Media Dinamika Global

Sabtu, 22 Agustus 2026

Dugaan Praktik Jual Beli Jabatan dan Manipulasi SK di Lingkungan (BKD) Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bima Kembali Mencuat di Mata Publik



Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bima kembali mencuat menyusul laporan maladministrasi. Kasus ini berkaitan dengan tuduhan keterlibatan oknum ASN BKD Kabupaten Bima dalam memanipulasi pelantikan ratusan pejabat serta kepala sekolah.

Fakta Kasus Terbaru Keterlibatan Oknum BKD: Berdasarkan temuan awal dari investigasi Ombudsman, terdapat tudingan praktik transaksi jabatan yang diduga dilakukan oleh oknum ASN BKD Kabupaten Bima bernama Firdaus alias Tomi.

Modus Operandi: Oknum tersebut diduga melakukan manipulasi tanda tangan serta dokumen guna meloloskan pelantikan pejabat tertentu. Dampak dari persoalan rotasi/mutasi yang bermasalah ini bahkan sempat mengganggu proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sejumlah sekolah di Kabupaten Bima. 

Persoalan SK Honorer:Jauh sebelum kasus pelantikan pejabat ini, BKD Kabupaten Bima juga sempat diterpa isu pungutan liar (pungli) terkait jual beli SK Tenaga Penunjang Utama (TPU) atau honorer dengan tarif mencapai puluhan juta rupiah per SK.

Respons dan Tindakan Pemerintah Bantahan 

Resmi: Melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Bima, pemerintah daerah sempat membantah adanya keterlibatan sistemis dari dinas terkait dan meminta masyarakat melaporkan bukti konkret jika menemukan oknum yang bermain. 

Pengawasan Sistem Merit: Guna menekan praktik korupsi birokrasi, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memperketat pengawasan sistem merit di tingkat pemerintah daerah untuk memastikan pengisian jabatan didasarkan pada kompetensi, bukan transaksi uang.


Cara Melaporkan Praktik Jual Beli JabatanJika Anda memiliki bukti konkret mengenai praktik jual beli jabatan atau pungli di BKD Kabupaten Bima, Anda dapat membuat laporan resmi ke instansi pengawas berikut: Ombudsman Republik Indonesia: Melaporkan dugaan maladministrasi dan penyalahgunaan wewenang oleh pejabat publik. 

Kementerian PANRB: Melalui platform LAPOR! untuk pengaduan tindak pidana korupsi dan pelanggaran ASN.


Satgas Saber Pungli: Khusus untuk pelaporan pungutan liar dalam pengurusan SK atau jabatan.(Redaksi II)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Aktif Jaga Kamtibmas dan Keselamatan Warga


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id — Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan warga di sejumlah desa binaan, Minggu (23/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyampaikan sejumlah imbauan terkait keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas), keselamatan, serta pentingnya gotong royong.

Di Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, Serka Sahrul mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga Kamtibmas di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Warga juga diminta untuk terus menjaga hubungan baik antarwarga serta menghindari perselisihan dan keributan.

Serka Sahrul mengingatkan agar setiap persoalan yang muncul dapat segera dikoordinasikan dengan pihak berwenang dan tidak diselesaikan dengan cara main hakim sendiri. Langkah tersebut dinilai penting agar permasalahan tidak berkembang dan merugikan diri sendiri maupun keluarga.


Sementara itu, di Desa Bajo Pulau, Kecamatan Sape, Serda Ikhsan memberikan perhatian terhadap keselamatan warga yang bekerja sebagai nelayan. Ia mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan saat hendak melaut karena kondisi cuaca akhir-akhir ini kurang bersahabat, dengan ombak dan angin kencang yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Warga diminta mempertimbangkan kondisi cuaca dan menunda aktivitas melaut hingga situasi kembali aman. Faktor keselamatan, kata Babinsa, harus menjadi prioritas utama.

Komsos juga dilakukan Serka Sahlan, Babinsa Desa Lanta Barat, anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk menjaga Kamtibmas serta meningkatkan kerja sama dan semangat gotong royong di lingkungan tempat tinggal.



Menurutnya, kerja sama antarwarga dapat membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan dengan lebih cepat dan baik. Apabila terjadi permasalahan di tengah masyarakat, warga diharapkan mengedepankan musyawarah dan mufakat sebagai jalan penyelesaian.

Di Desa Melayu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Sertu Jafar juga melaksanakan Komsos dengan warga binaannya. Ia mengingatkan masyarakat agar menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, termasuk aksi main hakim sendiri yang dapat menimbulkan persoalan baru dan bertentangan dengan hukum.

Sertu Jafar mengajak warga untuk selalu bijak dalam mengambil tindakan serta menjauhi berbagai perilaku negatif, seperti mengonsumsi minuman keras, penyalahgunaan narkoba, dan pergaulan bebas.

Melalui kegiatan Komsos tersebut, para Babinsa berharap tercipta hubungan yang semakin harmonis antara TNI dan masyarakat. Selain itu, kesadaran warga untuk bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban di lingkungan masing-masing diharapkan terus meningkat.(Team.MDG.03).

Rapat Internal DPRD Kabupaten Bima Semakin mencuat Ke Publik Ramdin Sebut Rafidin Penakut


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Suasana politik di internal DPRD Kabupaten Bima mendadak memanas setelah aksi saling sindir antar anggota dewan mencuat ke publik lewat media sosial.

Aksi ini bermula saat anggota DPRD Bima, Rafidin, mengunggah sebuah video singkat melalui akun Facebook pribadinya (@rafidin bima). Dalam unggahan tersebut, ia mengkritik tajam kebiasaan para legislator yang kerap terlambat menghadiri agenda resmi kantor.

Rafidin membeberkan bahwa jadwal Rapat Paripurna seharusnya dimulai pukul 09.00 WITA sesuai surat undangan. Namun, hingga pukul 10.00 WITA, suasana ruangan rapat masih tampak lengang tanpa kehadiran peserta maupun anggota dewan lainnya.

"Agenda rapat paripurna di undangan pukul 09.00 pagi, tapi sampai pukul 10.30 ruangan masih kosong," ujar Rafidin dalam narasi videonya yang memperlihatkan deretan kursi dewan yang belum terisi.

Video kritik tersebut cepat menyebar hingga diunggah ulang oleh beberapa akun lokal. Sontak, unggahan ini memicu reaksi keras dari sesama anggota DPRD Bima, Ramdin. Through kolom komentar pada unggahan ulang video tersebut, Ramdin melontarkan sindiran menohok yang menyerang balik Rafidin.

Ramdin menilai aksi kritis Rafidin hanya tajam saat menyerang sesama rekan di parlemen, namun tumpul ketika berhadapan dengan pihak eksekutif.

"Karena bang Rafidin enggak akan berani kritik eksekutif (Ady Irfan) sehingga dia tajam sesama dewan," tulis Ramdin dalam komentarnya.

Aksi saling sindir secara terbuka di media sosial ini langsung menyita perhatian publik Bima. Banyak warganet menyayangkan sikap para wakil rakyat yang saling serang di ruang digital, sekaligus mengkritik tingkat kedisiplinan anggota DPRD Bima dalam menjalankan tugas-tugas legislasi.(Redaksi II)

Sekjen DPP PAN Sukrin HT, Hadiri Pembukaan Turnamen Catur Se-NTB


Kabupaten Bima.Media Dinamika Global.id. Sekretaris DPP PAN Kab. Bima Sukrin HT menghadiri kegiatan Pembukaan open turnamen Cup I Catur Se-NTB yang dilaksanakan di Desa Mandala Kec. Wera Kab. Bima. Sabtu, (22/08/26)

Hadir pada acara ini Camat Wera Edison SE. Anggota Fraksi DPRD Pan H.Adlan, Sukrin HT,MP.d. selaku Sekjen DPP PAN Kabupaten Bima, Hamdan Dagon selaku Ketua pelaksana harian DPP PAN, M. Jafar selaku Ketua Barisan Muda(BM) PAN dan juga para Ketua DPC PAN, Para pemain Catur di Lombok Sumbawa Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, Kota Bima

Dalam acara kegiatan pembukaan Sukrin HT selaku Sekretaris DPP PAN Kab. Bima menyampaikan bahwa dalam rangka harlah PAN ini melaksanan kegiatan open turnamen Cup I Catur kilat 15 menit.

Kegiatan ini kami rangkaiankan dengan doa syukuran serta pembagian Sembako bagi fakir miskin ,janda-janda tua. Ujarnya

Lanjutnya, Politik dan Permainan catur memiliki kesamaan yaitu dalam menyusun strategi untuk meraih suatu kemenangan. Dab sudah menjadi hal yang lumrah dimana dalam permainan Catur ada kalah ada menang, namun itu bukan persoalan yang penting, ketimbang nilai silaturahmi dan kebersamaan terus yang terus terbina melalui momentum tersebut.

Di Kecamatan Wera ada pemain senior, beliau adalah Edison pemain andalan Kabupaten Bima yang sekaligus Camat Wara, yang tentunya akan mengawal pelaksanaan kegiatan ini hingga sukses, dan semoga apa yang kita lakukan hari ini akan melahirkan pecatur - pecatur handal kedepan.

Pelaksanaan open turnamen ini akan dilakukan setiap tahun dan dengan hadiah yang lebih besar lagi.

Usai menyampaikan sambutan dilanjutkan dengan kegiatan pembagian sembako untuk fakir miskin dan ibu-ibu janda tua.

Dengan pembagian sembako yang diwakili oleh Sekjen DPP PAN Kabupaten Bima Sukrin HT tersebut, menandakan bahwa Partai PAN Kabupaten Bima yang dinahkodai Aditia Ardin sangat perduli terhadap rakyat kecil, maka dalam hal ini akan dilakukan setiap tahunnya.

Dan salam takzim Pak Aditia Ardin selaku Ketua Partai PAN Kabupaten Bima kepada kita semua, karena beliau belum bisa hadir pada acara pembukaan ini, karena adalah lain yang harus beliau hadiri, ungkap Sekjen DPP PAN Sukrin HT. M.Pd.,

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC PAN Kabupaten Bima Ibnu Saud, salah satu figur muda kebanggaan Desa Sie, mengharapkan dalam rangka kegiatan Hari Ulang Tahun DPP PAN yang Ke-28 ini mengharapkan kelancaran dan semoga Partai PAN dicintai oleh masyarakat.

Ia juga berharap PAN terus konsisten menjadi pelopor, berjuang untuk kemandirian bangsa, serta senantiasa hadir dan gerak cepat membantu kesejahteraan rakyat.

Semoga PAN menjadi partai yang dicintai masyarakat Indonesia umumnya lebih khusus di Kabupaten Bima.tuturnya. (Ombus MDG)

Babinsa Koramil Sape Hadiri Pembukaan MTQ Desa Simpasai, Dukung Pembentukan Generasi Qur’ani


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id— Babinsa Desa Simpasai, Serka Jamaluddin, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Desa Simpasai, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Sabtu (22/8/2026) malam.

Kegiatan yang digelar di depan Kantor Desa Simpasai tersebut mengusung tema “Membangun Generasi Qur’an yang Cerdas dan Berakhlak Mulia.” Serka Jamaluddin hadir mewakili Posramil Lambu, Koramil 1608-03/Sape.





Pembukaan MTQ turut dihadiri Camat Lambu, Kapolsek Lambu, Kepala KUA Kecamatan Lambu, Ketua LPTQ dan PHBI Kecamatan Lambu, sejumlah kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Simpasai.

Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan Qalam Ilahi dan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars MTQ, laporan panitia, hingga pelantikan Dewan Hakim dan Dewan Juri oleh Kepala Desa Simpasai.

Camat Lambu kemudian membuka secara resmi MTQ Tingkat Desa Simpasai. Kegiatan berlangsung hingga pukul 23.00 WITA dalam suasana aman, lancar, dan tertib.

Pelaksanaan MTQ diharapkan menjadi wadah untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk generasi muda yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia.(Team.MDG.03)

Musibah Kebakaran Kembali Terjadi di Desa Kambilo, Satu Rumah Milik Faridah Amiruddin Hangus Terbakar

BIMA,Mediadinamikaglobal.id — Musibah kebakaran kembali melanda wilayah Kecamatan Wawo, tepatnya di Dusun Sigi RT 009/004 Desa Kambilo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Peristiwa terjadi pada siang hari, pukul 13.00 WITA, dan menghanguskan satu unit rumah milik warga bernama Faridah Amiruddin. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan pantauan langsung awak media di tempat kejadian perkara (TKP), setiba di lokasi bangunan rumah sudah habis dilalap si jago merah. Yang tersisa hanya tiang-tiang rumah yang tegak berdiri kokoh di tengah puing-puing bangunan yang hangus terbakar, dan pihak berwenang telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.

Sebelum petugas tiba, warga sekitar telah berupaya memadamkan api secara gotong royong dengan air seadanya. Saat mobil tangki bersama anggota Damkar Kecamatan Wawo tiba di lokasi, api ternyata belum sepenuhnya padam, sehingga segera dilakukan upaya pendinginan sisa-sisa kebakaran. Di lokasi juga terlihat sejumlah warga yang aktif mengangkat puing-puing sisa kebakaran. Hadir pula di lokasi untuk mengamankan situasi dan membersihkan sisa kebakaran oleh anggota Koramil 1608-06/Wawo serta anggota Satpol PP Kecamatan Wawo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian berlangsung Ibu Faridah Amiruddin selaku pemilik rumah sedang tidak berada di lokasi. Di dalam rumah hanya terdapat seorang anak laki-laki miliknya beserta seorang temannya. Kedua anak tersebut berhasil menyelamatkan diri tanpa mengalami luka sedikitpun.

Salah satu saksi mata yang melihat langsung peristiwa kebakaran tersebut adalah Saihul, yang juga bertugas sebagai anggota Linmas di Kantor Desa Kambilo. Saat api mulai berkobar, Saihul mengaku sedang bekerja di rumah yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian perkara.

"Saya sedang bekerja di rumah, tidak jauh dari situ, tiba-tiba melihat asap mulai mengepul dan api cepat membesar," ungkap Saihul saat diwawancarai Mediadinamikaglobal.id dilokasi kejadian, Sabtu (22/8/2026). 

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui secara pasti. Warga dan pihak terkait terus memantau lokasi untuk mencegah terjadinya kebakaran ulang.

Musibah ini menjadi keprihatinan bersama warga Desa Kambilo yang baru saja terdampak kebakaran sebelumnya. Masyarakat berharap ada perhatian dari pihak pemerintah Kabupaten Bima, dapat memenuhi permintaan masyarakat sesuai janji pada saat program Selasa Menyapa di Desa Kambilo untuk pengadaan 1 unit Pemadam kebakaran untuk Kecamatan Wawo. (MDG05) 

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Imbau Warga Jaga Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id— Babinsa Desa Hidirasa, Serka Abd Hafit bersama seorang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli Siskamling, Sabtu (22/8/2026) malam. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau situasi wilayah sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kecamatan Sape dan Lambu.

Patroli menyasar pemukiman warga serta lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya anak muda. Setibanya di Desa Bugis, Kecamatan Sape, sekitar pukul 20.20 WITA, personel Koramil melakukan pemantauan situasi wilayah.



Dalam kesempatan tersebut, petugas mengimbau warga agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta menghindari perselisihan yang dapat memicu perkelahian. Para pemuda juga diingatkan untuk menjauhi minuman keras yang dapat memicu tindakan emosional dan mengganggu ketertiban.

Selain itu, warga yang mengendarai kendaraan bermotor diingatkan agar tidak ugal-ugalan di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Patroli kemudian dilanjutkan ke wilayah desa binaan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 21.15 WITA. Kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Melalui patroli Siskamling tersebut, Koramil 1608-03/Sape berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat sehingga situasi kamtibmas di wilayah Sape dan Lambu tetap aman dan tertib.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Ajak Warga Jaga Kamtibmas Lewat Kongkow-Kongkow


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id— Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan kongkow-kongkow bersama warga di sejumlah desa binaan, Sabtu (22/8/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi sarana komunikasi langsung antara Babinsa dan masyarakat sekaligus untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan desa.

Di Desa Sangia, Sertu Syaifullah selaku Babinsa melaksanakan kongkow-kongkow bersama warga sekitar pukul 19.30 WITA. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas.




Warga juga diminta segera melaporkan kepada Babinsa maupun aparat setempat apabila menemukan kejadian mencurigakan atau hal-hal yang dapat mengganggu keamanan lingkungan.

Sementara itu, pukul 20.00 WITA, Koptu Makmun selaku Babinsa Desa Mangge, Kecamatan Lambu, melaksanakan kegiatan serupa bersama warga binaan. Ia mengajak masyarakat menjaga hubungan dan komunikasi yang baik serta menghindari berbagai perbuatan yang melanggar hukum.

Koptu Makmun juga mengingatkan warga agar tidak menyelesaikan persoalan secara sendiri-sendiri. Setiap permasalahan yang muncul di lingkungan masyarakat diharapkan segera dilaporkan sehingga dapat diselesaikan dengan cepat dan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Di Desa Jia, Kecamatan Sape, Serma Nasruddin melaksanakan patroli sekaligus kongkow-kongkow bersama warga sekitar pukul 20.30 WITA. Ia secara khusus mengajak para remaja untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal.

Serma Nasruddin mengingatkan generasi muda agar tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum, termasuk mengonsumsi minuman keras maupun obat-obatan terlarang. Warga juga diminta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila terjadi persoalan, melainkan segera melaporkannya kepada pihak berwajib atau pemerintah desa.

Selanjutnya, sekitar pukul 20.50 WITA, Serka Khairuddin selaku Babinsa Desa Lanta, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, melaksanakan kongkow-kongkow bersama warga. Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan, termasuk memperhatikan keberadaan orang baru yang masuk ke wilayah desa.

Serka Khairuddin juga mengajak warga menjaga nama baik diri sendiri maupun keluarga serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban Desa Lanta serta mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan apabila terjadi permasalahan.

Kegiatan kongkow-kongkow yang dilakukan para Babinsa tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat. Melalui komunikasi langsung, diharapkan berbagai potensi gangguan keamanan dapat diketahui dan ditangani sejak dini sehingga situasi kamtibmas di wilayah binaan tetap aman dan kondusif.(Team.MDG.03)

SMAN 2 KOTA BIMA HEBOHKAN JALAN SANTAI KCD WILAYAH 6 BIMA


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Suasana Jalan Santai lingkup Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah 6 Bima di Panda berlangsung semarak. SMAN 2 Kota Bima tampil mencuri perhatian dengan kekompakan rombongan guru dan tenaga kependidikan (TU) yang mengikuti kegiatan tersebut secara penuh, Sabtu 22/8/2026.

Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 2 Kota Bima, Hj. Erot Sutianah, M.Pd., seluruh guru dan TU SMANDU menyatu dalam satu barisan panjang. Kehadiran mereka bukan sekadar mengikuti jalan santai, tetapi juga membawa semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas keluarga besar SMAN 2 Kota Bima.

Sepanjang perjalanan, rombongan SMANDU menghidupkan suasana dengan menyanyikan sejumlah lagu perjuangan. Yel-yel penuh semangat juga terus menggema, membuat barisan SMAN 2 Kota Bima tampak hidup dan enerjik di tengah peserta lainnya.

Kekompakan tersebut mendapat perhatian dari jajaran pimpinan yang hadir. Dalam penyambutan di panggung kehormatan, rombongan SMAN 2 Kota Bima diterima oleh Kepala KCD Wilayah 6 Bima bersama Kapolres, para pengawas serta jajaran pimpinan Dinas Pendidikan lingkup Provinsi NTB Wilayah 6 Bima.

Pemandangan tersebut menjadi salah satu momen menarik dalam kegiatan jalan santai. Barisan SMAN 2 Kota Bima bahkan tampak mendominasi dengan jumlah peserta yang panjang, menunjukkan tingginya partisipasi dan solidaritas keluarga besar SMANDU.

Kepala SMAN 2 Kota Bima, Hj. Erot Sutianah, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kehadiran seluruh keluarga besar SMANDU menjadi bukti bahwa kekompakan dan kebersamaan bukan hanya slogan, tetapi mampu diwujudkan dalam berbagai kegiatan.

“Terima kasih kepada seluruh guru dan TU yang telah berpartisipasi. Hari ini kita menunjukkan bahwa SMANDU adalah keluarga besar yang kompak, solid dan penuh kebersamaan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, panjangnya barisan SMAN 2 Kota Bima dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran kuatnya rasa persatuan seluruh warga sekolah.

Jalan santai itu pun tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga dan hiburan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antarsatuan pendidikan, membangun kebersamaan serta menumbuhkan semangat persatuan di lingkungan pendidikan.


Dengan langkah yang seirama, lagu perjuangan yang menggema dan yel-yel yang membakar semangat, keluarga besar SMAN 2 Kota Bima pulang membawa satu pesan sederhana, ketika kebersamaan dirawat, kekompakan akan menjadi kekuatan. SMANDU hari itu tidak hanya berjalan bersama, tetapi juga menunjukkan bahwa kebersamaan adalah energi besar untuk terus melangkah dan berkarya. (Redaksi II)

Jumat, 21 Agustus 2026

Putusan 1982 Dieksekusi 2026, Kuasa Hukum Warga Kuripan Pertanyakan Dasar Hukum Pengosongan Lahan

Kuasa hukum warga, Sahri, S.H., M.H, (Ist/Surya)

LOMBOK BARAT, Media Dinamika Global - Polemik tanah yang dikaitkan dengan Masjid Kuripan kembali memanas. Kali ini, LBH PEPADU Keadilan menyoroti satu persoalan mendasar: apakah dokumen eksekusi tahun 1982 dapat begitu saja dijadikan dasar untuk melakukan pengosongan lahan pada 2026?

Kuasa hukum warga, Sahri, S.H., M.H., menegaskan pihaknya tidak mempersoalkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Namun, menurutnya, putusan yang inkracht tidak otomatis berarti pelaksanaan eksekusi puluhan tahun kemudian dapat dilakukan tanpa memastikan kembali objek dan prosedur hukumnya.

“Yang kami pertanyakan bukan putusannya, tetapi pelaksanaan eksekusinya pada 2026. Kalau dasarnya dokumen eksekusi tahun 1982, harus jelas apakah objek yang sekarang dieksekusi benar-benar identik dengan objek yang diputus saat itu,” ujar Sahri.

Menurut LBH PEPADU, rentang waktu sekitar 44 tahun dari dokumen eksekusi 1982 hingga tindakan di lapangan pada 2026 justru harus dijelaskan secara transparan. Apakah pernah ada pelaksanaan eksekusi sebelumnya? Apakah objek dan batas tanah masih sama? Siapa pihak yang saat ini menguasai tanah? Dan atas dasar apa tindakan pengosongan dilakukan pada 2026?

LBH PEPADU juga mempertanyakan apakah tindakan di lapangan benar-benar merupakan eksekusi pengadilan, atau hanya pengosongan berdasarkan surat dari kuasa hukum pihak masjid.

“Kalau memang ini eksekusi pengadilan, tunjukkan penetapan dan tahapan eksekusinya. Jangan sampai dokumen lama dianggap sebagai kewenangan untuk mengosongkan tanah secara otomatis pada 2026,” tegasnya.

Menurutnya, persoalan menjadi semakin penting karena terdapat warga yang mengaku telah menguasai dan menggarap lahan selama puluhan tahun serta memiliki tanaman di atasnya.

Karena itu, LBH PEPADU meminta agar sebelum ada tindakan lanjutan, seluruh dokumen dibuka dan dicocokkan, mulai dari amar putusan, objek dan batas tanah, dokumen eksekusi 1982, hingga dasar pelaksanaan pengosongan 2026.

“Putusan inkracht harus dihormati. Tetapi pelaksanaannya juga harus sesuai hukum. Jangan sampai putusan 1982 menjadi semacam ‘cek kosong’ untuk mengambil alih objek yang belum tentu sama pada 2026,” kata Sahri.

LBH PEPADU menegaskan pihaknya siap menghormati putusan pengadilan apabila setelah seluruh dokumen diperiksa ternyata objek yang dieksekusi memang sama dan prosedur hukumnya terpenuhi.

Namun, apabila terdapat perbedaan objek, batas, pihak yang terkena eksekusi, atau persoalan prosedur, pihaknya meminta agar tindakan terhadap warga dihentikan sampai persoalan tersebut mendapatkan kejelasan hukum.

“Kami tidak melawan hukum. Kami justru meminta hukum dijalankan secara benar dan transparan,” tegas Sahri.

Dengan demikian, pertanyaan terbesar dalam sengketa tanah Kuripan kini bukan hanya “siapa yang memiliki putusan?”, tetapi juga “apakah putusan dan eksekusi tahun 1982 benar-benar dapat menjadi dasar tindakan pengosongan terhadap objek dan warga pada 2026?” (Red)