Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Pemerintah Kota Bima mendukung penuh terhadap pelaksanaan Program We Nexus yang dijalankan oleh Wahid Foundation bekerja sama dengan UN Women serta didukung oleh Korea International Cooperation Agency (KOICA).
Program ini bertujuan meningkatkan peran perempuan dan anak muda dalam penanggulangan bencana, penyelesaian konflik sosial, serta pencegahan kejahatan terhadap perempuan dan anak di wilayah Bima, Sabtu 14 Februari 2026.
Program ini sangat relevan, mengingat dalam berbagai situasi bencana, perempuan dan anak menjadi kelompok paling rentan. Tidak hanya terdampak secara fisik dan ekonomi, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak justru berpotensi meningkat pada masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana, baik dalam bentuk kekerasan dalam rumah tangga, eksploitasi, pernikahan anak usia dini, hingga bentuk kekerasan berbasis gender lainnya.
Program We Nexus dilaksanakan di sejumlah wilayah, yakni Desa Ncera, Desa Roi, Desa Rato, dan Desa Samili di Kabupaten Bima, serta Kelurahan Penatoi, Kelurahan Paruga, dan Kelurahan Dara di Kota Bima.
Pemerintah Kota Bima menilai program ini sejalan dengan komitmen daerah dalam memperkuat ketangguhan masyarakat dan membangun budaya damai berbasis partisipasi warga. Melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan kesiapsiagaan bencana, pembentukan kelompok kerja perdamaian, forum kewaspadaan dini, serta peningkatan kesadaran dalam pencegahan kejahatan terhadap perempuan dan anak, program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan inklusif.
Dalam konteks penanganan konflik sosial, program ini turut menyasar isu-isu strategis di masyarakat, seperti pencegahan pernikahan anak usia dini dan penguatan kesadaran pengelolaan sampah berbasis komunitas. Penanganan persoalan sampah tidak hanya berfokus pada pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) oleh Dinas Lingkungan Hidup, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam memilah, mengurangi, dan mengelola sampah dari sumbernya.
Selain itu, program ini juga memberikan perhatian pada penyandang disabilitas melalui pelatihan dan dukungan khusus dalam menghadapi risiko bencana, serta mendorong pelestarian seni dan budaya lokal dengan meningkatkan peran aktif perempuan dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal.
Pemerintah Kota Bima berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, dan mitra internasional ini dapat memperkuat peran perempuan dan generasi muda sebagai agen perubahan. Dengan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, diharapkan tercipta perdamaian berkelanjutan serta meningkatnya ketangguhan sosial di Kota Bima.(Sekjend MDG)
