Media Dinamika Global

Minggu, 28 Juni 2026

STIKES Yahya Bima Mengucapkan Hari Jadi Bima (HUT) Ke-386 tahun 2026


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Maja Labo Dahu bukan sekadar semboyan masyarakat Bima, melainkan fondasi moral dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan daerah. Peradaban yang besar tidak lahir hanya dari megahnya infrastruktur, tetapi dari kemampuan menghadirkan pelayanan yang manusiawi, cepat, adil, dan berpihak kepada rakyat. 

Ketika rasa malu untuk mengabaikan kepentingan masyarakat dan rasa takut untuk menyalahgunakan amanah menjadi budaya birokrasi, serta pembangunan berjalan seiring dengan nilai-nilai budaya Mbojo seperti gotong royong, kejujuran, dan penghormatan terhadap adat, maka Bima tidak hanya tumbuh dan berkembang, tetapi juga menjadi daerah yang bermartabat, berdaya saing, dan berkeadaban. 

Pada akhirnya, cita-cita 'Bima Bermartabat dalam Harmoni Budaya' bukan lagi sekadar harapan, melainkan sebuah keniscayaan yang dapat diwujudkan bersama.(Sekjend MDG)


Meriah dan Sukses Penutupan STIE Expo, UMKM Berjalan Tertib Penuh Khidmat di Asi Mbojo Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Ribuan pengunjung memadati lokasi penutupan Expo UMKM STIE Bima yang berlangsung meriah dengan puncak acara pembagian hadiah door prize hari minggu 28 juni 2026. Antusiasme masyarakat terlihat luar biasa, mulai dari pelaku UMKM, mahasiswa STIE bima, hingga keluarga yang datang untuk menikmati rangkaian kegiatan sekaligus berharap membawa pulang hadiah menarik.


STIE Expo, UMKM yang diselenggarakan oleh STIE Bima tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga menjadi bukti nyata dukungan kampus terhadap kemajuan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini menghadirkan semangat kebersamaan, membuka peluang usaha, serta memperkuat kecintaan terhadap produk-produk UMKM Bima.


Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan lebih meriah. Selamat kepada seluruh pemenang door prize, dan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan STIE Expo, UMKM STIE Bima.

 Bima Bisa, UMKM Naik Kelas, Ekonomi Daerah Semakin Kuat.(Sekjend MDG)


Sekda Lotim Kenalkan Program "Lotim Berkembang" di Hadapan Wamenkop RI

Sekda Lotim, H. Muhammad Juaini Taofik sambut
Wamenkop RI Hj. Farida Farichah, (Ist/Surya)

Lombok Timur, Media Dinamika Global – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, memanfaatkan kunjungan kerja Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Hj. Farida Farichah, untuk memperkenalkan program unggulan daerah "Lotim Berkembang", sebuah skema kredit tanpa bunga yang berhasil meraih Juara I Tingkat Nasional pada kategori percepatan akses keuangan daerah.

Kunjungan yang berlangsung di Koperasi Konsumen Syariah Karya Terpadu Madani, Desa Rarang, Selasa (28/6/2026), menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong penguatan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi syariah.

Didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lombok Timur, Baiq Farida Apriani, Sekda menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wamenkop yang dinilai menjadi penyemangat bagi pelaku koperasi di Lombok Timur.

Dalam sambutannya, Juaini Taofik menjelaskan bahwa program Lotim Berkembang dirancang untuk memberikan akses pembiayaan tanpa bunga kepada masyarakat sekaligus memutus ketergantungan terhadap praktik rentenir.

"Kami memiliki program unggulan bernama Lotim Berkembang, yaitu program pemberian kredit tanpa bunga yang bertujuan menggerakkan ekonomi masyarakat dan memberantas praktik rentenir. Nilai-nilai kawasan bebas riba ini terus kami kembangkan," ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut hingga meraih penghargaan tingkat nasional menunjukkan bahwa inovasi daerah mampu memberikan solusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sekda juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Timur banyak belajar dari keberhasilan Koperasi Konsumen Syariah Karya Terpadu Madani yang dipimpin Hj. Baiq Rusmiati. Koperasi yang sebelumnya berstatus Koperasi Serba Usaha (KSU) itu bertransformasi menjadi koperasi konsumen berbasis syariah sejak 2022 dengan mengusung konsep kawasan bebas riba.

Model pengelolaan tersebut dinilai sejalan dengan karakter masyarakat Lombok Timur yang mayoritas beragama Islam dan memiliki semangat kuat dalam mengembangkan ekonomi berbasis syariah.

"Program ini mendapat pengakuan di tingkat nasional dan dapat menjadi contoh bagi koperasi lainnya. Semua butuh proses, tidak ada yang instan," kata Juaini.

Ia berharap kunjungan Wakil Menteri Koperasi dapat memotivasi anggota koperasi untuk terus berkembang.

"Dari satu anggota dapat berkembang menjadi tiga, lalu sembilan, dan seterusnya, sebagaimana telah dicontohkan oleh Koperasi Karya Terpadu Madani," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi RI, Hj. Farida Farichah, memberikan apresiasi atas perkembangan Koperasi Madani Rarang yang kini memiliki aset lebih dari Rp16,5 miliar.

Menurutnya, keberhasilan sebuah koperasi tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal, tetapi juga oleh integritas pengurus dan kepercayaan anggota.

"Ada dua kunci sukses koperasi, yaitu pengurus yang amanah dan anggota yang memiliki kepercayaan penuh terhadap pengelolaan dana," ungkapnya.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Ketua Koperasi Hj. Baiq Rusmiati beserta jajaran pengurus dan anggota. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap sinergi dengan Kementerian Koperasi RI dapat semakin memperkuat koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. 

Redaksi | Surya Ghempar 

Enam Bulan Jadi Buron, Pelaku Perampokan Bersenjata Di jalur Rontu Dibekuk Tim Puma


Kota Bima. Media Dinamika Global.Id.- Enam Bulan Jadi Buron, Pelaku Perampokan Bersenjata Di jalur Rontu Dibekuk Tim Puma. Satu terduga pelaku perampokan bersenjata pada Januari 2026, di Jalan Lintas Rontu, Kec Monta, berhasil diringkus setelah enam bulan menjadi buronan. 

Tim Puma Polres Bima tersebut berhasil meringkus seorang pria berinisial A alias Kecewa (25), warga Desa Laju Kecamatan Langgudu pada 21 Juni lalu. 

Dalam penangkapan tersebut, terduga pelaku sempat berontak dan meneriaki polisi dengan maling untuk menarik perhatian warga. 

Turut diamankan motor Yamaha Aerox dan dua unit ponsel milik korban yang sebelumnya di rampas dengan ancaman parang dan senjata Api. Sementara itu, dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Terbongkar! APBD Sumbawa Barat Tembus Rp2,29 Triliun, Hampir 20 Ribu Warga Masih Hidup Miskin

Warga KSB Yanti Komal dan Pemda terima
penyerahan APBD Pemda KSB, (Ist/Surya)

Sumbawa Barat, Media Dinamika Global – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Tahun Anggaran 2026 melonjak hingga mencapai Rp2,29 triliun. Nilai tersebut naik sekitar Rp588,45 miliar dari APBD murni sebesar Rp1,71 triliun.

Di tengah peningkatan kapasitas fiskal tersebut, kondisi sosial masyarakat justru masih menyisakan pekerjaan rumah yang besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2025, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sumbawa Barat masih mencapai sekitar 19.460 jiwa atau 10,98 persen dari total penduduk. Artinya, hampir satu dari sepuluh warga KSB masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Kondisi ini menuai sorotan dari warga KSB, Yanti Komalasari. Menurutnya, besarnya anggaran daerah seharusnya diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berhasil menekan angka kemiskinan ekstrem hingga tersisa 0,40 persen. Capaian tersebut menjadi prestasi yang patut diapresiasi karena sejalan dengan target nasional penghapusan kemiskinan ekstrem.

Namun, keberhasilan itu dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil masyarakat, mengingat jumlah penduduk miskin secara keseluruhan masih tergolong tinggi.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat juga mencatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp1,14 triliun. Pemda menjelaskan besarnya SiLPA bukan disebabkan rendahnya penyerapan anggaran, melainkan karena realisasi pendapatan daerah melampaui target hingga sekitar Rp966 miliar. Dana tersebut akan menjadi kapasitas fiskal tambahan untuk membiayai program pembangunan pada tahun berikutnya.

Meski demikian, besarnya kemampuan fiskal daerah memunculkan pertanyaan publik. Mengapa peningkatan anggaran yang signifikan belum mampu mempercepat penurunan angka kemiskinan secara lebih drastis?

Data BPS juga menunjukkan garis kemiskinan di Kabupaten Sumbawa Barat mencapai Rp629.139 per kapita per bulan, tertinggi di Pulau Sumbawa. Kondisi ini mengindikasikan bahwa biaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di KSB relatif lebih tinggi dibandingkan daerah lain di wilayah tersebut.

Karena itu, upaya menekan angka kemiskinan dinilai tidak cukup hanya melalui bantuan sosial. Pemerintah juga dituntut memperluas lapangan kerja, meningkatkan produktivitas masyarakat, mendorong investasi yang berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja, serta memastikan pertumbuhan ekonomi berlangsung secara inklusif.

Masyarakat berharap besarnya APBD dan kapasitas fiskal daerah benar-benar diterjemahkan menjadi program yang mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya tercermin dalam angka-angka statistik.

Redaksi | Surya Ghempar 

KKN Mahasiswa UM Bima, Posko 23 di Desa Palama Kecamatan Donggo Kab, Bima


Donggo, Media Dinamika Global.id.-- Datang dengan ilmu, mengabdi dengan hati, pulang membawa pelajaran hidupDatang dengan ilmu, mengabdi dengan hati, pulang membawa pelajaran hidup.                      

Sebuah filosofi yang sangat indah dan mendalam. Kalimat "Datang dengan ilmu, mengabdi dengan hati, pulang membawa pelajaran hidup" adalah prinsip sempurna bagi siapa saja yang terjun ke dunia pengabdian masyarakat desa palama, seperti program KKN mahasiswa universitas Muhammadiyah bima (Kuliah Kerja Nyata), relawan kemanusiaan, atau pengajar muda. Berikut adalah penjabaran bermakna dari filosofi tersebut yang bisa menjadi panduan mahasiswa KKN UM Bima:

1. Datang dengan Ilmu Sebelum terjun ke masyarakat desa palama, Anda membekali diri dengan teori, keterampilan, dan pengetahuan akademis. KKN mahasiswa universitas Muhammadiyah bima Ini adalah fondasi awal untuk membantu memecahkan masalah yang ada di lapangan secara rasional dan terstruktur.

2. KKN mahasiswa universitas Muhammadiyah bima Mengabdi dengan Hati ❤️Ilmu 

pengetahuan tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya empati. Mengabdi dengan hati berarti Anda turun langsung mendengarkan kebutuhan warga, menyesuaikan diri dengan budaya lokal, dan bekerja dengan ketulusan tanpa pamrih.

3. KKN mahasiswa universitas Muhammadiyah bima Pulang Membawa Pelajaran Hidup Ini adalah puncak dari proses pengabdian. Di lapangan, Anda akan menemukan realita yang tidak tertulis di dalam buku. Pelajaran tentang kesabaran, rasa syukur, ketahanan mental, dan indahnya keberagaman akan menjadi bekal berharga yang membentuk karakter Anda di masa depan.

Evakuasi Gadis yang di Temukan Meninggal Dunia di Kamar Kos Orens Ule, khabarnya Gadis ini Diduga LC Kafe


Kota Bima. Media Dinamika Global Evakuasi seorang gadis yang di temukan meninggal dunia di Kamar Kos Orens Ule, khabarnya gadis ini Diduga LC Kafe. Seorang perempuan diduga LC ditemukan tewas dalam kamar kos Orens samping kos Andini Kelurahan Ule Kota Bima. Ditemukan korban meninggal usai pulang kerja handle tamu di kafe Ule Beach.

Perempuan ini biasa di sapa Yumi berusia 34 tahun itu ditemukan tewas dalam kamar kos Orens. Berdasarkan keterangan karyawan kafe Ule, Almarhumah meninggal setelah pulang kerja dari kafe Ule beach.

“Dia pulang kerja sekitar jam 5 pagi, langsung di antar ke kosnya, pas tiba di kos, lalu teman nya yang bernama Citra melihat darah keluar dari hidungnya dan di lap pakai tisu" Ujar Pria yang biasa di sapa Abi.

Abi mengatakan, korban berasal dari Bandung. Sehari-hari ia bekerja sebagai LC di kafe Ule beach.

“Korban kerja handle tamu sampai jam 5 pagi, dia pulang dalam kondisi Mabuk, dan korban sudah lama kerja di kafe Ule beach".

Abi karyawan Ule Beach menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Minggu 28 Juni 2026, sekitar pukul 5 pagi. Namun Abi mengetahui hal trsbt sekitar jam 10 pagi.

Saat ini, polisi dari Kapolsek Asakota res Bima kota sedang melakukan olah TKP di lokasi atau tempat kejadian.

Sementara itu, jenazah korban akan dibawa ke RSUD Bima untuk diotopsi & pemeriksaan luar lainnya.

Pemda Daerah Bima NTB, Dampingi Kunker Panglima Komando Daerah Militer(Pangdam) IX Udayana di Kota dan Kabupaten Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kepala Kejaksaan Negeri Bima, Heru Kamarullah, S.H., M.H. bersama Wali Kota Bima, Bupati Bima, Dandim 1608/Bima dan Wakapolres Bima beserta jajarannya menyambut kedatangan Pangdam IX/Udayana yang didampingi Danrem 162/Wira Bhakti dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan peninjauan lokasi Jembatan Garuda Perintis di Kelurahan Rontu, Kota Bima, Sabtu 27 Juni 2026.


FATHIMAH AZZAHRA: KRITIK TANPA TERIAK, TAPI MENGGUNCANG PUBLIK


Indonesia, Media Dinamika Global.id.-- Di tengah banyaknya perdebatan tentang kualitas gerakan mahasiswa hari ini, muncul satu nama yang mulai menarik perhatian publik: Fathimah Azzahra.

Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua BEM UI periode 2026 itu dikenal bukan karena teriakannya paling keras, melainkan karena argumentasinya yang berbasis data.

Beberapa pernyataannya viral di media sosial karena dinilai mampu mewakili keresahan publik dengan bahasa yang lugas dan terukur.

"Anak sekolah butuh akses, bukan cuma makanan gratis."

"Persoalan bangsa harus diselesaikan dari akarnya."

"Siapa sebenarnya yang paling kenyang dengan program Makan Bergizi Gratis?"

Kalimat-kalimat tersebut memicu diskusi luas karena menyentuh isu pendidikan, transparansi anggaran, dan kualitas kebijakan publik.

Terlepas dari setuju atau tidak dengan pandangannya, kehadiran Fathimah menunjukkan bahwa kritik tidak selalu harus disampaikan dengan kemarahan.

Kadang, data yang kuat, logika yang tajam, dan keberanian untuk bertanya justru lebih sulit dibantah daripada teriakan paling lantang.

"Menurut Anda, apakah mahasiswa hari ini masih menjadi agen perubahan atau hanya penonton kebijakan pemerintah?" 


STIE Expo Mewarnai Lomba Wadah Kreatif, Ekonomi Kreatif sebagai Pendorong Pembangunan Nasional di Era Globalisasi tahun 2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--mewarnai lomba Wadah Kreatif, Ekonomi kreatif STIE Expo menjadi salah satu sektor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di era globalisasi. STIE Expo Melalui pemanfaatan ide, kreativitas, dan inovasi, sektor ini mampu menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan daya saing bangsa. Artikel ini membahas peran ekonomi kreatif dalam pembangunan nasional, tantangan yang dihadapi, serta strategi pengembangannya agar dapat berkontribusi optimal terhadap perekonomian Indonesia yang berkelanjutan.

Globalisasi telah mengubah struktur ekonomi dunia secara signifikan. Persaingan tidak lagi hanya berbasis sumber daya alam, tetapi juga pada kemampuan menciptakan nilai tambah melalui ide dan kreativitas. Di Indonesia, ekonomi kreatif menjadi sektor strategis yang terus tumbuh pesat. Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS, 2026), kontribusi ekonomi kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional mencapai lebih dari 7%, dengan subsektor unggulan seperti kuliner, fesyen, dan kriya.

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus mendorong pengembangan sektor ini karena dinilai mampu memperkuat identitas budaya sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat daerah kota bima.

Konsep dan Karakteristik wadah kreatif, Ekonomi Kreatif STIE Expo.

Ekonomi kreatif merupakan sistem ekonomi yang berfokus pada penciptaan nilai melalui ide, talenta, dan inovasi. Menurut Howkins (2026), ekonomi kreatif mencakup kegiatan yang berasal dari kreativitas individu, keterampilan, dan bakat yang memiliki potensi ekonomi.

STIE Expo Sektor ini meliputi berbagai bidang seperti desain, musik, film, aplikasi digital, seni pertunjukan, hingga permainan daring (online games). Karakteristik utama ekonomi kreatif adalah inovatif, berbasis pengetahuan, dan berorientasi pada nilai budaya.

Mewarnai lomba Peran wadah kreatif, Ekonomi Kreatif terhadap Pembangunan Nasional STIE Expo.

Peran warnai lomba wadah kreatif, ekonomi kreatif dalam pembangunan nasional dapat dilihat dari beberapa aspek:

Peningkatan lapangan kerja. Sektor ini menyerap jutaan tenaga kerja dari kalangan muda dan pelaku usaha mikro.

Diversifikasi ekonomi. Mengurangi ketergantungan terhadap sektor primer seperti pertanian dan pertambangan.

Mewarnai lomba Peningkatan daya saing global. Produk kreatif kota bima semakin dikenal di pasar internasional, seperti batik, kuliner khas, dan animasi digital.

Pelestarian budaya lokal. Produk kreatif sering kali mengangkat nilai-nilai tradisional yang menjadi identitas bangsa.

Tantangan dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

Meskipun potensinya besar, pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia masih menghadapi sejumlah kendala:

Akses pendanaan dan permodalan yang terbatas bagi pelaku usaha kreatif.

Kurangnya pelatihan manajemen bisnis dan pemasaran digital.

Persaingan global yang menuntut inovasi berkelanjutan.

Perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI) yang masih lemah.

Oleh karena itu, mewarnai lomba diperlukan dukungan kebijakan yang komprehensif agar ekosistem ekonomi kreatif dapat tumbuh secara berkelanjutan.

STIE Expo wadah kreatif, Ekonomi kreatif merupakan salah satu motor penggerak utama dalam mewarnai lomba pembangunan nasional di era globalisasi. Mewarnai lomba Sektor ini tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga terhadap pelestarian budaya dan penciptaan lapangan kerja. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, infrastruktur digital yang kuat, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, Indonesia berpotensi menjadi pusat STIE Expo ekonomi kreatif terkemuka di kawasan Asia Tenggara.(Sekjend MDG)