Nursyah Ibu Indah Permatasari Mengaku Tak Akan Maafkan Arie Kriting Karena Hal Ini


Bima Makassar. Media dinamika global-id.- Nursyah ibu indah permatasari mengaku tak akan maafkan arie kriting Tampaknya pupus sudah harapan Arie Kriting dan Indah Permatasari untuk mendapatkan restu dari Nursyah.  Hal tersebut lantaran ibunda Indah Permatasari, Nursyah, tak akan memaafkan Arie Kriting meski sampai mati pun.

Secara tegas Nursyah enggan memberi maaf ke sang menantu, Arie Kriting, meski kini ia dan Indah Permatasari sudah memberikan satu cucu. Selama ini, Arie Kriting terus berusaha mengejar restu mertuanya, ibu Indah Permatasari.

Namun Nursyah tetap menolak. Sebab menurutnya, Arie Kriting telah memberikan dampak buruk pada Indah. Pemain film Wedding Agreement ini disebut telah berani membantah hingga membentaknya. Padahal dulunya, dia dikenal sebagai sosok yang penurut.

Terlebih, Nursyah juga menuturkan bahwa menantunya itu telah membuat dirinya dihujat oleh netizen. Alhasil bukan hanya restu, Arie Kriting juga tampaknya perlu mati-matian untuk mengejar ampunan dari ibu Indah Permatasari.

"Kalo laki-laki itu tidak mau saya, benar tidak mau (memaafkan)," ujar Nursyah, mengutip tayangan Cumi Cumi yang diunggah di YouTube pada. Senin, (31/10/22).

Namun berbeda dengan Arie, nasib Indah Permatasari justru masih menemukan titik terang. Pasalnya, sang mertua ternyata bersedia memaafkan istrinya, Indah.

"Kalo anakku tetap saya maafkan, sampai mati pun saya akan memaafkan anakku," tegas Nursyah.

"Kalo anakku, sejelek-jelek anakku, sejahat-jahat anakku akan saya maafkan, karena darahku," tambahnya.

Meski begitu, ibu Indah Permatasari mengatakan sudah tidak mau lagi memiliki urusan dengan putrinya dan Arie Kriting. "Sudah lah ngapain, sudah, nggak mau lagi. Masih ada anakku yang lain," sambungnya.

Di sisi lain, Indah Permatasari mengungkapkan selama ini Arie Kriting tak pernah menyerah untuk meluluhkan hati Nursyah.

"Aku sama bang Arie itu sebenarnya kita sih selalu usaha ya pastinya. Ada banget usahanya kok," ujar Indah.

Indah juga mengetahui seberapa keras usaha Arie Kriting untuk berbaikan dengan keluarganya. Tetapi, ibu satu anak ini mengatakan ada hal-hal yang memang tidak mungkin untuk dilakukan. Selain itu, perempuan 25 tahun itu juga tak ingin memaksakan ibunya.

"Aku tahu banget kayak gimana bang Arie ke orangtua. Tapi kan ada hal-hal yang nggak memungkinkan itu terjadi," katanya.

"Jadi, kita ya nggak usah terlalu memaksakan lah," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Indah mengaku akan tetap menyayangi Nursyah, walaupun restu masih belum kunjung diberikan. "Bagaimanapun, dia orang tua saya," tegas ibu satu anak ini.

"Nggak mungkin aku ngomongin hal-hal itu (konfliknya dengan Nursyah) di media. Karena aku sayang sama dia sebenarnya," lanjutnya.

Selain itu, pemain film Gara-gara Warisan itu juga berharap agar bisa mempertemukan Arie Kriting dengan Nursyah. Dia berdoa supaya hubungan mereka menjadi lebih baik daripada sebelumnya.  "Segera segera (dipertemukan)," tutur Indah Permatasari.

Sementara itu, Arie Kriting menganggap konfliknya bersama ibu mertua sebagai bagian dari hidupnya.

"Itu kan bagian dari perjalanan hidup ya. Jadi kalau saya sih mohon doa restunya aja, teman-teman yang lain."

"Saya sih lebih suka masalah ini kita hadapi dan kita pasrahkan kepada Allah saja lah."

"Ini juga mungkin masalah komunikasi. Mungkin komunikasinya belum ketemu, gitu aja," ujarnya.

Sebagai informasi, Arie Kriting masih belum mendapatkan restu untuk menikahi Indah Permatasari. Padahal, mereka sudah memberikan Nursyah seorang cucu. Ibu Indah Permatasari ini mengungkapkan alasan dirinya enggan merestui pernikahan putrinya dengan sang komika.

Rupanya, hal ini karena Arie Kriting dituding telah membuat Indah Permatasari membencinya. Selain itu, komika jebolan Stand Up Comedy ini juga dianggap sudah berlaku tidak sopan sedari awal berpacaran dengan Indah Permatasari.

Di sisi lain, ibunda Indah Permatasari, Nursyah, bersedia melihat cucu jika Arie Kriting mau penuhi satu syaratnya. Bahkan, Nursyah juga menyebut akan memberi restu atas pernikahan kepada Indah Permatasari dan Arie Kriting, asal memenuhi satu persyaratannya. Diketahui, selama ini, Nursyah tak memberi restu atas pernikahan Arie Kriting dan Indah Permatasari.

Hingga kini Arie Kriting dan Indah Permatasari sudah dikaruniai anak, Nursyah pun masih kekeuh tak merestui. Bahkan, Nursyah tak mengakui dan belum mau menemui cucunya atau anak dari Arie Kriting dan Indah Permatasari.

Baru-baru ini, Nursyah memberi satu syarat ke Arie Kriting, jika ingin mendapatkan restu darinya. Nursyah pun mengaku mau bertemu sang cucu jika satu syaratnya terpenuhi.

Indah Permatasari sendiri sudah menikah dengan komedian kelahiran Kendari, Arie Kriting pada tahun 2021. Kini keduanya sudah dikaruniai seorang anak, yang lahir pada awal September 2022.

Sayangnya sampai saat ini, ibunda Indah Permatasari menolak untuk bertemu dengan cucunya. Padahal Arie Kriting dan Indah Permatasari dikabarkan sudah meminta maaf kepada ibunda. Sang Ibunda diundang ke sebuah acara televisi di channel Trans TV.

Hadir dalam acara berjudul Heart to Heart, Nursyah mengungkapkan banyak hal yang menarik namun mengejutkan. Ia mengakui Arie dan Indah memang sudah menemuinya untuk meminta maaf. Namun ada sesuatu yang tidak tepat dari cara keduanya meminta maaf.

Merasa mendapatkan permohonan maaf yang tak sopan, Nursyah masih menolak untuk bertemu cucu sendiri. Walaupun begitu, bukan berarti ia benar-benar menolak bertemu cucunya. Ia hanya belum siap bertemu cucunya saat ini.

"Alhamdulillah tidak, bukan tidak mau bertemu, tidak dulu," ucap Nursyah, dikutip dari kanal YouTube Trans TV, Jumat, 23 September 2022.

Tentu saja ada syarat yang khusus jika memang Arie dan Indah ingin dirinya bertemu dengan anak mereka. Bagi Nursyah, ia hanya mau bertemu cucu jika Arie bersedia masuk ke dalam masjid. Arie Kriting nantinya diminta untuk masuk ke dalam masjid dan melakukan sebuah aktivitas bernama mubahalah.

"Sampai dia mau, laki-laki (Arie Kriting) ini masuk di dalam masjid, mubahalah sama saya," tambah ibu Indah Permatasari, Nursyah. Pungkasnya (Wawan s MDG/006)

Load disqus comments

0 komentar