SPPG Uma Lengge Wawo Gelar Gotong Royong di Halaman Kantornya - Media Dinamika Global

Jumat, 06 Februari 2026

SPPG Uma Lengge Wawo Gelar Gotong Royong di Halaman Kantornya


Wawo NTB, Media Dinamika Global.id.– Pusat melakukan gotong royong Dan Kebersihan bersama halaman Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) uma lengge wawo sebagai bagian dari pemantauan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini tidak hanya memastikan pemenuhan gizi masyarakat berjalan optimal, tetapi juga meninjau strategi pengelolaan sampah yang menjadi bagian penting dari keberlanjutan program.


Gotong royong, kebersihan di SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) adalah kegiatan kerja bakti tim secara rutin untuk menjaga dapur, alat masak, dan lingkungan sekitar tetap higienis dan aman. Ini merupakan bagian dari budaya disiplin dan standar operasional prosedur (SOP) untuk memastikan makanan bergizi gratis yang disajikan memenuhi standar sanitasi. 

Berikut adalah poin-poin penting mengenai gotong royong kebersihan Gotong Royong di halaman SPPG Uma Lengge Wawo:

Tujuan Utama: Menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja, memastikan higienitas pangan (makanan aman dari risiko keracunan), dan membangun kekompakan tim.

Ruang Lingkup Kegiatan: Pembersihan menyeluruh (general cleaning) meliputi dapur, gudang basah/kering, ruang pemorsian, kendaraan operasional, hingga saluran pembuangan/selokan.

Komitmen Standar (SOP): Kegiatan ini mendukung sertifikasi layak sehat (SLHS) dan kepatuhan terhadap prinsip keamanan pangan dari hulu ke hilir.

Pengelolaan Sampah: Sampah organik kadang diolah, sementara anorganik dikelola dengan tanggung jawab lingkungan.

Waktu Pelaksanaan: Dilakukan secara berkala oleh tim relawan/karyawan SPPG Uma Lengge Wawo.


Karyawan dan karyawati dibawah kendali oleh yayasan peduli umat mbojo, menunjukkan bahwa SPPG Uma Lengge Wawo telah melaksanakan pengelolaan sampah organik dengan baik melalui pemilahan, pencatatan, dan penimbangan rutin. Data yang dikumpulkan secara konsisten digunakan sebagai dasar evaluasi untuk menyesuaikan variasi menu makanan bergizi yang disajikan kepada penerima manfaat. Praktik ini tidak hanya meningkatkan efektivitas program, tetapi juga mendukung prinsip pengelolaan lingkungan yang berbasis data. Sebagian sampah organik bahkan dimanfaatkan warga sekitar sebagai pakan ternak, sehingga mampu mengurangi potensi sampah terbuang dan menghadirkan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat.


Sementara itu, pengelolaan sampah anorganik meski belum dicatat secara rutin karena jumlahnya relatif kecil, tetap dilakukan dengan prinsip tanggung jawab lingkungan. Sebagian kecil sampah dimanfaatkan langsung oleh karyawan, sementara sisanya diangkut setiap hari oleh petugas untuk dibawa ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Upaya ini menunjukkan bahwa meskipun tantangan pengelolaan sampah masih ada, kesadaran dan komitmen karyawan dan karyawati SPPG Uma Lengge Wawo untuk menjaga kebersihan lingkungan terus dijalankan.


Gotong royong dan kebersihan di halaman lingkup SPPG Uma Lengge Wawo menegaskan bahwa integrasi antara Program MBG dan pengelolaan sampah berkelanjutan mampu menghadirkan manfaat ganda: pemenuhan gizi masyarakat sekaligus perlindungan lingkungan hidup. Hal ini sejalan dengan upaya KLH/BPLH dalam mendorong praktik ramah lingkungan di tingkat komunitas, sehingga tercipta perubahan nyata dari lingkup kecil menuju dampak besar yang berkesinambungan.(Sekjend MDG)

Comments


EmoticonEmoticon