Momentum Hari Guru Nasional Ke-77, Kepsek SMA Negeri 2 Woha Tanamkan Nilai Keteladanan.


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global-id. Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Woha Kabupaten Bima menggelar Upacara Bendera dalam rangka HUT PGRI dan Hari Guru Nasional Ke-77. Upacara ini digelar di halaman sekolah yang diikuti oleh seluruh murid, guru dan juga seluruh pegawainya.

Kepala sekolah SMA Negeri 2 Woha Usai Upacara diruang kerjanya menyampaikan, pada Upacara kali ini ada dua tempat, pertama di Kantor KCD Propinsi tepatnya di Desa Panda, dan satunya lagi kami gelar di sekolah, meski dilaksanakan di dua tempat namun, kegiatan upacara dapat berjalan dengan baik dan lancar berkat kerjasama yang baik.

Saya mengikuti Upacara yang digelar di Kantor KCD bersama dengan sebagian Kepala Sekolah dan guru-guru yang lainnya 

" Sedangkan di sekolah Para petugas upacara dapat menjalankan perannya dengan baik. Baik pemimpin dan Pembina upacara dalam hal ini Wakil Kepala Sekolah, pengibar bendera, pembaca teks, dan lainnya," ujarnya.

Lanjutnya, momen pelaksanaan perayaan hari guru terutama di Sekolah sebenarnya sumber utama inisiatif itu adalah Siswa, walaupun nila sakralnya tetap kita jaga bersama.

Sementara untuk perayaan hari guru di SMA Negeri 2 Woha, ada beberapa event yang kita lakukan dua Minggu sebelumnya, yakni pemilihan guru teladan, pemilihan guru favorit, pemilihan guru asyik pemilihan guru rajin, dalam event ini respondennya adalah seluruh guru dan siswa. Imbuhnya.

Dikatakannya lagi, dari hasil penilaian guru dan siswa itu, gari ini sudah bisa kita lihat, meski saya tidak begitu senang dengan hasilnya, karena dari ke empat kategori itu di dominasi oleh satu guru yang bernama Abdul Haris, S.Pd, tapi memang yang bersangkutan memiliki kompetensi yang luar biasa sehingga tidak ada cela bagi yang lainnya.

Meski pernyataan itu bersumber dari salah satu guru. 

Uniknya lagi kita melakukan pemilihan melalui link kita, sehingga dari 700 siswa yang memberikan penilaian sekitar 60 % karena sebagian tidak memiliki hp Android, sedangkan guru 93 % yang memberikan penilaian, dan hasilnya dimenangkan oleh Abdul Haris, S.Pd, tapi hasil itu akan menjadi cambuk bagi rekannya, untuk kedepannya bisa lebih baik lagi.


Hal ini perlu kita lakukan karena guru itu penting bagi kehidupan sekolah, terutama soal keteladanan, saya selalu berbicara keteladanan, katanya, karena kalau guru memiliki keteladanan, apapun yang kita suruh akan diindahkan, sehingga sejatinya Sekolah ada efek, terutama terhadap popularitas sekolah ditengah Masyarakat, dan terbukti dengan sebelumnya siswa disini 546 orang, sekarang 712 orang.

Maka sikap keteladanan itu perlu, seperti, cara berpakaian, cara berbicara, cara disiplin maupun yang lain-lainnya. Katanya.

Terakhir, saya berharap apa yang menjadi kekurangan hari ini dapat mereka isi dan terus ditingkatkan. Mereka adalah guru yang menomorsatukan murid dalam setiap keputusannya, yang mampu menjadi mentor bagi guru-guru lainnya, dan berani melakukan terobosan-terobosan dalam memperjuangkan yang terbaik bagi muridnya.

Semoga di Hari Guru Nasional Ke-77 tahun 2022 ini, bisa membawa berkah bagi kita semua, sehingga kedepannya, harapan kami semua, bahwa guru-guru diperhatikan dan dan dihargai oleh anak-anak, semoga juga guru-guru memiliki keikhlasan yang tinggi dalam membimbing generasi Bangsa serta dapat meningkatkan profesionalismenya. (MDG 002)

Load disqus comments

0 komentar