Dialog Publik Perbaikan Kesehatan di NTB, GAKADA BIDOM Ajak Semua Pihak Untuk Hadir dan Saksikan Langsung di Hangout Coffee - Media Dinamika Global

Minggu, 02 Agustus 2026

Dialog Publik Perbaikan Kesehatan di NTB, GAKADA BIDOM Ajak Semua Pihak Untuk Hadir dan Saksikan Langsung di Hangout Coffee


Mataram, Media Dinamika Global - Gabungan Kawula Muda Bima-Dompu (GAKADA BIDOM) Pulau Lombok mengundang seluruh elemen masyarakat untuk menghadiri dan berpartisipasi dalam Dialog Publik bertajuk "Diagnosis Berbeda, Nyawa Dipertaruhkan? Bedah Ilmiah Dugaan Ketidaksesuaian Diagnosis Pada Pasien Rujukan Dari Bima-Dompu ke RSUD Provinsi NTB."

Kegiatan tersebut akan digelar pada:

  • Hari/Tanggal: Senin, 3 Agustus 2026
  •  Waktu: Pukul 20.00 WITA - selesai
  • Tempat: Hangout Coffee, Jalan KH. Ahmad Dahlan, Pagesangan, Kota Mataram (Samping Kampus Universitas Muhammadiyah Mataram).

Dialog publik ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat, akademisi, tenaga kesehatan, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan untuk berdiskusi secara ilmiah mengenai pelayanan kesehatan, khususnya terkait dugaan ketidaksesuaian diagnosis terhadap pasien rujukan asal Bima dan Dompu di RSUD Provinsi NTB.

Ketua Umum GAKADA BIDOM Pulau Lombok, Arif Kurniadin, S.Pd., S.H., mengatakan bahwa kegiatan ini lahir dari banyaknya perhatian dan laporan masyarakat yang menginginkan adanya evaluasi terhadap sistem pelayanan kesehatan agar semakin berkualitas, transparan, dan berpihak kepada keselamatan pasien.

"Dialog ini bukan untuk menyudutkan pihak tertentu, melainkan menjadi ruang ilmiah dan konstruktif dalam mencari solusi bersama demi peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Provinsi NTB, khususnya bagi masyarakat Bima dan Dompu," ujarnya.

Dalam dialog publik ini, dihadiri sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang akan hadir memberikan pandangan dan solusi, yakni:

drg. H. Asrul Sani, M.Kes – Direktur RSUD Provinsi NTB.

Nadirah, S.E., Akt. – Anggota DPRD NTB Komisi V.

Dr. Alfisahrin, M.Si. – Akademisi UNBIM.

Kaharrudin Abbad – Relawan Kesehatan.

Senadah disampaikan Sekjen GAKADA, Adnan, S.Sos, dengan adanya dialog publik ini, para tamu undangan dan peserta  dapat memperoleh penjelasan langsung dari para narasumber sekaligus menyampaikan aspirasi secara santun dan berdasarkan fakta. 

"Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak setiap warga negara sehingga evaluasi dan masukan dari masyarakat merupakan bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas layanan," ujarnya.

Sementara, Panitia pelaksana mengajak seluruh mahasiswa, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, tenaga kesehatan, akademisi, tokoh masyarakat, insan pers, hingga masyarakat umum untuk hadir dan ikut berdiskusi secara objektif.

Dengan semangat kebersamaan, GAKADA BIDOM berharap dialog publik ini dapat menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Nusa Tenggara Barat, sehingga setiap masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien, pungkasnya.

Redaksi |

Comments