Jumat, 03 Mei 2024
Warga Pekon Rejosari Dan Bhabinkamtibmas Aktif Jaga Keamanan Lingkungan
Pringsewu– Media Dinamika Global.id Dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, personel Polsek Pringsewu Kota, Bripka Renaldo, aktif melakukan pengecekan ronda malam di desa binaannya, Pekon Rejosari, Pringsewu.
Polisi yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas tersebut tak hanya mengecek kesiagaan warga saat ronda malam, tetapi juga turut serta dalam patroli dan pembinaan keamanan lingkungan bersama petugas piket siskamling.
Dalam kesempatan tersebut Bripka Renaldo menyatakan bahwa, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya polisi untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah binaannya.
"Kami rutin melakukan pengecekan ronda malam untuk memastikan bahwa warga merasa aman dan nyaman saat beristirahat atau beraktivitas di malam hari," ujar bripka Renaldo disela sela mengecek ronda poskamling di Pekon Rejosari pada Senin (29/4/2024) malam.
Ia juga menambahkan, patroli bersama piket siskamling bertujuan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat dan memastikan lingkungan sekitar tetap aman dari gangguan keamanan. "Melalui patroli ini, kami juga dapat memberikan edukasi dan imbauan kepada warga terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan," jelas Bripka Renaldo.
Kegiatan Bripka Renaldo mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat yang merasa lebih tenang dengan adanya kehadiran polisi di sekitar mereka.
Salah satunya di sampaikan Nurhadi (38). Pria yang dalam kesehariannya berprofesi buruh tani tersebut berharap, kolaborasi yang baik antara aparat keamanan dan warga dapat terus mendukung terciptanya keamanan dan kenyamanan di wilayah tempat tinggalnya tersebut. (Ytn)
Korupsi Perjalanan Dinas, KPAL Akan Laporkan Disbunak Lambar ke APH
Kamis, 02 Mei 2024
Ir Mulyadi Irsan PJ Bupati Tanggamus Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan Tinggi Pertama Di Ruang Rapat Utama
TANGGAMUS. Media Dinamika Global. Id.– Penjabat Bupati Tanggamus Ir. Mulyadi Irsan, Melantik dan Mengambil Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pertama Kabupaten Tanggamus yang Bertempat di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah, (2 Mei 2024).
Dalam kesempatan tersebut Hadir juga Sekda kab Drs. Hamid Heriansyah Lubis, Asisten Bidang Pemerintahan Suaidi, dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah Terkait.
Pelantikan tersebut berdasarkan keputusan Bupati Tanggamus Nomor: 800/.1.3.3/601/43/2024 tentang pengangkatan dalam jabatan pimpinan tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.
Menimbang mengingat dan memperhatikan surat ketua komisi Aparatur Sipil Negara Nomor : 957/JP.00.01/03/2024 tanggal 14 Maret 2024 hal rekomendasi hasil uji kompetensi pejabat pimpinan tinggi Pratama dalam rangka mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus
Surat Menteri Dalam Negeri Nomor : 100.2.2.6/1772/SJ tanggal 19 April 2024 hal persetujuan pengangkatan dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi Pertama di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus
Adapun nama yang dilantik Dhani Riza Efriansyah, S.T., jabatan baru Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Hendra Wijaya Mega, ST.MT.MM., Jabatan baru Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Sukisno, SKM., M. Kes, Jabatan baru Asisten Administrasi Umum pada sekretariat Daerah, Jonsen Vanisa, SE.,MM., jabatan baru Kepala Dinas Perhubungan.
Kemudian Aan Derajat, SE.SH., jabatan baru Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana., Gilas Kurniawan, B, ST, jabatan baru Kepala dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Drs. Hardasyah, MM., Jabatan baru Kepala Dinas Sosial., dan Beni Irawan , SE.MM., Jabatan baru Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Pj. Bupati Ir. Mulyadi Irsan. Dalam sambutannya menyampaikan, Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik,
Bicara pelantikan dan jabatan ini adalah hal yang lumrah yang harus kita jalani sebagai aparatur sipil negara.
Saya berpesan kepada pejabat yang baru dilantik, agar segera melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan sebaik-baiknya, serta menjunjung tinggi disiplin dan profesionalisme selalu berpedoman pada Peraturan Perundang-Undangan
Pj.Bupati mengatakan kita harus menerima dengan seikhlasanya, setiap individu memiliki pandangan yang sama.
Komitmen yang amanah terhadap yang maha kuasa bagaimana kedepan bisa menjalankan amanah itu dengan sebaik baiknya, ucapnya.
Selanjutnya, dari sisi lembaga sumber daya manusia kita sepakat pemerintah daerah bisa menurunkan kemiskinan oleh karena itu kita harus bekerja keras semaksimal mungkin.
Di OPD masing masing mari bangun organisasi yang utuh, team work, saling mengisi, Ujarnya.(Umar/ytn)
Syahidah: Kader HMI Memberikan Apresiasi Terhadap Festival Budaya Rimpu
Opini. Media Dinamika Global. Id.- Salah satu Kader terbaik yang Mumpuni milik Himpunan Mahasiswa Indonesia Syahidah menjelaskan bahwa Kader HMI Memberikan Apresiasi Terhadap Festival Budaya Rimpu dan menjelaskan secara Detail sebuah Peristiwa tenrang sejarah Budaya Rimpu yang sekarang sangat Tren diperbincangkan oleh semua Orang. ( 03/05/24).
Kekayaan budaya tentu menjadi identitas dan ciri khas masyarakat , Bima mempunyai peninggalan leluhur yang sampai sekarang tetap di lestarikan oleh anak cucu.setiap tahun untuk memperingati, di adakan festifal rimpu untuk tetap mengingat dan memperkenalkan budaya lokal kepunyaan Tanah Bima.
Rimpu menggunakan kain hasil tenun yang biasa di kenal dengan tembe Nggoli,yang sudah mempuanyai warna dan motif khas. Rimpu ini sendiri mengandung nilai-nilai budaya.
Ada dua jenis Rimpu yang digunakan oleh perempuan Mbojo/Kota Bima. Bagi perempuan yang belum menikah memakai busana Rimpu hanya terlihat bagian mata dan telapak tangan saja itu dinamakan (Rimpu Mpida). Sementara bagi perempuan yang sudah menikah atau berkeluarga memakai busana Rimpu dapat terlihat di wajah istilahnya (Rimpu Colo).
Rimpu merupakan cara berbusana yang mengandung nilai-nilai khas yang sejalan dengan kondisi daerah yang bernuansa Islam. Rimpu digambarkan dengan memakai sarung yang melingkar di kepala dimana yang terlihat hanya wajah pemakainya. Pengguna Rimpu umumnya adalah kaum perempuan dengan tujuan menutup aurat sebagaimana ajaran Islam yang mengajarkan bahwa setiap perempuan yang sudah akil baliq harus menutup auratnya dihadapan orang yang bukan muhrimnya.
Lewat momentum yang tetap di laksanakan pada "festival Rimpu Mantika", Saya perwakilan perempuan muda mengucapkan terimakasih banyak kepada Pemerintah Kota Bima yang masih tetap mengingat dan mempertahankan salah satu peninggalan dan kebudayaan di tanah Bima (Budaya Rimpu). Dan festival Rimpu yang di gelar mampu membawa nama Bima di kanca Nasional sampai Internasional.
Keterlibatan Masyarakat Bima dalam pawai budaya sangat merefleksikan memori yang di titipkan,"festival Rimpu Mantika"bukan lah menjadi label kebudayaan melainkan banyak nilai yang tercermin di dalamnya yang bisa di jadikan pelajaran untuk generasi yang mendatang. Hormat kami Perempuan muda kepada pemerintah kota Bima karena lewat festival ini telah banyak melahirkan beberapa keuntungan dari segi ekonomi meningkatkan roda ekonomi dan kesejahteraan bagi para pelaku UMKM setempat.yaitu pada tradi menenun dan PKL. Dan itu menjadi daya tarik yang cukup tinggi nilainya.
Lewat fashion show yang di gelar sangat memukau itu menunjukan karya anak Bima harus dibawa di kanca Nasional maupun internasional,baik lewat busana yang di kenakan dan tidak terlupakan pesan apa yang di sampaikan pada busana yang di kenakan.juga mendorong anak muda mudi Bima di dorong menjadi bibit model yang akan mampu bersaing di luar tanah Bima.
Lewat momentum "festival Rimpu Mantika", Rimpu yang tersimpan di memori lama semoga nilai yang terkandung di dalamnya tidak bergeser dan tidak di jadikan ajang eksploitasi kebudayaan, pada festival Rimpu Mantika yang di gelar kondisi utama yang terjadi di lapangan yaitu mulai memudar nya pemahaman anak muda tentang budaya rimpu bahkan tidak pernah tau model busana yang di peruntukan untuk anak muda(gadis) dan kaum tua (sudah menikah)itu sendiri. Sehingga pergeseran nilai yang ada.
Pada kondisi hari ini menjawab keresahan karena dalam menggunakan Rimpu itu sendiri perempuan muda banyak yang keliru, menggunakan kedua jenis rimpu, sehingga bergeser nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Pada kesempatan selanjutnya besar harapan kami untuk mengadakan edukasi mengenakan dan benar - benar membedakan kedua jenis rimpu supaya tidak hilang nilai didalamnya.Terutama pada anak muda yang harus tetap lestarikan budaya leluhur.
Budaya rimpu peninggalan leluhur Bima, budaya rimpu harus tetap dilestarikan,rimpu harus tetap lestari di kalangan masyarakat Bima, generasi muda harus tetap mengenal & mempertahankan budaya leluhur Bima.Perlu digaungkan kembali untuk menjemput generasi-generasi mendatang budaya dalam dimensi busana masyarakat Bima,rimpu ini juga merupakan pakaian ciri khas bahwa itu adalah masyarakat Bima. Besar harapan kami untuk Pemkot untuk tetap menjaga dan mempertahankan secara bersama budaya pada kesempatan selanjutnya.
Lewat fashion show yang di gelar sangat memukau itu menunjukan karya anak bima harus di bawa di kanca Nasional maupun internasional,baik lewat busana yang di kenakan dan tidak terlupakan pesan apa yang di sampaikan pada busana yang di kenakan.juga mendorong anak muda mudi Bima di dorong menjadi bibit model yang akan mampu bersaing di luar tanah Bima.
Lewat momentum "festival Rimpu Mantika", Rimpu yang tersimpan di memori lama semoga nilai yang terkandung di dalamnya tidak bergeser dan tidak di jadikan ajang eksploitasi kebudayaan, pada festival Rimpu Mantika yang di gelar kondisi utama yang terjadi di lapangan yaitu mulai memudar nya pemahaman anak muda tentang budaya rimpu bahkan tidak pernah tau model busana yang di peruntukan untuk anak muda(gadis) dan kaum tua (sudah menikah)itu sendiri. Sehingga pergeseran nilai yang ada.
Pada kondisi hari ini menjawab keresahan karena dalam menggunakan Rimpu itu sendiri perempuan muda banyak yang keliru . menggunakan kedua jenis rimpu, sehingga bergeser nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Pada kesempatan selanjutnya besar harapan kami untuk mengadakan edukasi mengenakan dan benar-benar membedakan kedua jenis rimpu supaya tidak hilang nilai di dalamnya.Terutama pada anak muda yang harus tetap lestarikan budaya leluhur.
Sebagai perwakilan perempuan muda Bima,tentu kepekaan terhadap nilai -nilai budaya tentu harus tetap di pertahankan,guna momentum tidak semata-mata untuk menjadi ajang mengisi hari-hari besar tapi krisis akan nilai, krisis orientasi. Tentu dalam hal ini dibutuhkan lebih khusus keterlibatan dan kepekaan organisasi perempuan yang ada di tanah Bima,tentu di sini kami mengajak Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bima supaya tidak menutup diri untuk mengawal kegiatan sebelum momentum, kami berharap untuk tetap mengingat,dan ikut andil dalam kegiatan Festival budaya(RIMPU)untuk mewakili ini HMI mempunyai lembaga Khusus yaitu Korps HMI-WATI (KOHATI) HMI Cabang Bima yang berfokus pada masalah keperempuanan , dan salah satu nya Rimpu itu sendiri yang pernah KOHATI HMI cabang Bima canangkan dalam kegiatan Training Nasional, sebagai Langkah kami mensosialisasikan budaya dan nilai yang terkandung di dalamnya. Sebagaimana dikutip dari Visioner Bima.Ujang72
Pelaku Jambret Di Pringsewu Yang Akibatkan Korbannya Tewas Berhasil Ditangkap Polisi
Pringsewu. Media Dinamika Global. Id.- Tim gabungan Polres Pringsewu dan Polsek Sukoharjo berhasil menangkap pelaku penjambretan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia dan luka-luka.
Kapolsek Sukoharjo Iptu Riadi saat dikonfirmasi awak media membenarkan penangkapan pelaku jambret tersebut. Namun demikian dirinya belum bersedia menyebutkan identitas pelaku dengan alasan masih dalam proses pengembangan.
"Memang benar Rabu pagi kemarin kami telah berhasil mengungkap dan mengamankan satu dari dua pelaku curas jambret tersebut, namun belum bisa kami ekspos secara terbuka karena masih dalam proses pengembangan," singkatnya pada Kamis (2/5/2024) siang melalui release humasnya.
Dari pengungkapan kasus tersebut, Iptu Riadi juga menyebut telah mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya HP milik korban dan sepeda motor yang dipakai pelaku saat melakukan aksi kejahatan
Sementara ibu kandung kedua korban berharap agar kedua pelaku ditangkap dan dihukum seadil adilnya.
"Saya minta pelaku ditangkap dan dihukum seadil adilnya karena sudah menghilangkan nyawa anak saya," pintanya.
Untuk diketahui, pada Jumat 19 April 2024 sekira pukul 19.50 Wib di jalan raya Pekon Bandung Baru, Adiluwih, Pringsewu telah terjadi tindak pidananya pencurian dengan kekerasan modus jambret.
Pelaku berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor trail memepet sepeda motor yang ditumpangi dua wanita pelajar SMP asal Sukoharjo Barat tersebut. Salah satu pelaku lantas merebut paksa dua unit HP milik korban lalu kabur menuju arah Kalirejo Lampung Tengah.
Sadar menjadi korban jambret, kedua korban lantas berupaya mengejar pelaku, namun nahas sepeda motor yang ditumpangi keduanya terlibat kecelakaan tunggal menabrak tembok rumah warga.
Akibatnya Korban, Dini Nur Azizah (14) tewas dilokasi kejadian sementara satu korban lainya, Nadrotul Hasanah (15) mengalami luka berat patah tulang kaki dan harus menjalani perawatan di Rumah sakit.
Selain menjadi atensi kepolisian, kasus ini juga menjadi perhatian pemerintah daerah dan warga masyarakat umum lainya. Mereka berharap kepolisian segera menangkap para pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku (ytn)
Iwo Indonesia Pringsewu
Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Hardiknas, Otda, HUT Satpol PP Dan Linmas
Pringsewu. Media Dinamika Global. Id.- Hari Pendidikan Nasional, Hari Otonomi Daerah ke-28, HUT ke-74 Satpol PP dan HUT ke-62 Satlinmas di Kabupaten Pringsewu diperingati dalam suatu upacara di lapangan pemkab setempat, Kamis, 2 Mei 2024, dengan inspektur upacara Pj.Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan.
Selain mengucapkan selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah ke- 28, serta selamat HUT ke-74 Satpol PP dan HUT ke-62 Satlinmas, Pj.Bupati Pringsewu juga berpesan kepada seluruh ASN di Kabupaten Pringsewu untuk bersama-sama mengembangkan potensi diri, berinovasi dan bersinergi guna mendukung program-program pembangunan yang telah disusun di berbagai bidang, baik program daerah maupun program pemerintah pusat.
Ia juga berharap kerja keras dan sinergitas yang dilakukan akan mampu menciptakan hasil pembangunan yang terbaik bagi Kabupaten Pringsewu, serta keikhlasan dalam bekerja akan dicatat sebagai amal ibadah di sisi Allah SWT.
Upacara dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Heri Iswahyudi beserta jajaran pemerintah daerah dan forkopimda serta berbagai elemen lainnya.




