Media Dinamika Global: Headline News Kab. Bima
Tampilkan postingan dengan label Headline News Kab. Bima. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Headline News Kab. Bima. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Agustus 2026

Bima Jadi Penerima Terbesar Sebanyak Rp923,19 Miliar Masuk NTB,Ini Daftar Lengkap 11 Pemda


Mataram
. Media Dinamika Global.Id.– Kucuran dana dari Pemerintah Pusat kembali memperkuat ruang fiskal pemerintah daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB). Dukungan anggaran tersebut diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan daerah sekaligus menjaga keberlanjutan pelayanan publik dan pembangunan.

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan cq. Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) menyalurkan dana Kurang Bayar Dana Bagi Hasil (KB DBH) Tahun Anggaran 2024 dan Tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp923,19 miliar kepada 11 pemerintah daerah di wilayah NTB.

Penyaluran anggaran tersebut dilakukan secara serentak pada 7 Agustus 2026 dan langsung masuk ke Rekening Kas Daerah melalui empat Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), yakni KPPN Mataram, KPPN Selong, KPPN Sumbawa Besar, dan KPPN Bima.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi NTB, Ratih Hapsari Kusumawardani, menjelaskan total anggaran yang disalurkan terdiri atas KB DBH sebesar Rp539,50 miliar dan Tambahan DAU Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp383,69 miliar.

“Penyaluran ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Pusat untuk terus mendukung penguatan kapasitas fiskal daerah. Total anggaran Rp923,19 miliar tersebut terdiri dari KB DBH sebesar Rp539,50 miliar dan Tambahan DAU TA 2026 sebesar Rp383,69 miliar,” ujarnya.

Menurut Ratih, penyaluran KB DBH merupakan pemenuhan kewajiban Pemerintah Pusat atas selisih kurang penyaluran DBH pada tahun anggaran sebelumnya. Dana tersebut mencakup sejumlah komponen, antara lain Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Cukai Hasil Tembakau (CHT), serta DBH Sumber Daya Alam (SDA).

Sektor SDA yang menjadi komponen DBH tersebut meliputi pertambangan, kehutanan, perikanan hingga panas bumi.

Sementara itu, Tambahan DAU diarahkan untuk dua kebutuhan strategis, yakni membantu pemenuhan kebutuhan penggajian Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah serta meningkatkan kapasitas fiskal daerah yang masuk kategori Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Kabupaten Bima Terima Alokasi Terbesar

Dari total alokasi yang disalurkan, Kabupaten Bima menjadi daerah penerima terbesar, dengan total anggaran mencapai Rp277,93 miliar.

Rinciannya terdiri dari KB DBH sebesar Rp75.043.063.000 dan Tambahan DAU sebesar Rp202.894.179.000.

Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Lombok Timur dengan total Rp167.647.060.000, terdiri dari KB DBH Rp75.938.829.000 dan Tambahan DAU Rp91.708.231.000.

Sementara Kabupaten Dompu memperoleh total Rp136.896.006.000, dengan rincian KB DBH Rp74.807.341.000 dan Tambahan DAU Rp62.088.665.000.

Berikut rincian alokasi dana untuk masing-masing daerah:

Kabupaten Bima: KB DBH Rp75.043.063.000, Tambahan DAU Rp202.894.179.000, total Rp277.937.242.000.

Lombok Timur: KB DBH Rp75.938.829.000, Tambahan DAU Rp91.708.231.000, total Rp167.647.060.000.

Dompu: KB DBH Rp74.807.341.000, Tambahan DAU Rp62.088.665.000, total Rp136.896.006.000.

Lombok Tengah: KB DBH Rp77.645.247.000, tanpa Tambahan DAU, total Rp77.645.247.000.

Lombok Barat: KB DBH Rp46.422.580.000, Tambahan DAU Rp26.686.208.000, total Rp73.108.788.000.

Sumbawa Barat: KB DBH Rp62.203.372.000.

Kota Bima: KB DBH Rp56.375.862.000.

Sumbawa: KB DBH Rp26.367.530.000.

Lombok Utara: KB DBH Rp20.422.785.000.

Provinsi NTB: KB DBH Rp13.750.343.000.

Kota Mataram: KB DBH Rp10.519.266.000, Tambahan DAU Rp317.198.000, total Rp10.836.464.000.

Dengan demikian, keseluruhan alokasi untuk pemerintah daerah di NTB mencapai Rp923.190.695.000, terdiri dari KB DBH Rp539.496.218.000 dan Tambahan DAU Rp383.694.481.000.

Pemda Diminta Segera Manfaatkan Dana

Masuknya dana tersebut ke kas daerah diharapkan segera diikuti dengan percepatan pemanfaatan sesuai peruntukannya.

Ratih mengimbau seluruh pemerintah daerah penerima agar tidak menunda penggunaan anggaran, terutama untuk kebutuhan yang berkaitan langsung dengan masyarakat dan pelayanan pemerintahan.

“Pemda kami imbau untuk segera mengakselerasi pemanfaatan dana yang telah diterima. Khususnya untuk pemenuhan hak kepegawaian ASN, penguatan layanan dasar masyarakat, serta pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif di NTB,” katanya.

Ia menilai koordinasi antara Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memastikan transfer fiskal tersebut memberikan dampak nyata.

Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi NTB sekaligus memastikan APBN dapat menjalankan perannya sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.

“Sinergi ini penting agar peran strategis APBN sebagai penggerak utama roda perekonomian di NTB dapat dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat,” ujar Ratih sebagaimana dikutip dari lpkpkntb.com.(Team).

Senin, 10 Agustus 2026

Bupati Bima Ady Mahyudi: Peroleh Dana 277 Milyar Masuk Kas Pemkab Bima


Jakarta. Media Dinamika Global.Id.- Bupati Bima Ady Mahyudi: Peroleh Dana 277 Milyar Masuk Kas Pemkab Bima. Dalam bulan Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten Bima mendapatkan alokasi transfer ke daerah (TKD) tambahan dengan total dana sebesar Rp. 277 Milyar.

Dari angka tersebut sebanyak Rp.  202 milyar merupakan DAU tambahan dan sebesar Rp.75 Milyar merupakan kurang Bayar dana bagi hasil (KB-DBH)

Bupati Bima Ady Mahyudi (09/08) menjelaskan, "Masuknya dana ini daerah memiliki arti penting bagi pemerintah Kabupaten Bima dalam memenuhi alokasi belanja yang tertuang dalam APBD Tahun Anggaran 2026. 

Anggaran tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk merealisasikan belanja prioritas pemerintah daerah yang sebelumnya sudah direncanakan tapi belum bisa direalisasikan  karena adanya lain-lain pendapatan daerah yang tidak masuk seperti pendapatan perusahaan tambang yang beroperasi di provinsi NTB.

Dalam upaya untuk memenuhi belanja jasa aparatur sipil negara (ASN) khususnya tenaga PPPK reguler dan PPPK - PW sehingga dapat mendorong peningkatan kinerja dan disiplin. 

Demikian halnya dalam upaya peningkatan kinerja pemerintah desa, anggaran ini secara signifikan penting bagi penambahan belanja wajib (mandatory spending) 10% Alokasi Dana Desa (ADD), yang bisa digunakan untuk belanja perioritas pembangunan di Desa.

Di samping dapat digunakan untuk penambahan belanja iuran BPJS Kesehatan.

Peningkatan Kesehatan Masyarakat dalam kerangka cakupan kesehatan semesta/universal health coverage (UHC) yang dititikberatkan pada pencegahan dan pengobatan baik promosi kesehatan, pencegahan penyakit (seperti imunisasi dan skrining), hingga pengobatan kuratif dan rehabilitatif.

Sehingga pada gilirannya akan dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian dan membantu menekan angka kematian ibu dan  anak serta mengendalikan laju penyakit sejak dini. (Red)

Minggu, 05 Juli 2026

Dinas BKKBN Belo Hadiri Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bima Ke-386


Woha Bima. Media Dinamika Global.Id.- Dinas BKKBN Kecamatan Belo Kab Bima menghadiri peringatan hari jadi Kabupaten Bima ke-386 yang diselenggarakan di halaman kantor Bupati Bima, Minggu (05/07/26).

Pantauan langsung Media ini bahwa Peringatan hari jadi ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat,Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE. M.IP,  Anggota DPR RI, Anggota DPRD Provinsi NTB Dapil 6 Bima-Dompu, Bupati Lombok Barat Bapak H. Lalu Ahmad Zaini Bupati Sumbawa Bapak Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP.

Kemudian hadir juga Walikota Bima Bapak H. A. Rahman H. Abidin, S.E, Wakil Bupati Bima Bapak dr. H. Irfan Zubaidy, Wakil Walikota Bima Bapak Feri Sofiyan, S.H. jajaran Forkopimda Kabupaten Bima, Ketua TP. PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti dan Ketua TP. PKK Kabupaten Dompu. Ny. Onti Farianti dan pejabat penting lainnya serta Beberapa Dinas terutama Dinas BKKBN Kecamatan Belo dan lainnya

Adapun yang Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Bima Ady Mahyudi dalam pidatonya menyampaikan, Peringatan Hari Jadi Bima bukan sekadar mengenang bertambahnya usia daerah yang kita cintai. Lebih dari itu, hari ini adalah saat yang tepat untuk menundukkan hati menoleh ke belakang, dan merenungkan perjalanan panjang yang telah dilalui oleh para pendahulu kita.

Pada usia ke-386 ini, marilah kita meneguhkan tekad untuk mewariskan Bima yang lebih baik kepada anak-anak dan cucu-cucu kita. Kita ingin menghadirkan Bima yang maju ekonominya, unggul pendidikannya, sehat masyarakatnya, lestari lingkungannya, kuat budayanya, bersih tata kelola pemerintahannya, serta sejahtera rakyatnya.

Di atas semua itu, kita juga ingin memastikan bahwa setiap langkah pembangunan tetap berpijak pada falsafah luhur “Maja Labo Dahu” nilai yang mengajarkan kita untuk senantiasa memiliki rasa malu berbuat yang tidak benar dan takut kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dalam setiap amanah yang kita emban.

"Marilah kita jadikan peringatan Hari Jadi Bima ke-386 ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, memperkokoh identitas daerah, mempercepat pembangunan, serta menghadirkan kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bima,”ajaknya

Sementara itu, salah seorang Pegawai BKKBN Kecamatan Belo Alkamariah, A.Md.Keb sebagai seorang Bidan di Instansi tersebut menyebutkan bahwa kehadiran kami di Dinas BKKBN Kecamatan Belo menjadi wujud dukungan Pemerintah Kecamatan umumnya dan khususnya untuk mendukung terhadap momentum bersejarah sebagai daerah yang terus berkembang dan berkontribusi bagi pembangunan.

“Momentum Hari Jadi ke-386 Kabupaten Bima ini diharapkan semakin memperkuat hubungan harmonis antar daerah di Propinsi NTB, sekaligus mempererat kerja sama dalam berbagai sektor pembangunan,” tutur salah seorang Pegawai BKKBN Kecamatan Belo Alkamariah, A.Md. Keb  yang di Wawancarai oleh Media ini

Masih menurutnya, bahwa Peringatan hari jadi ini berlangsung meriah dan penuh khidmat, menjadi simbol semangat persatuan, kolaborasi dan komitmen bersama untuk terus membangun daerah menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.

Rabu, 17 Juni 2026

BKD Kab Bima Terima Audiensi Koalisi LSM Merah Putih Nusantara Bahas Issue Penting


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- BKD Kab Bima Terima Audiensi Koalisi LSM Merah Putih Nusantara Bahas Issue Penting. Pertemuan tersebut dijadwalkan pada pukul 10.30 WITA, namun pihak BKD Kabupaten Bima sepertinya ada kesibukan akan tetapi Pertemuan itu di fasilitasi oleh Kabid Pengembangan Kepegawaian. Rabu, 16/06/2026

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Koalisi LSM Merah Putih Nusantara yang tergabung di dalamnya yakni Ketua Ketua Umum dan Anggota LSM Dinamika Global NTB Syahril, Armannul Haqim, SH, Beny K Harman, Andi Alauddin, Ruslin,SH, Harmoko, Juga hadir Ketua Solidaritas Pers Indonesia (SPI) Abd. Rahim,SH, Ketua Lembaga Investigasi Nusantara Muhammad Yusran serta Anggota DPC HAPI Bima Efisyah yang didampingi oleh Pendiri Lembaga Hafid Musa.

Dari Kalangan Pemerintah langsung dipimpin oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bima Drs. Syahrul yang didampingi oleh Kabid Pengembangan Kepegawaian Abdul Haris Hasan, M. PD. serta Jajarannya.

Dalam pertemuan tersebut disampaikan tentang permasalahan yang selalu menjadi opini liar di Lapangan, terutama issue adanya informasi PPPK Paruh Waktu tahap 1 dan 2 serta tahapan lainnya hingga kini belum ada kejelasannya.

Dan yang paling Urgen adalah masalah Gaji atau insentif PPPK Paruh Waktu yang anggarannya telah digelontorkan oleh Eksekutif dan Legislatif beberapa bulan yang lalu sebanyak Rp 63 Miliyar, namun hingga kini justru Uang tersebut tidak jelas juntrungannya.

Hal ini, sangat di sayangkan oleh salah satu perwakilan Koalisi LSM Merah Putih Nusantara saat dialog berlangsung dengan BKD Kabupaten Bima, mereka serentak mendesak pihak pemerintah agar segera membayar Gaji/insentif Para Pegawai tersebut sesuai dengan Regulasi yang ada agar tidak menjadi polemik di Masyarakat. Ungkapnya kesal.

Sementara itu, Kepala BKD Kabupaten Bima Drs. Syahrul menanggapi banyaknya pertanyaan dari Peserta yang hadir dengan mengatakan bahwa insyaallah kami sudah upayakan semaksimal mungkin untuk melayani setiap Pegawai yang ada di Kabupaten Bima saat ini.

"Kemarin saja kami telah mengumpulkan semua Kepala Sekolah bersama Operator masing-masing untuk menyetor Nama-nama Pegawai/Guru PPPK Paruh Waktu tersebut guna memvalidasi berapa jumlahnya" ungkapnya

Masih menurutnya, bahwa para Guru ini ada Dua model Intensif/Gaji yang dianggarkan yakni ada Melalui Dana BLUD dan Dana BOS dengan klasifikasi Eks Pegawai TPU(PW) digaji sebanyak Rp 700.000 sedangkan PPPK Paruh Waktu lainnya memperoleh Rp 300.000.

Yang pasti insyaallah dalam waktu dekat kami terus mengejar dan kami pastikan Gaji tersebut pasti cair walaupun ada 2 bulan lebih awal dan akan keluar pula gaji tahap Dua, maklumlah di kabupaten Bima ini banyak sekali PW yang diangkat sehingga agak sulit di identifikasi. Jadi, kita bersabar dulu. Ujarnya

Yang terakhir kami ingin sampaikan bahwa Pemerintah selalu bersedia menerima masukan dari siapapun terutama dari berbagai kalangan yang sifatnya konstruktif demi terwujudnya Perubahan yang dicanangkan oleh kita bersama. Bahkan kami hari ini telah memanggil Korwil di 18 Kecamatan yang ada di setiap Kecamatan, tujuannya adalah bagaimana Tugas dan Fungsinya dimanfaatkan sesuai amanat Undang-undang terutama Pelayanan publik. Pungkasnya.

Pantauan langsung Media ini, nampak usai Dialog tersebut melakukan swafoto antara Kepala BKD Kabupaten Bima, Kabid Pengembangan Kepegawaian serta didampingi oleh Ketua/Anggota Koalisi LSM Merah Putih Nusantara. Dan satu lagi telah membuat Berita Acara bersama terkait dengan desakan segera membayar Gaji/insentif PPPK Paruh Waktu.(MDG001).

Jumat, 27 Februari 2026

Camat Langgudu Silaturahmi Di Desa Wadu Ruka, Temukan Kantor Sudah Segel Mahasiswa


Langgudu. Media Dinamika Global.Id.- tepatnya pada Hari Jum,at 27 feb 2026. Camat Langgudu Silaturahmi Desa Wadu Ruka, Temukan Kantor Sudah Segel Mahasiswa dan Anggaran Desa Tidak Diketahui Keberadaannya.

Camat Langgudu melaksanakan silaturahmi ke Kantor Desa Waduh Ruka sekalian Jum'at bersama masyarakat, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima. Dalam kunjungan tersebut, Camat mendapati kondisi kantor desa dalam keadaan segel tanpa aktivitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain tidak adanya aparatur yang bertugas di lokasi, sejumlah barang milik desa yang seharusnya berada di kantor juga tidak bisa di gunakan di tempat. Kondisi tersebut menimbulkan perhatian serius terkait tata kelola administrasi dan pengamanan aset desa.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Camat Langgudu segera memanggil perangkat desa untuk memberikan klarifikasi terkait keberadaan barang milik desa yang dilaporkan tidak bisa dibuka. 

Camat menegaskan pentingnya kedisiplinan aparatur desa dalam menjalankan tugas pelayanan publik serta pengelolaan aset desa yang transparan dan akuntabel.

Dan apabila tidak ada tanggapan camat Langgudu dan Bupati Bima, maka mahasiswa akan melakukan audensi secara terbuka di aula kantor Desa Waduruka.

Pemerintah Kecamatan Langgudu berkomitmen untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal serta meminta agar seluruh perangkat desa meningkatkan tanggung jawab dan profesionalisme dalam menjalankan amanah.(Ihs MDG)

Minggu, 01 Februari 2026

Bupati Bima dan Wabup Ikuti Rakornas, Presiden Prabowo Beri Taklimat


Bogor, Media Dinamika Global.id.//Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun Senin (2/2/2026) yang dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Wapres Gibran Rakabuming Raka, para Menteri Koordinator dan Menteri terkait menjadi wahana bagi Presiden dan para Menteri untuk memberikan taklimat (arahan) kepada para Gubernur, Bupati, Walikota beserta para Wakil Kepala Daerah seluruh Indonesia yang hadir di Sentul International Convention Center, Bogor.

Dalam Rakornas yang mengusung tema "Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045" tersebut, Presiden Prabowo dalam arahannya memaparkan capaian pembangunan di bawah pemerintahannya dan mengatakan bahwa kecapaian tersebut merupakan hasil riil, bukan "omon-omon". jelasnya.

"Saat ini, program Makanan Bergizi Gratis (MBG) saat ini telah menciptakan 3-5 juta lapangan pekerjaan dan setiap hari, sebanyak 60 juta penerima manfaat dari anak-anak, perempuan hamil, melahirkan hingga Lansia. 

Demikian halnya pada sektor kesehatan, sebanyak 70 juta rakyat Indonesia sudah mendapatkan manfaat dari pelayanan kesehatan gratis melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dalam beberapa bulan ke depan, akan diwujudkan 28.000 koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di masing-masing desa Koperasi yang memiliki manajemen, gudang penyimpanan. Nantinya, tidak akan ada hasil panen yang tidak terjual karena koperasi inilah yang akan mengambil, menyimpan dalam gudang dan mengirim sendiri dan menjual hasil panen Sehingga para petani di sektor pertanian dan perikanan khususnya mendapatkan hasil yang layak". jelas Presiden Prabowo.

Sementara itu, Bupati Bima Ady Mahyudi menghadiri Rakornas tersebut bersama Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaidy menjelaskan bahwa arahan Presiden RI. Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan juga pemaparan para Menteri, baik dari Menteri Koordinator dan Kepala Lembaga Non Departemen yang mengangkat tema Sinergi Pusat dan Daerah menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk merumuskan, mengimplementasikan dan sinergikan kebijakan tersebut di tingkat daerah.

Arahan tersebut, lanjut Bupati juga penting untuk memastikan bahwa kebijakan di tingkat daerah harus selaras dengan kebijakan dan arahan pemerintah pusat".

Rakornas tersebut juga dihadiri Ketua DPRD kabupaten Bima Diah Citra Pravitasari, Dandim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc, Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H dan Kepala Kejaksaan Negeri Bima Heru Kamarullah. Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah tersebut juga dihadiri Bupati Dompu Bambang Firdaus dan Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan.(MDG)

Rabu, 31 Desember 2025

Bernuansa Religius, Bupati Ady-Irfan Gelar Dzikir dan Doa Bersama Di Malam Pergantian Tahun Baru 2026


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Pemerintah Kabupaten Bima menggelar Dzikir dan Do’a Bersama dalam rangka mengisi malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan kegiatan bernuansa religius. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 31 Desember 2025, bertempat di Masjid Al-Hidayah Desa Talabiu Kecamatan Woha, dan diawali dengan Sholat Isya berjama’ah.


Kegiatan tersebut melibatkan jajaran pimpinan dan unsur pemerintahan daerah, di antaranya Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati Bima, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama, hingga Camat dan kepala Desa.


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bima berharap pergantian tahun tidak hanya dimaknai sebagai perayaan seremonial, tetapi juga sebagai momentum refleksi dan muhasabah diri, serta doa bersama untuk keselamatan, kemajuan daerah, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima di tahun 2026.

Bupati Bima Ady Mahyudi menegaskan bahwa doa dan dzikir bersama merupakan bentuk ikhtiar spiritual untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Doa dan dzikir ini adalah ikhtiar kita dalam menguatkan spiritualitas, menjaga persatuan, serta meneguhkan komitmen bahwa pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan nilai-nilai religius, moralitas, dan kebersamaan,” Jelasnya seperti dikutip dari Media Peloporntb.com