Lurah Melayu : Zaini Syamsudin Warga Melayu yang Tidak Memiliki Tempat Tinggal,Akhirnya Ke NSD Ule Kota Bima


Kota Bima NTB. Media Dinamika Global. Id -- Lurah Melayu Bpk Haris Zulkarnaen langsung respon mendatangi lokasi Bersama Sekdis Perkim,Bhabinkamtibmas Melayu dan Babinsa Melayu Mendatangi dan Memberikan Bantuan Kepada Bpk Zaini Syamsudin Umur 43 Tahun,Tinggal di RT 09 RW 04 Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota Pak Zaini Samsudin beserta 3 orang anaknya Firal di FB dan Berita Online Karena Tinggal di bekas Ruangan  penjaga WC Umum. Pemerintah,Lurah Melayu Menawarkan Kepada Bpk Zaini Samsudin Beserta 3 orang anaknya untuk Tinggal di RUSUNAWA yang Berlokasi di Kelurahan Paruga Namun Bpk Zaini Samsudin Menolaknya.(12/07).

Memang pada awalnya Bapak Lurah Menawarkan untuk Tinggal di RUSUNAWA Kelurahan Paruga tetapi Zaini Menolaknya,sehingga pada pagi ink Sekretaris Dinas PERKIM A. Faruk bersama dengan Lurah dan Jajarannya menawarkan untuk Tinggal di NSD Kedo Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima.

Seperti yang kita lihat bahwa beberapa Ajarannya turut membantu Zaini dam 3 Orang Anaknya,memindahkan barang-barangnya dam langsung menuju Tempat dimana beliau akan berdomisili.


Dalam kesemoatan itu,Kepala kelurahan Sejak tadi malam melakukan gerak cepat mendengar ada peristiwa yang terjadi pada Warganya,kita sudah memberikan Sembako kepada Mereka,dan menawarkan untuk Tinggal di RUSUNAWA tetapi dia tidak mau tinggal di tempat itu. Syukurlah pada hari ini bergerak dengan cepat Sekdis Perkim Kota Bima.

Sebagai Lurah tentunya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Bima terutama kepada Bapak Walikota Bima,Sekdis Perkim Kota yang sudah mengatensikan dan meluangkan waktunya untuk berkunjung dan memantau langsung keadaan Warga yang ada di Lingkungan Melayu Kota Bima.

Dan Kepada Walikota Bima H.Muhammad Lutfi, SE yang telah memberikan Perintah cepat terhadap jajarannya sehingga Warga dapat ditempatkan pada tempat yang selayaknya. Demikian pula kepada Dinas Perkim melalui Sekdisnya. Semoga ini merupakan Catatan Amal kita sebagai bekal di akhirat nanti. Pungkasnya(Team MDG).

Load disqus comments

0 komentar