Media Dinamika Global

Jumat, 31 Juli 2026

Dugaan Paket Narkotika Jenis Sabu sabu Yang di Sembunyikan di dalam Tahu Isi


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Aksi nekat seorang pemuda yang hendak mengantarkan makanan untuk salah seorang tahanan di Mapolres Bima Kota, Jumat (31/7/2026), berujung gagal setelah petugas menemukan dugaan paket narkotika jenis sabu-sabu yang disembunyikan di dalam tahu isi goreng.

Peristiwa tersebut terungkap saat petugas jaga melakukan pemeriksaan terhadap makanan yang hendak dibawa masuk ke ruang tahanan. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari prosedur pengamanan bagi setiap barang atau makanan yang akan diberikan kepada tahanan.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan benda mencurigakan yang diduga merupakan paket sabu-sabu dan disembunyikan di dalam tahu isi yang dibawa pemuda tersebut. Petugas kemudian langsung mengamankan pemuda yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ia masih menjalani interogasi guna mengungkap asal-usul barang haram tersebut serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Temuan itu menjadi bukti bahwa upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam ruang tahanan dapat dilakukan dengan berbagai modus, termasuk menyamarkannya melalui makanan. Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh Polres Bima Kota. Polisi masih mendalami barang bukti yang ditemukan serta menelusuri dugaan jaringan atau keterlibatan pihak lain di balik upaya penyelundupan tersebut.(Sekjend MDG)

MAHASISWA KKN UNSWA BIMA BERKOLABORASI DENGAN DINAS PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH KOTA BIMA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI MASYARAKAT


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Dalam rangka mendukung program kerja Mahasiswa KKN UNSWA Bima di Kelurahan Jatibaru, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima siap memberikan dukungan melalui layanan Perpustakaan Keliling (PUSLING), Tunggu Aku (Sabtu Minggu Baca Buku), dan JELITA (Jemput Literasi dan Wisata Edukasi).

Kolaborasi ini sejalan dengan program mahasiswa KKN yang berfokus pada peningkatan minat baca, penguatan budaya literasi, serta edukasi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan remaja di wilayah Kelurahan Jatibaru.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, diharapkan hadir berbagai kegiatan literasi yang mampu menumbuhkan kebiasaan membaca, memperluas wawasan, serta menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.

Mari bersama-sama menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, ruang berbagi pengetahuan, dan penggerak budaya literasi di tengah masyarakat.

 "Perpustakaan Hadir, Literasi Tumbuh, Masyarakat Maju".

 Redaksi: Sekjend MDG

Kamis, 30 Juli 2026

Balai Karantina Lampung Musnahkan Bibit Sawit Ilegal, Simak Penjelasan Kepala Balai karantina Indonesia.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Badan Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Indonesia Provinsi Lampung Laksanakan Kegiatan Pemusnahan Bibit Sawit Ilegal ( Palsu) sebanyak 75.992 benih bibit sawit Ilegal atau palsu berlokasi di halaman kantor badan Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, Jumat 31 Juli 2026.

Dalam Konferensi Persnya, Kepala Badan Karantina Indonesia ( Barantin) H. Abdul Kadir Karding Menyampaikan, Negara Tak Boleh Kalah, Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui balai Karantina Lampung berhasil menggagalkan peredaran 75.992 butr bibit kelapa sawit ilegal yang hendak dikirim ke berbagai daerah di Indonesia.

Pengungkapan tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam menyelamatkan petani dan industri sawit nasional dari potensi kerugian ekonomi yang diperkirakan mencapai nilai 42 miliar per tahun.

Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi petani dari praktik perdagangan bibit ilegal yang tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga mengancam kesehatan perkebunan nasional.

"Kembali saya tegaskan bahwa negara tidak boleh kalah, negara tidak boleh lengah. Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan yang berlaku. Namun bagi siapa saja yang dengan sengaja melanggar, kami akan bertindak tegas.

Jika terdapat unsur pidana, proses hukum akan kami tempuh sesuai peraturan yang berlaku," tegas Karding
Selanjutnya, Karding mengatakan, 75.992 butir bibit kelapa sawit ilegal tidak hanya terlihat sebagai tumpukan benih. Jika seluruhnya berhasil ditanam, jumlah tersebut cukup untuk mengisi sekitar 500 hektare lahan perkebunan.

Masalahnya, petani baru mengetahui bibit itu palsu setelah menghabiskan waktu 3-4 tahun untuk merawatnya hingga memasuki masa produksi. Saat itulah kerugian sebenarnya muncul, hasil panen rendah, bahkan tanaman bisa tidak berbuah sama sekali.

"Berdasarkan perhitungan Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi sekitar Rp3,5 millar per bulan atau sekitar 42 miliar per tahun," terang Karding.

Pengungkapan kasus berlangsung pada 11 Februari hingga 10 April 2026. Selama kurun waktu itu, petugas Karantina Lampung menahan sebanyak paket yang berisi 75.992 butir kelapa sawit di Terminal Kargo Bandara Raden Intan bandar lampung.

Pemeriksaan awal menemukan sejumlah kejanggalan pada kemasan maupun sertifikat yang mengatasnamakan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS).

Selain itu, seluruh paket diketahui tidak dilengkapi dokumen karantina maupun dokumen persyaratan lain yang diwajibkan dalam lalu lintas bibit tanaman. 

Hasil penelusuran menunjukkan bibit telsebut dipasarkan melalui berbagai platform perdagangan daring, seperti TikTok Shop, Snopee, lokopedia, dan Lazada.

Selanjutnya, paket dikirim menggunakan jasa ekspedisi J&TExpresS dan Lion Parcel dengan harga sekitar Rp1.300 per butir, jauh di bawah harga bibit resmi PPKS yang berkisar 8.300 per butir. 

Perbedaan harga yang mencolok tersebut menjadi salah Satu indikasi kuat adanya dugaan peredaran bibit sawit ilegal. Untuk memastikan keaslian bibit, Karantina Lampung melakukan penelusuran bersama perusahaan jasa ekspedisi dan sejumlah pihak terkait. Hasil pendalaman menemukan bahwa pengirim menggunakan identitas palsu, isi paket disamarkan sebagai barang lain, lokasi pengiriman berpindah-pindah, serta paket diantar langsung ke loket ekspedisi guna menghindari pelacakan.

Verifikasi yang dilakukan bersama PT Bina Sawit Makmur, Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), PT Dami Mas Sejahtera, dan Balai Pengawasan dan Pengujian Mutu Benih (BP2MB) Provinsi Lampung memastikan bahwa bibit yang diamankan merupakan bibit palsu, termasuk seluruh dokumen yang menyertainya.
Karding menegaskan,

Peredaran bibit sawit ilegal bukan sekadar persoalan pemalsuan produk. Bibit yang tidak melalui pemeriksaan karantina berpotensi membawa hama dan penyakit berbahaya yang dapat menyebar ke kawasan perkebunan, menurunkan produktivitas tanaman, bahkan menyebabkan kegagalan panen. Dalam pengungkapan kasus, Karantina Lampung juga berkoordinasi dengan Direktorat Intelijen Keamanan Polda Lampung untuk menelusuri pelaku di balik peredaran bibit sawit ilegal.

Hasil penyelidikan mengindikasikan adanya keterkaitan antarakun penjual di marketplace yang mengarah pada dugaan satu jaringan yang dikendalikan secara terpusat.

Tim gabungan telah mengantongi perkiraan lokası pelaku dan hingga kini masih melakukan verifikasi lapangan. Sementara itu, sejak 10 April 2026 tidak lagi ditemukan pengiriman bibit sawit ilegal, meski proses penyelidikan terhadap jaringan pelaku masih terus berlangsung.

Badan Karantina Indonesia akan terus memperkuat pengawasan terhadap lalu lintas media pembawa sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan tanaman dan melindungi pertanian nasional dari praktik perdagangan bibit ilegal.(Fs/red) 

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kamtibmas, Kesehatan, dan Keselamatan


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 31 Juli 2026 – Babinsa Koramil 1608-03/Sape terus memperkuat komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat di desa binaan masing-masing pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait keamanan, kesehatan, serta keselamatan warga.

Di Desa Soro, Kecamatan Lambu, Serka Masykur melaksanakan Komsos bersama masyarakat mulai pukul 08.30 WITA. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau warga untuk selalu menjaga kesehatan pribadi dan keluarga dengan menerapkan pola hidup sehat serta menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah berbagai penyakit.

Selain itu, Serka Masykur juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, sehingga tidak terjerumus dalam praktik judi online, penyalahgunaan narkoba, maupun tindak kriminal lainnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga silaturahmi dan menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum dengan melaporkannya kepada aparat berwenang atau pemerintah desa.

Sementara itu, pada pukul 09.00 WITA, Serka Abdul Hafit selaku Babinsa Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, melaksanakan Komsos dengan warga binaan. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui komunikasi yang baik antarwarga serta menghindari segala bentuk pelanggaran hukum. Menurutnya, setiap permasalahan hendaknya segera dilaporkan kepada pihak terkait agar dapat diselesaikan secara cepat dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.




Di Desa Bajo Pulau, Kecamatan Sape, Serda Ikhsan melaksanakan Komsos pada pukul 09.30 WITA. Dalam arahannya, ia mengimbau para nelayan agar lebih berhati-hati saat melaut mengingat kondisi cuaca yang belakangan ini kurang bersahabat. Angin kencang dan gelombang tinggi dinilai dapat membahayakan keselamatan, sehingga warga disarankan menunda aktivitas melaut hingga kondisi cuaca kembali membaik.

Selanjutnya, Serka Sahrul yang bertugas sebagai Babinsa Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, melaksanakan Komsos pada pukul 09.45 WITA. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan masing-masing, mempererat hubungan antarsesama, serta menghindari perselisihan dan tindakan main hakim sendiri. Apabila terjadi permasalahan, warga diminta segera melaporkannya kepada aparat yang berwenang agar dapat diselesaikan sesuai ketentuan hukum.

Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut, Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, keamanan lingkungan, serta keselamatan dalam beraktivitas. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga diharapkan dapat mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.(Team.MDG.03)

Ketua DPC Laskar Lampung Kota Bandar Lampung Destra Soroti Sikap Diam Disdikbud, Desak Penataan Jabatan Di Sekolah.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Polemik terkait dugaan rangkap jabatan bendahara Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS/BOSP) di sejumlah SD dan SMP Negeri Kota Bandar Lampung terus menuai sorotan. Kali ini, kritik datang dari Ketua DPC Laskar Lampung Kota Bandar Lampung, Destra Yudha, S.H., M.Si., yang mempertanyakan sikap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung yang hingga kini belum memberikan penjelasan kepada publik.

Menurut Destra, sikap diam pejabat Disdikbud justru memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat, terlebih setelah adanya permintaan konfirmasi dari wartawan terkait persoalan tersebut.

 "Mengapa Dinas Pendidikan diam saja dan tidak mau menjawab pertanyaan wartawan? Apakah Dinas Pendidikan tidak sanggup memberikan pernyataan karena takut ditegur pimpinannya?" ujar Destra Yudha, Jum'at 31 Juli 2026.

Ia menilai, sebagai instansi yang membidangi pendidikan, Disdikbud seharusnya memberikan penjelasan yang terbuka kepada publik terhadap isu yang menjadi perhatian masyarakat.

Destra juga menyoroti perlunya penataan sumber daya manusia di lingkungan sekolah agar setiap aparatur bekerja sesuai fungsi dan tanggung jawabnya. Menurutnya, penempatan personel yang tepat akan meminimalkan potensi persoalan administrasi maupun tumpang tindih kewenangan.

 "Kami sangat menyayangkan mengapa sampai saat ini Pemerintah Kota Bandar Lampung belum segera menempatkan orang-orang yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Guru harus fokus pada tugas utamanya sebagai pendidik, sementara bendahara fokus mengelola administrasi keuangan sekolah," katanya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga perlu mengevaluasi jabatan definitif maupun Pelaksana Tugas (Plt) agar roda organisasi berjalan lebih efektif.

 "Kami juga meminta Pemerintah Kota Bandar Lampung menempatkan orang-orang sesuai fungsinya, bukan membiarkan terjadi tumpang tindih jabatan definitif maupun Plt," tambahnya.

Pernyataan Destra Yudha menambah deretan tanggapan dari berbagai pihak terkait tata kelola pendidikan di Kota Bandar Lampung. Sebelumnya, Pemerhati Pendidikan Gunawan Handoko menyoroti masih adanya sekolah yang dipimpin Plt kepala sekolah serta persoalan rangkap jabatan bendahara BOS. Senada dengan itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, juga meminta Pemerintah Kota melalui Disdikbud segera melakukan pendataan dan evaluasi terhadap sekolah-sekolah yang masih menerapkan rangkap tugas guru sebagai bendahara BOS.

Hingga berita ini ditayangkan, Pemerintah Kota Bandar Lampung maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai sorotan tersebut. Tim media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan, sebagai bentuk penerapan prinsip keberimbangan sesuai Kode Etik Jurnalistik.(Fs/Red) 

SPPG Bima Sape Naru–UD Lilis Konsisten Sajikan Menu Bergizi untuk Generasi Sehat


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Naru melalui Dapur UD Lilis terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Makan Bergizi dengan menyajikan makanan sehat, bergizi, dan berkualitas bagi para penerima manfaat.

Pada Jumat (31/7), menu yang disajikan terdiri atas nasi putih, telur balado, perkedel jagung, sayur asam, dan apel Fuji. Menu tersebut disusun dengan memperhatikan prinsip gizi seimbang guna memenuhi kebutuhan nutrisi harian serta mendukung kesehatan, pertumbuhan, dan aktivitas para penerima manfaat.

Kombinasi karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan serat dalam setiap sajian diharapkan mampu memberikan energi yang cukup, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menunjang semangat belajar dan beraktivitas.

Selain mengutamakan kandungan gizi, Dapur UD Lilis juga menerapkan standar kebersihan, keamanan pangan, dan kualitas bahan baku dalam setiap proses pengolahan hingga penyajian makanan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen SPPG Bima Sape Naru untuk menghadirkan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Program penyediaan makanan bergizi ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Dengan penyediaan menu yang sehat dan seimbang secara berkelanjutan, SPPG Bima Sape Naru berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, tangguh, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Melalui pelayanan yang konsisten dan berkualitas, SPPG Bima Sape Naru bersama Dapur UD Lilis berkomitmen untuk terus mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi sebagai investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.(Team.MDG.03)

SPPG Bima Sape, Dapur Sangia Ambarata Konsisten Sajikan Menu Bergizi untuk Generasi Sehat


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape melalui Dapur Sangia Ambarata terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Makan Bergizi dengan menyajikan menu sehat, bergizi, dan berkualitas bagi para penerima manfaat.

Pada Jumat (31/7), menu yang disiapkan terdiri atas nasi putih, ayam goreng, tempe krispi, lalapan timun, sambal, dan buah apel. Menu tersebut disusun berdasarkan prinsip gizi seimbang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian sekaligus mendukung kesehatan, pertumbuhan, serta aktivitas belajar para peserta.

Penyediaan makanan bergizi menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang, peserta diharapkan memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik, semangat belajar yang tinggi, serta mampu meningkatkan prestasi di lingkungan pendidikan.

SPPG Bima Sape melalui Dapur Sangia Ambarata berkomitmen untuk terus menghadirkan sajian yang sehat, aman, higienis, dan berkualitas sesuai dengan standar penyelenggaraan Program Makan Bergizi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemilihan bahan pangan yang baik, proses pengolahan yang memperhatikan kebersihan, serta penyajian menu yang bervariasi setiap hari.

Melalui pelayanan yang konsisten, SPPG Bima Sape berharap program pemenuhan gizi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, tangguh, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Lanta Koramil 1608-03/Sape Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Irigasi P3-TGAI


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– Babinsa Desa Lanta, Serka Khairuddin, anggota Koramil 1608-03/Sape, menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan saluran irigasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di So Saroe, Desa Lanta, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Jumat (31/7).

Program yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kabupaten Bima tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp195 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan peletakan batu pertama dihadiri perwakilan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kementerian Pekerjaan Umum Kabupaten Bima, Kepala Desa Lanta, Babinsa Desa Lanta, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Pelaksana Pembangunan Irigasi, para kepala dusun, serta para pekerja.




Pembangunan saluran irigasi tersebut direncanakan memiliki panjang 284 meter, tinggi 50 sentimeter, lebar 50 sentimeter, dan ketebalan lantai 20 sentimeter. Infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan kelancaran distribusi air ke lahan pertanian sehingga dapat menunjang produktivitas pertanian masyarakat Desa Lanta.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur pertanian sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat guna mendukung ketahanan pangan di wilayah.

Seluruh rangkaian kegiatan peletakan batu pertama yang dimulai pukul 09.30 WITA berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai pada pukul 10.20 WITA. Pembangunan saluran irigasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para petani serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Lanta.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Kale'o Koramil 1608-03/Sape Dukung Pembangunan Irigasi melalui Program P3-TGAI 2026


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– Babinsa Desa Kale'o, Serda Sanusi, anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, menghadiri kegiatan peletakan batu pertama Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di So Sombo, Desa Kale'o, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Jumat (31/7).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA tersebut dihadiri Kepala Desa Kale'o beserta perangkat desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua dan anggota Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A)/Kelompok Masyarakat (Pokmas) pelaksana P3-TGAI, pendamping program, tokoh masyarakat, serta warga Desa Kale'o.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Kepala Desa dan pihak terkait, pemaparan singkat mengenai pelaksanaan Program P3-TGAI, kemudian prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan saluran irigasi. Acara ditutup dengan doa bersama pada pukul 09.50 WITA.

Dalam kesempatan tersebut, Serda Sanusi mengimbau seluruh pelaksana program dan masyarakat agar melaksanakan pekerjaan secara gotong royong, tertib, serta sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Ia juga menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan dan keamanan kerja selama proses pembangunan berlangsung.

Selain itu, Babinsa mengajak seluruh pihak untuk menjaga kualitas hasil pembangunan agar saluran irigasi yang dibangun dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung produktivitas sektor pertanian di wilayah Kecamatan Lambu.



Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan dan dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur irigasi guna menunjang ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan peletakan batu pertama Program P3-TGAI Tahun Anggaran 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Program ini diharapkan dapat memperlancar distribusi air irigasi sehingga mampu meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan petani di Desa Kale'o.

Jika akan diterbitkan di media cetak, berita ini juga dapat dilengkapi dengan lead yang lebih menarik serta kutipan langsung dari B

Jum'at Berkah Berbagi Keberkahan, Dandim 1608/Bima Kunjungi SMPN 2 Wawo

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Dalam rangkaian kegiatan "Jum'at Berkah Berbagi Keberkahan", Komandan Kodim (Dandim) 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom.,M. Sc didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXVII Kodim 1608/Bima saat ini dijabat oleh Ny. Risky Limbongan,beserta Kasdim 1608/Bima Mayor Inf. Asep Okinawa, dan staf perwira Kodim 1608/Bima, melakukan kunjungan kehormatan ke SMP Negeri 2 Wawo pada Jumat pagi. Kedatangan beliau disambut hangat oleh Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos, Danramil 1608-06/Wawo Kapten Inf. Armansyah, Kapolsek Wawo Iptu Ikhsan,SH, Korwil Dikbudpora Kec. Wawo Ismail, S. Pd, Kepala Sekolah SMPN 2 Wawo, Sri Hartati, S.Pd., jajaran guru dan staf, para Kepala Desa, Ketua PKK Kecamatan Wawo Samsuryati,A.Md.,Keb, Kepala sekolah se-Kec.Wawo, Ketua PHBI, Ketua MUI, Ketua LPTQ, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta mahasiswa KKN Unmbo Bima yang sedang bertugas di Desa Raba dan Desa Kombo.

Dalam sambutan pengantarnya, Kepala Sekolah Sri Hartati,S.Pd menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan mendalam atas kehadiran Dandim beserta rombongan.

"Kehadiran Bapak Dandim di tengah keluarga besar SMPN 2 Wawo merupakan suatu kebanggaan bagi kami. Baru kali ini kami menerima kunjungan yang begitu berarti, yang sekaligus menjadi keteladanan luar biasa bagi masyarakat Kabupaten Bima. Setiap kali kita berbagi dan peduli sesama, ketenangan jiwa pun tumbuh dan itu menjadi bagian dari pahala kita masing-masing," ujar Sri Hartati, S. Pd

Ia juga menyampaikan penghargaan tinggi atas perhatian dan kepedulian pihak Kodim terhadap dunia pendidikan di daerah. "Kami terus menantikan hal-hal terbaik yang dapat dilakukan demi kemajuan pendidikan di sekolah ini. Sekali lagi, terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan kunjungan Bapak," tambahnya.

Sementara itu, Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom.,M. Sc, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugerah kebersamaan dan kesempatan berbakti kepada bangsa dan negara. Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, menjalin komunikasi, melayani, dan mencari solusi bersama atas berbagai permasalahan yang ada.

"Segala langkah dan program kerja yang kami susun adalah untuk memberikan solusi bagi permasalahan di tengah masyarakat. Kami selalu terbuka, apabila ke depannya ada hal yang perlu dikerjakan bersama, silakan disampaikan. Kami siap hadir, mendengar, dan mencari jalan keluar bersama," tegas Dandim 1608/Bima.

Kegiatan "Jum'at Berkah Berbagi Keberkahan" ini menjadi bukti nyata kedekatan sinergi antara TNI bersama masyarakat, khususnya dalam memperhatikan dan mendukung kemajuan pendidikan di Kecamatan Wawo. Semangat berbagi kepedulian ini diharapkan terus menguat dan menjadi berkah bagi seluruh warga sekolah dan masyarakat pada umumnya.(MDG05)