Monta,NTB, Media Dinamika Global.id.// Masyarakat Desa Simpasai, khususnya warga yang bermukim di bantaran Sungai Sori Uma, secara tegas menyatakan penolakan terhadap rencana pembukaan jalan tani di kawasan So Oi Mada. Penolakan ini didasarkan pada kekhawatiran serius terhadap potensi kerusakan lingkungan dan terganggunya keseimbangan ekosistem setempat.
Warga menilai pembukaan jalan tani di kawasan tersebut berisiko tinggi menyebabkan erosi tanah dan meningkatkan potensi banjir. Kondisi geografis So Oi Mada yang berada di wilayah perbukitan dan hulu sungai dinilai sangat rentan terhadap perubahan bentang alam akibat aktivitas pembukaan jalan tanpa kajian lingkungan yang matang.
“Kami tidak ingin melihat kerusakan lingkungan yang lebih parah terjadi di wilayah kami. Dampaknya bukan hanya hari ini, tapi akan dirasakan oleh generasi berikutnya,” tegas perwakilan masyarakat Simpasai.
Lebih lanjut, masyarakat menyatakan komitmennya untuk melindungi gunung dan lingkungan sekitar sebagai bagian dari ruang hidup bersama. Menurut warga, keindahan alam dan keseimbangan ekosistem jauh lebih bernilai dibandingkan pembangunan jalan tani yang manfaatnya dinilai tidak sebanding dengan risiko lingkungan yang ditimbulkan.
Warga juga menyoroti bahwa pembukaan jalan tani di So Oi Mada dilakukan tanpa kejelasan prosedur dan diduga tidak memiliki dasar perizinan yang sah. Oleh karena itu, masyarakat meminta pihak-pihak terkait, khususnya oknum yang terlibat, untuk segera menghentikan proyek tersebut.
“Kami menolak jalan tani ini dan meminta agar proyek ilegal tersebut segera diberhentikan. Jangan mengorbankan lingkungan demi kepentingan sesaat,” lanjut pernyataan warga.
Masyarakat Desa Simpasai menegaskan keinginannya untuk menjaga kawasan gunung sebagai ruang terbuka hijau sekaligus habitat keanekaragaman hayati. Penolakan ini menjadi bentuk perlawanan warga terhadap praktik pembangunan yang mengabaikan prinsip keberlanjutan dan keselamatan lingkungan.
Dengan sikap ini, masyarakat Simpasai secara resmi menyatakan penolakan keras terhadap pembukaan jalan tani di So Oi Mada, Desa Simpasai, Kecamatan Monta, dan mendesak pemerintah serta aparat terkait untuk turun tangan melindungi lingkungan dari kerusakan yang lebih luas.(Tim MDG)
