Media Dinamika Global

Minggu, 10 Mei 2026

Serka Adhar Bersama Anggota Lainnya, Gelar Patroli Cipta Kondisi, Tekan Pentingnya Kamtibmas.


Kita Bima. Media Dinamika Global.id. Anggota Koramil 1608-01/Rasanae, melaksanakan apel pengecekan yang di pimpin oleh Babinsa Lewirato Serka Adhar bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Minggu, (10/05/26)

Adapun personil yang terlibat apel sekaligus melaksanakan patroli, Babinsa Lewirato Serka Adhar dan 6 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae.

Apel tersebut dalam rangka persiapan pelaksanakan patroli Cipta Kondisi di Wilayah 

Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae Kota Bima, guna mengantisipasi gangguan Kamtibmas dan menjaga terjadinya tindakan-tindakan yang mengandung unsur kriminal di tengah masyarakat.

Adapun sasaran patroli yang dilakukan anggota Koramil 1608-01/Rasanae adalah.

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabadompu timur 

3. Kelurahan Rabadompu Barat 

4. Kelurahan Manggemaci.

5. Kelurahan Paruga 

6. Kelurahan Dara

Usai melaksanakan Apel pengecekan, Pukul 20.55 Wita personil patroli melaksanakan patroli keliling Star dari Kel Kumbe menuju sepanjang jln Sukarno Hatta dengan menggunakan Roda dua.

Kemudian Pukul 21.00 Wita Anggota patroli menghimbau kepada masyarakat terutama anak anak remaja untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan Salah satu bentuknya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan kebisingan, mengganggu kenyamanan warga, serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.


Lanjut pada Pukul 21.05 Wita Anggota patroli melaksanakan pemeriksaan salah Satu warga yg menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot, Diharapkan kepda masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Setelah beberapa kegiatan dilaksanakan, sekitar Pukul 21,10 wita' Anggota patroli tiba di kantor Koramil 01 Rasanae, dan kegiatan patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman,tertib dan lancar. (Tim MDG/Kiramil-01)

SPPG Bima Sape Naru UD.Lilis Sajikan Menu Sehat dan Bergizi untuk Awali Pekan


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, SPPG Bima Sape Naru melalui UD. Lilis kembali menghadirkan sajian makanan sehat dan bergizi bagi masyarakat pada Senin (11/5/2026). Menu yang disiapkan kali ini terdiri dari nasi putih, sop ayam, capcay udang, tempe kecap, serta buah pisang sebagai pelengkap nutrisi.

Kombinasi menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang dengan perpaduan karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran, dan buah-buahan. Sop ayam memberikan asupan protein dan kuah hangat yang menyegarkan, sementara capcay udang menghadirkan berbagai sayuran yang kaya vitamin dan mineral.


Selain itu, tempe kecap menjadi sumber protein nabati yang lezat dan bergizi. Kehadiran buah pisang sebagai pencuci mulut juga menambah kandungan serat dan energi alami bagi para penerima manfaat.

Pihak SPPG Bima Sape Naru berharap menu yang disajikan setiap hari dapat membantu meningkatkan pola makan sehat serta mendukung kebutuhan gizi masyarakat secara optimal.(Team.MDG.03)

Dua Bersaudara di Dusun Ngaro, Desa Pandai Tebas Korban Hingga Tewas


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.– Seorang warga, almarhum Supardin (38), dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban pembacokan menggunakan parang di Dusun Ngaro, Desa Pandai, Kabupaten Bima, Minggu (10/5/2026) usai waktu Asar atau sekita pukul 16.15 WITA.

Berdasarkan keterangan warga, korban saat itu berada di dekat kandang kuda yang tak jauh dari tempat tinggalnya. Tiba-tiba pelaku, dua bersaudara asal warga Desa Pandai Fadil Dan Anasrulah, mendatangi korban dan membacoknya hingga mengalami luka parah di wajah, mata keluar, dan meninggal di tempat.

““Kami sangat tidak rela kepergian saudara kami yang mencari nafkah untuk keluarga kecilnya harus berakhir tragis seperti ini,” ujar Aco, sepupu korban dari Kelurahan Penaraga, Kota Bima, Minggu (10/5/2026).

Dari penuturan Istri korban, Khadijah, Aco mengatakan, di tengah terlihat histeris dan berduka. Khadijah menuturkan kuat dugaan kedua pelaku  sudah tak sanggup mendengar sendirian yang selalu disampaikan korban kepada kedua pelaku.

"Pelaku sering diingatkan oleh korban agar jangan nakal dengan nada-nada sindiran.  Karena memang kepribadian almarhum orangnya periang dan gampang berkomunikasi dengan banyak orang," Kisah Aco yang mengutip cerita dari istri korban. 

"Mungkin pelaku yang sering disinggung perbuatan negatifnya dan merasa terancam serta risih. Keduanya langsung memutuskan untuk mengakhiri korban tanpa rasa menyesal," sambung Aco.

Saat ini, lanjut Aco, pihak Keluarga di Penaraga masih menunggu jenazah korban yang akan dikebumikan Senin (11/5/2026) besok di Perkuburan Kelurahan Penaraga. 

"Korban juga punya Facebook. Nama Facebooknya, Phan Mbojo," tutur Aco. 

Diketahui, pihak Kepolisian telah mengamankan kedua pelaku dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu Kasat Reskrim Poles Bima AKP Malik yang dikonfirmasi terkait kronologis kasus ini mengarahkan untuk untuk mengkonfirmasi ke pihak humas Polres Bima untuk kepentingan pemberitaan ini.(Herys Ncihi)

Terungkap Setelah Hamil, Anak Dibawah Umur di Pekat Jadi Korban Aksi Bejat

Terduga Pelaku Diringkus Polsek Pekat, (Ist/Surya)

Dompu, Media Dinamika Global — Kepolisian Sektor Pekat bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana cabul dan pemerkosaan terhadap seorang anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Desa Calabai, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.

Kapolsek Pekat melalui laporan resminya menyampaikan bahwa pada Minggu (10/05/2026) sekitar pukul 09.30 WITA, seorang korban perempuan bernama samaran Bunga (16), pelajar asal Desa Calabai, didampingi pihak keluarga mendatangi Mapolsek Pekat untuk melaporkan dugaan tindak pidana cabul dan pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh seorang pria berinisial A (41), seorang petani asal Desa Calabai, Kecamatan Pekat.

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa pertama terjadi sekitar bulan Desember 2025 saat korban berada seorang diri di rumahnya. Terduga pelaku diduga masuk ke kamar korban dan melakukan pemerkosaan disertai ancaman pembunuhan terhadap korban dan keluarganya apabila kejadian tersebut diceritakan kepada orang lain.

Korban kembali mengalami kejadian serupa pada Januari 2026 di lokasi yang sama. Karena takut atas ancaman yang diterimanya, korban memilih menyembunyikan peristiwa tersebut dari pihak keluarga.

Kasus tersebut akhirnya terungkap setelah keluarga mencurigai perubahan kondisi fisik korban. Setelah didesak dan ditanya oleh keluarganya, korban mengaku tengah hamil akibat perbuatan yang diduga dilakukan pelaku sebanyak dua kali.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Ps. Kanit Reskrim Polsek Pekat AIPTU Supriadin langsung mengarahkan korban bersama keluarga untuk membuat laporan resmi di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Dompu guna penanganan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Tidak berselang lama, sekitar pukul 11.00 WITA, anggota Polsek Pekat bergerak melakukan pencarian terhadap terduga pelaku. Terduga pelaku akhirnya berhasil diamankan dan dibawa ke Mako Polsek Pekat guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Pekat IPTU Jubaidin menyampaikan bahwa pihaknya akan menangani kasus tersebut secara profesional dan maksimal serta terus melakukan langkah-langkah antisipasi guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Kami telah mengamankan terduga pelaku untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk potensi tindakan main hakim sendiri dari pihak keluarga maupun masyarakat. Saat ini proses hukum terus berjalan dan kami mengimbau seluruh pihak agar mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak Kepolisian,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menegaskan bahwa Polres Dompu berkomitmen memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak serta menindak tegas setiap bentuk tindak pidana kekerasan seksual.

“Kami memastikan bahwa penanganan perkara ini dilakukan secara serius, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Korban juga akan mendapatkan pendampingan dalam proses penanganannya. Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi kamtibmas dan tidak melakukan tindakan di luar hukum,” ungkap IPTU Nyoman.

Saat ini perkara tersebut telah dilimpahkan penanganannya ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Dompu untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Redaksi |

Mayat Lelaki ditemukan di Jatiwangi, Ibu Korban dan Keluarganya Histeris


Kota Bima. Media Dinamika Global.Id.– Minggu, 10 Mei 2026, sekitar pukul 17.30 WITA, warga Lingkungan Gindi, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki di atas tanah. Seperti dikutip dari Media Metromini

Korban, diketahui bernama Muhammad Rangga, 18 tahun, warga Lingkungan Mekar Baru, Kelurahan Ule, Kec. Asakota, ditemukan dalam kondisi terbujur kaku.

Penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Menurut warga setempat, Syafrudin, korban pertama kali terlihat oleh beberapa anak yang sedang bermain di sekitar lokasi.

"Anak-anak tersebut langsung memberitahukan kejadian penemuan mayat ini kepada warga dan dilaporkan ke aparat keamanan," ungkapnya.

Sekitar pukul 17.55 WITA, Tim Inafis Polres Bima Kota bersama pihak keluarga tiba di TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. 

Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulance ke RSUD Kabupaten Bima untuk dilakukan autopsi.

Situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif pada pukul 18.25 WITA. Diperkirakan korban meninggal dunia sekitar pukul 05.00 WITA pada hari yang sama. 

Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian dan mengumpulkan keterangan dari keluarga serta warga setempat.

Menurut keterangan keluarga, korban tidak pulang sejak malam sebelumnya, sehingga pihak keluarga sempat mencarinya ke teman-temannya namun tidak ada yang mengetahui keberadaannya hingga ditemukan tewas di lokasi.(Team)

Jekson Kapisa Desak Kapolri Tindak Oknum Diduga Bekap Tambang Ilegal Wasirawi


Papua Barat, Media Dinamika Global – Ketua Pilar Pemuda Rakyat (PlDAR) Papua Barat, Jekson Kapisa, menyoroti kembali aktivitas tambang ilegal di wilayah Wasirawi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, yang diduga masih terus beroperasi meski sebelumnya telah disepakati untuk dihentikan.

Sorotan itu mencuat setelah banjir besar yang terjadi pada 4 Mei 2026 dilaporkan menelan korban jiwa serta menyeret alat berat di lokasi tambang. Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah beredarnya video dan foto derasnya arus banjir Wasirawi yang menghantam area tambang rakyat tersebut.

Dalam keterangannya kepada awak media, Minggu (10/05/2026), Jekson Kapisa mengaku menyesalkan tragedi tersebut dan mempertanyakan lemahnya penegakan hukum terhadap aktivitas tambang ilegal di kawasan itu.

“Tambang ilegal tersebut menelan korban, padahal Polda Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten Manokwari sudah sepakat bahwa tambang ilegal Wasirawi dihentikan. Ada dugaan keras alat berat yang masih beroperasi di tambang rakyat Wasirawi sampai saat ini mendapat bekapan (back-up) aparat penegak hukum berpangkat bunga dan bintang, sehingga pelaku tambang tidak takut dan kebal hukum,” tegas Jekson Kapisa.

Ia juga mendesak Komisi XII DPR RI perwakilan Papua Barat agar tidak tinggal diam melihat persoalan tersebut. Menurutnya, investigasi lapangan harus segera dilakukan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga bermain di balik aktivitas tambang ilegal itu.

“Kami meminta kepada Komisi XII DPR RI Perwakilan Papua Barat jangan diam atas persoalan tersebut. Setelah mengambil langkah dan investigasi ke lokasi tambang rakyat Wasirawi, apabila ada oknum aparat yang terlibat segera diproses sesuai undang-undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Jekson menegaskan bahwa aktivitas tambang tersebut dinilai telah melanggar kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Manokwari, MRP Papua Barat, dan Polda Papua Barat yang sebelumnya dilakukan pada Jumat, 3 Oktober 2025, di Sasana Karya Kantor Bupati Manokwari.

Tak hanya itu, Ketua PlDAR Papua Barat itu juga meminta Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk turun tangan menindak tegas jika ditemukan adanya keterlibatan aparat kepolisian dalam praktik tambang ilegal tersebut.

“Kami meminta kepada Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, apabila ada aparat kepolisian yang terlibat agar segera diberikan sanksi sesuai kode etik dan undang-undang kepolisian, sehingga kepercayaan rakyat terhadap institusi kepolisian tetap terjaga. Jangan sampai ulah oknum mencederai kepercayaan rakyat kepada kepolisian yang selama ini sudah terjaga dengan baik,” pungkasnya.

Redaksi |

Sabtu, 09 Mei 2026

Gaji PW di Kabupaten Bima Dibayar Bulan Ini, BPKAD Pastikan Anggaran Sudah Dialokasikan


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Gaji PW di Kabupaten Bima Dibayar Bulan Ini, BPKAD Pastikan Anggaran Sudah Dialokasikan. Skema Penggajian PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bima, BPKAD Pastikan Anggaran Sudah Dialokasikan Skema Penggajian PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bima, BPKAD Pastikan Anggaran Sudah Dialokasikan

Kepala BPKAD Aries Munandar mengatakan bahwa Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bima memastikan anggaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu telah tersedia dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 dan akan dibayar pada Bulan ini. 

Kepastian ini disampaikan menyusul keterlambatan pencairan gaji yang belakangan dikeluhkan sejumlah PPPK Paruh Waktu. BPKAD Kabupaten Bima menegaskan, kendala yang terjadi bukan disebabkan ketiadaan anggaran, melainkan proses administrasi di tingkat organisasi perangkat daerah (OPD). 

Kepala BPKAD Kabupaten Bima, Aries Munandar, menegaskan bahwa tidak ada persoalan terkait kemampuan keuangan daerah. “Bukan tidak ada uang pada APBD. Anggarannya sudah tersedia. Tidak ada istilah gagal bayar, ini hanya soal tahapan administrasi,” ujar Aries, Rabu (6/5/2026). 

Ia mengungkapkan, total anggaran yang disiapkan untuk pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu mencapai sekitar Rp63 miliar Untuk Gaji PW sebanyak 14.077 itu. 

Pencairan dilakukan secara bertahap, dengan prioritas pembayaran untuk dua bulan terlebih dahulu. 

Menurutnya, hambatan utama pencairan berada pada proses penyesuaian data dan dokumen di masing-masing OPD. Ditemukan adanya perbedaan antara jumlah pegawai yang tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dengan hasil rekrutmen terbaru.

“Misalnya di DPA suatu dinas tercatat 800 orang, tetapi hasil rekrutmen berbeda. Selisih itu harus diselaraskan melalui mekanisme pergeseran anggaran,” jelasnya. (Team)

Mochamad Yahdi,SH.MH: Sebaiknya Setda Kab Bima Undur Diri, Banyak Orang Datang Hanya Saat Mereka Membutuhkan


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Salah satu Tokoh Politik Mochamad Yahdi,SH.MH: Sebaiknya Setda Undur Diri, Banyak Orang Datang Hanya Saat Mereka Membutuhkan. Tidak semua hubungan lahir karena ketulusan melainkan atas segala kepentingan.

Politik semakin dewasa, seseorang mulai sadar bahwa banyak orang datang bukan karena benar benar peduli, tetapi karena ada sesuatu yang bisa mereka ambil. Bisa perhatianmu, bantuanmu, koneksimu, waktumu, atau sekadar kenyamanan emosional yang kamu berikan.

Ironisnya, hubungan seperti ini sering terlihat sangat dekat di awal. Mereka sering menghubungi, sering hadir, dan membuatmu merasa dibutuhkan. Tetapi pola aslinya mulai terlihat ketika keadaan berubah. Saat kamu tidak lagi bisa memberi apa yang mereka inginkan, perlahan mereka menjauh tanpa rasa bersalah.

Ada teman yang hanya menghubungi saat butuh bantuan. Ada yang tiba tiba dekat ketika hidupnya sedang kacau, tetapi menghilang saat semuanya kembali baik. Ada juga yang terus menjadikanmu tempat bercerita, tetapi tidak pernah benar benar hadir saat kamu yang sedang jatuh.

Masalahnya, manusia punya kebutuhan untuk merasa dibutuhkan. Karena itu banyak orang bertahan dalam hubungan yang tidak seimbang hanya karena takut kehilangan kedekatan sosial. Padahal tidak semua kehadiran berarti kepedulian.

Inilah alasan kenapa banyak hubungan pertemanan sebenarnya dibangun lebih atas kebutuhan daripada ketulusan.

1. Banyak Hubungan Sosial  Politik Bersifat Transaksional Atau Balas Jasa dengan Kontribusi Kemenangan 

Ini kenyataan yang jarang diakui secara jujur. Banyak hubungan bertahan karena ada timbal balik tertentu. Selama seseorang masih memberi manfaat emosional atau praktis, hubungan terasa hangat.

Tetapi ketika manfaat itu hilang, hubungan juga perlahan memudar. Karena sebagian orang sebenarnya tidak terikat dengan dirimu, melainkan dengan apa yang bisa mereka dapatkan darimu. Dan semakin dewasa, pola ini semakin mudah terlihat.

2. Orang yang Kalah Sudah Rahasia Umum Kesepian Sering Datang Saat Hidupnya Sedang Berat

Ada orang yang tiba tiba sangat dekat saat dirinya sedang hancur. Mereka butuh tempat bercerita, butuh didengarkan, butuh ditemani.

Masalahnya, setelah hidupnya membaik, mereka perlahan pergi. Karena sebenarnya hubungan itu lebih banyak dibangun dari kebutuhan emosional sementara, bukan kepedulian yang tulus. Itulah kenapa beberapa orang hanya hadir ketika mereka membutuhkan tempat bersandar.

3. Banyak Orang Sedang Menyukai Manfaat Kehadiranmu, Bukan Dirimu Seutuhnya

Ada orang yang suka energimu karena kamu pendengar yang baik. Ada yang suka dekat denganmu karena kamu selalu membantu. Ada yang nyaman karena kamu sulit berkata tidak.

Tetapi ketika kamu mulai menjaga batas, mulai sibuk dengan hidup sendiri, atau tidak lagi selalu tersedia, sikap mereka berubah. Karena yang mereka nikmati bukan benar benar dirimu, melainkan kenyamanan yang mereka dapatkan dari keberadaanmu.

Kalau kamu suka pembahasan seperti ini tentang psikologi manusia, relasi sosial, dan sisi tersembunyi hubungan pertemanan yang jarang dibahas secara mendalam, kamu bisa ikut konten eksklusif Logika Filsuf. Banyak pembahasan yang lebih tajam dan lebih relevan dengan realitas hubungan manusia.

4. Orang yang Kerja Tulus Tetap Hadir Meski Tidak Sedang Membutuhkan Apa Apa

Perbedaan terbesar antara hubungan tulus dan hubungan penuh kepentingan terlihat saat tidak ada keuntungan yang bisa diambil.

Orang yang benar benar peduli tetap menghubungimu tanpa alasan khusus. Mereka tetap hadir meski kamu tidak sedang berguna bagi mereka. Karena hubungan yang sehat dibangun dari rasa peduli, bukan hanya kebutuhan sesaat.

5. Banyak Orang Tidak Sadar Bahwa Mereka Memanfaatkan Orang Lain

Ini yang menarik dalam psikologi sosial. Tidak semua orang sengaja menjadi manipulatif. Kadang mereka memang terbiasa menjadikan orang tertentu sebagai tempat pelarian emosional tanpa sadar bahwa hubungannya sangat sepihak.

Mereka terus datang saat butuh didengar, tetapi tidak pernah belajar hadir secara seimbang. Karena itu penting bagi seseorang untuk sadar kapan dirinya sedang membangun hubungan sehat dan kapan dirinya hanya dijadikan tempat persinggahan sementara.

6. Takut Kehilangan Pertemanan Membuat Banyak Orang Bertahan dalam Hubungan yang Tidak Seimbang

Banyak orang sebenarnya sadar dirinya hanya dicari saat dibutuhkan. Tetapi mereka tetap bertahan karena takut kesepian.

Akibatnya mereka terus mengorbankan waktu, tenaga, dan emosinya demi mempertahankan hubungan yang sebenarnya menguras dirinya sendiri. Padahal hubungan yang sehat seharusnya tidak membuat satu pihak terus merasa dipakai tanpa pernah benar benar dihargai.

7. Kedewasaan Politik Membuatmu Lebih Selektif Memberi Energi pada Orang Lain

Semakin dewasa, seseorang mulai sadar bahwa energinya terbatas. Dia tidak bisa terus hadir untuk semua orang sambil mengabaikan dirinya sendiri.


Karena itu dia mulai memilih hubungan yang saling mendukung, bukan hanya hubungan yang datang saat butuh lalu menghilang saat keadaan membaik. Dan di fase ini, seseorang mulai memahami bahwa lebih baik punya sedikit hubungan yang tulus daripada banyak hubungan yang hanya aktif ketika ada kepentingan.

Banyak orang datang bukan karena benar benar peduli, tetapi karena mereka membutuhkan sesuatu dari dirimu. Dan memahami kenyataan ini bukan berarti menjadi sinis terhadap semua hubungan, tetapi supaya lebih bijak membedakan mana hubungan yang sehat dan mana yang hanya memanfaatkan kebaikanmu.

Menurutmu, apa tanda paling jelas bahwa seseorang hanya datang saat membutuhkan kita? Tulis pendapatmu di kolom komentar dan share tulisan ini ke orang yang terlalu sering hadir untuk semua orang, tetapi jarang benar benar dihargai saat dirinya yang membutuhkan bantuan.

@sorotan

Tekan Pentingnya Keamanan Wilayah, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae Gelar Patroli Cipkon


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Kegiatan pengamanan wilayah terus dilakukan oleh jajaran Koramil 1608-01/Rasanae, dalam rangka menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Sabtu, (09/05/26)

Maka dalam hal ini, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae Babinsa Kelurahan Jati Baru Serma Mustamin memimpin apel pengecekan personil dengan dihadiri oleh 6 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae, dengan sasaran kegiatan patroli adalah, 

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabangodu utara

3. Kelurahan Penaraga

4. Kelurahan Pena toi

5. Kelurahan Manggemaci 

6. Kelurahan Dara

Sebelum melaksanakan kegiatan Patroli para personil melaksanakan apel pengecekan yang di pimpin oleh Anggota Koramil 1608-01/Rasanae Babinsa Kelurahan Jati Baru Serma Mustamin bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae timur Kota Bima.

Kemudian Pukul 21.20 Wita personil patroli melaksanakan patroli keliling Star dari Kel Kumbe menuju sepanjang jalan Sukarno Hatta dengan menggunakan kendaraan Roda dua

Pukul 21.30 Wita' Anggota patroli menghingbau kepada masyarakat terutama anak anak remaja untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Salah satu bentuknya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing/Brong pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan kebisingan, mengganggu kenyamanan warga, serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Dalam pelaksanaan, Anggota patroli melaksanakan pemeriksaan salah Satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot dan tidak menggunakannya kembali, guna terciptanya kenyamanan bagi masyarakat pada umumnya.

Dalam kegiatan rutin yang dilakukan oleh Jajaran Koramil-01 Rasanae ini, tentunya diharapkan kepada masyarakat juga agar dapat mematuhi setiap aturan yang berlaku, termasuk aturan lalu lintas, dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Pada pukul 21,48 wita' Anggota patroli tiba di kantor Koramil 01 Rasanae', kegiatan patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG).

Dari Bima ke Kupang, Pratu Farhan Sabet Mendali Emas di Muaythai NTT Fight 2026

Pratu Farhan, sukses meraih medali emas di ajang bergengsi
Muaythai NTT Fight 2026, (Ist/Surya Ghempar)

Kupang, Media Dinamika Global – Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga bela diri. Seorang anggota TNI Angkatan Darat asal Bima, Pratu Farhan, sukses meraih medali emas sekaligus dinobatkan sebagai atlet terbaik putra dalam ajang bergengsi Muaythai NTT Fight 2026 yang digelar di Gelanggang Oetete, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Event bergengsi yang mengusung semangat “Kupang Muaythai Camp” tersebut menjadi panggung bagi atlet-atlet Muaythai resmi di bawah naungan Muaythai NTT. Kompetisi ini menjadi sorotan publik karena menghadirkan pertarungan sengit dari para petarung terbaik di wilayah NTT dan sekitarnya.

Pratu Farhan tampil luar biasa setelah berhasil menumbangkan lawannya, Alfred Lomirihi, dalam duel final yang berlangsung penuh tensi tinggi. Kemenangan tersebut mengantarkan dirinya meraih medali emas sekaligus penghargaan prestisius sebagai atlet terbaik putra tahun 2026.

Prestasi gemilang itu sontak membuat keluarga besar Farhan di Bima dipenuhi rasa haru dan bangga.

Orang tua Farhan, Junaid Caputra, mengaku sangat terharu melihat putranya mampu mengharumkan nama keluarga dan daerah melalui dunia olahraga bela diri.

“Penghargaan itu adalah hasil kerja keras, disiplin, dan kemampuan yang selama ini ia tekuni di bidang olahraga. Kami sebagai orang tua tentu sangat bangga,” ujarnya usai menyaksikan pertandingan secara langsung melalui live streaming akun TikTok "naks_soe", Sabtu (9/5/2026).

Senada dengan itu, paman Farhan, Subagio, juga menyampaikan rasa syukur atas pencapaian luar biasa tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari peran besar para pelatih dan dukungan institusi tempat Farhan bertugas.

“Prestasi ini diraih berkat dukungan dari para pelatih yang terus membimbing Farhan, serta dukungan penuh dari jajaran satuan tempat ia bertugas. Kami sekeluarga sangat bangga,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh kepada Farhan, khususnya kepada Dandim Yonarhanud 9/AJW beserta jajaran.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Dandim Yonarhanud 9/AJW beserta jajaran, para pelatih, sahabat, teman dekat, dan semua pihak yang telah mendukung ananda Farhan hingga meraih prestasi ini,” tuturnya penuh haru.

Keberhasilan Pratu Farhan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Bima dan Nusa Tenggara, bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan semangat juang tinggi, prestasi besar bisa diraih, bahkan di tengah tugas sebagai abdi negara.

Prestasi ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi institusi TNI AD, keluarga, dan masyarakat Bima secara keseluruhan.

Redaksi | Surya Ghempar.