Media Dinamika Global

Sabtu, 30 Maret 2024

Kecelakaan Tragis Hino Box Tabrak Yamaha Mio Yang Akibatkan Tiga Korban Terkapar


Tanggamus. Media Dinamika Global. Id.- Musibah kecelakaan lalu lintas telah terjadi di Jalan Raya Ir. H. Juanda, tepatnya di Simpang Rumdin Bupati, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, melibatkan dua kendaraan, yakni Ran R2 Yamaha Mio J tanpa nomor polisi dan Ran R6 Hino Box dengan nomor polisi BE 8429 AAC.

Kasat Lantas Polres Tanggamus, Iptu Ridwansyah mengatakan identitas pengendara Ran R2 Yamaha Mio J tanpa nomor polisi adalah Halimi (48) warga Pekon Pardasuka, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus.

Di dalam sepeda motor tersebut terdapat dua penumpang, yakni Hanafiansyah (3) dan Eka Yulia (9) warga Pekon Suka Banjar, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus. 

Sedangkan pengemudi Ran R6 Hino Box adalah Aldi Firmansyah (23) dari Kutoarjo II, Kelurahan Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.

"Peristiwa tersebut terjadi Jumat pagi, tanggal 29 Maret 2024, sekitar pukul 08.30 WIB," kata Iptu Ridwansyah mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rinaldo Aser, S.H., S.I.K., M.Si.

Kasat menjelaskan, akibat dari kecelakaan korban Halimi mengalami luka robek di bibir atas dan luka robek di kepala bagian kiri. Sedangkan kedua anak bernama Hanafiansyah mengalami luka terbuka, patah tulang kaki sebelah kiri, dan luka lecet pada kening sebelah kiri. 

"Sementara itu, Eka Yulia Sari mengalami luka robek pada kaki sebelah kiri dan lecet pada bagian dagu. Dan sopir truck tidak mengalami luka," jelasnya.

Kasat mengungkap, berdasarkan keterangan saksi, kronologi kejadian bermula ketika sepeda motor Yamaha Mio J tanpa nomor polisi hendak keluar dari simpang Rumdin Bupati menuju jalur utama.

Diduga tanpa memperhatikan kendaraan yang sedang melintas di jalur utama, secara bersamaan datang truk Hino Box dengan nomor polisi BE 8429 AAC melintas dari arah Pringsewu menuju Pesisir Barat. 

"Karena jarak sudah terlalu dekat, kecelakaanpun tak terhindarkan. Sehingga membuat pengendara dan 2 penumpang terjatuh," ungkapnya.

Iptu Ridwansyah menyebut, dalam kejadian itu, pihaknya telah melakukan tindakan kepolisian dengan mendatangi TKP, evakuasi korban dan melakukan olah TKP, mengamankan sopir truk serta kedua kendaraan.

"Untuk barang bukti dan sopir truk saat ini diamankan di Polres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut," ucapnya.

Untuk mencegah kejadian serupa, Kasat meminta perlunya kesadaran akan pentingnya aturan lalu lintas serta keselamatan dalam berkendara. 

"Tak henti-hentinya, kami imbau masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas sehingga dapat terhindar dari kecelakaan," imbaunya. (Ytn)

Terkait Penahanan Ijazah, Ini Penjelasan Kepala Sekolah SMK Patria


Pringsewu. Media Dinamika Global. Id.- Team IWO- Indonesia Kabupaten Pringsewu Mendatangi SMK Patria Gading Rejo Kabupaten Pringsewu, untuk bertemu langsung dengan Kepala sekolah terkait Persoalan Pengembalian Ijazah Alumni di sekolah tersebut, Sabtu 30/3/2024

Dari Penjelasan Drs.H.Narsiman terkait pengembalian ijazah tersebut, bukanlah ditahan tetapi ada kaitan persoalan administrasi yang belum diselesaikan,

 sedangkan kami dari pihak sekolah sudah menawarkan kebijakan kepada orang tua wali murid yang ada sangkutan, sebagai contoh anak anak yang mau ujian ini ada yang belum membayar, tetap dikasih kebijakan jangan sampai mereka tidak ujian dan tidak masup, sebab sudah kami tawarkan jika belum bisa membayar bisa dicicil, bebernya.

Masih kata Narsiman, berkaitan dengan ini, ia tidak membantah ada yang masih sangkutan pembayaran Rp 5.000.000, bahkan ada alumni yang sudah berkeluarga lama gak diambil ijazahnya, mungkin gak terlalu perlu pikirnya. Kesanggupan pembayarannya kami sudah kasih solusi bukannya kami mau semena mena Tampa mengambil kebijakan, jelasnya.

Selanjutnya KEPSEK SMA Patria pun menjelaskan bahwa kami juga rembukkan dulu ke kepala Yayasan,  yaitu pak Usup disebabkan kalau dibiarkan terjadi seperti ini tentunya akan berlanjut nanti nantinya kelanjutan kedepannya tentunya harus dicari solusinya, serta perlu dikumpulkan pihak wali murid untuk jalan keluar mekanisme pengembalian ijazah tersebut, tutupnya.

Endarsahsalah satu team IWO-Indonesia mengatakan kami dari Lembaga IWO-Kabupaten Pringsewu siap memediasi antara pihak sekolah dan Wali murid, dan disiapkannya ruangan disekolah ini untuk bermusyawarah, berhubung waktunya mepet dekat hari raya idul Fitri dan Juga dari IWO- Indonesia ada kegiatan Besar yaitu Rakernas ke-2 diprovinsi Lampung mohon diatur waktunya dari pihak sekolah, 

kami siap memediasinya, disebabkan ijazah tersebut bagaimana aturannya untuk pengembaliannya nantinya dirembukkan tentunya tidak merugikan pihak sekolah dan pihak wali murid, terkait berapa persen kah yang harus dibayar tentunya harus ada kebijakan dari pihak sekolah disebabkan mereka yang belum mengambil ijazah tersebut rata-rata tidak mampu.

Masih kata Endarsyah, kami memahami sekolah ini sekolah swasta, yang masih perlunya kontribusi menunjang kegiatan belajar Siswa/i, dengan kata lain harus ada kebijakan untuk kemampuan alumni dalam rangka pengambilan ijazah tersebut, tuturnya.

Senada dengan permasalahan ini, KACABDIN Wilayah II Drs. Sunardi, Angkat Bicara melalui sambungan telpon 0821 7667 XXXX Via Watshap Jumat 29/3/2024 Pukul 14.30 Wib.

Dan mengatakan dalam regulasi memang tidak boleh ada penahanan ijazah, akan tetapi bagi sekolah swasta tentunya diharapkan perlunya dimusyawarahkan kembali disebabkan proses belajar mengajar di sekolah swasta masih diperlukan ada pembiyaan yang menunjang proses kegiatan belajar agar sekolah itu tidak tutup.

Masih kata KACABDIN Wilayah II menjelaskan lewat sambungan telpon dengan awak media, dari pertemuan Team IWO-Indonesia Kabupaten Pringsewu dengan pihak sekolah SMK Patria Gading Rejo.

 tercapailah keputusan untuk mempertemukan pihak sekolah dan sekitar 40 alumni yang ijazahnya belum diambil, adapun waktu dan tempat akan dikoordinasikan pihak sekolah, lebih lanjut setelah hari raya idul Fitri mendatang, pungkasnya,.(Ytn)

Iwo Indonesia Pringsewu 

Kali Kedua, WNA Asal Tiongkok Diduga Keliaran Di Kota Bima, Semoga Tim POA Dan Imigrasi Ambil Langkah Tegas


Bima Kota, Media Dinamika Global Id ~ Diketahui keberadaan Warga Negara Asing WNA asal Tiongkok bertepatan di Hotel Komodo Kota Bima Provinsi NTB. Saat diwawancarai Wartawan Media ini dengan menggunakan Google Translate, dirinya mengatakan keberadaan di Kota Bima ini sudah hampir satu bulan, kalau disini saya ada Usaha Kecil-kecilan. Pada hari Rabu (30/08/2023) sore

Ditanya Soal Bisnisnya, lalu apa saja usahanya di sini, dijawabnya bahwa Saya disini sangat tertarik pada Bidang Suku Cadang Motor, HP dan Mobil karena Harga di Tiongkok dan Kota Bima sangat jauh berbeda. Barang Suku Cadangnya tidak ada harganya disana jika dibandingkan dengan Di Sini. Ungkap WNA itu

Sementara itu, Mengetahui Hal tersebut dan atau Tidak adanya tindaklanjut atas laporan wartawan kepada Tim Pengawasan Orang Asing bahkan telah Diketahui Oleh Kepala Imigrasi Kelas III Non TPI Bima, M. Usman. 

Namun, Sampai titik kepergian WNA asal Tiongkok tersebut, pihak Tim Pora maupun dari imigrasi tidak ada yang mendatangi tempat penginapannya.

Karenanya, awak Media ini terus meminta tanggapan dari Kepala Imigrasi III B Non TPI Bima M. Usman mengatakan bahwa sudah lama kami dengar bahkan terkesan Infonya telat. Kami bersama Anggota lainnya telah melakukan Croscek di Lapangan sudah tidak ada. Seharusnya pihak Hotel dapat melapor kan ke Kami tentang Keberadaan Orang Asing tersebut, tetapi dari hasil pengecekan. Gak ada yang di langgar. Orang tua tersebut hanya liburan.

Pantauan Langsung Media ini bahwa Kali kedua orang asing yang bermata sipit ini berada di Kota Bima. Saat ditanya kepada penjaga tempat penginapan Hotel Komodo, beliau sudah dua hari menginap.

Adapun di viral kan melalui Akun Facebook atas Nama Aryadin Wartawan MDN. Pada hari Sabtu tanggal (30/03/2024).

WNA keliaran di Kota Bima, Pihak Imigrasi harus mengambil langkah tegas. Lokasi Tempat Penginapan Hotel Komodo 

https://www.facebook.com/share/p/tafCfEMMmqKKg9eB/?mibextid=qi2Omg.

Akibat Kantuk Mobil Expander Tabrak Mobil Karimun Hingga Terjun Ke Parit


Pringsewu. Media Dinamika Global. Id.- Mobil minibus Suzuki Karimun bernomor Polisi BE 1728 ANC terebur kedalam parit sedalam dua meter usai terlibat kecelakaan dengan Mobil Mitsubishi Expander BE 1490 QB yang melaju dari arah berlawanan. Akibat peristiwa ini dua orang mengalami luka ringan sedangkan dua lainya dalam kondisi sehat.

Kasat lantas AKP Khoirul menjelaskan, kecelakaan lalu lintas ini terjadi ruas jalan Lintas Barat Sumatera Kelurahan Pajaresuk, Pringsewu Lampung pada Sabtu (30/3/3034) pagi sekira pukul 07.30 Wib. 

Kecelakan tersebut melibatkan dua unit kendaraan terdiri dari minibus Suzuki Karimun Polisi BE 1728 ANC yang dikemudikan pasangan suami istri Nopilianto (47) dan Nani Lestari (46) asal bandar lampung dan Mobil Mitsubishi Expander BE 1490 QB yang dikemudikan pasangan suami istri Ariyanto (85) dan Erni Munifaroh (83) warga Kecamatan Lumbu Kibang Kabupaten Lampung Tengah.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, saat kejadian mobil Suzuki karimun melaju dari arah Pagelaran menuju ke Pringsewu dengan kecepatan sedang, disaat bersamaan dari arah berlawanan datang laju mobil Mitsubishi Expander dengan kecepatan tinggi yang tiba-tiba langsung berbelok kekanan dan menabrak mobil Suzuki karimun hingga terdorong dan tercebur kedalam parit.

“Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun kedua pengemudi mengalami luka ringan sedangkan dua penumpangnya tidak mengalami luka,” ujar AKP Khoirul bahri mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Benny Prasetya pada Sabtu siang.

Menurut Kasat, kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah berhasil di evakuasi dan dibawa kekantor unit gakkum Satlantas Polres Pringsewu. Mobil Suzuki Karimun mengalami ringsek dibagian depan sebelah kanan dan sejumlah bagian lainya, sedangkan mobil suzuki Expander juga ringsek dibagian depan sebelah kanan, dengan kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Ia juga mengungkapkan berdasarkan hasil penyelidikan, kecelakaan lalu lintas tersebut diduga dipicu adanya kelalaian pegemudi Mitsubishi Expander. “Pengemudi Mitsubhisi Expander mengaku mengantuk sehingga terjadi tidur singkat (microsleep) yang menyebabkan laju mobil yang dikemudikanya tidak terkendali lalu menabrak mobil yang melaju dari arah berlawanan,” bebernya.

Lebih lanjut ia mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan berkendara jika dalam kondisi Lelah atau mengantuk, demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang. (Ytn)

Iwo Indonesia Pringsewu 

Pertama Di Sape,Wahana Permainan Anak-anak Usia Dini "Kids Station d,NR" Resmi Di Buka Hari ini


Sape Bima NTB.Media Dinamika Globa.id Sabtu,30 Maret 2024 Kini telah hadir di Kecamatan Sape sebuah Wahana Permainan baru Bagi anak-anak Usia Dini yang tentunya akan sangat menghibur bagi anak - anak termasuk juga orang tuanya.

Selain itu juga manfaat positifnya bagi anak-anak kita selain bisa mempelajari dan belajar banyak hal, juga dapat mengenal aturan, bersosialisasi, menempatkan diri, menata emosi, toleransi, kerja sama, dan menjunjung tinggi sportivitas

" Kids Station d,NR yang berlokasi di Jalan Lintas Ncai Bou Kecamatan Sape Kabupaten Bima hari ini sekitar mulai pukul 09:00 Wita secara resmi telah di buka langsung oleh Direktur Utama Kids Station d,NR (Nurul Fajry,S.Psi) yang didampingi langsung oleh kedua orang tuanya dengan melakukan pemotongan Pita sebagai tanda bukti dimulai dan dibukanya secara resmi wahana Permainan ini.



Pantau awak Media Grand Opening Kids Station d,NR ini juga di hadiri oleh Kepala Desa Naru sebagai kepala Wilayah bahwa Lokasi Kids Station d,NR ini berada di Wilayah Desa Naru Kecamatan Sape,selain itu juga dihadiri oleh Sekcam Sape dan Kades Rasabou beserta Keluarga dan Masyarakat sekitar.

Direktur Utama Kids Station d,NR (Nurul Fajry,S.Psi)


Direktur Kids Station d,NR saat menyampaikan kata sambutanya menyampaikan bahwa Pada hari ini kita melaksanakan Grand Opening Kids Station d, NR yang merupakan wahana bermain bagi anak anak usia dini yang bisa dibilang ini pertama di kecamatan Sape khususnya dan Kabupaten Bima pada umumnya, dan sesuai dengan visi misi perusahaan kami juga ingin membuka lapangan pekerjaan juga bagi putra dan putri Kecamatan Sape. Kami sudah merekrut 16 orang putra dan putri Kecamatan Sape yang telah bergabung dengan d,NR Kids Station dan untuk pengembangan perusahaan kedepannya seperti Cafe,dll nanti kami akan merekrut lagi putra dan putri di kecamatan Sape untu anak-anak perusahaan kami.

Semoga perusahaan kami ini kedepannya bisa berjalan dengan lancar dan sukses.Tuturnya

Setelah dilakukan pemotongan Pita Masyarakat berbondong-bondong masuk terutama para ibu-ibu beserta anaknya yang sejak dari tadi rela menunggu agar bisa masuk mencoba beberapa permainan yang sudah tersedia di dalam wahana tersebut.



Sesuai dengan arahan Manager Wahana Tersebut bahwa setiap pengunjung wajib memakai kaos kaki dan membayar Tiket masuk yaitu 35.000 (Ibu dan Anak) untuk 2 Jam menikmati permainan.

Grand Opening Kids Station d,NR Berlangsung dengan lancar tertib dan sukses yang dilanjutkan dengan Foto Bersama.

Sumber Foto" Uba Kinanti & Arif Budiman 

(Arif Sape/MDG.04)

Jumat, 29 Maret 2024

Disinyalir Seret Sejumlah Nama, Terkait Dugaan Pungli Pengangkatan ASN P3K Kabupaten Bima


Bima NTB. Media Dinamika Global-id. Isu Ratusan tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lulusan 2023 - 2024 diduga menyetor 'upeti' kepada oknum kabid PTK Dikbudpora kabupaten Bima kini semakin mencuat. Jum'at, (29/03/24).

Upeti berupa uang tersebut ditargetkan mencapai 10 juta per orang.

Dikutip Media Jeratntb.com Hingga saat berita ini dirilis, ada beberapa ASN P3K mengaku telah menyetor. Kisaran setoran awal telah menyerahkan 5 juta rupiah sisanya setelah SK keluar.

Modusnya juga beragam, ada melalui atas nama kebersamaan, melalui kepala sekolah masing masing bahkan ada yang dimintai langsung oleh oknum Korwil.

Indikasi tersebut berdasarkan pengakuan sejumlah tenaga P3K langsung yang dikonfirmasi secara acak.

Rata rata mereka mengaku telah menyerahkan uang bahkan ada diantaranya diundang ke kantor korwil. "Saya dimintai sampai 5 juta, tapi hanya 1 juta yang saya serahkan langsung kepada korwil," ungkap satu guru.

"Adik saya juga demikian, kisaran 3 atau 4 juta diserahkan kepada korwil," ungkap yang lain.

Namun yang pasti pengakuan sebahagian besar sumber bahwa aliran dana tersebut masuk melalui pintu Kabid PTK Dikbudpora kabupaten Bima. "Saya langsung serahkan ke ibu Ico 5 juta," ungkap salah satu sumber yang enggan disebut namanya.

Menanggapi hal itu, Kabid PTK Dikbudpora Kabupaten Bima Ico Rahmawati yang dikonfirmasi langsung sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Kamis (28/3/2024) membantah jika pihaknya telah melakukan pungutan kepada sejumlah lulusan P3K Kabuten Bima.

"Kami tidak pernah melakukan pungutan itu dan informasi tersebut tidak benar," bantahnya.

Korwil Donggo Rostina yang dikonfirmasi via WhatsApp dengan tegas mengatakan, "Mohon maaf 

Guru P3k LULUS melalu seleksi CAT tidak ada intervensi siapapun apalagi di minta uang atau di janjikan .

Jika ada guru yang kasih uang dan korwil yang menerima uang SILAHKAN LAPOR KE POLISI .

Indonesian adalah negara hukum, jangan main main dengan kejahatan !"

"Yang kasih uang dan yang menerima uang Sama sama di jerat hukum .

TITIK TDK ADA KOMA" imbuhnya. (Ombus MDG)

Polemik Pungli P3K Kini Mencuat, Diduga Kepsek SMPN 3 Juga Terlibat Jadi Eksekutor


Bima NTB. Media Dinamika Global-id. Baru-baru ini beredar isu dugaan pungutan liar (pungli) terhadap ratusan ASN PPPK di Kabupaten Bima semakin liar ditengah Publik, dalam hal ini menyeret nama Ico Rahmawati kabid PTK Dikbudpora kabupaten Bima. Jum'at, (29/03/24)

Dikutip Media Jeratntb.com, Selain oknum Korwil, muncul sejumlah nama sebagai eksekutor di lapangan, salah satunya Ani Kurniawati kepala SMPN 3 Monta yang turut mengumpulkan 'upeti' pada sejumlah ASN P3K.

Modus operandinya sama, meminta jatah untuk dan dengan alasan ucapan terimakasih dan penempatan.

Selain dalam lingkungan ASN SMPN 3 Monta, Ani juga mengeksekusi ASN di sekolah lain.

Nama lain Nurlailah juga muncul dengan peran yang sama sebagai perpanjangan tangan kabid PTK Dikbudpora kabupaten Bima.

Dalam genggaman Nurlaila puluhan ASN P3K berhasil dieksekusi.

Menanggapi ini kepala SMPN 3 Monta dikonfirmasi jumat siang melalui pesan WhatsApp enggan memberi tanggapan.

Demikian juga pada hari yang sama Nurlaila dikonfirmasi menjelaskan, "Saya tidak tahu menahu soal ini bang, informasi itu tidak benar," ucapnya singkat. (Ombus MDG)