Kapolres Bima Kota Hadiri Diskusi Tokoh Lintas Kelompok, Bicara Tangkal Paham Intoleran dan Terorisme


Kota Bima-NTB, Media Dinamika Global.Id._ 
Upaya menangkal paham intoleransi dan terorisme, terus digalakkan secara bersama tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama di Kota Bima.


Momen terbaru atensi menangkal paham intoleransi dan terorisme itu, kembali berlangsung Sabtu (10/9) pagi tadi di Hotel Marina Inn Kota Bima.

Kegiatan bertajuk diskusi  prakarsai Lembidara yang diketuai H Eka Iskandar itu, berbicara upaya menangkal paham intoleransi dan terorisme.

Hadir pada kegiatan itu sekaligus sebagai pembicara, Kapolres Bima Kota,  Ust Sofyan Tsauri selaku narasumber DR Hamka Hasan juga sebagai narasumber dan tentunya Ketua Lembidara H Eka Iskandar.

Peserta diskusi datang dari sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama serta Lurah Penatoi dan Lurah Penaraga Kota Bima.

Kata Eka Iskandar, diskusi ini dilatarbelakangi kegiatan sebelumnya di Aula Pemerintah Kota Bima. "Para tokoh yang hadir disini kami anggap merupakan para tokoh yang berkompeten dalam mensyiarkan Islam wasathiyah kepada masyarakat," sebutnya.

Sementara itu Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, dalam sambutannya menyebutkan dalam islam juga dikenal dengan Islam Wasathiyah yaitu Islam yang berada di antara realitas dan idealitas, Yakni, Islam memiliki cita-cita yang tinggi dan ideal untuk menyejahterakan umat di dunia dan akhirat. Cita-citanya yang melangit, tapi ketika di hadapkan pada realitas, maka bersedia untuk turun ke bawah.

Kata AKBP Rohadi,  intoleransi masih menjadi ancaman terbesar bagi Pancasila. Bibit-bibit intoleransi memang ada di tengah masyarakat, yang bila tidak diperlakukan dengan baik, bisa berujung pada aksi terorisme.

Dalam hal ini, tentunya bukan hanya kalangan pemerintah saja yang harusnya mengambil bagian untuk mencegah dan mengatasinya, namun seluruh rakyat harusnya juga ikut terlibat dalam usaha tersebut, terutama tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat  Hal ini dikarenakan kaum tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat  yang berada langsung ditengah-tengah masyarakat.

Ada Beberapa cara yang perlu diperhatikan dan dilakukan oleh Tokoh Agama serta Tokoh masyarakat untuk menyampaikan kepada masyarakat guna menghindari sikap intoleransi ditengah tengah masyarakat saat ini.

Diantaranya, tidak memaksakan kehendak diri sendiri kepada orang lain, peduli terhadap lingkungan sekitar, tdak mementingkan suku bangsa sendiri atau sikap yang menganggap suku bangsanya lebih baik, tidak menonjolkan suku, agama, ras, golongan, maupun budaya tertentu, tidak menempuh tindakan yang melanggar norma untuk mencapai tujuan, tidak mencari keuntungan diri sendiri daripada kesejahteraan orang lain. (Surya Ghempar).
Load disqus comments

0 komentar