Warga Bongkar Paksa Mushola Menyerupai Agama lain, Ini Tanggapan Pihak HK


Bima-NTB, Media Dinamika Global.Id -- Dengan adanya reaksi warga desa tambe yang melakukan demonstrasi blokade dan membongkar paksa Mushola yang diduga menyerupai agama lain yang tempat di Perumahan relokasi banjir di Desa tambe, kecamatan bolo, kabupaten Bima. Kamis, (13/1).

Koordinator Lapangan Hutama Karya (HK) Ngurah Theo mengatakan, terkait aspirasi masyarakat tadi sudah diatensi karena masyarakat

menilai konstruksi ini menyerupai rumah ibadah lain.

“Ya, sehingga kami langsung koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait hingga dilakukan pembongkaran,” ungkap Ngurah.

Dia menyebut, untuk kelanjutan belum diketahui dan itu urusan owner. Kontraktor hanya melaksanakan hasil desain konsultan yang disetujui konsultan dan PPK.

“Ya, kami pelaksana desain saja dan soal desain urusan owner,” sebutnya.

Dia pun mengaku jika desain mushola ini sesuai bestek dan gambar dan seperti di Kab Dompu. Namun, bentuknya tidak sesuai dominan masyarakat beragama Islam, sehingga terpaksa dibongkar.

“Ya, pembongkaran sesuai kesepakatan bersama semua pihak tadi,” tandasnya.

Ketua Karang Taruna Fajar Tambe Suryadin mengaku mendukung sepenuh gerakan berbagai elemen masyarakat dalam menuntut konstruksi bangunan ini dibongkar.

“Saya dukung penuh gerakan tanpa embel- embel lain oleh masyarakat pun ormas Islam yang kini telah membuahkan hasil, sesuai ekspetasi masyarakat sebelumnya,” kata Suryadin.

Baca juga: https://www.mediadinamikaglobal.id/2022/01/warga-blokade-jalan-tuntut-rubah.html

Dia menjelaskan, pembongkaran dimaksud yakni atap, jendela, dan beberapa bagian lain dinilai menyerupai tempat ibadah agama lain.

“Semua itu sudah dibongkar dan hingga saat ini situasi sudah aman dan kondusif,” jelasnya.

Dia menambahkan, sebagai organisasi yang dibentuk dan disahkan secara undang- undang (Karang Taruna) tetap pada komitmen mendukung gerakan masyarakat secara utuh.

“Kami selalu mendukung, selama aspirasi masyarakat tidak terabaikan pihak-pihak berkompeten dalamnya,” tutup Yadin sapaan akrabnya.

Pantauan wartawan, pasca ada aksi, tampak Kesbangpol Linmas Kab Bima (Bidang Penyelesaian Konflik) Zainuddin, Muspika Kec,  Danramil 1608-02/ Bolo dan Polsek Bolo turun memfasilitasi penyelesaian masalah tersebut secara arif dan bijaksana. (MDG.001).

Load disqus comments

0 komentar