Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Jajaran Pengurus KONI Lampung Periode 2025-2029 resmi dilantik oleh Ketua Umum (Ketum) KONI Pusat, Marciano Norman Berlokasi di Mahan Agung, Bandar Lampung, Rabu 13 Agustus 2025
Penyusunan pengurus KONI Provinsi Lampung sudah dilakukan oleh tim formatur yang terdiri dari Ketum terpilih, Taufik Hidayat dibantu dua formatur H. Faishol Djausal dan H. Margono Tarmudji. Tim formatur ini sebelumnya telah diberi mandat penuh oleh peserta Musorprovlub KONI Lampung, pada hari Kamis, 26 Juni 2025 lalu, di AKAR Hotel dan Resort Lampung.
Pada Hari ini, jajaran pengurus KONI Lampung 2025-2029 yang dibentuk oleh tim formatur, telah dibuatkan Surat Keputusan (SK) bernomor 91 Tahun 2025 dan sudah dilantik oleh Ketum KONI Pusat Marciano Usman.
Dalam sambutannya, Ketua KONI Pusat Marciano Norman menyampaikan, Provinsi Lampung sebagai salah satu provinsi terbaik di Indonesia dalam hal pembinaan olahraga prestasi, Marciano mencontohkan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut tahun 2024 dimana Lampung berada di peringkat ke-10 dengan 22 emas, 16 perak dan 30 perunggu.
Dari 20 provinsi yang atletnya memecahkan rekor pada PON XXI, Lampung malah menempati peringkat ke-8 dengan 11 rekor.
Diantaranya, 3 rekor nasional Angkat Besi 55 kg putra oleh M. Husni yang mana otomatis juga pecahkan rekor PON. Di tambah 1 rekor nasional menembak oleh Wira Kusuma yang juga memecahkan rekor PON, dan ada juga Adelia Prasasti, atlet Angkat Besi 45 kg putri yang memecahkan 3 rekor PON.
“Potensi ini merupakan tanggung jawab Ketum KONI Lampung dan para pengurusnya untuk bekerja sama dengan para pimpinan cabang olahraga
( Cabor), ujar Marciano.
“Kalau pada PON XXI/2024 peringkat 10 atau masih 2 digit, untuk PON XXII/2028 NTT-NTB, Saya rasa wajib untuk prestasi Lampung menjadi single digit,” tegasnya.
Sebelumnya, Ketua KONI Lampung Taufik Hidayat melaporkan jika kontingen Lampung Tengah bersiap di sejumlah even nasional.
“Pada Oktober 2025 atlet-atlet kita akan mengikuti PON Bela Diri di Kudus. Pada tahun 2026, kita akan ikuti PON Pantai, PON Indoor dan PON Remaja pada 2027, terangnya.
Pada 2026 kita akan menyelenggarakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Dan tak ketinggalan Taufik menyampaikan ambisi agar Lampung bersama Banten, dapat menjadi tuan rumah PON XXIII/2032.
Selain itu, Lampung memiliki salah satu potensi venue berstandar internasional yakni pantai di Krui, Kabupaten Pesisir Barat yang telah digunakan sebagai venue kejuaraan dunia selancar ombak.
Sementara itu dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menanggapi PON XXII/2028 NTT-NTB yang fokus pada olahraga Olimpiade, Gubernur Lampung tak resah. “Insyaa Allah kami akan mendapatkan banyak emas (pada PON XXII/2028 NTT-NTB),” terang gubernur mirza
Selain itu, Mirza juga siap mendukung Lampung jadi tuan rumah PON. “Nama baik provinsi olahraga di Lampung, ada di pundak kita semua, jadi Kita mesti saling suport dan berkolaborasi untuk dunia olahraga di provinsi lampung, tutup Gubernur Lampung rahmat mirza djausal. ( Fs/Red)