Indonesia, Media Dinamika Global.id.-- Di tengah banyaknya perdebatan tentang kualitas gerakan mahasiswa hari ini, muncul satu nama yang mulai menarik perhatian publik: Fathimah Azzahra.
Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua BEM UI periode 2026 itu dikenal bukan karena teriakannya paling keras, melainkan karena argumentasinya yang berbasis data.
Beberapa pernyataannya viral di media sosial karena dinilai mampu mewakili keresahan publik dengan bahasa yang lugas dan terukur.
"Anak sekolah butuh akses, bukan cuma makanan gratis."
"Persoalan bangsa harus diselesaikan dari akarnya."
"Siapa sebenarnya yang paling kenyang dengan program Makan Bergizi Gratis?"
Kalimat-kalimat tersebut memicu diskusi luas karena menyentuh isu pendidikan, transparansi anggaran, dan kualitas kebijakan publik.
Terlepas dari setuju atau tidak dengan pandangannya, kehadiran Fathimah menunjukkan bahwa kritik tidak selalu harus disampaikan dengan kemarahan.
Kadang, data yang kuat, logika yang tajam, dan keberanian untuk bertanya justru lebih sulit dibantah daripada teriakan paling lantang.
"Menurut Anda, apakah mahasiswa hari ini masih menjadi agen perubahan atau hanya penonton kebijakan pemerintah?"
