Media Dinamika Global

Kamis, 09 Juli 2026

Gagalkan Peredaran Sabu, Satnarkoba Polres Dompu Amankan Pria Asal Hu'u Bersama BB 6,6 Gram

Terduga Pelaku dan BB, (Ist/Surya)

Dompu, Media Dinamika Global – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dompu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Seorang pria berinisial DP (35) berhasil diamankan dalam operasi penangkapan dan penggeledahan yang dilaksanakan pada Kamis, 9 Juli 2026, sekitar pukul 13.50 Wita, di sebuah rumah di Desa Cempi Jaya, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika, di antaranya 9 klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 6,67 gram, alat hisap (bong), tabung kaca, pipet modifikasi, klip plastik kosong, dua unit telepon genggam, serta uang tunai sebesar Rp8.030.000 yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa rumah terduga kerap dijadikan lokasi transaksi narkotika. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H. memerintahkan Tim Opsnal Satresnarkoba melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran informasi.

Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan, tim memperoleh kepastian mengenai keberadaan target. Atas perintah Kasat Resnarkoba, KBO Satresnarkoba IPTU Sumaharto memimpin pelaksanaan operasi penangkapan.

Sesampainya di lokasi, petugas mendapati terduga sedang berada di depan rumah. Terduga kemudian diamankan sebelum dilakukan penggeledahan yang disaksikan oleh dua orang saksi umum sesuai prosedur. Sebelum penggeledahan dimulai, petugas memperlihatkan surat perintah tugas, menjelaskan maksud pelaksanaan kegiatan, serta memastikan seluruh proses dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dari hasil penggeledahan badan dan rumah terduga, petugas menemukan sejumlah paket diduga sabu yang disimpan di dalam dompet dan kotak rokok, beserta berbagai perlengkapan yang diduga digunakan untuk aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Saat ini terduga beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Dompu guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Terduga dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, atau Pasal 609 ayat (1) huruf a KUHP jo. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H. membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras personel di lapangan yang didukung informasi dari masyarakat.

“Kami membenarkan adanya penangkapan terhadap seorang terduga pelaku tindak pidana narkotika di wilayah Kecamatan Hu’u. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas informasi masyarakat yang kemudian dilakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan terduga beserta barang bukti. Maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah memutus mata rantai peredaran gelap narkotika, menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkoba, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Dompu. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh personel yang bertindak secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur dalam setiap tahapan penegakan hukum,” ujar IPTU Rahmadun.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menegaskan bahwa Polres Dompu akan terus meningkatkan upaya pemberantasan narkotika tanpa pandang bulu.

“Pengungkapan ini merupakan bukti nyata komitmen Polres Dompu dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungannya. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan Kabupaten Dompu yang bersih dari narkoba. Setiap informasi yang diberikan akan kami tindak lanjuti secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.”

Polres Dompu menegaskan akan terus melakukan langkah-langkah preventif maupun represif terhadap segala bentuk tindak pidana narkotika sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan, ketertiban, serta melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Redaksi |

Rapat Penyusunan Program MPLS RAMAH Tahun Ajaran 2026/2027 SDN 1 Melayu Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- SDN 1 Melayu Kota Bima mengadakan pertemuan penyusunan Program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) RAMAH bagi murid baru Tahun Ajaran 2026/2027. Rapat dipimpin langsung oleh Kepala SDN 1 Melayu Kota Bima, Ibu Endang Mariniwati, S.Pd, dan diikuti oleh seluruh dewan guru.

Rapat membahas penyusunan jadwal, pembagian tugas panitia, serta rangkaian kegiatan MPLS RAMAH yang edukatif, ramah anak, dan menyenangkan. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa baru dapat mengenal lingkungan sekolah, guru, serta tata tertib sekolah dengan baik sehingga siap mengikuti proses pembelajaran pada tahun ajaran baru.(Sekjend MDG)

Pemprov NTB dan Unram Resmi Kolaborasikan Program Desa Berdaya dan Profesor Berdampak


Mataram, Media Dinamika Global – Pemerintah Provinsi NTB resmi menjalin kolaborasi strategis bersama Universitas Mataram (Unram). Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, bersama Rektor Universitas Mataram, Prof. Sukardi yang berlangsung di Ruang Sidang Senat Unram, Kamis (9/7/2026).

Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam menyukseskan program Desa Berdaya Pemerintah Provinsi NTB yang dipadukan dengan program unggulan Profesor Berdampak Universitas Mataram tahun 2026. Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri puluhan guru besar dan profesor lingkungan Universitas Mataram.

Dalam sambutannya, Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa penandatanganan ini bukan sekadar formalitas, melainkan simbol komitmen pemerintah dalam membangun hubungan erat dengan para profesor dan guru besar dalam mensukseskan berbagai program pembangunan NTB, sehingga berorientasi pada kesejahteraan masyarakat ke depannya.

"Dengan ilmu para guru besar dan profesor, Kami berharap dapat membantu mensukseskan program-program pembangunan pemerintah terutama program Desa Berdaya yang sedang kami gencarkan saat ini," harap Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal di hadapan para Guru Besar dan profesor Universitas Mataram.

Miq Iqbal menyampaikan bahwa masalah kemiskinan ekstrem yang dialami masyarakat di berbagai desa di NTB masih menjadi PR bersama. Untuk itu, pemerintah Provinsi NTB melalui program Desa Berdaya difokuskan pada pengembangan desa mandiri sebagai upaya untuk pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi melalui optimalisasi potensi dan icon (tematik) lokal.

"Satu tahun terakhir, saya melihat kemiskinan tidak lagi hanya sekadar angka di atas kertas. Saat kita turun ke desa dan bertemu langsung dengan warga, kita menyadari bahwa mereka butuh lebih dari sekadar jaring pengaman sosial seperti asuransi kesehatan atau bantuan PKH untuk sekadar meneruskan hidup," ujar Gubernur Iqbal.

Gubernur menaruh harapan besar agar para profesor dapat menghadirkan inovasi baru. Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan material, tetapi yang paling krusial adalah pendampingan dan inspirasi untuk mengembangkan potensi ekonomi di desa mereka.

"Selain pendamping desa berdaya yang sudah direkrut, Kita butuh inovasi dari para guru besar untuk menggerakkan perkembangan bisnis di tingkat desa," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unram, Prof. Sukardi, menyatakan kesiapan penuh civitas akademika Unram dalam mendukung pembangunan daerah. Program Profesor Berdampak Unram adalah inisiatif akademik dari Universitas Mataram yang mewajibkan para guru besar (profesor) agar riset dan keilmuannya tidak hanya berhenti pada publikasi, melainkan memberikan solusi nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat, industri, dan pemerintah daerah.

Untuk itu, Rektor menegaskan bahwa sebanyak 22 kelompok yang melibatkan 120 Profesor telah disiapkan untuk diterjunkan langsung dalam mendukung program Desa Berdaya. Menurutnya, Kedua program ini sangat sejalan dalam mendukung penguatan ekonomi lokal masyarakat desa. Dengan keilmuan, riset dan pengalaman dari para guru besar diharapkan mampu memberikan dampak yang positif bagi masyarakat.

"Hari ini kami menunjukkan komitmen. Saya percaya dengan para profesor senior kita. Program ini direncanakan berjalan selama tiga tahun dengan target utama menghasilkan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat," jelas Prof. Sukardi.

Tidak berhenti di situ, Rektor Unram juga memaparkan rencana perluasan program ke depan. "Harapan kami tentu pendampingan ini semakin intensif. Selain para profesor, tahun depan kami akan melibatkan para dosen serta mahasiswa KKN untuk memperkuat ekosistem Desa Berdaya ini," ujarnya.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi katalisator bagi akselerasi kesejahteraan masyarakat NTB, di mana ilmu pengetahuan dari menara gading kampus benar-benar menyentuh dan memberikan solusi nyata dalam menghadapi tantangan di lapangan.

Redaksi |

Kapolda NTB Kunjungi Polres Lombok Timur, Tekankan Kinerja Untuk Harkamtibmas di NTB

Kapolda NTB saat Kunker di Polres Lombok Timur, (Ist/Surya)

Lombok Timur, Media Dinamika Global – Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Daerah NTB Ny. Widhy Kalingga melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Polres Lombok Timur, Kamis (09/07/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan internal sekaligus meningkatkan sinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam rombongan turut hadir Wakapolda NTB bersama para Pejabat Utama (PJU) Polda NTB serta jajaran Pengurus Bhayangkari Daerah NTB. Kedatangan Kapolda dan rombongan disambut hangat oleh Kapolres Lombok Timur AKBP I Komang Sarjana, S.I.K., Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Timur, para pejabat utama, serta seluruh pengurus Bhayangkari Cabang Lombok Timur.

Berbagai agenda dilaksanakan dalam kunjungan tersebut, mulai dari bakti sosial (baksos), penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat, pengarahan kepada seluruh personel Polres Lombok Timur oleh Kapolda NTB, hingga pembinaan kepada Bhayangkari Cabang Lombok Timur yang dipimpin Ketua Bhayangkari Daerah NTB.

Kapolda NTB menegaskan bahwa kunjungan kerja bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga merupakan sarana pembinaan organisasi untuk memperkuat soliditas dan meningkatkan profesionalisme jajaran kepolisian.

“Selain sebagai ajang silaturahmi, kunjungan kerja ini juga merupakan bentuk pembinaan terhadap seluruh jajaran di lingkungan Polda NTB,” ujar Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja kepada awak media.

Menurutnya, pelaksanaan kunjungan yang masih berada dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat komitmen seluruh personel dalam memberikan pelayanan yang semakin berkualitas kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolda mengingatkan seluruh anggota Polres Lombok Timur agar senantiasa menjaga loyalitas, integritas, dan profesionalisme sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Saya berharap pengabdian kita kepada masyarakat harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Semangat Polri untuk Masyarakat harus benar-benar kita implementasikan dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Kapolda NTB juga menyerahkan secara langsung paket bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan tersebut diharapkan mampu membantu meringankan beban warga sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Melalui kunjungan kerja ini, Polda NTB kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun institusi Polri yang humanis, profesional, dan dipercaya masyarakat, sekaligus memperkuat pelayanan publik demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat.

Redaksi |

RDPU Komisi X DPR RI Evaluasi UKT dan KIP Kuliah Hingga Tranparansi Anggaran Pendidikan


Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Revisi RUU Sisdiknas menjadi momentum penting untuk memperkuat pendidikan Indonesia. Dalam RDPU bersama Komisi X DPR RI, mahasiswa menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari menjaga independensi kampus, pemerataan akses pendidikan, evaluasi UKT dan KIP Kuliah, hingga transparansi anggaran pendidikan.

Komisi X DPR RI berkomitmen menjadikan masukan publik sebagai bahan penyempurnaan substansi RUU Sisdiknas dan membuka ruang konsultasi publik dalam pembahasannya.(Sekjend MDG)

Mahasiswa KKN UMMat Kelompok 55 Hadir Menyentuh Hati Masyarakat Desa Kampung Baru Melalui Edukasi dan Pengabdian

Mahasiswa KKN UMMat Kelompok 55 saat edukasi ke Warga, (Ist/Surya)

Sumbawa, Media Dinamika Global – Kehadiran Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMat) Kelompok 55 di Desa Kampung Baru, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, tidak hanya membawa program kerja, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian yang menyentuh hati masyarakat.

Melalui kegiatan silaturahmi dari rumah ke rumah, diskusi bersama warga, hingga edukasi di lingkungan dusun, para mahasiswa berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendengarkan berbagai aspirasi yang berkembang di tengah kehidupan warga. Suasana akrab terlihat saat mahasiswa duduk bersama masyarakat di lorong-lorong kampung, berdialog, berbagi pengalaman, dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Ketua KKN UMMat Kelompok 55, Nova Pauzan Amri, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat selama masa pengabdian di Desa Kampung Baru.

"Kami ingin hadir bukan hanya sebagai mahasiswa yang menjalankan program KKN, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat. Kami datang untuk belajar, mendengar, berbagi ilmu, dan bersama-sama membangun semangat kemajuan desa," ujar Nova Pauzan Amri. Kamis, (9/7/26). 

Dalam setiap pertemuan, mahasiswa memberikan edukasi kepada warga terkait kesehatan, pendidikan, lingkungan, ekonomi kreatif, serta pemanfaatan teknologi informasi. Selain itu, mereka juga membagikan informasi mengenai penerimaan mahasiswa baru Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Mataram sebagai bentuk motivasi bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

Kegiatan yang berlangsung di beberapa titik lingkungan desa tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga terlihat antusias mengikuti diskusi, menyampaikan pendapat, serta berbagi pengalaman yang menjadi bahan pembelajaran berharga bagi mahasiswa.

Bagi mahasiswa KKN, pengabdian bukan sekadar menjalankan kewajiban akademik. Lebih dari itu, KKN menjadi ruang untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial terhadap masyarakat.

"Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan manfaat, walaupun sederhana. Yang paling penting adalah terjalinnya hubungan baik dan tumbuhnya semangat bersama untuk membangun Desa Kampung Baru yang lebih maju," tambah Nova sapaan akrabnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Kampung Baru menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa KKN UMMat yang telah aktif berinteraksi dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran mahasiswa KKN di desa ini. Mereka tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga membaur dengan masyarakat, mendengar keluhan warga, dan memberikan wawasan yang bermanfaat. Pemerintah desa siap mendukung seluruh kegiatan yang dilaksanakan selama masa KKN," ungkapnya.

Melalui semangat pengabdian yang tulus, Mahasiswa KKN UMMat Kelompok 55 membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya tumbuh di ruang kuliah, tetapi juga hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang membawa manfaat, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan harapan bagi kemajuan Desa Kampung Baru, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa.

Redaksi | 

BUPATI SUMBA BARAT DORONG RSUD WAIKABUBAK TERUS BERINOVASI DAN TINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DI USIA KE-41


Waikabubak, Media Dinamika Global.id.-- Usai memimpin Apel Kerja, Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH, menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 RSUD Waikabubak yang berlangsung di Aula Serba Guna RSUD Waikabubak. Suasana syukur ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Sumba Barat.

 Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Maklumat Pelayanan RSUD Waikabubak sebagai bentuk komitmen seluruh jajaran rumah sakit untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, akuntabel, transparan, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat. 

 Sebagai wujud komitmen bersama, dilakukan penandatanganan Maklumat Pelayanan oleh Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH, Dewan Pengawas RSUD Waikabubak, Daniel Umbu Sunga, S.STP., M.Tr.IP, serta Direktur RSUD Waikabubak, dr. Hendrawati E.R.B. Mahemba, Sp.PK. Penandatanganan tersebut menjadi simbol tekad bersama untuk memperkuat tata kelola rumah sakit yang baik sekaligus meningkatkan integritas dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. 

Dalam sambutan Direktur RSUD Waikabubak, dr. Hendrawati E. R. B. Mahemba, Sp.PK, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, Dewan Pengawas, seluruh tenaga kesehatan, mitra kerja, serta semua pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap perjalanan dan perkembangan RSUD Waikabubak selama 41 tahun.

 Direktur menjelaskan bahwa berkat dukungan seluruh elemen, RSUD Waikabubak terus menunjukkan perkembangan yang signifikan, salah satunya dengan keberhasilan meraih Akreditasi Paripurna Bintang Lima. Capaian tersebut menjadi bukti meningkatnya mutu pelayanan sekaligus motivasi untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat. 

Direktur RSUD berharap rumah sakit yang dipimpinnya terus berkembang menjadi institusi pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, akuntabel, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Ia juga mengajak seluruh insan RSUD Waikabubak untuk terus membangun budaya kerja yang profesional, meningkatkan kompetensi, serta menghadirkan berbagai inovasi pelayanan sehingga rumah sakit mampu menjadi tempat yang memberikan harapan, kenyamanan, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

 Sementara itu, dalam sambutan Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH, mengajak seluruh jajaran RSUD Waikabubak untuk memaknai setiap ibadah yang dijalankan dengan mengimplementasikan nilai-nilai keimanan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Menurutnya, rasa takut akan Tuhan merupakan fondasi utama dalam membangun kejujuran, integritas, dan keikhlasan dalam melayani masyarakat.

Bupati menyampaikan bahwa usia 41 tahun merupakan perjalanan panjang yang dipenuhi berbagai tantangan dan pencapaian. Berbagai keberhasilan yang diraih RSUD Waikabubak hingga saat ini merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan komitmen seluruh jajaran yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Bupati Yohanis Dade menekankan pentingnya membangun sinergi, kolaborasi, dan rasa memiliki terhadap rumah sakit. Menurutnya, seluruh unsur di lingkungan RSUD harus bekerja sebagai satu tim yang saling mendukung karena kemajuan rumah sakit hanya dapat diwujudkan melalui kebersamaan dan kepedulian bersama.

 "Kita harus melayani masyarakat dengan penuh kasih, keikhlasan, dan rasa cinta. Rumah sakit ini adalah harapan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Karena itu, setiap pegawai memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan pelayanan yang terbaik," tegas Bupati.

 Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa meskipun pemerintah daerah sedang menghadapi keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat tetap berkomitmen mendukung pengembangan RSUD Waikabubak. Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan adalah melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia guna mempercepat pembangunan serta peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit. 

 Bupati berharap hasil komunikasi dengan pemerintah pusat dapat direalisasikan sehingga RSUD Waikabubak semakin berkembang, baik melalui penambahan dokter spesialis, penguatan tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), maupun peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. 

 Mengakhiri sambutannya, Bupati mengingatkan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengajak seluruh jajaran RSUD Waikabubak untuk mengimplementasikan komitmen yang telah dituangkan dalam Maklumat Pelayanan serta membangun komunikasi yang terbuka, saling menghargai, dan bersikap dewasa dalam menyikapi setiap kekurangan.  

"Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan komitmen yang kuat, saya yakin RSUD Waikabubak akan terus berkembang menjadi rumah sakit yang semakin maju, profesional, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sumba Barat," pungkas Bupati.(Sekjend MDG)

Pelepasan Purna Bhakti, Dansat Brimob Polda Riau : Pengabdian Tidak Berakhir Saat Seragam Dilepas


Pekanbaru - Satuan Brimob Polda Riau menggelar Upacara Tradisi Pelepasan Purna Bhakti sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada enam personel yang telah menuntaskan masa pengabdiannya sebagai anggota Korps Brimob Polri. Kamis (09/07/2026)

Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan rasa kekeluargaan, dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Riau, Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., serta dihadiri para Pejabat Utama Satuan Brimob Polda Riau, jajaran Batalyon A Pelopor, Detasemen Gegana, dan Bhayangkari Cabang Satuan Brimob Polda Riau.

Personel yang memasuki masa purna bhakti yaitu Kompol (Purn) Pariscan Nainggolan, Kompol (Purn) Djidji Hurodji, Kompol (Purn) Suharsono, Kompol (Purn) Tatang Tarsidin, AKP (Purn) Kasiran, S.H., dan IPTU (Purn) Untung Purwanto. Seluruhnya mendapat penghormatan melalui prosesi pengalungan bunga, penyerahan buket bunga dan cendera mata, sesi foto bersama, penyampaian kesan dan pesan, hingga tradisi Gerbang Pora sebagai simbol penghormatan terakhir dari keluarga besar Satuan Brimob Polda Riau.

Dalam sambutannya, Dansat Brimob Polda Riau menyampaikan rasa hormat dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan para personel selama menjalankan tugas di Korps Brimob. Menurutnya, purna bhakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari pengabdian dalam bentuk yang berbeda di tengah masyarakat.

“Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Satuan Brimob Polda Riau, saya mengucapkan terima kasih yang tulus atas setiap pengorbanan, keringat, dedikasi, bahkan air mata yang telah dipersembahkan untuk institusi. Semoga seluruh amal pengabdian menjadi ladang keberkahan dan menginspirasi generasi penerus Brimob untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” ujar Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa.

Beliau juga mengajak seluruh personel yang masih aktif agar menjadikan momen purna bhakti sebagai motivasi untuk terus mengabdi dengan penuh integritas, disiplin, dan tanggung jawab, sehingga dapat mengakhiri masa dinas dengan penuh kebanggaan dan kehormatan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi Tradisi Pelepasan Purna Bhakti melalui Gerbang Pora, sebagai simbol penghormatan terakhir dari institusi kepada para personel yang telah menyelesaikan masa baktinya. Dengan penuh haru, para purnawirawan kemudian diantar menuju kediaman masing-masing, diiringi doa dan penghormatan dari seluruh keluarga besar Satuan Brimob Polda Riau.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata penghargaan institusi kepada personel yang telah mengabdikan diri dengan penuh loyalitas dan dedikasi.

WAKIL BUPATI RESMI TERIMA DAN SERAHKAN MAHASISWA KKNT GENTASKIN BATCH II TAHUN 2026


TAMBOLAKA, Media Dinamika Global.id. — Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya secara resmi menerima sekaligus menyerahkan mahasiswa peserta program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gentaskin Batch II Tahun 2026. 


Acara serah terima yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Sumba Barat Daya pada Kamis (9/7/2026) ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Dominikus Alpawan Rangga Kaka, S.P., dan dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, pimpinan OPD, perwakilan LLDIKTI Wilayah XV, Rektor UNIKA Weetebula, Direktur Poltekkes Bakti Sumba, para Camat, Kepala Desa, serta Dosen Pendamping Lapangan.

Para mahasiswa peserta KKNT Mahasiswa Berdampak ini disebarkan secara merata di sepuluh desa sasaran yang berada di wilayah Kecamatan Kodi Balaghar, Kecamatan Kodi Utara, Kecamatan Wewewa Barat, dan Kecamatan Wewewa Selatan. 


Kehadiran mereka di tengah masyarakat menjadi wujud nyata dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menyinergikan peran akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Dominikus Alpawan Rangga Kaka menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, LLDIKTI Wilayah XV, serta seluruh perguruan tinggi yang terlibat. 

Wakil Bupati menegaskan bahwa meskipun Kabupaten Sumba Barat Daya menyimpan potensi besar di berbagai bidang, daerah ini masih menghadapi sejumlah tantangan pembangunan yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. 

Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu membawa angin segar melalui berbagai ide, inovasi, dan program kerja berbasis potensi lokal.


Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan bahwa para peserta KKNT Gentaskin diposisikan sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Kehadiran mereka di lapangan difokuskan untuk mengakselerasi penanganan isu-isu krusial daerah, mulai dari percepatan penurunan angka stunting, penanggulangan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, hingga pemberdayaan ekonomi desa. 

Kehadiran akademisi muda ini dinilai menjadi bukti konkret bahwa perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada teori akademis, tetapi juga berkomitmen nyata pada pengabdian masyarakat.


Kepada para mahasiswa, Wakil Bupati berpesan agar selalu menjaga disiplin, integritas, serta menjunjung tinggi adat istiadat dan kearifan lokal yang berlaku di desa penerima. Ia juga meminta para Camat dan Kepala Desa untuk memberikan pendampingan penuh serta menciptakan iklim kerja yang kondusif agar seluruh program pengabdian dapat berjalan lancar. 


Acara diakhiri dengan penyerahan secara simbolis para peserta KKNT Gentaskin Batch II Tahun 2026 dari Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya kepada para Camat di wilayah sasaran untuk segera memulai masa pengabdian mereka di tengah masyarakat.(Sekjend MDG)

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima Sukses Mengamankan Peringkat Akreditasi "Baik Sekali" dari (LAMDIK) Akreditasi Mandiri Kependidikan


Kota Bima Media Dinamika Global.id.-- Upaya penguatan mutu akademik di wilayah Nusa Tenggara Barat kembali menunjukkan catatan positif. Program Studi S-1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima sukses mengamankan peringkat akreditasi “Baik Sekali” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).

Kepastian tersebut diperoleh menyusul terbitnya Surat Keputusan LAMDIK Nomor 1261/SK/LAMDIK/AK/S/VII/2026 tertanggal 8 Juli 2026. Melalui proses asesmen yang ketat, program studi sarjana ini dinilai berhasil memenuhi indikator kualitas dengan raihan baik sekali.

Capaian ini menjadi legalitas krusial bagi STIT Sunan Giri Bima dalam memperkuat posisinya sebagai pencetak tenaga pendidik madrasah di Kota Bima dan sekitarnya. Merujuk pada dokumen resmi yang ditandatangani Ketua Umum LAMDIK Muchlas Samani, masa berlaku status akreditasi ini ditetapkan selama lima tahun, terhitung sejak 24 Maret 2026 hingga 23 Maret 2031.

Terbitnya SK terbaru ini sekaligus menggantikan keputusan penyesuaian mutu sebelumnya, yakni SK Nomor 532/SK/LAMDIK/Ak-P/S/IV/2026, yang kini dinyatakan sudah tidak berlaku lagi. Peningkatan status akreditasi menjadi “Baik Sekali” ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat serta daya serap lulusan PGMI STIT Sunan Giri Bima di dunia kerja.(Sekjend MDG)