Bupati Bima: "RAT Koperasi, Ruang Dialog Pengurus dengan Anggota"


Bima-NTB, Media Dinamika Global.Id -- Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia  (KPRI) "Teratai" Pemkab Bima tahun Buku 2021 berlangsung Kamis (27/01) di Gedung Seni dan Budaya Kota Bima.   Pada yang turut dihadiri Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE  dan Wabup Drs. H.Dahlan M. Noer, Kepala Dinas Koerasi UMKM kabupaten Bima Drs.Dahlan dan Dewan Pengawas tersebut,  dilakukan undian doorprizes sejumlah hadiah utama antara lain 1 unit sepeda motor merk Beat dan 2 unit sepeda gunung, kulkas dan dan sejumlah hadiah menarik lainnya. RAT juga melakukan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) Tahun Buku 2021,  pembahasan rencana kerja dan Anggaran Pendapatan Belanja Koperasi Tahun 2022 serta Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan Dewan Pengawas.

Bupati Bima dalam arahannya mengungkapkan, agar dapat berdiri secara sehat dan berkinerja baik, sebuah koperasi perlu didukung oleh partisipasi aktif anggota dalam pelaksanaan agenda yang telah ditetapkan dalam RAT tahun sebelumnya. Demikian halnya untuk mendukung kelancaran administrasi kegiatan,  Koperasi Teratai harus memiliki kantor yang representatif untuk melayani beragam kebutuhan anggota. Dikatakan Bupati, peserta RAT koperasi tidak hanya hadir untuk mendapatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) tetapi yang lebih penting adalah menjadi ruang bagi dialog bagi pengurus dan  semua anggota untuk memberikan catatan untuk membangun demi   kebesaran Koperasi di masa yang akan datang. 

Para pengurus dan anggota juga kembali diingatkan pentingnya peningkatan kinerja koperasi. "Jika koperasi berada dalam kondisi yang tidak sehat, maka akan sulit disembuhkan dengan berbagai cara. Oleh karena itu pengawasan merupakan hal yang penting, baik oleh Kepala Dinas Koperasi maupun dewan pengawas  berkaitan dengan operasional koperasi. Langkah pengawasan ini penting untuk  memastikan perjuangan dan jerih payah para perintis dan  pengurus Koperasi Teratai sebelumnya dapat terjaga dan diwarisi oleh generasi selanjutnya," harap Bupati.

Sebelumnya, Ketua KPRI Teratai H. Abdul Wahab Usman SH, M.Si dalam laporannya kepada Bupati dan para peserta rapat mengatakan pada periode kepemimpinannya, Pengurus dan Dewan Pengawas cukup akomodatif menindaklanjuti masukan-masukan peserta Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun lalu dalam hal penghematan belanja yang seperti seragam pengurus, biaya operasional dan pengeluaran lainnya. Pengurus juga berkomitmen untuk melakukan pengelolaan manajemen koperasi dengan lebih baik, dan bila ada kekurangan agar disampaikan kepada pengurus," kata Wahab.

Selain menindak lanjuti aspirasi para anggota, pada Tahun 2022 KPRI Teratai juga telah menyusun rencana kerja antara lain aplikasi pembukuan dengan menggunakan pencatatan keuangan secara digital, membangun kemitraan dengan PT penjaminan Jamkrindo Syariah sesuai dengan surat permohonan menjadi rekanan bisnis KPRI dalam bentuk penjaminan kredit mikro, umum multiguna dan lainnya. Rencana kerja lainnya  adalah kemitraan dengan pihak perbankan dalam bentuk CMS dan laku aplikasi yang memberikan pelayanan penyetoran, transfer, penarikan uang, listrik dan lainnya dan pihak perbankan siap melakukan pendampingan.

Masih terkait terobosan kepengurusan, "pada tahun 2021 jajaran pengurus KPRI Teratai  telah melakukan rasionalisasi atau penghematan biaya sebesar Rp. 40,4 juta dan pada tahun 2022 ini juga akan ada pemangkasan RP. 40,2 juta. Pada kesempatan tersebut Ketua KPRI  Teratai secara khusus menyampaikan terima kasih kepada bupati yang sudah berkomitmen untuk mendukung keberadaan gedung Sekretariat koperasi itu. (MDG.01).

Load disqus comments

0 komentar