Media Dinamika Global

Minggu, 28 Juni 2026

UPKP Sape dan Wawo Ucapkan Selamat Hari Jadi Bima ke-386 Tahun 2026


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bima ke-386 Tahun 2026, Keluarga Besar UPKP Sape dan Wawo menyampaikan ucapan selamat serta doa dan harapan bagi kemajuan Kabupaten Bima.

Melalui peringatan Hari Jadi Bima, Keluarga Besar UPKP Sape dan Wawo berharap semangat kebersamaan, persatuan, dan gotong royong terus terjaga sebagai modal utama dalam mendukung pembangunan daerah di berbagai bidang.

Dalam ucapan yang disampaikan, Keluarga Besar UPKP Sape dan Wawo mengucapkan, "Selamat Hari Jadi Bima ke-386 Tahun 2026. Semoga Kabupaten Bima semakin maju, sejahtera, aman, dan diberkahi, serta seluruh masyarakatnya senantiasa hidup dalam persatuan dan kemakmuran."

Momentum Hari Jadi Bima ke-386 diharapkan menjadi pengingat akan sejarah dan perjuangan para pendahulu, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Bima yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.(Team.MDG.03)

Pemdes Bugis Sape: Selamat Hari Jadi Bima ke-386, Semoga Semakin Maju dan Sejahtera


Bima.NTB.Media Dinamika Global .id– Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bima ke-386 Tahun 2026, Keluarga Besar Pemerintah Desa (Pemdes) Bugis, Kecamatan Sape, menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa dan harapan bagi kemajuan Kabupaten Bima.

Melalui momentum peringatan Hari Jadi Bima, Pemdes Bugis Kecamatan Sape selain ikut berpartisipasi dalam Pawai budaya sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah. Semangat tersebut diharapkan mampu menjadi kekuatan dalam mewujudkan Bima yang semakin maju, aman, dan sejahtera.

Kepala Desa Bugis Muhammad Akbar.SE beserta seluruh jajaran Pemerintah Desa Bugis menyampaikan ucapan, "Selamat Hari Jadi Bima ke-386 Tahun 2026. Semoga Kabupaten Bima terus berkembang menjadi daerah yang maju, sejahtera, religius, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya."

Peringatan Hari Jadi Bima bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang sejarah perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah yang lebih baik.

Keluarga Besar Pemdes Bugis berharap Hari Jadi Bima ke-386 menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, melestarikan nilai-nilai budaya, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan Kabupaten Bima yang semakin maju dan sejahtera.(Team.MDG.03)

Doa Bersama Lintas Agama Warnai Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Bima Kota Perkuat Harmoni dan Toleransi


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Polres Bima Kota menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama yang berlangsung pada Senin (29/6/2026) pukul 08.10 WITA di Lapangan Apel Polres Bima Kota. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Bima Kota, Kompol Dedy Supriadi, S.H., dan dihadiri oleh personel Polres Bima Kota serta tokoh-tokoh lintas agama.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan doa bersama ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 sebagai wujud rasa syukur atas pengabdian Polri selama delapan dekade kepada masyarakat, bangsa, dan negara.


Doa dipimpin secara bergantian oleh perwakilan masing-masing agama, yakni dari agama Islam oleh Bripda M. Ridho Ramdani, agama Hindu oleh Jero Mangku Wayan Wetra, agama Kristen Katolik oleh Pimpinan Gereja Katolik Santo Yusuf Raba Bima, serta agama Kristen Protestan oleh Pendeta Waty Manu.

Kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur atas 80 tahun pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara, sekaligus sebagai ikhtiar memohon perlindungan, kekuatan, serta petunjuk Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh personel Polri senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Kapolres juga menegaskan bahwa tema Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, "Merajut Harmoni dalam Perbedaan, Merawat Kebinekaan, dan Memperkuat Toleransi," menjadi semangat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan di tengah keberagaman.


Kegiatan Doa Bersama Lintas Agama tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan, mencerminkan semangat persatuan, toleransi, dan kebersamaan sebagai fondasi dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri yang Presisi demi mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Bima Kota.(Sekjend MDG)



Bupati Bima, Kodim 1608/Bima Dampingi Pangdam IX Udayana Gelar Kunker di Kopdes Merah Putih di Padolo Kecamatan Palibelo Kab, Bima


Bima NTB, Media Dinamika Global.id. — Deru mesin Helikopter Bell 412EPR dengan nomor registrasi HA-5185 memecah keheningan di kawasan bandara lokal. Tepat pada hari Sabtu, 27 Juni 2026, helikopter yang bergerak dari Desa Sori Tatanga, Kecamatan Peka, Kabupaten Dompu tersebut mendarat dengan mulus di landasan pacu Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Jalan Lintas Provinsi Sumbawa Bima, Desa Belo, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima.

​Pintu helikopter terbuka, membawa rombongan penting yang terdiri dari Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H., Danrem 162/WB Brigjen TNI Moch Sjasul Arief, S.Sos., Asops Kasdam IX/Udy Kol Inf. Arfan Johan Wihananto, S.I.P., M.Si., M.M.S., Aster Kasdam IX/Udy Kol Inf. Yudi Riyanto Ratu, Kazidam IX/Udy Kol Czi Wiwid Wahyu Hidayat, dan Kasmin Pangdam IX/Udy Mayor Ctp I Gede Indrayana. Begitu turun dari helikopter, mereka langsung diarahkan menuju ruang VIP Kabupaten Bima untuk beristirahat sejenak.

​Di area bandara, atmosfer penyambutan telah dipersiapkan dengan sangat matang oleh unsur TNI dari Kodim 1608/Bima dan Pemerintah setempat. Tampak hadir dalam barisan penjemput antara lain Dandim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan S. Kim.,M Sc., Bupati Bima Ady Mahyudin, SE., Kajari Bima Heru Kamarullah S.H., M.H., Wakapolres Bima Kompol Saogi Sujana Angsar, Sekwan DPRD Kab. Bima Bpk. Nurdin, S.Sos., serta Kabid Koperasi Kab. Bima Bpk. M. Tohir.

Dari internal militer daerah, turut siaga menyambut yakni Kasdim 1608/Bima Mayor Inf. Asep Okinawa Muas, Ketua Persit KCK cabang XXVII Kodim 1608 Ny. Risky Limbongan, Pasi Terdim 1608/Bima Kapten Inf. Seninot Sribakti, Dansubdenpom IX/2-2 Bima Kapten Cpm Sukirman, dan Danunit 4 Intelrem 162/WB Lettu Inf. Laurense Manggoa.

​Setelah beristirahat sejenak, rombongan bergerak meninggalkan ruang VIP bandara menuju lokasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Padolo, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima.

​Melihat rangkaian agenda protokoler dan pengamanan ketat di lapangan tersebut, momen ini menegaskan peran aktif Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom., M.Sc., beserta seluruh jajarannya yang telah bersiaga penuh menyambut kedatangan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H.

Kehadiran Dandim secara langsung di barisan depan penjemputan ini bukan sekadar protokoler militer biasa, melainkan bentuk penghormatan tinggi sekaligus komitmen serta dukungan penuh jajaran Kodim 1608/Bima terhadap kesuksesan program pembangunan KDKMP yang tengah dicanangkan oleh Komando atas di wilayah teritorial Kodim 1608/Bima.(Sekjend MDG)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gencarkan Komsos, Perkuat Kerukunan dan Keamanan di Wilayah Binaan


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– Babinsa Koramil 1608-03/Sape terus mengintensifkan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di desa binaan sebagai upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban wilayah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (29/6/2026) di sejumlah desa di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu.


Babinsa Desa Bugis, Serda Irfan, memulai kegiatan Komsos pada pukul 08.30 Wita dengan mengajak warga binaannya untuk senantiasa menjaga hubungan dan komunikasi yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan masyarakat agar menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan maupun pertengkaran yang berpotensi merusak keharmonisan di lingkungan. Selain itu, apabila terjadi suatu permasalahan, warga diimbau untuk segera melaporkannya kepada aparat terkait agar dapat diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan.

Selanjutnya, pada pukul 08.45 Wita, Babinsa Desa Rasabou, Serda Abdul Hafid, melaksanakan Komsos bersama warga dengan mengajak masyarakat terus mempererat tali silaturahmi. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban lingkungan agar tetap kondusif serta terhindar dari berbagai persoalan yang dapat mengganggu kehidupan bermasyarakat.


Di wilayah Kecamatan Lambu, Babinsa Desa Sumi yang juga anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, Serka Ridwan, melaksanakan Komsos pada pukul 09.00 Wita. Dalam arahannya, ia mengajak masyarakat untuk menjaga hubungan baik antar sesama, memelihara keamanan dan ketertiban lingkungan, memanfaatkan waktu secara produktif demi memenuhi kebutuhan keluarga, serta menjauhi segala bentuk perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Sementara itu, Babinsa Desa Sangga, Serka Jamaluddin, yang juga anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, menggelar Komsos pada pukul 09.30 Wita. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, saling mengingatkan dalam hal-hal positif, serta menghindari tindakan yang melanggar hukum. Warga juga diimbau agar tidak menyelesaikan persoalan dengan cara main hakim sendiri, melainkan segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan Komunikasi Sosial tersebut, Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, tertib, harmonis, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung stabilitas wilayah.(Team.MDG.03)

Hari Jadi Bima ke-386, Pemdes Na'e Sape Ajak Masyarakat Perkuat Harmoni Budaya


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bima ke-386 Tahun 2026, Pemerintah Desa Na'e, Kecamatan Sape ikut Berpartisipasi dalam Pawai Budaya sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat harmoni budaya sebagai fondasi dalam membangun daerah yang maju, damai, dan bermartabat.

Ajakan tersebut disampaikan melalui ucapan selamat Hari Jadi Bima yang mengusung tema "Bima Bermartabat dalam Harmoni Budaya." Tema ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga persatuan, melestarikan nilai-nilai budaya, serta mempererat kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.


Keluarga Besar Pemerintah Desa Na'e menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bima atas peringatan Hari Jadi Bima ke-386. Momentum bersejarah ini diharapkan menjadi pengingat akan perjalanan panjang Bima sekaligus menjadi penyemangat untuk terus membangun daerah dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

"Selamat Hari Jadi Bima ke-386 Tahun 2026. Semoga Bima terus maju, semakin bermartabat, dan tetap harmonis dalam keberagaman budaya yang dimiliki," demikian pesan yang disampaikan Keluarga Besar Pemerintah Desa Na'e, Kecamatan Sape.

Pemerintah Desa Na'e juga berharap peringatan Hari Jadi Bima tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat persatuan, meningkatkan semangat gotong royong, serta mendorong partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Bima yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing tanpa meninggalkan identitas budaya yang menjadi kebanggaan daerah. (Team.MDG.03)


Program "Cintai Mata" Hadirkan Skrining Katarak di Kabupaten Bima untuk Cegah Kebutaan


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kabupaten bima khususnya puskesmas sanggar meluncurkan program inovatif bernama "Cintai Mata" yang bertujuan untuk mencegah kebutaan melalui skrining katarak, berkolaborasi dengan spesialis mata. Program ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka gangguan penglihatan di Indonesia, dengan katarak sebagai salah satu penyebab utama. Menurut data dari Perhimpunan Dokter Spesialis Mata di kabupaten bima. (Perdami), pada tahun 2026 terdapat sekitar 8 juta orang di Indonesia dengan gangguan penglihatan, termasuk 1,6 juta orang yang mengalami kebutaan. Di Kabupaten Bima, Puskesmas sanggar kabupaten bima berperan penting dalam upaya ini dengan melakukan skrining dan deteksi dini katarak.

Katarak merupakan penyebab utama kehilangan penglihatan yang dapat dicegah, menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Di Puskesmas sanggar kabupaten bima, katarak menempati posisi kedua setelah glaukoma dalam hal penyebab kebutaan. Mengingat dampak luas dari gangguan penglihatan terhadap kualitas hidup, baik fisik maupun mental, program ini dirancang untuk memberikan solusi yang efektif.

Inovasi "Cintai Mata" melibatkan kolaborasi antara Puskesmas sanggar dan Rumah Sakit umum kabupaten bima (RSUD), serta dukungan dari berbagai pihak termasuk media sosial dan kader kesehatan setempat. Skrining dilakukan setelah jam pelayanan puskesmas untuk mendeteksi tanda-tanda awal katarak pada warga, terutama mereka yang berusia di atas 45 tahun. Mereka yang terdeteksi mengalami katarak akan dirujuk untuk mendapatkan tindakan medis yang diperlukan, termasuk operasi gratis melalui BPJS.

Program ini tidak hanya menyediakan akses lebih mudah untuk pemeriksaan mata, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan angka kebutaan dapat berkurang secara signifikan. Pada tahun 2026, capaian penemuan kasus katarak di Puskesmas sanggar kabupaten bima meningkat drastis, mencapai 168% dari target yang ditetapkan. Sejak Maret 2026, sebanyak 141 dari 172 orang yang diskrining mengalami katarak dan telah menjalani operasi.

"Program 'Cintai Mata' tidak hanya mempermudah akses layanan kesehatan mata, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya skrining dan deteksi dini," ungkap Kepala Puskesmas sanggar. Dengan hasil positif yang dicapai, program ini diharapkan dapat menjadi model bagi upaya kesehatan mata di daerah lain, mengurangi angka kebutaan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.(Sekjend MDG)

SDN INPRES DORIDUNGGA MENGUCAPKN SELAMAT HARI JADI BIMA KE-386 TAHUN 2026


Bima, Media Dinamika Global.id.-- 386 tahun mengukir sejarah, merawat tradisi dalam balutan moderasi. Selamat Hari Jadi Bima, teruslah tumbuh menjadi tanah yang subur bagi peradaban dan kedamaian.



Respon Cepat Polres Bima Kota Laksanakan Olah TKP Penemuan Mayat di Kamar Kos Kelurahan Ule


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Warga Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima, digegerkan dengan penemuan seorang wanita dalam kondisi meninggal dunia di salah satu kamar Kos Andini, lingkungan mekarbaru RT 016 RW 006, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima, pada Minggu (28/6/2026) siang.

laporan penemuan mayat diterima oleh Piket SPKT Polres Bima Kota sekitar pukul 13.10 WITA, Menindaklanjuti laporan tersebut, Piket Fungsi Polres Bima Kota bersama Polsek Asakota langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal (TPTKP) dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Bima Kota, AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasi Humas, Ipda Baiq Fitria Ningsih, menjelaskan Korban diketahui berinisial Riyanah alias Yaomi (44), seorang perempuan yang bekerja di sektor swasta, korban tercatat beralamat di Jalan Plumpang B Nomor 07, RT 002/RW 004, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, DKI Jakarta. Sementara itu, korban diketahui berdomisili di Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima.

Personel Piket SPKT Polres Bima Kota yang di Pimpin Piket Pamapta I IPDA L YUDHISTIRA MIARGA Bersama piket Reskrim, Unit Identifikasi, serta Piket fungsi terkait lainnya dan Personel Polsek Asakota langsung melakukan pengamanan, memasang garis polisi, melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna kepentingan penyelidikan.

Berdasarkan keterangan saksi, pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.30 WITA, saksi bernama Citra bertemu dengan korban di kawasan Mes Cafe Ule Beach, Saat itu, korban disebut dalam kondisi menggigil, Melihat kondisi tersebut, saksi kemudian mendampingi korban pulang ke tempat kos menggunakan kendaraan Grab.

Sekitar pukul 05.00 WITA, korban dibantu masuk ke kamar kos dan diselimuti karena masih dalam kondisi menggigil, Saksi kemudian berada di dalam kamar tersebut hingga pagi hari. Pada sekitar pukul 10.00 WITA, saksi mendapati korban dalam kondisi tidak bergerak dengan adanya lendir dari mulut serta darah dari hidung. Setelah memastikan kondisi korban, saksi kemudian menghubungi penjaga kos untuk meminta bantuan.

Penjaga kos yang datang ke lokasi selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian, sehingga Personel gabungan Piket Fungsi Polres Bima Kota dan Polsek Asakota mendatangi TKP kemudian melaksanakan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) sesuai prosedur yang berlaku.

Pada pukul 15.20 WITA, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Kota Bima untuk di Lakukan Visum Et Repertum Mayat, guna penanganan lebih lanjut.

Polres Bima Kota melakukan penyelidikan serta pengumpulan keterangan terkait peristiwa tersebut.untuk mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya korban dan Situasi di lokasi hingga saat ini terpantau aman dan kondusif.(Sekjend MDG)

Pangdam IX Udayana Tinjau Jembatan Gantung Garuda Perintis: Untuk Kemudahan Akses Pertanian Warga


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto, didampingi Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE, Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH, serta unsur Forkopimda dan Sekda Kota Bima, meninjau pembangunan Jembatan Gantung Garuda Perintis di Kelurahan Rontu, Kecamatan Raba, Kota Bima, Sabtu (27/6/2026).

Jembatan Gantung Garuda Perintis merupakan bagian dari Program Jembatan Garuda TNI Angkatan Darat yang dilaksanakan oleh Kodam IX/Udayana sebagai implementasi program strategis nasional untuk memperkuat konektivitas wilayah dan membuka akses masyarakat di daerah yang membutuhkan infrastruktur dasar. Program ini merupakan bagian dari pembangunan ratusan jembatan perintis di berbagai wilayah Indonesia, dengan 24 titik berada di wilayah Kodam IX/Udayana. 

Kehadiran jembatan yang dibangun sejak awal Mei 2026 tersebut diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat Kelurahan Rontu, khususnya para petani, dalam mengakses lahan pertanian dengan lebih aman, cepat, dan efisien, sekaligus memperlancar distribusi hasil panen menuju pusat-pusat pemasaran. 

Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE, menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam IX/Udayana, atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kota Bima melalui pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

"Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, tetapi menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI Angkatan Darat dan Kodam IX/Udayana yang telah menghadirkan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat Kelurahan Rontu," ujar Wali Kota.

Menurut Wali Kota, keberadaan jembatan tersebut akan meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempermudah mobilitas warga, memangkas waktu tempuh menuju lahan pertanian, serta mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin antara TNI, Pemerintah Kota Bima, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, kolaborasi yang baik menjadi kunci keberhasilan penyelesaian pembangunan Jembatan Gantung Garuda Perintis.

Pangdam menegaskan bahwa program Jembatan Garuda merupakan bentuk nyata kehadiran negara melalui TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam penyediaan akses transportasi yang aman dan layak. Ia berharap jembatan tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama sehingga memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas pertanian dan pertumbuhan ekonomi lokal. 

Peninjauan pembangunan Jembatan Gantung Garuda Perintis menjadi salah satu agenda utama kunjungan kerja Pangdam IX/Udayana di Kota Bima, yang juga dirangkaikan dengan silaturahmi bersama kepala daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai upaya memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas wilayah.(Sekjend MDG)