DSEI 2021: Galangan Kapal PT. PAL Indonesia Membeli Desain Frigat Babcock Arrowhead 140


TNI AL. Media Dinamika Global. Id. Indonesia saat ini sedang berbelanja frigat besar-besaran, 6 frigat kelas FREMM, 2 frigat lokal dengan PT PAL Indonesia, 2 frigat kelas Maestrale dan sedang berdiskusi untuk mendapatkan 8 frigat kelas Mogami dengan Jepang.Jum'at, 17-09-2021

TSM-Sebagai bagian dari pameran pertahanan Defense and Security Equipment International (DSEI) 2021 di London, perusahaan pertahanan Inggris Babcock telah mengumumkan bahwa kesepakatan telah dicapai untuk menjual lisensi desain frigat Arrowhead-140 kepada galangan kapal PT PAL Indonesia (Persero). 

Lisensi tersebut termasuk PT PAL yang memungkinkan untuk membangun 2 frigat Arrowhead-140 untuk Angkatan Laut Indonesia (TNI AL), dengan modifikasi khusus untuk kebutuhan mereka.

Babcock akan memberikan dukungan kepada PT PAL Indonesia untuk pekerjaan yang terkait dengan frigat Arrowhead-140.

CEO Babcock David Lockwood menandatangani perjanjian dengan CEO PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod di atas kapal HMS Argyll, dan disaksikan oleh Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Inggris Rt Hon Ben Wallace MP.

Mr. Lockwood mengatakan bahwa produk tersebut adalah desain yang dapat dialihkan atau dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan sebagai bagian dari portofolio mereka, dan bahwa frigat yang dibangun di Indonesia oleh tenaga kerja lokal akan berkontribusi pada nilai sosial dan ekonomi dari komunitas galangan kapal yang berdaulat.

Menhan Ben Wallace mengatakan bahwa kesepakatan itu menandakan kekuatan hubungan pertahanan kedua negara, dengan kekuatan angkatan laut mereka untuk mengoperasikan desain frigat serupa di masa depan dan bekerja sama secara erat untuk melindungi kepentingan bersama mereka di seluruh dunia.

Desain Arrowhead-140 dipilih oleh Angkatan Laut Kerajaan (Royal Navy) sebagai dasar untuk frigat kelas Inspirasi Type 31, sementara juga masuk dalam daftar program frigat Miecznik (Swordfish) Angkatan Laut Polandia.

Indonesia saat ini sedang berbelanja frigat besar-besaran, dengan Kementerian Pertahanan Indonesia baru-baru ini menandatangani kesepakatan dengan Fincantieri Italia untuk membangun 6 frigat besar kelas FREMM termasuk 2 kapal lokal dengan PT PAL Indonesia, dan 2 frigat kelas Maestrale yang telah diperbaharui sebelumnya dengan Angkatan Laut Italia.

Ini juga memiliki diskusi yang sedang berlangsung dengan Kementerian Pertahanan Jepang untuk berpotensi mendapatkan hingga 8 frigat berdasarkan kelas Mogami yang dirancang untuk Angkatan Bela Diri Maritim Jepang.

Pengadaan ini didorong karena Indonesia menghadapi ancaman maritim dan kedaulatan yang meningkat dengan China yang semakin agresif mengklaim bagian dari Zona Ekonomi Eksklusif  (ZEE) 200 mil laut Indonesia di Kepulauan Natuna sebagai bagian dari apa yang disebut klaim 9-Dash Line di Laut China Selatan. Posting: Sustiana Herru. Sumber: asiapacificdefensejournal.com

Load disqus comments

0 komentar