Media Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026

Babinsa Rato Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli “Kongkow-Kongkow”, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah binaannya, Sertu Wahyudin selaku Babinsa Desa Rato, Kecamatan Lambu, melaksanakan patroli “kongkow-kongkow” pada Kamis malam (14/5/2026) sekitar pukul 20.25 WITA.

Kegiatan patroli tersebut dilakukan dengan menyambangi warga, khususnya kalangan anak muda, guna memberikan imbauan terkait pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Sertu Wahyudin mengajak para pemuda untuk menghindari perselisihan antar sesama serta terus membangun hubungan dan komunikasi yang baik di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ia juga menekankan agar masyarakat, terutama generasi muda, menjauhi berbagai kegiatan negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di Desa Rato. Patroli humanis seperti ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan warga binaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kamtibmas.

SEAAM Gelar Forum Internasional, Bahas Human Security dan Pendidikan Bahasa


Jakarta, Media Dinamika Global.id.– Southeast Asia Academic Mobility (SEAAM) terus memperkuat perannya di tingkat global melalui penyelenggaraan Southeast Asia Academic Forum for Sustainable Development (SEA-AFSID) 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua pekan, sejak akhir April hingga awal Mei 2026 ini menjadi wadah kolaborasi akademik lintas negara di kawasan Asia Tenggara.

Pada sesi pertama yang dilaksanakan secara daring, kegiatan mengangkat tema “Language Teaching, Endangered and Human Security”. Sesi ini menghadirkan Prof. Dr. Peter John Wanner, Founding President BOLT sekaligus dosen di Tohoku University, Jepang, sebagai pembicara utama, dengan I’in Irliana, M.Pd., dosen STIT Sunan Giri Bima, sebagai moderator.

Dalam pelaksanaannya, SEAAM menggandeng sejumlah perguruan tinggi sebagai mitra, di antaranya STIT Sunan Giri Bima, IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Universitas Muhammadiyah Barru, STIKES Bina Bangsa Majene, dan IAI Daar Al Uluum Asahan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik dan pertukaran pengetahuan lintas institusi.

Dalam pemaparannya, Prof. Peter menegaskan bahwa pengajaran bahasa tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan keamanan manusia (human security). Ia menyampaikan bahwa pembelajaran bahasa diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi setiap individu dalam kehidupan sosial.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa terdapat sejumlah aspek yang memengaruhi keberlangsungan hidup manusia, antara lain jaminan ekonomi, ketersediaan makanan, jaminan kesehatan, dan keamanan lingkungan. Jaminan ekonomi berkaitan dengan kesempatan kerja yang layak dan penghasilan yang adil, sementara ketersediaan makanan menekankan pentingnya akses terhadap pangan yang cukup, sehat, dan bergizi.

Selain itu, jaminan kesehatan menjadi faktor penting dalam memastikan individu mampu bertahan dari penyakit serta memiliki akses terhadap layanan medis. Sementara itu, keamanan lingkungan mencakup perlindungan dari kerusakan alam, pengendalian polusi, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

Prof. Peter juga menyoroti pentingnya keamanan pribadi, komunitas, dan politik. Keamanan pribadi mencakup perlindungan dari kekerasan dan kriminalitas, sedangkan keamanan komunitas berkaitan dengan perlindungan identitas budaya, bahasa, dan kelompok minoritas.

Adapun keamanan politik menekankan jaminan hak asasi manusia, kebebasan dari tekanan politik, serta akses yang adil terhadap pemerintahan.

Ia menegaskan bahwa manusia dapat dikatakan memiliki keamanan apabila bebas dari rasa takut, memiliki kebebasan dalam bertindak, serta dihargai martabatnya tanpa adanya diskriminasi.

Kegiatan ini turut didampingi oleh Ismail Suardi Wekke, Ph.D., yang merupakan bagian dari komite pendirian SEAAM sekaligus Komite Saintifik SEA-AFSID. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. “Atas dukungan, kerja sama, dan kontribusi dari berbagai pihak lintas institusi dan negara, kami menyampaikan terima kasih,” ujarnya.

Penyelenggaraan SEA-AFSID 2026 diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong percepatan internasionalisasi dan digitalisasi pendidikan di kawasan Asia, sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antarnegara melalui jalur akademik. Kegiatan ini melibatkan peserta dari empat negara, yakni Indonesia, Singapura, Filipina, dan Thailand.(Sekjend MDG)

Wadah Persatuan & Kebangkitan PERCASI, Turnamen Catur Kecamatan Wawo Resmi Digelar

BIMA, Mediadinamikaglobal.id – Gelaran Turnamen Catur Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kecamatan Wawo yang baru saja dibuka resmi, bukan sekadar ajang kompetisi biasa. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari keinginan kuat para pecinta catur lokal untuk bersatu sekaligus menandai kebangkitan kembali organisasi wadah catur di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Foto : Pelantikan Pengurus Percasi
Kec. Wawo oleh Camat Wawo

Penyelenggaraan turnamen ini dibuka dan diresmikan langsung oleh Camat Wawo Syarifudin Bahsyar,S.Sos yang didampingi langsung oleh Korwil Dikbudpora Kec. Wawo Ismail, S. Pd, Wakapolsek Wawo Ipda Abdul Haris, Danramil 1608-06/Wawo Kapten Inf. Armansyah, Dewan Pembina Percasi Kec. Wawo H. Kasnun Ahmad, H.M.Natsir, Jarlis M. Said, Jaidun, Ketua Percasi Wawo Abdul Muzakir, S. Adm, Waketu Adiman, M. Pd, Sekretaris Edy Irfan, ST, Syahrul Fath, Bendahara Muhammad Algazali,S.Pd, dan peserta yang hadir sebanyak 32 orang. 

Sambutan Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S. Sos mengungkapkan bahwa catur bukan sekadar permainan biasa. Ini adalah olahraga yang melatih kecerdasan, ketelitian, kesabaran, kedisiplinan, dan strategi berpikir. Semua nilai itu sangat dibutuhkan untuk membangun karakter generasi muda kita. Makanya, tujuan pengurus sangat jelas: ingin menghidupkan kembali dan memajukan olahraga catur di seluruh wilayah Wawo, menampung bakat-bakat yang selama ini ada namun belum tersalurkan, serta menjadikan ini sarana mempersatukan masyarakat antar desa. Ini juga bukti bahwa di Wawo, kita tidak hanya peduli pembangunan fisik, tapi juga pembangunan sumber daya manusia yang cerdas dan berkarakter.

"Bagi saya, dalam sebuah pertandingan, hasil menang atau kalah itu urusan belakangan, itu hal biasa. Tapi yang paling utama dan harus dijaga adalah etika, sportivitas, dan persaudaraan. Saya ingatkan kepada semua peserta: Di atas papan catur kita lawan bertanding, saling mengalahkan strategi. Tapi begitu turun dari meja, kita semua adalah saudara, sesama warga Wawo yang harus saling menghormati dan menyayangi," Harapnya. 

Foto : Danramil 1608-06/Wawo
Kapten Inf. Armansyah
vs Dewan Pembina Percasi
H. Kasnun Ahmad
hari pertama pembukaan. 

Salah satu Dewan Pembina H. Kasnun Ahmad, berharap PERCASI Kecamatan Wawo punya program berkesinambungan, terstruktur, sehingga bibit unggul yang kita temukan hari ini bisa berkembang maksimal dan kelak bisa mengharumkan nama daerah di tingkat Kabupaten maupun Provinsi.

"Untuk pengurus, Pertahankan semangat ini, tetaplah kompak, rendah hati, dan teruslah belajar. Kalian adalah garda terdepan, keberhasilan organisasi ada di tangan kalian. Kami selaku pembina akan selalu ada di belakang kalian, mendukung dan membimbing," ujarnya. 

Foto : Situasi hari kedua, pengurus sedang
 rekap poin para peserta

Sementara, Ketua Abdul Muzakir, S. Adm kerap disapa Zaky menyampaikan kegiatan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, sebagai wadah untuk menyatukan hobi dan silaturahmi antar pecinta catur, khususnya mereka yang berasal dari Kecamatan Wawo. Kedua, turnamen ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali eksistensi PERCASI Kecamatan Wawo agar kembali hadir dan berfungsi secara resmi di tengah masyarakat.

Foto : Peserta turnamen Catur

Persiapan turnamen ini ternyata sudah digagas sejak akhir tahun 2025, sekitar bulan November hingga Desember. Namun, pelaksanaannya baru bisa terwujud pada bulan Mei 2026 ini.

“Rencana turnamen ini sebenarnya sudah kita gagas sejak akhir tahun lalu. Namun saat itu wadah atau kepengurusan PERCASI Kecamatan Wawo belum terbentuk. Kami menginginkan turnamen ini benar-benar resmi dan berada di bawah naungan PERCASI Kabupaten Bima, bukan kegiatan eceran,” ungkap Zaky. Kamis (14/5/2025). 

Kemajuan signifikan baru terjadi di awal Mei 2026, ketika perwakilan panitia melakukan sowan dan meminta izin langsung kepada Ketua Umum PERCASI Kabupaten Bima yang dijabat oleh Bapak Wakil Bupati Bima.

“Alhamdulillah, saat menghadap beliau, beliau mengizinkan turnamen ini diselenggarakan di bawah bendera PERCASI Kecamatan Wawo,"ucapnya.

Berdasarkan penjelasan panitia pelaksana, kegiatan ini telah memenuhi dua poin penting utama yang menjadi landasan digelarnya acara ini, sekaligus menjadi tonggak awal pembangunan olahraga catur yang lebih maju dan terstruktur di wilayah tersebut.

Poin penting pertama yang menjadi tujuan mutlak kegiatan ini adalah sebagai wadah silaturahmi. Hal ini sejalan dengan moto dan semangat yang diusung, bahwa di atas papan catur kita bertanding, namun di luar itu kita adalah saudara.

"Poin pentingnya jelas. Yang pertama, kita ingin menjadikan ini wadah silaturahmi. Sesuai slogan kita: Kita ini adalah saudara. Pertandingan boleh ada, tapi persaudaraan dan kebersamaan antar pecinta catur harus tetap terjaga dan dipererat," tegasnya.

Poin penting kedua adalah adanya orientasi ke masa depan, yaitu peningkatan kualitas dan pembinaan berkelanjutan. Turnamen ini digagas dengan keinginan kuat agar ke depannya ada langkah nyata dalam mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki oleh para anggota dan peserta, sehingga bakat-bakat catur di Kecamatan Wawo tidak hanya muncul, tetapi terasah dan berkembang maksimal.

"Keinginan kita jelas, ke depan harus ada peningkatan, harus ada pembinaan. Kami ingin terus berupaya mengembangkan potensi-potensi anggota kita untuk waktu yang akan datang. Jadi kegiatan ini bukan titik akhir, melainkan langkah awal dari proses panjang pembinaan atlet," tambahnya.

Menariknya, pelaksanaan turnamen kali ini dijadikan oleh kepengurusan baru PERCASI Wawo sebagai ajang pembelajaran dan uji coba kemampuan organisasi. Sebab, turnamen ini digagas sebagai bentuk latihan dan tahapan belajar bagi struktur kepengurusan kecamatan, mulai dari penyusunan konsep hingga pelaksanaan teknis kepanitiaan.

Oleh karena itu, keberhasilan kegiatan ini menjadi tolak ukur utama rencana kerja ke depan. Panitia menegaskan, jika gelaran perdana ini berjalan sukses, mereka sudah berkomitmen penuh dan bersiap diri untuk menggelar acara yang jauh lebih besar skalanya.

"Kita sangat berpatokan pada hasil turnamen awal ini. Kita belajar menjadi panitia, belajar mengatur organisasi. Sekiranya ini sukses, kami sudah pasti akan menggelar event yang lebih besar lagi. Bahkan kami berencana mengadakannya setiap tahun, tentu saja dengan menyesuaikan jadwal agar tidak berbenturan dengan kegiatan rekan-rekan di kecamatan lain yang juga ingin menggagas hal serupa," Jelasnya.

Antusiasme masyarakat menjadi pendorong utama keberanian panitia untuk merencanakan skala yang lebih luas. Padahal pada awalnya, turnamen ini hanya ditujukan untuk peserta dari tiga wilayah saja: Kecamatan Wawo, Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu. Namun ternyata, permintaan masuk dari berbagai daerah lain, mulai dari Kota Bima, Ambalawi, hingga wilayah Bagian Barat, meminta agar kegiatan ini dibuka secara lebih luas hingga tingkat Kabupaten/Kota.

"Animo masyarakat pencinta catur sebenarnya cukup tinggi. Buktinya, meski awalnya kita batasi, banyak rekan-rekan dari luar wilayah yang meminta ikut. Namun kita kembali ke niat awal: kita belajar dulu, kita bangun kekuatan internal dulu. Nanti jika sudah mantap, skala lebih luas pasti akan kita buka," Imbuhnya.

Di akhir penjelasannya, panitia menyampaikan pesan dan harapan terbesar dari terselenggaranya kegiatan ini. Kehadiran para peserta diharapkan tidak sekadar mengikuti lomba, melainkan mampu menampilkan kemampuan terbaik sehingga masuk ke dalam daftar pemantauan atau perhatian PERCASI Kabupaten Bima. Tujuannya adalah agar atlet-atlet Wawo nantinya bisa dipanggil untuk mengikuti kejuaraan-kejuaraan pada level yang lebih tinggi.

"Harapan kami sederhana tapi besar: Semoga teman-teman yang mengikuti turnamen ini bisa masuk ke daftar yang dilirik oleh pengurus PERCASI Kabupaten Bima. Sehingga nanti mereka bisa dikirim dan mengikuti kejuaraan-kejuaraan tingkat yang lebih tinggi. Selain itu, kami berharap lahirnya bibit-bibit unggul baru, mulai dari kategori pelajar hingga umum, yang kelak bisa mengharumkan nama daerah," pungkasnya.

Di sisi lain sekretaris, Edy Irfan, ST kegiatan turnament ini disponsori penuh oleh Yayasan Uma Lengge Nggusu Waru, PT. Roci Karawi Sama, Toko Harumi (HRM), Asrarudin tax consultant, dan YLPR. Sekaligus pelantikan pengurus Percasi Kecamatan Wawo dan penyelenggaraan turnamen catur Kecamatan Wawo. 

Dengan bekal semangat persaudaraan, niat belajar, dan antusiasme masyarakat yang tinggi, PERCASI Kecamatan Wawo optimis akan terus tumbuh menjadi kekuatan baru yang disegani dalam kancah olahraga catur di Kabupaten Bima.(MDG05)  

Pantai Wisata Lariti Siap Cetak Sejarah: Akan Hadiah Istimewa Internet Gratis Pada Agustus 2026

 


NTB, 14 Mei 2026 – Sebuah kabar gembira yang luar biasa dan menyita perhatian baru saja terungkap, membawa angin segar sekaligus harapan besar bagi seluruh masyarakat dan pengunjung Pantai Wisata Lariti. Destinasi indah yang menjadi kebanggaan daerah ini sebentar lagi akan mendapatkan sentuhan istimewa dari Dinas Pariwisata, berupa fasilitas akses internet gratis yang direncanakan resmi terpasang dan beroperasi pada Agustus 2026 mendatang. Langkah ini bukan sekadar peningkatan fasilitas biasa, melainkan sebuah terobosan hebat yang akan mengubah wajah pariwisata setempat menjadi jauh lebih modern dan ramah bagi semua kalangan.

 Berita istimewa ini pertama kali dibeberkan oleh Bapak Safrudin, tokoh masyarakat yang dikenal sangat peduli dan aktif menjaga kelestarian lingkungan serta kemajuan kawasan wisata Lariti. Kini, Bapak Safrudin juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPC Partai Gerindra, dan dalam perjumpaan tak terduga yang penuh makna, ia berbagi kabar ini kepada sahabat masa kecilnya yang baru saja bertemu kembali setelah sekian lama terpisah. Sosok sahabat tersebut tidak lain adalah Bapak Evinhidayat Lutfin Adam LA, tokoh penting yang memegang dua peran strategis: Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi sekaligus Wakil Ketua Provinsi Nusa Tenggara Barat dari Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia.

 Pertemuan akrab yang penuh kehangatan itu menjadi momen bersejarah, di mana informasi besar ini terungkap secara langsung. Bapak Safrudin menjelaskan bahwa fasilitas internet gratis ini adalah wujud nyata perhatian dan komitmen pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata, untuk memudahkan siapa saja yang datang ke sana—baik warga lokal, pelaku usaha, maupun wisatawan dari luar daerah—tetap terhubung dengan dunia luar tanpa hambatan. Kehadiran jaringan ini diproyeksikan akan mendongkrak popularitas Pantai Lariti, memudahkan promosi wisata, mendukung kegiatan ekonomi masyarakat sekitar, sekaligus memberikan kenyamanan luar biasa bagi setiap pengunjung.

 Bapak Evinhidayat Lutfin Adam LA pun menyambut rencana ini dengan antusiasme tinggi dan kekaguman. Menurutnya, langkah ini adalah gebrakan cerdas yang menyatukan kemajuan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat. “Ini adalah kabar fantastik! Hadiah ini bukan sekadar fasilitas tambahan, tapi jembatan emas yang membuka peluang tak terbatas bagi warga Lariti. Akses informasi yang lancar akan membuat potensi wisata kita makin bersinar, dan tentu saja harus dikelola dengan baik, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi semua konsumen serta masyarakat luas,” ujarnya dengan penuh semangat.

 Rencana pemasangan yang dijadwalkan pada Agustus 2026 ini kini menjadi penantian yang paling dinanti-nantikan. Pantai Wisata Lariti yang sudah mempesona dengan keindahan alamnya, sebentar lagi akan semakin lengkap dan berkilau dengan kemudahan teknologi ini. Sebuah langkah maju yang membuktikan bahwa pariwisata dan kesejahteraan masyarakat bisa berjalan beriringan, menciptakan masa depan gemilang bagi kawasan ini dan seluruh warga Nusa Tenggara Barat. By team MDG.

Rabu, 13 Mei 2026

Jamin Keamanan Malam Kenaikan Isa Al-Masih, Detasemen Gegana Satbrimob Polda Lampung Gelar Patroli Dialogis.


Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Lampung melaksanakan kegiatan patroli dialogis guna mengamankan rangkaian ibadah malam Kenaikan Isa Al-Masih, Langkah proaktif ini dilakukan untuk memastikan situasi Kamtibmas di wilayah Kota Bandar Lampung tetap kondusif serta memberikan rasa tenang bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah, Rabu 13 April 2026.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 19.30 WIB ini dipimpin oleh Katim Patroli dengan menyasar sejumlah titik strategis dan pusat keramaian. Personel menyisir berbagai lokasi penting, di antaranya kawasan Polsek Teluk Betung Utara, Polsek Bumi Waras, Taman Kota Bandar Lampung (TKB), hingga Pos Polisi Bambu Kuning. Kehadiran Brimob di tengah masyarakat bertujuan untuk memantau situasi secara langsung serta meminimalisir potensi gangguan keamanan.

Selain menyasar kantor kepolisian sektor dan pusat kota, rute patroli juga mencakup wilayah Tanjung Karang Timur, Perumahan Gunung Camang, Pasar Tugu, kawasan Lungsir, hingga Pasar Cimeng. Dalam pelaksanaannya, tim patroli mengedepankan pendekatan dialogis dengan menjalin komunikasi bersama warga dan petugas keamanan setempat guna memastikan koordinasi di lapangan berjalan maksimal selama malam peringatan hari besar keagamaan tersebut.

Danden Gegana Satbrimob Polda Lampung Kompol Dr. Moch Sonep dalam keterangannya menyampaikan bahwa patroli ini merupakan bagian dari tugas rutin yang ditingkatkan untuk memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pihaknya menegaskan bahwa setiap personel telah diinstruksikan untuk selalu sigap dan waspada dalam menjaga kerukunan serta toleransi antarumat beragama di wilayah Lampung.

Dansat Brimob Kombes Pol Yustanto mengatakan bahwa rangkaian kegiatan patroli dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya kendala berarti.

Melalui upaya pengamanan yang terukur ini, diharapkan stabilitas keamanan wilayah dapat terus terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas ibadah dengan khidmat, selaras dengan semangat pengabdian Brimob untuk nusa dan bangsa. Tambahnya. (Fe/Red) 

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Waspada Bahaya Kebakaran


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Personel Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) di desa binaan masing-masing pada Kamis (14/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Serka Khaeruddin Babinsa Buncu-Sape

Pada pukul 08.30 WITA, Serka Khaeruddin selaku Babinsa Desa Buncu melaksanakan Komsos bersama warga binaannya. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar selalu menjaga situasi kamtibmas demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia juga mengingatkan para orang tua agar terus mengawasi dan membina anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Selain itu, warga diminta untuk tidak main hakim sendiri apabila terjadi permasalahan dan segera melaporkannya kepada aparat berwenang.

Serma Nasrudin Babinsa Jia-Sape

Selanjutnya, pada pukul 09.00 WITA, Serma Nasrudin selaku Babinsa Desa Jia, Kecamatan Sape, melaksanakan Komsos dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan. Ia juga mengajak warga menjauhi barang-barang terlarang seperti minuman keras, narkoba, dan sejenisnya. Masyarakat kembali diingatkan agar menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Sertu Wahyudin Babinsa Desa Rato-Lambu

Sementara itu, pada pukul 09.30 WITA, Sertu Wahyudin, Babinsa Desa Rato, melaksanakan Komsos bersama warga binaannya dengan fokus pada kewaspadaan terhadap potensi kebakaran saat peralihan musim hujan ke musim kemarau. Ia mengingatkan warga untuk selalu berhati-hati terhadap barang-barang yang mudah terbakar maupun instalasi listrik yang rawan korsleting.

“Pastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan, terutama peralatan listrik dan benda yang mudah memicu kebakaran,” pesannya kepada warga.

Serka Bambang Babinsa Lambu

Di tempat terpisah, pada pukul 10.00 WITA, Serka Bambang selaku Babinsa Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, juga melaksanakan Komsos dengan masyarakat desa binaan. Dalam arahannya, ia mengajak warga untuk menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, termasuk tindakan main hakim sendiri yang bertentangan dengan hukum.

Babinsa menekankan pentingnya sikap bijak dalam bertindak agar masyarakat dapat terhindar dari berbagai persoalan yang tidak diinginkan serta tercipta lingkungan yang aman dan kondusif.

Kegiatan Komsos yang dilaksanakan para Babinsa tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.(Team.MDG.03)

Silaturahim & Kepercayaan: Transparansi Kepala Sekolah SMAN 1 Lambu Curi Perhatian Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi

BIMA MEDIA DINAMIKA GLOBAL, 13


Mei 2026 – Suasana hangat dan penuh kepercayaan menyelimuti ruang guru SMAN 1 Lambu, saat tim Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) melakukan silaturahim resmi pada pukul 10.32 Wita hari ini. Kedatangan tim ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan langkah konfirmasi serta dialog terkait pengelolaan pembangunan fasilitas olahraga dan administrasi sekolah.

 Kedatangan tim langsung disambut oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Lambu, Bapak Muhammad Ali, SE., yang dengan ramah menyapa rombongan meski sedang ada perbaikan dan pembongkaran di ruang kantornya. Tanpa ragu dan tanpa rahasia, Bapak Muhammad Ali segera mempersilakan tim duduk dan membuka seluruh catatan, dokumen, serta data rinci terkait segala hal yang berjalan di sekolah yang beliau pimpin.

 Fokus utama pembahasan tertuju pada pembangunan lapangan voli. Diketahui, pembangunan lapangan voli putri telah lebih dulu diselesaikan, sementara pembangunan lapangan voli putra sedang dalam proses pengerjaan. Di hadapan tim L-KPK, Bapak Muhammad Ali menjelaskan rincian tahapan pekerjaan, penggunaan anggaran, hingga kendala yang dihadapi—semuanya disampaikan dengan bahasa yang jelas, terbuka, dan apa adanya. Beliau bahkan menunjukkan bukti fisik laporan, foto progres pekerjaan, hingga arsip administrasi yang tertata rapi dan lengkap.

 Ketulusan dan keterbukaan yang ditunjukkan Bapak Muhammad Ali menyentuh hati seluruh anggota tim. Di tengah banyaknya sorotan dan kekhawatiran terkait pengelolaan dana publik, sosok beliau hadir sebagai bukti nyata bahwa kepemimpinan yang jujur dan transparan masih ada dan tumbuh subur di lingkungan pendidikan. Beliau tidak menutupi apa pun, justru mengundang tim untuk memeriksa, menanyakan, dan memverifikasi setiap rincian yang ada.

 “Kami sangat tersentuh dan mengapresiasi besar kinerja Bapak Muhammad Ali, SE.,” ungkap perwakilan tim L-KPK. “Beliau tidak hanya memimpin sekolah dengan baik, tetapi juga mengelola setiap aset, anggaran, dan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab, seolah-olah ini adalah milik keluarga sendiri. Semua data ditunjukkan tanpa ada yang disembunyikan. Ini adalah teladan indah bagaimana seorang pemimpin harus bekerja—jujur, bersih, dan terbuka untuk diawasi.”

 Bagi Bapak Muhammad Ali, apa yang ia lakukan adalah hal yang wajar. “Segala sesuatu yang dikelola dari dana publik harus jelas, harus bisa dipertanggungjawabkan, dan harus terbuka bagi siapa saja yang ingin mengetahuinya. Demi kemajuan sekolah dan kenyamanan siswa, kepercayaan adalah modal utama yang harus kami jaga,” ujarnya dengan senyum tulus.

 Pertemuan itu berakhir dengan rasa haru dan bangga. Tim L-KPK meninggalkan SMAN 1 Lambu bukan hanya membawa catatan hasil kunjungan, tetapi juga membawa pesan berharga: bahwa kejujuran dan transparansi adalah kekuatan terbesar yang bisa membangun masa depan pendidikan yang lebih baik. Sosok Bapak Muhammad Ali, SE., kini menjadi inspirasi—bahwa pemimpin yang bersih dan terbuka adalah anugerah besar bagi dunia pendidikan dan masyarakat sekitar.

Gaji P3K Kabupaten Bima Mulai Dicairkan, Segini Besarannya!


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Pemerintah Kabupaten Bima resmi mulai mencairkan gaji bagi ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K/PPPK) paruh waktu tahun anggaran 2026, mulai Rabu (13/5/2026). Pembayaran ini mencakup rapelan gaji sejak Januari 2026, setelah sebelumnya sempat tertunda akibat penyelesaian administrasi dan penyusunan kontrak kerja.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Bima, Suryadin, mengonfirmasi pencairan tersebut. Ia menjelaskan pembayaran dilakukan bertahap, dengan prioritas utama pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tugasnya langsung bersentuhan dengan kebutuhan dasar masyarakat. Instansi yang sudah menerima pembayaran antara lain Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pemadam Kebakaran, sementara dinas lain termasuk pendidikan dan kesehatan akan menyusul dalam 3–5 hari ke depan setelah data dan dokumen dinyatakan lengkap.

“Anggaran sebesar Rp 63 miliar sudah tersedia dan masuk dalam APBD 2026, tidak ada kendala dana. Keterlambatan hanya soal administrasi, sekarang sudah selesai dan kami pastikan semua P3K akan menerima haknya tanpa ada yang tertinggal,” tegas Suryadin.

Besaran gaji yang dibayarkan sesuai aturan: Tenaga Penunjang Utama (TPU) menerima Rp. 700.000 per bulan, sedangkan tenaga non-TPU sebesar Rp. 300.000 per bulan. Semua pembayaran disetorkan langsung ke rekening masing-masing pegawai melalui Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Barat.

Salah satu P3K di Dinas Lingkungan Hidup mengaku lega setelah uang gaji masuk pagi ini. “Sudah hampir 4 bulan menunggu, sangat membantu kebutuhan sehari-hari. Terima kasih Pemkab Bima yang akhirnya menuntaskan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Kabupaten Bima menambahkan, proses pencairan berjalan lancar dan seluruh tunjangan yang melekat juga akan dibayarkan bersamaan dengan gaji pokok. Ia mengimbau seluruh P3K yang belum menerima agar bersabar, karena hanya menunggu jadwal giliran verifikasi dari instansi masing-masing.

DPRD Kabupaten Bima sebelumnya juga menegaskan agar tidak ada penundaan lagi, mengingat hak pegawai adalah prioritas utama pelayanan publik. “Sekarang sudah terbayar, ini langkah tepat. Kami akan terus awasi agar proses selanjutnya berjalan tepat waktu,” ujar Ketua Komisi I DPRD Bima, Supardin.

Pemkab Bima berkomitmen mulai bulan Juni 2026 pembayaran gaji P3K akan berjalan rutin setiap awal bulan, sesuai jadwal seperti ASN lainnya. (Tim)

Integritas Jaksa Penuntut Umum Kembali Jadi Sorotan Setelah Tuntut 1 Tahun Kasus Penganiayaan


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Kasus Penganiayaan 3 Korban di Bima Picu Kemarahan, Jaksa Tuntut Terdakwa Hanya 1 Tahun. Dalam persidangan kasus dugaan penganiayaan berat terhadap tiga orang korban di antaranya dua orang anak di bawah umur, setelah membacakan surat sebagai administrasi perkara oleh jaksa penuntut umum. Seperti dikutip dari Media bumigora.com

Menyampaikan tuntutan kepada majelis hakim 1 tahun dan kemudian menanyakan pada terdakwa terduga pelaku seorang ibu rumah tangga (IRT) apakah terdakwa keberatan atas tuntutan nya, ucap salah satu oknum jaksa saat sidang berlangsung singkat di pengadilan negeri raba bima pada Selasa tanggal 12 mei 2026.

Pantauan Sejumlah media online saat persidangan, terlihat hanya 1 orang yang disidangkan. Menjadi sorotan publik tidak sesuai dengan yang dilaporkan oleh pihak keluarga dan ayah kandung ketiga korban, terduga pelaku merupakan 2 (dua orang) adalah ibu dan anaknya berinisial (SD) perempuan dan (AA) perempuan. 

Adapun pihak keluarga melakukan keberatan kepada Majelis Hakim PN Raba Bima. Ada apa dan kenapa disidangkan, cuman 1. Sedangkan terduga pelaku jumlah 2 orang, tuntutan jaksa penuntut umum 1 tahun. Hakimpun begitu cepat merespon. ” Ini baru tuntutan belum sidang putusan," ungkap Majelis Hakim.

Saat diwawancarai wartawan, “Safruddin”. Ayah kandung tiga korban tersebut, menyampaikan. Kami sekeluarga sangat kecewa atas proses hukum yang menuntut ringan dan patut diduga menghilangkan satu orang terduga pelaku sampai tidak di persidangkan.

Oleh karena demikian, kami sekeluarga menuntut keadilan meminta dengan segala sesuatu. Untuk mempertimbangkan dan tidak mengurangi rasa hormatnya Majelis Hakim, memberikan putusan kepada kedua orang Terduga Pelaku agar memberatkan hukumnya sesuai amal perbuatan, mengingat korban sejumlah tiga orang atas Nama 1. Fahkriaty lahir pada tanggal (03-07-2006) 2. Suharni (23-06-2008) 3. Firmansyah (17-08-2014)," ungkap Ayah Kandung Ketiga Korban, Desa Tangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Setelah keluar ruangan persidangan, ayah 3 orang korban. Sempat mengamuk dan mencecar pada salah satu Oknum Lawyer sebagai kuasa hukumnya. Setelah mendengar tuntutan jaksa, mempertanyakan. Kemana saja selama ini, apakah dari awal proses tidak menanyakan kepada pihak penyidik Polres Bima dan kejaksaan negeri raba bima kenapa 1 orang terduga pelaku hilang ditengah proses hukum hingga sedang berjalannya persidangan tidak terlihat.

Kemarahan ayah korban kepada oknum Lawyer tersebut, selama persidangan tidak pernah dia hadir atau melakukan konsultasi dan koordinasi. Kami sudah membayarkan jasanya untuk mendampingi selama proses sampai pelaku itu masuk penjara, kita sesama manusia saling menghargai satu sama lainnya.

Aktivis kemanusiaan Ipul Timur memberikan pandangan, mengatakan bahwa ini merupakan perbuatan biadab dalam rangka melakukan dugaan kekerasan fisik terhadap anak.

Kini Menjadi Sorotan Publik yang serius, jika memang mengacu pada pasal 80 ayat 2. Terkait Kekerasan fisik terhadap anak dibawah umur, menyebabkan luka berat ancaman 5 sampai 15 tahun penjara dengan denda 3 Miliar. Semoga dengan senantiasa para majelis hakim yang mulia memberikan atau menjatuhkan hukuman di atas 10 tahun penjara dalam putusannya Amin Ya Rabbal Alamin. Ungkap singkat Ipul Timur.(Team).

Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Bima Dikebut, Tekankan Percepatan Fisik

BIMA,Mediadinamikaglobal.id - Guna mempercepat pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di seluruh kecamatan, Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Koperasi dan UKM menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Rabu (13/05/26) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Pertemuan strategis ini difokuskan pada peningkatan produktivitas, nilai tambah, akses pasar, pembiayaan, hingga restrukturisasi usaha koperasi di wilayah Kabupaten Bima.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Afifudin, SE., MM., menyoroti urgensi kesiapan infrastruktur sebagai fondasi penguatan ekonomi desa.

"Berdasarkan laporan perkembangan dari total 191 lokasi rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, data menunjukkan sebaran progres sebagai berikut: 81 Lokasi Sedang dalam proses pembangunan fisik. 96 Desa Lahan sudah tersedia, namun belum memulai proses konstruksi. 19 Lokasi Belum memiliki lahan pembangunan. 76 Lokasi Masuk dalam kategori pengawasan/perhatian khusus."

‎Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi, Muhammad Tohir, SE., mengungkapkan bahwa dari 81 lokasi yang tengah berjalan, baru 4 desa yang progres pembangunannya telah mencapai 100 persen.

‎"Untuk 19 desa yang belum memiliki lokasi, kendala utama yang dihadapi adalah masalah pembebasan lahan. Ini menjadi prioritas yang harus segera diselesaikan," ujar Muhammad Tohir dalam laporannya.

‎Dalam arahannya, Afifudin menekankan kepada Tim Teknis agar memberikan atensi penuh pada percepatan pembangunan fisik, mulai dari gerai, pergudangan, hingga kelengkapan fasilitas pendukung lainnya. Menurutnya, penataan manajemen dan standarisasi koperasi tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan infrastruktur yang mumpuni.

“Tim teknis harus bergerak cepat memastikan pembangunan fisik gerai dan gudang berjalan sesuai jadwal. Koordinasi antar-lini adalah kunci agar hambatan di lapangan, terutama soal lahan, bisa segera teratasi,” tegas Afifudin.

‎Guna memastikan program ini berjalan komprehensif, Rakor ini juga melibatkan berbagai instansi terkait. Kehadiran perwakilan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bima, Bidang Aset BPKAD, Dinas Pertanian, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bima, hingga Bagian Hukum Setda menunjukkan bahwa pembangunan Koperasi Desa Merah Putih merupakan kerja kolaboratif lintas sektor untuk memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat Bima (MDG05)