibat banjir di wilayah lain, termasuk di Pulau Sumbawa, akan didukung melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD 2026, sesuai tingkat kerusakan, dampak langsung bagi masyarakat, serta ketersediaan anggaran.

Dalam waktu dekat, Gubernur NTB rencananya dijadwalkan mengunjungi sejumlah wilayah di Pulau Sumbawa yang terdampak banjir, pungkasnya. (Sekjend MDG)