Relawan Muhammadiyah NTB Hadir Pulihkan Hunian dan Trauma Warga Banjir Aceh Timur - Media Dinamika Global

Kamis, 22 Januari 2026

Relawan Muhammadiyah NTB Hadir Pulihkan Hunian dan Trauma Warga Banjir Aceh Timur

Relawan MDMC NTB Saat Pendampingan psikososial bagi
anak-anak di Desa Blang Seunong, (Ist/Surya)

Aceh Timur, Media Dinamika Global.Id – Relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan komitmen kuat dalam proses pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Timur. Pada Kamis (22/02/2026), relawan MDMC kembali memusatkan aktivitas kemanusiaan di wilayah terdampak, khususnya Desa Blang Seunong, Kecamatan Pantai Bidari.

Fokus utama kegiatan relawan meliputi penguatan fungsi hunian warga, pendampingan psikososial bagi anak-anak, serta assessment lanjutan terhadap dampak kerusakan dan kondisi sosial-ekonomi masyarakat pascabanjir.

Di tengah keterbatasan dan kerusakan yang masih tampak nyata, relawan MDMC hadir tidak sekadar sebagai tim pendata, tetapi juga sebagai pendamping yang bekerja langsung bersama warga. Bahkan, sebagian relawan memilih tinggal di tengah masyarakat untuk memastikan proses pemulihan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Sejak pagi hari, relawan bahu-membahu bersama warga membangun kembali rumah-rumah yang rusak maupun hanyut terseret banjir. Proses pemulihan hunian dimulai dari mengumpulkan sisa material yang masih bisa dimanfaatkan, memperkuat rangka bangunan, hingga pemasangan atap agar rumah kembali layak dan aman untuk ditempati.

“Fungsi relawan di fase ini adalah memastikan warga tidak berjalan sendiri dalam proses pemulihan. Kami ikut bekerja, mendampingi, dan memastikan hunian kembali aman untuk ditinggali,” ujar Koordinator Relawan MDMC NTB, Yudi Lestanata.

Salah satu penerima manfaat adalah Bapak Yusuf, warga Desa Blang Seunong, yang rumahnya hanyut tersapu banjir. Dengan pendampingan relawan, proses pembangunan rumahnya dilakukan secara bertahap, mulai dari pendirian tiang hingga pemasangan atap agar keluarga dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

“Kalau tidak dibantu, kami tidak tahu harus mulai dari mana. Relawan datang bukan hanya membawa bantuan, tapi juga tenaga dan semangat,” ungkap Bapak Yusuf dengan haru.

Selain pemulihan hunian, relawan MDMC NTB juga memberikan perhatian serius terhadap pemulihan psikososial, terutama bagi anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan mengalami trauma akibat bencana. Melalui kegiatan bermain, bercerita, serta edukasi sederhana, relawan berupaya mengembalikan rasa aman, keceriaan, dan kepercayaan diri anak-anak.

Sebanyak 146 anak tercatat sebagai penerima manfaat layanan psikososial yang dilaksanakan di lokasi terdampak. Kegiatan ini menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk mengekspresikan perasaan sekaligus membantu mereka kembali siap menjalani aktivitas sehari-hari.

“Psikososial bukan sekadar hiburan, tetapi bagian penting dari pemulihan mental anak-anak agar mereka siap kembali bersekolah dan beraktivitas seperti biasa,” jelas Naufal, Koordinator Kegiatan Psikososial Tim Relawan Muhammadiyah NTB.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan, MDMC NTB juga menyalurkan bantuan school kit kepada anak-anak terdampak banjir. Berdasarkan hasil pendataan, sebanyak 240 siswa menerima perlengkapan sekolah berupa buku tulis dan alat tulis.

“Banyak perlengkapan sekolah yang rusak atau hanyut akibat banjir. Dengan school kit ini, kami berharap anak-anak dapat kembali belajar tanpa beban,” tambahnya.

Untuk memastikan proses pemulihan berjalan berkelanjutan, Muhammadiyah melalui LazisMu Kabupaten Bima membuka open donasi guna mendukung perbaikan hunian dan pemulihan anak pascabencana. Adapun kebutuhan mendesak yang masih diperlukan antara lain:

Kebutuhan Pemulihan Hunian:

- Paku berbagai ukuran

- Seng atap

- Kayu dan papan

- Alat pertukangan (palu, gergaji, tang, obeng, dan lainnya)

Kebutuhan Pendidikan:

- Tas sekolah

- Buku tulis

- Alat tulis lengkap

- Seragam sekolah

Donasi dapat disalurkan melalui LazisMu Kabupaten Bima, yang selanjutnya akan digunakan untuk mendukung kerja-kerja kemanusiaan relawan MDMC serta memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak banjir di Aceh dan wilayah Sumatera lainnya.

“Relawan hadir bukan hanya saat tanggap darurat, tetapi juga dalam proses membangun kembali kehidupan warga. Dukungan masyarakat luas menjadi kekuatan utama agar pemulihan ini dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan,” pungkas Yudi Lestanata.

Redaksi: Surya Gempar

Comments


EmoticonEmoticon