Kapolres Bima Kota Hadiri Stadium General Ketua MK di STIH Bima


Kota Bima, NTB, Media Dinamika Global.Id – Stadium General yang diselenggarakan STIH Muhammadiyah Bima, menghadirkan Ketua MK Republik Indonesia Dr Anwar Usman, sebagai pembicara tunggal.

Gelar ceramah ilmiah, Sabtu (10/10) di aula Thayeb Abdullah STIH Bima ini, membahas soal “Konstitusi sebagai pondasi Indonesia maju”

Hadir pula dalam ceramah ilmiah Ketua MK itu, Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, Kasdim 1608 Bima, sejumlah pejabat lainnya termasuk para civitas akademika kampus tersebut.

Kegiatan ini diawali sambutan Badan Pembina Harian (BPH) STIH Muhammadiyah Bima, H Ilyas Sarbini. Kehadiran ketua MK ini kata Ilyas Sarbini, menjadi inspirasi dan motivasi. Ini secara tidak langsung melakukan perubahan.

Ketua MK RI Dr Anwar Usman, SH., MH dalam pemaparannya, lahirnya sebuah negara tentu memiliki tujuan yang dicita-citakan sebagai suatu capaian. Indonesia sebagai sebuah negara, telah menetapkan tujuannya di dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945), khususnya Alinea ke empat yang berbunyi, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

“Tujuan negara sebagaimana dimuat dalam Pembukaan UUD 1945 dimaksud, pada pokoknya bertujuan negara untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat bagi seluruh rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Dalam konteks UUD 1945 kata Anwar, keinginan para pendiri negara untuk mewujudkan kesejahteraan negara, tercermin dalam Pembukaan UUD 1945, khususnya frasa ‘untuk membentuk suatu Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum’.

“Dari petikan kalimat Pembukaan UUD 1945 tersebut, nampak jelas bahwa upaya para pendiri negara untuk membentuk Pemerintahan Negara Indonesia bertujuan memberikan kesejahteraan bagi seluruh warga Indonesia,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua MK juga memaparkan soal Pancasila. Ia mengaku, Indonesia sangat beruntung berlandaskan pancasila. Sebab, dari sila ke satu hingga ke lima, sangat selaras dengan ayat-ayat al-quran.

Ketua MK pun memaparkan sila-sila pancasila satu persatu dan menyelaraskan dengan ayat-ayat al-quran. Hingga sila ke lima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. “Namun berbicara keadilan itu berbicara nuarni. Hukum belum tentu adil,” katanya.

Konstitusi sebagai pondasi Indonesia maju sebutnya, bagaimana hukum di Indonesia tidak dicampakan, yaitu tidak tajam ke bawah dan tumpul ke bawah. “Majunya sebuah negara juva tergantung kepatuhan warganya terhadap hukum,” terangnya.(MDG.001).

Load disqus comments

0 komentar