Kontroversi, PB HMI Didesak Klarifikasi Terkait Deklarasi Dukung Pasangan Anies-Muhaimin

Foto : Hardi Indra prawira sekretaris HMI MPO BADKO Bali Nusra dan Pasangan Pilpres Anies-muhaimin saat di wawancara sejumlah Wartawan di Jakarta.

Mataram-NTB, Media Dinamika Global.Id.- Deklarasi yang dilakukan oleh Keluarga Besar HMI (KB-HMI)  di Gedung Swasana Lippo, Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu, 27 Desember 2023, antara pukul 09.00 - 12.00 WIB untuk mendukung Pasangan Anies-Muhaimin menuai kecaman, banyak kader HMI merasa bahwa keputusan ini tidak hanya mencederai semangat keberagaman dan netralitas organisasi, tetapi juga melukai perasaan mereka yang saat ini tengah mengurus di HMI terksusus kami yang ada dalam kepengurusan HMI BADKO Bali Nusra.

Bahkan melalui live News yang di siarkan oleh TV One,  secara terang-terangan menulis HEADLINE PB HMI  DEKLARASI  DUKUNGAN ANIES-MUHAIMIN, hal ini perlu ditinjau lebih lanjut baik di pihak stasiun TV terkait maupun terhadap pengurus PB HMI sendiri, sebab hal ini merupakan pelanggaran terhadap Anggaran Dasar HMI Pasal 10,  yang secara tegas menyatakan HMI berkedudukan pada Pengurus Besar, lebih lanjut netralitas organisasi dan larangan untuk terlibat dalam kegiatan politik praktis dianggap sebagai langkah yang bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar HMI. Ini menimbulkan pertanyaan serius tentang kesadaran dan kepatuhan KB-HMI terhadap pemahaman  aturan organisasi yang telah ditetapkan.

Dalam menghadapi dampak negatif dari deklarasi ini, Pengurus Besar HMI (PB HMI) harus mengambil langkah-langkah tegas untuk mengklarifikasi posisinya. Pernyataan resmi dari PB HMI diperlukan untuk menjelaskan apakah deklarasi tersebut benar-benar mencerminkan pandangan seluruh organisasi atau hanya sebagian kecil dari keluarga besar HMI.

“Penting menjaga netralitas organisasi menjadi kunci untuk memastikan keberlangsungan dan integritas HMI sebagai lembaga mahasiswa yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan. Klaim dukungan terhadap calon tertentu dapat memicu perpecahan internal dan menghancurkan solidaritas yang selama ini dibangun oleh HMI,” ujar Hardi Sekretaris HMI Badko Bali Nusra pada awak Media Dinamika Global.Id. Kamis, 28/12/23.

Dengan demikian, dalam menghadapi kontroversi ini, langkah-langkah perbaikan dan klarifikasi yang transparan dari PB HMI menjadi krusial. Hanya dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip dasar organisasi, HMI dapat mempertahankan reputasinya sebagai lembaga mahasiswa yang berkomitmen pada pengembangan intelektualitas, keberagaman, dan ketidakberpihakan politik praktis.

PB HMI belum bisa dikonfirmasi, hingga berita dipublikasikan.

(Surya Ghempar).

Load disqus comments

0 comments