Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Berakhirnya perkuliahan semester,, 9 Januari 2026 di Universitas muhamadiyah bima (UMB) ditandai dengan pelaksanaan secara terjadwal dan terkoordinasi dengan baik. Momentum akademik ini menjadi penutup rangkaian proses pembelajaran selama satu semester penuh, sekaligus menjadi fase penting bagi mahasiswa untuk menunjukkan capaian kompetensi yang telah dibangun melalui perkuliahan, diskusi, praktikum, dan berbagai bentuk evaluasi berkelanjutan. Pelaksanaan UAS di UMB mencerminkan komitmen institusi dalam menjaga kualitas akademik, kedisiplinan, serta integritas dalam proses penilaian hasil belajar mahasiswa.
Secara keseluruhan, UAS semester dijadwalkan berlangsung Akhir 9 Januari 2026. Pada rentang pelaksanaan ujian difokuskan pada mata kuliah fakultas, mata kuliah program studi Gizi, dan mata kuliah program studi prodi gizi. Periode ini menjadi fase awal yang padat, mengingat sebagian besar mata kuliah inti dan keilmuan utama mahasiswa dievaluasi pada waktu tersebut. Selanjutnya, mata kuliah Universitas muhamadiyah bima, dengan pengaturan khusus untuk mata kuliah, yang dilaksanakan lebih panjang, Pengaturan waktu yang berjenjang ini dirancang untuk memberikan ruang yang proporsional bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi setiap jenis mata kuliah yang diujikan.
Dari sisi teknis pelaksanaan UAS program Prodi Gizi, Universitas muhamadiyah bima menerapkan ketentuan yang menekankan kerapian, keseragaman, dan etika akademik. Mahasiswa diwajibkan mengenakan atasan berwarna putih dan bawahan berwarna gelap selama mengikuti ujian, sebagai bagian dari upaya membangun suasana ujian yang tertib dan formal. Ujian dilaksanakan di ruang atau lokal yang sama dengan tempat perkuliahan tatap muka berlangsung sebelumnya, sehingga mahasiswa universitas Muhammadiyah bima, telah familiar dengan lingkungan ujian dan dapat lebih fokus pada penyelesaian soal. Pengaturan ini juga memudahkan pengawasan dan memastikan kelancaran pelaksanaan ujian di setiap fakultas dan program studi.
Integritas akademik menjadi prinsip utama dalam penyelenggaraan UAS program studi Gizi. Mahasiswa UM bima diwajibkan mengerjakan soal secara mandiri, tanpa menyontek, bekerja sama, ataupun membuka catatan yang tidak diperkenankan. Aturan ini ditegakkan untuk menjamin kejujuran dan keadilan dalam proses penilaian, sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab akademik sebagai bekal penting bagi mahasiswa dalam kehidupan profesional di masa depan. Pengawasan ujian dilakukan secara ketat untuk memastikan seluruh ketentuan berjalan sebagaimana mestinya.
Selain ujian teori yang dilaksanakan di ruang kelas Kampus, sejumlah mata kuliah juga menyelenggarakan ujian praktik. Ujian praktik ini dilaksanakan di laboratorium masing-masing fakultas di lingkungan UMB, menyesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan keilmuan setiap program studi Gizi. Melalui ujian praktik, mahasiswa tidak hanya diuji dari sisi pemahaman konseptual, tetapi juga dari aspek keterampilan, ketepatan prosedur, dan kemampuan menerapkan teori ke dalam praktik nyata. Dengan demikian, UAS di UMB tidak sekadar menjadi agenda rutin akademik, melainkan juga sarana komprehensif untuk mengukur kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan keilmuan dan profesional di masa mendatang. (Sekjend MDG)

