Wali Kota HML, Siap Membangun Kampus IAIN Bima


Kota Bima. Media Dinamika Global.Id. Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman soal Pembangunan Kampus IAIN Bima. Kamis, (09/06/22).

Penandatanganan MoU tersebut bersama Puslitbang Lektur Kemenag RI, UIN Mataram dan Validasi Terjemah Al-Quran Bahasa Bima.

Walikota HML bersama Perwakilan Bupati Bima, Kepala Puslitbang Lektur Kemanag Pusat, dan Perwakilan Rektor UIN Mataram pada momentum yang bersejarah itu sekaligus meresmikan proses Validasi dari Al-Quran Terjemahan Bahasa Bima yang digagas oleh Kementerian Agama.

Perwakilan Rektor UIN Mataram menyebutkan bahwa kehadiran IAIN Bima merupakan salah satu terobosan terbaik dalam upaya membangun peradaban Keilmuan dan intelektualitas.

“Ini adalah salah satu ikhtiar membangun peradaban di era Millenial dan bentuk pengabdian pada masyarakat. Agar bisa mencerdaskan bangsa” ujarnya.

Kepala Puslitbang Lektur Kemenag Pusat Prof. DR. H. Muhammad Arskal Salim mengaku bahwa proses penerjemahan Al-Quran berbahasa Bima telah dilakukan sejak tahun 2021 dan telah sampai pada tahap validasi secara teliti seksama

“Sejak tahun 2021 telah kami lakukan penerjemahan Al-Quran berbahasa Bima dan alhamdulillah sudah siap tinggal di validasi secara cermat dan penuh ketelitian ” demikian ujarnya.

Prof Arskal mengaku bahwa kegiatan penerjemahan Al-Quran berbahasa daerah telah dilakukan sejak tahun 2011 dan menghasilkan sebanyak 24 Al-Quran berbahasa daerah.

“Tujuannya untuk membumikan Al-Quran untuk seluruh lapisan warga masyarakat Islam lebih-lebih dalam terjemahan bahasa daerah tentu akan jauh lebih dipahami secara mendalam” ujarnya.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menyatakan kesiapan dan kesanggupan Pemerintah Kota dan Kabupaten Bima untuk mewujudkan impian masyarakat Bima.

“Kami selaku pemerintah siap untuk menganggarkan apabila kedepannya Al-Quran tersebut akan di perbanyak dan Al-Quran ini tentunya bagus bagi masyarakat agar dapat menyeimbangi nilai budaya dan Religi” demikian ujar Walikota HML.

Walikota HML juga mengungkapkan pada pemerintahannya telah menerapkan kurikulum belajar yang berlandaskan pada nilai luhur Bima “Maja Labo Dahu” sebagai budaya warisan para leluhur.

“Dengan kurikulum belajar berlandaskan Maja Labo Dahu yang merupakan nilai atau value Culture bagi masyarakat Bima, maka di masa akan datang mampu tercetak generasi yang memiliki adab yang di junjung tinggi” demikian ujar Walikota HML.

Terkait Pembangunan Kampus IAIN Bima, Walikota HML mengungkapkan bahwa kesiapan dari pembangunan Kampus IAIN Bima telah didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia soal lahan.

Menurut Walikota HML bahwa kesiapan pembangunan Kampus IAIN Bima telah didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup sebesar 120 Hektar.

“Disamping itu, anggaran yang dipersiapkan oleh Pemerintah Kota Bima untuk pembiayaan operasional sebesar 10 Miliar” demikian Ujar Walikota HML. (MDG 002).
Load disqus comments

0 komentar