Dinas Kominfotik NTB Klarifikasi Berbagai Isu Negatif Jelang MotoGP Mandalika


Mataram NTB. Media Dinamika Global.id. Berbagai isu hadir ditengah masyarakat selama perhelatan ajang Pre-Season MotoGP 2022. Pemerintah gerak cepat mengklarifikasi berbagai kabar bohong (hoax) yang banyak beredar selama penyelenggaraan pra musim tersebut.

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah melalui Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., M.M mengungkapkan beberapa isu yang beredar, yaitu isu terkait harga tarif PCR senilai enam juta rupiah, isu drone ilegal, isu kasus anjing liar, isu wartawan positif COVID-19 dan kendala sirkuit yang kotor.

Kondisi Lintasan Sirkuit Mandalika Makin Memuaskan Usai DibersihkanPara Pebalap Mancanegara Jalani Hari Pertama Pramusim MotoGP MandalikaPastikan Kesiapan Tes Pramusim MotoGP, Kapolri Cek Langsung Sirkuit Mandalika.

“Isu – isu yang berkembang selama tiga hari ini, salah satunya terkait wartawan yang masuk royal box positif Covid-19. Kita sudah melakukan berlapis – lapis pengamanan antigen di Polda maupun di Media Center, tentunya kami tidak ingin mencederai wartawan yang datang meliput sehingga memberikan kontribusi negatif bagi perhelatan acara ini, dan ini yang harus kita lawan bersama,” tegas Doktor Najam di Media Center Indonesia (MCI), Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (13/02/2022).

Selain itu, Doktor Najam juga mengklarifikasi isu negatif terkait Sirkuit yang masih kotor. Ia mengatakan bahwa telah dilakukan pembersihan Sirkuit sehingga bisa digunakan kembali oleh pembalap.

“Alhamdulillah, sudah dilakukan pembersihan- pembersihan, bahkan Dorna sport mengatakan pada saat hari kedua pre – season sudah tidak ada debu dan bisa digunakan oleh pembalap,” tegasnya.

Lintasan Sirkuit Pertamina Mandalika sudah bersih dari debu Terakhir, hadirnya Gubernur NTB yang berempati ditengah masyarakat. Adanya persepsi yang hadir di tengah masyarakat terkait tidak adanya penonton yang menyaksikan pre-season MotoGP.

“Gubernur ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa pre-season ini memang tidak ada penontonnya,” tuturnya.

Doktor Najam juga mengatakan bahwa gelaran MotoGP yang akan berlangsung pada tanggal 18 – 20 Maret 2022 mendatang, menjadi momen yang harus disambut oleh seluruh masyarakat Indonesia.


“Nanti pada saat gelaran MotoGP yang akan datang, inilah yang kemudian kita bergembira bersama, menyambut tamu kita bersama dan salah satu yang dapat menyambut kehadirannya adalah tulisan – tulisan cerdas, tulisan hangat dari teman – teman wartawan yang menyambut dengan gegap gempita,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur IKPM Kementerian Kominfo RI, Septriana Tangkary mengungkapkan harapannya kepada seluruh media untuk senantiasa mengabarkan kabar baik perihal event MotoGP kepada seluruh dunia.

“Saya berharap ini adalah suatu kesempatan untuk semua media bisa guyup bersatu membuat narasi tunggal baik itu tentang MotoGP Mandalika, infrastruktur yang ada dalam Mandalika maupun tentang pembalapnya,” pungkasnya.

Kombes Pol Artanto Kabid Humas Polda NTB membahas terkait drone ilegal selama pre-session MotoGP. Ia menghimbau agar kepada masyarakat untuk tidak menerbangkan drone selama event MotoGP berlangsung.


“Tolong rekan – rekan sekalian para pemilik drone untuk diimbau agar tidak menaikan drone di objek vital, diobjek vital dilarang ada penerbangan seperti drone,” pungkasnya.

Sebanyak dua puluh satu drone yang telah ditangkap, diantaranya pada hari kamis telah menangkap sebanyak lima drone, hari Jumat sebanyak sembilan drone dan hari Sabtu sebanyak tujuh drone. (MDG 002.)

Load disqus comments

0 komentar