Media Dinamika Global

Rabu, 01 Mei 2024

Satu Bulan Bebas Residivis Kambuhan Ini Kembali Diringkus Personel Polsek Bolo


Bima NTB. Media Dinamika Global. Id.- Residivis kambuhan ini kembali berurusan dengan pihak Kepolisian setelah aksi dapat , digagalkan oleh Polsek Bolo Polres Bima Polda NTB dan masyarakat. Kasus percobaan pencurian yang dilakukan oleh AM alias AO (L/21) warga Desa Tumpu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima pada  Kamis (01/5/24) sekira pukul  00.05. WITA dini hari.

Dirilis Humas Polres Bima awalnya korban  berinisial  UF (P/27) Warga Desa Bonto kape ini  berada di dalam kamar lantai dua dan korban mendengar teriakan orang tuanya yang bernama YA   di kamar lantai satu yang sedang cek cok adu mulut dengan pelaku.

Cekcok  itu lantaran  orang tua korban kaget dengan adanya pelaku di dalam rumah sedangkan rumah dalam keadaan pagar terkunci.

Korban yang mendengar kegaduhan itu pun turun ke lantai bawah dan melihat pelaku yang sedang berjalan keluar dari dalam rumah.

Karena ketakutan, korban  kembali ke lantai dua dan  menghubungi kakak dan adiknya lewat handphone bahwa ada orang yang ingin mencuri, tidak lama kemudian  kakak dan adik korban pun datang 

Beruntung nya  pada saat yang bersamaan anggota piket polsek bolo yang sedang melaksanakan patroli di sekitar desa bontokape melihat korban dengan pelaku yang cekcok  sehingga anggota piket  menghampiri rumah korban.

Setelah mengetahui kronologis kejadian tersebut anggota langsung membawa pelaku ke mako polsek bolo untuk diamankan dan di mintai keterangan.

Setelah dilakukan  interogasi  oleh unit reskrim polsek bolo pelaku mengakui sebelum melakukan percobaan pencurian. beberapa hari lalu pelaku telah mencuri mesin diesel /pompa air di area  persawahan desa tumpu dan pelaku telah mengakui bahwa mesin tersebut telah dijual di Tente kecamatan woha.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.IK., melalui Kapolsek Bolo Iptu Nurdin membenarkan pihaknya telah mengamankan terduga pelaku percobaan pencurian di Desa  Bontokape.

"Benar kami telah mengamankan terduga pelaku percobaan pencurian berinisial AM alias AO yang juga merupakan Residivis dalam berbagai kasus pencurian yang meresahkan masyarakat diwilayah kecamatan Bolo". Kata Kapolres.

Sebagai informasi yang bersangkutan baru satu bulan bebas dari lembaga pemasyarakatan kelas III Bima karena terjerat kasus Pencurian.

Saat ini   pelaku telah ditahan di rutan polsek bolo untuk di proses hukum lebih lanjut.(Humas)

Polda NTB Dapat Apresiasi, Nanang : Pemprov NTB, Pemkot, dan Pemkab Memalukan


Mataram-NTB, Media Dinamika Global.Id._  Akhir-akhir ini kita sedang dihebohkan terkait dengan banyaknya aksi unjuk rasa menurut stabilitas harga jagung. Hal ini disampaikan Nanang Sofian.

Kata Nanang Sofian, Jika dilihat dari hasil produksi dengan harga Rp.3.800 sampai Rp.4.000 itu hanya menutupi biaya produksi atau biaya pengeluaran masyarakat tani, bahkan kurang.

"Belum lagi gagal panen yang dialami masyarakat petani jagung," ucap Nanang Sofian saat di temui di salah satu kedai kopi, Kota Mataram. Rabu, 1 Mey 2024.

Seharusnya, lanjut dia, Pemerintah Daerah mampu mengatensi khusus terkait permasalah ini, karena  dilihat setiap tahun aksi unjuk rasa tetap terjadi disaat masa panen tiba dan seakan-akan sudah jadi budaya yang wajib terlaksana. Jikalau memang pemerintah tidak mampu menaikan harga pertani jagung maupun harga pertanian lainnya.

"Melihat kondisi masyarakat, pemerintah Daerah harus memberikan solusi terkait persoalan tersebut," tegasnya.

Disini lain, pada saat panen masyarakat diperhadapkan dengan bibit mahal, obat-obatan, dan pupuk subsidi dijual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) bahkan harga pupuk melambung tinggi, sekitar Rp.150.000-250.000.

"Ini semua terjadi kerena tidak masif pemerintah pengawasan dan kebijakan berdasarkan kewenangannya," terang Nanang Sapaan akrabnya.

Sementara, Polda Provinsi NTB memilki inisiatif mengadakan dialog terkait dengan stabilitas harga jagung dengan mengundang semua pihak. Dalam kegiatan tersebut Akademisi hadir untuk menjadi narasumber pada dialog diselenggarakan oleh Polda NTB.

"Saya sangat mengapresiasi atas inisiatif dan kerja Polda NTB," ungkap Nanang.

Menurut dia, dilihat secara objektif hal mengenai stabilitas harga jagung bukan menjadi tanggungjawab dari pihak kepolisian, walaupun demikian, langkah yang ambil Polda NTB itu salah cara untuk mencapai sebuah solusi.

"Kegiatan Polda NTB tersebut adalah kegiatan positif untuk masyarakat petani jagung di wilayah hukumnya," tutur Nanang.

Dalam sudut pandang Nanang, ini menjadi tamparan besar untuk pihak pemerintah kabupaten, Kota, dan Pemerintah Provinsi NTB yang tidak memiliki etikad baik, tidak menginisiasi untuk dialog dengan masa aksi yang berkunjung rana hukum (Penjara).

"Artinya, bisa disimpulkan, bahwa Polda NTB lebih perduli terhadap nasib masyarakat petani, lebih khusus masyarakat petani jagung, dari pada pemerintah Daerah dan Provinsi NTB sebagai pemangku kebijakan, secara "Pribadi " sangat memalukan," pungkasnya.

(Surya Ghempar).

Polres Tulang Bawang Gelar KRYD di Dua Lokasi Berbeda, Berikut Sasaran Utamanya.

Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.id || Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, Mengerahkan Personel glGabungan untuk melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan ( KRYD ) guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melintas di wilayah hukumnya terutama pada malam hari.

KRYD tersebut dilaksanakan pada Selasa (30/04/2024), pukul 21.30 WIB s/d pukul 23.30 WIB, di dua lokasi berbeda yang ada di Kecamatan Banjar Agung dan Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang.

"Semalam, saya bersama dengan 39 personel gabungan menggelar KRYD di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Ethanol, Kampung Tunggal Warga, dan Jalan Lintas Timur (Jalintim), Simpang Bawang Latak," kata Kasat Reskrim, AKP Hengky Darmawan, SH, MH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP James H Hutajulu, SIK, SH, MH, MIK, Rabu (01/05/2024).

Lanjutnya, pelaksanaan KRYD tersebut langsung dibagi menjadi dua tim, yang mana masing-masing tim berjumlah 20 personel gabungan dan dipimpin langsung oleh seorang perwira pengendali (Padal), sehingga benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
"Sasaran utama KRYD yang kami gelar ini adalah untuk mencegah aksi balap liar pada malam hari terutama di malam libur nasional. Selain itu, juga untuk meminimalisir terjadinya tindak pidana curas, curat, dan curanmor (C3), kejahatan jalanan (street crime), serta peredaran narkoba," papar perwira dengan balok kuning tiga dipundaknya.

Kasat Reskrim menerangkan, KRYD yang kami gelar pada malam hari di dua lokasi berbeda dilakukan dengan skala prioritas, dan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel gabungan yang terlibat dalam kegiatan, sehingga hasilnya akan sesuai dengan harapan.

"Skala prioritas disini maksudnya, tidak semua kendaraan yang melintas dilakukan penyetopan dan pemeriksaan. Hanya kendaraan tertentu yang kami curigai saja yang dilakukan penyetopan, sehingga tidak akan membuat macet arus lalu lintas pada saat itu," terangnya.

AKP Hengky menambahkan, selama berlangsungnya KRYD di dua lokasi berbeda, petugas kami tidak menemukan adanya aksi balap liar, serta saat dilakukan pemeriksaan kendaraan yang distop, juga belum ditemukan barang berbahaya seperti narkoba, senjata tajam (sajam), dan Senjata Api (senpi) ilegal. ( Fs/Red)

Kapolda Lampung Apresiasi Kepedulian Buruh dalam Aksi Demo yang Tertib.

Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Peringatan Hari Buruh dengan Aksi Demo yang digelar di beberapa Titik di Provinsi Lampung, Rabu (01/05/2024) Buruh-buruh dengan penuh keteraturan dan kepatuhan telah mengekspresikan Aspirasi mereka. 

Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helmy Santika, Mengapresiasi kepedulian dan kedisiplinan yang ditunjukkan oleh para Peserta Demo tersebut.

Dalam pernyataannya, Irjen Pol. Helmy Santika menegaskan bahwa aksi demo yang berlangsung dengan tertib adalah cermin dari kedewasaan dalam berdemokrasi. 
"Saya sangat menghargai sikap bertanggung jawab yang ditunjukkan oleh para buruh Lampung dalam menyampaikan pendapat mereka," ujar Kapolda.

Kapolda juga menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang baik antara pihak keamanan dan peserta demo dalam memastikan kelancaran acara tersebut. 
"Kami berterima kasih atas kerjasama dari semua pihak yang telah menjaga agar aksi demo ini berjalan dengan aman dan tertib," tambahnya.

Saat ini, para peserta demo telah mulai membubarkan diri secara sukarela dan kembali ke tempat masing-masing dengan diantar oleh kendaraan polisi. Hal ini menunjukkan kesadaran kolektif untuk menjaga ketertiban dan keamanan bersama.

Dengan berakhirnya aksi demo ini dalam suasana yang damai, Kapolda Lampung berharap bahwa semua pihak dapat terus berkomunikasi secara terbuka dan saling mendukung untuk mencapai solusi yang adil dan berkelanjutan atas isu-isu yang diangkat. 

"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kedamaian dan keharmonisan di Provinsi Lampung," tutup Irjen Pol. Helmy Santika.

Untuk diketahui, Polda Lampung dan jajaran mengerahkan sebanyak 1.203 Personel dalam rangka mengamankan aksi May Day dan perayaan Hari Buruh. 
Ribuan Pasukan tersebut ditugaskan dan disebar di 15 Kabupaten/kota Masing-masing Wilayah Hukum Polres dan Polresta.( Fs/Red)

Sejumlah Warna Pantai di Pulau Lombok-NTB


Mataram-NTB, Media Dinamika Global.Id._ Apakah Anda pernah berpikir bahwa semua pantai di Lombok itu berpasir putih? Jika iya, maka pemikiran Anda salah.

Meskipun betul bahwa pulau Lombok terkenal dengan keindahan pantainya, tetapi tidak semua pantai di Lombok berpasir putih. Bahkan jumlah pantai pasir putih hanya beberapa saja. Dan kalau diuraikan lebih detail, warna pantai di pulau Lombok mencakup banyak warna, tetapi secara umum, berikut adalah 5 warna pantai di pulau Lombok:

Pasir hitam

Merupakan rumah dari gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia, wajah pulau Lombok tidak lepas dari peran besar Rinjani di masa lalu. Rinjani tidak hanya membentuk tektsur tanah pulau Lombok, tetapi juga memoles pantai pantainya. 

Jika diperhatikan sebagian besar pantai mulai dari pemenang di Kabupaten Lombok Utara sampai ke Sambelia, bahkan hingga pelabuhan Kayangan di Kabupaten Lombok Timur memiliki pasir pantai berpasir hitam. 

Critter Research dalam Black Sands: Origins, menjelaskan bahwa Pantai pasir hitam terbentuk dari Lava panas  yang mengalir ke lautan. Lava panas yang bertemu dengan air laut yang dingin akan menimbulkan ledakan dan menghasilkan pecahan pecahan material kecil berupa pasir atau kerikil. Proses ini bisa berlangsung sangat cepat sehingga pantai berpasir hitam bisa terbentuk dalam satu malam! 

Ukuran pecahannya juga bervariasi, bisa berupa bongkahan batu kerikil kecil hingga pasir hitam yang halus, bergantung pada suhu lava dan air pada saat terjadinya ledakan. 

Nah, dari sini kita bisa membaca karakteristik arah aliran lava dari letusan gunung Rinjani. 

Karena merupakan kawasan aliran material letusan gunung berapi, pantai pantai pasir hitam biasanya dikelilingi oleh lahan yang sangat subur, barisan pohon kelapa, perbukitan hijau dengan pepohonan tinggi yang tebal menciptakan nuansa surga tropik yang sangat kuat. 

Pasir cokelat muda

Pantai dengan warna pasir seperti ini bisa ditemukan mulai dari Teluk Kodek di Kabupaten Lombok Utara, hampir semua pantai di wilayah Kota Mataram, hingga ke pantai cemara di dekat pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Meskipun demikian, di beberapa titik terdapat juga pantai dengam pasir cokelat keemasan seperti di Kecinan, Nipah dan Senggigi. 

National Ocean Service menjelaskan bahwa warna cokelat pada sebagian besar pantai disebabkan oleh oksida besi yang memberikan warna coklat muda pada batuan kuarsa dan feldspar.

Sama seperti pantai pantai pasir hitam di sisi utara pulau Lombok, secara lanskap, pantai pantai dengan warna pasir cokelat muda yang membentang mulai dari Teluk Kodek hingga ke kawasan pelabuhan Lembar di dominasi oleh perbukitan hijau dengan pepohonan berukuran sedang dan hamparan pohon kelapa. Disini jarang ditemukan pepohonan tinggi akan tetapi lingkungannya masih terlihat hijau baik pasa musim hujan maupun kemarau. 

3. Pasir cokelat keemasan

Pantai berwarna cokelat keemasan dengan pasir berbulir mendominasi hampir seluruh kawasan pantai selatan pulau Lombok, mulai dari Sekotong di Lombok Barat, Kawasan Mandalika di Lombok Tengah, hingga kawasan Ekas dan Sekaroh di Lombok Timur. 

Dr Terry Hume, dari the National Institute of Water and Atmospheric Research (NIWA), New Zealand, menjelaskan bahwa jenis pasir, warna, kepadatan, dan ukuran bulirnya tergantung pada sumbernya. Biasanya pasir pantai berwarna keemasan bersumber dari pecahan batu karang yang banyak mengandung mineral kuarsa kemudian bercampur dengan kulit kerang dan mengalami pelapukan oleh air, ombak, dan angin. 

Hal ini berkesesuaian dengan lanskap pantai pantai Selatan Lombok yang di dominasi oleh tebing dengan bebatuan gamping yang banyak mengandung zat kuarsa, dan di beberapa titik banyak terdapat bebatuan limestone. 

Perlu diketahui juga bahwa perbukitan pantai selatan lombok mulai dari Sekotong hingga Tanjung Ringgit diyakini banyak mengandung emas, sehingga di kawasan ini sampai sekarang masih banyak ditemukan tambang tambang emas “tidak resmi”. 

Karena lokasinya yang cukup jauh dari gunung berapi rinjani, tingkat kesuburuan tanah di wilayah selatan lombok relatif lebih rendah sehingga jarang ditemukan pepohonan berukuran sedang maupun tinggi. Meskipun demikian, di beberapa titik seperti; Torok, Pengantap, dan Serangan masih bisa ditemukan hamparan pohon kelapa. 

4. Pasir putih

Berdasarkan pengamatan kami, pantai yang benar benar memiliki pasir berwarna putih  hanya ada beberapa saja di Lombok, diantaranya; pantai Tanjung Aan, Selong Belanak, Tanjung Beloam dan pantai Semangkok di Lombok Timur. 

Dr. Terry Hume dari NIWA, New Zealand berpendapat bahwa pasir putih terbentuk dari pelapukan bebatuan yang memiliki kandungan kuarsa yang sangat tinggi. Sementara itu Marteen De Brauwer dalam jurnalnya Black Sand: Origins mengatakan bahwa pasir pantai berwarna putih terbentuk dari kotoran ikan jenis parrot fish. Dalam sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Marine Biology pada 2010, diketahui bahwa seekor ikan kakatua bisa menghasilkan 381 kilogram serpihan karang putih per tahun. Sementara seekor ikan kakatua raksasa, bisa menghasilkan hingga 4.900 kg serpihan pasir putih per tahun.

5. Pasir merah muda / pink

Pantai pink merupakan berkah luar biasa bagi Indonesia. Dari 7 pantai pink yang terdaftar di dunia, Indonesia memiliki salah satunya, yaitu pantai pink Komodo. Akan tetapi dunia belum mengetahui bahwa Indonesia tidak hanya memiliki satu pantai pink, tetapi tiga sekaligus, yaitu; pink komodo, pink lombok, dan pink Lambu. 

Pada awal penemuannya, banyak yang beranggapan bahwa kehadiran pantai dengan pasir merah muda adalah sebuah misteri alam. 

Michael Gebicki dalam artikelnya yang dimuat oleh The Sydney Morning Herald, 28 Juni 2018, menjelaskan tentang proses terbentuknya pantai dengan pasir merah muda. 

Menurut Gebicki, pasir pink berasal dari organisme laut bersel tunggal dengan cangkang berwarba merah bernama foraminifera merah. Ketika organisme tersebut mati, cangkangnya akan terkikis oleh gelombang dan sebagian dari puing-puing tersebut akan bercampur dengan partikel halus kalsium karbonat dari cangkang dan karang sehingga memberikan warna merah muda pada pasir pantai.

(Surya Ghempar).

Cara Polda Lampung Dukung Peringatan Hari Buruh, Beri Layanan Kesehatan Gratis dan Pasar Murah

Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Kepolisian Daerah Lampung memberikan Pelayanan Kesehatan dan Pasar Murah dalam Peringatan Hari Buruh Internasional yang berlangsung di Bundaran Tugu Adipura, Bandar Lampung.

Adapun Pelayanan Kesehatan yang dimaksud yakni pPngecekan Rensi Darah serta Memberikan Obat-obatan.

Sementara untuk pasar murah, Polda Lampung menyediakan beras, gula serta minyak dengan harga dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kapolda Lampung, Irjen Helmy Santika mengatakan pelayanan ini sebagai bentuk dukungan Polri untuk para buruh yang tengah melakukan demo damai.

"Hari ini tepat memperingati Hari Buruh Internasional, untuk saudara-saudara kita yang tengah melakukan demo damai hari ini di Tugu Adipura, kami dari Polda Lampung memberikan pelayanan kesehatan dan obat-obatan gratis dan ada juga Pasar Murah dengan menyediakan beberapa kebutuhan pokok seperti beras, gula dan minyak makan," kata dia, Rabu (01/05/2024).

"Ini sebagai bentuk pelayanan dari kami untuk masyarakat dan teman-teman kita dari buruh, pelayanan kesehatan gratis ini sengaja kami gelar disini untuk mengantisipasi adanya pendemo yang sakit, kemudian pasar murah juga kami sediakan dengan harga yang lebih murah," tambahnya.

Dia juga menegaskan mendukung aksi demo damai yang dilakukan oleh buruh dalam memperingati hari ini.

"Kami dari Polda Lampung mendukung aksi teman-teman buruh untuk menyampaikan orasi ataupun tuntutan dalam memperingati hari buruh ini. Kami juga memberikan pengamanan dibeberapa titik lokasi yang dijadikan tempat unjuk rasa," imbuhnya.

Helmy juga mengapresiasi kegiatan massa yang berlangsung kondusif.

"Saya pribadi mengapresiasi dan berterima kasih kepada buruh yang melaksanakan aksi demo dibeberapa titik di provinsi Lampung, yang berjalan dengan tertib dan lancar. Saat ini sudah mulai membubarkan diri kembali ketempat masing-masing dengan diantar kendaraan polisi," pungkasnya.( Fs /Red)

Personel Satgas Yonif 122/TS Bersama Masyarakat Gotong-Royong Perbaiki Jalan Rusak

Kabupaten Keerom. Media Dinamika Global. Id.- Demi keamanan dan kenyamanan serta meminimalisir terjadinya kecelakaan, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 122/TS Pos Yamara bergotong royong bersama mayarakat memperbaiki jalan yang rusak di Kampung Yanemyo, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Rabu (01/05/2024).

Jalan perkampungan ini rusak dikarenakan faktor cuaca dan kontur tanahnya yang lembek. Perbaikan jalan perkampungan ini merupakan hal yang sangat penting demi menunjang mobilitas serta aktivitas kehidupan masyarakat sehari-hari.

Danpos Yamara Sertu Kelpin Saputra mengatakan bahwa perbaikan jalan rusak ini merupakan bagian pembinaan teritorial Satgas Yonif 122/TS kepada masyarakat di perbatasan RI-PNG, dengan tujuan untuk menanamkan budaya hidup gotong-royong serta membangun solidaritas yang kokoh dengan komponen masyarakat.

“Kita perbaiki jalan yang rusak ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman, agar masyarakat terhindar dari hal kecelakaan. Harapan kami, aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar dan baik tanpa ada hambatan apapun,” jelas Danpos Yamara.

Sesuai penekanan Dansatgas Yonif 122/TS Letkol Inf Diki Apriadi, S.Hub.Int, agar seluruh prajurit melaksanakan kegiatan positif yang bersifat membangun, melayani, mengayomi dan Senantiasa mengatasi kesulitan masyarakat yang ada di sekitar pos. 

Sementara itu, salah satu warga Kampung Yanemyo, Martinus (57) mengatakan bahwa dirinya sebagai masyarakat yang menerima manfaat dari perbaikan jalan tersebut mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas inisiatif Satgas Yonif 122/TS yang telah memperbaiki jalan kampung yang rusak.

Semoga kebaikan bapak-bapak TNI dari Satgas Yonif 122/TS Pos Yamara dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya. (Yonif 122/TS)