MATARAM, Media Dinamika Global.id. — Ketua Dewan Pengurus Daerah I Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD I KNPI) Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2026–2029, Haerunnisa, mengajak seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP) se-NTB untuk mengambil peran aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif di seluruh wilayah NTB.
Ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama bagi keberlangsungan pembangunan daerah, sekaligus faktor penting dalam menyukseskan berbagai agenda strategis yang akan berlangsung di NTB sepanjang tahun 2026.
Menurut Haerunnisa, pemuda memiliki posisi yang sangat strategis sebagai agen perubahan sekaligus perekat sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Karena itu, ia menilai seluruh OKP harus bersatu, mengesampingkan perbedaan, dan mengedepankan semangat kolaborasi demi menjaga suasana yang aman, damai, dan sejuk.
“KNPI NTB mengajak seluruh OKP untuk bersama-sama menjaga kamtibmas yang kondusif. Stabilitas keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga menjadi tanggung jawab moral seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda,” ujar Haeunnisa.
Lebih lanjut, Haerunnisa menyoroti pentingnya peran pemuda dalam mendukung kesuksesan berbagai event yang digelar di NTB, baik event berskala daerah maupun nasional. Ia menyebut KNPI NTB siap mendukung penuh kesuksesan berbagai event strategis seperti Bau Nyale, perayaan Imlek, hingga rangkaian kegiatan Ramadan, agar seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Ia menilai, kelancaran setiap event tersebut akan memberikan dampak positif yang besar bagi daerah, mulai dari penguatan citra NTB sebagai daerah yang aman dan ramah, hingga peningkatan sektor pariwisata dan perputaran ekonomi masyarakat.
“Event-event besar ini membawa nama NTB ke tingkat nasional bahkan internasional. Karena itu, dukungan dari pemuda sangat penting agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan penuh makna,” katanya.
Khairunnisa juga menekankan bahwa momentum perayaan keagamaan dan budaya harus dijadikan sebagai sarana memperkuat toleransi, persatuan, dan harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat NTB. Menurutnya, pemuda harus menjadi teladan dalam menjaga nilai-nilai kebhinekaan dan saling menghormati.
“Perayaan Imlek, pelaksanaan ibadah puasa Ramadan, hingga tradisi Bau Nyale adalah wujud kekayaan budaya dan toleransi kita. Pemuda harus hadir sebagai penjaga harmoni dan jembatan persatuan,” tuturnya.
Di akhir pernyataannya, Haerunnisa berharap KNPI bersama seluruh OKP dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan NTB yang aman, damai, dan berdaya saing menuju NTB makmur mendunia.
“Dengan kamtibmas yang terjaga dan event yang sukses, kita tidak hanya menunjukkan kedewasaan pemuda NTB, tetapi juga memperkuat fondasi NTB yang maju, harmonis, dan berkelanjutan,” pungkas Haerunnisa usai menghadiri pelantikan Majelis Pemuda Indonesia (MPI) dan DPD I KNPI NTB periode 2026–2029 yang berlangsung di Hotel Lombok Garden, Mataram, belum lama ini.
Acara ini bertema pemuda dan asta cita; mengawal bonus demografi menuju Indonesia Emas. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi kepemudaan sekaligus penegasan arah gerak KNPI NTB ke depan.
