Media Dinamika Global

Jumat, 08 Mei 2026

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Laksanakan “Kongkow-Kongkow” Bersama Warga, Tekankan Pentingnya Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global .id– Personel Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli “kongkow-kongkow” di sejumlah desa binaan pada Jumat malam, 8 Mei 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pendekatan kepada masyarakat sekaligus memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Sape dan sekitarnya.

Kegiatan dimulai sejak malam hari dengan menyasar beberapa desa binaan, di antaranya Desa Sumi, Desa Boke, Desa Parangina, serta Desa Sangga di wilayah Kecamatan Lambu.

Pada pukul 19.30 WITA, Babinsa Desa Sumi, Serka Ridwan, melaksanakan patroli kongkow-kongkow dengan memberikan imbauan kepada warga agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas serta segera melapor kepada aparat setempat apabila menemukan hal-hal mencurigakan.

Selanjutnya pada pukul 20.00 WITA, Babinsa Desa Boke, Serda Asnaidin, juga melaksanakan kegiatan serupa. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan menghindari tindakan yang melanggar hukum. Warga juga diimbau untuk segera melaporkan setiap permasalahan kepada pihak berwenang agar dapat segera ditangani.




Kemudian pada pukul 20.30 WITA, Babinsa Desa Parangina, Serda Aladin, melaksanakan patroli kongkow bersama warga desa binaan. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan di malam hari serta mengajak masyarakat untuk peduli terhadap keamanan lingkungan sekitar. Selain itu, ia juga mengingatkan agar setiap gangguan kamtibmas segera dilaporkan kepada kepala dusun atau kepala desa.

Sementara itu pada pukul 21.00 WITA, Babinsa Desa Sangga, Serka Jamaludin, yang merupakan anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, turut melaksanakan kegiatan kongkow-kongkow bersama warga. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga etika dalam berkomunikasi dan pergaulan agar tidak menimbulkan permasalahan sosial. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kampung tetap aman dan kondusif serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, melainkan segera melaporkan setiap permasalahan kepada pihak berwenang agar dapat diselesaikan secara tepat.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Dokumentasi kegiatan dilampirkan sebagai bagian dari laporan resmi.

Kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan teritorial Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat melalui Koramil 1608-03/Sape dalam memperkuat kemitraan dengan masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah binaan.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Sangga Kec.Lambu Koramil 1608-03/Sape Laksanakan Patroli Siskamling


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– Serka Jamaludin bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Jumat malam, 8 Mei 2026 pukul 20.15 WITA. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memantau situasi wilayah serta mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli tersebut turut melibatkan dua anggota Koramil, dua aparat desa, serta enam orang masyarakat setempat. Kegiatan ini menyasar pemukiman warga dan sejumlah lokasi tongkrongan anak muda yang dinilai perlu mendapatkan perhatian dalam menjaga ketertiban lingkungan.



Kegiatan dimulai pada pukul 20.10 WITA saat personel Koramil 1608-03/Sape bergerak menuju Desa Sangga, Kecamatan Lambu. Tiba di lokasi pada pukul 20.20 WITA, tim langsung melakukan pemantauan situasi wilayah setempat.

Pada pukul 20.25 WITA, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Warga juga diingatkan untuk menghindari konflik yang dapat memicu pertengkaran, serta mewaspadai dampak negatif konsumsi minuman keras yang kerap menyebabkan hilangnya kontrol emosi di kalangan remaja dan berujung pada perkelahian.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan di jalan raya demi keselamatan bersama dan kelancaran lalu lintas.

Selanjutnya, pada pukul 21.10 WITA, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan di desa binaan sebelum akhirnya seluruh rangkaian Patroli Siskamling selesai pada pukul 21.15 WITA dengan kondisi wilayah yang dilaporkan aman dan kondusif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial TNI AD melalui Koramil 1608-03/Sape dalam menjaga stabilitas keamanan serta mempererat sinergi antara aparat dan masyarakat di wilayah binaan.(Team.MDG.03)

Ibu Bos Rokok Sukses Kab.Bima Bantu Biaya Berobat Warga Kurang Mampu Asal Desa Lambu


Lambu.Kabupaten Bima.NTB.Media Dinamika Global.id— Ibu Nurwahya,Seorang warga kurang mampu asal Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, yang tengah menjalani perawatan di RSUD Bima menerima bantuan biaya pengobatan dari pengusaha Rokok sukses asal Kecamatan Sape Kabupaten Bima, Ibu Nurjanah.

Kepedulian sosial tersebut diberikan kepada Ibu Nurwahya, warga Dusun Lambu, yang telah menjalani perawatan medis di RSUD Bima selama kurang lebih satu minggu akibat kondisi kesehatannya yang menurun.

Keterbatasan ekonomi membuat keluarga pasien kesulitan dalam memenuhi biaya pengobatan dan kebutuhan selama berada di rumah sakit. Kondisi ini juga mendorong masyarakat setempat untuk melakukan aksi penggalangan dana guna membantu meringankan beban keluarga pasien.

Sebagai bentuk kepedulian, pada Kamis siang sekitar pukul 14.00 WITA, perwakilan yang diutus oleh Ibu Nurjanah  menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp1.000.000. Bantuan tersebut diterima langsung oleh orang tua dan kerabat Ibu Nurwahya di kediaman mereka di Dusun Lambu.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan biaya pengobatan serta keperluan lainnya selama pasien menjalani perawatan di rumah sakit.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan Ibu Nurwahya yang sedang sakit diberikan kesehatan serta segera sembuh,” ujar pihak keluarga saat menerima bantuan tersebut.

Aksi sosial yang dilakukan Ibu Nurjanah mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Warga menilai kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu, khususnya yang sedang sakit, sangat dibutuhkan dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut membantu sesama.

Hingga saat ini, Ibu Nurwahya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bima.(Team.MDG.03)

Ibu Nurjanah, Bos Rokok Sukses Kabupaten Bima, Santuni 15 Orang Anak Yatim di Sape


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh pengusaha sukses asal Kecamatan Sape Kabupaten Bima, Ibu Nurjanah. Bos rokok yang dikenal dermawan tersebut menggelar kegiatan santunan bagi 15 anak yatim di Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.(Jum,at.08/05/2026)

Kegiatan sosial itu berlangsung di wisata kolam pemandian milik Ibu Nurjanah yang berlokasi di Jalan Lintas Ncai Bou (Jalan Baru), Desa Naru, Kecamatan Sape. Acara berlangsung hangat dan penuh kebersamaan dengan dihadiri masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Ibu Nurjanah menyerahkan bantuan berupa paket nasi kuning dan uang belanja kepada masing-masing anak yatim. Sebelum pembagian santunan dimulai, acara terlebih dahulu diawali dengan doa bersama yang berlangsung khidmat.

Ibu Nurjanah mengatakan bahwa kegiatan berbagi tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas rezeki dan keberhasilan usaha yang selama ini diperolehnya. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta kebahagiaan bagi anak-anak yatim.

“Semoga kegiatan ini menjadi berkah bagi kita semua dan bisa membantu meringankan kebutuhan adik-adik yatim,” ujar Ibu Nurjanah.

Masyarakat yang hadir turut memberikan apresiasi atas kepedulian Ibu Nurjanah yang dinilai konsisten membantu warga dan anak-anak yang membutuhkan perhatian. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dan anak-anak yatim di wilayah Kecamatan Sape.

Acara berbagi santunan berlangsung lancar dan sukses. Kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pengusaha dan masyarakat lainnya untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim di Kabupaten Bima.(Team.MDG.03)

Dapur MBG Wilayah 3T di Desa Nggelu Kecamatan Lambu Gelar Doa Syukuran


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) wilayah Terdepan, Terluar, dan Terdalam (3T) yang berlokasi di Desa Nggelu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, menggelar acara doa syukuran sebagai bentuk rasa syukur sekaligus penanda akan segera beroperasinya dapur MBG di wilayah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan masyarakat setempat. Dapur MBG wilayah Kecamatan Lambu dan Sape ini merupakan dapur ke-5 yang menggelar doa syukuran sebelum memulai operasional pelayanan kepada masyarakat.

Penggagas kegiatan, Arif Rahman, SH bersama istrinya, Ibu Misbah, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. Mereka berharap keberadaan dapur MBG dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi di wilayah terpencil.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas terlaksananya kegiatan ini. Semoga ke depan seluruh aktivitas dapur MBG dapat berjalan lancar dan terus memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Arif Rahman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Lambu, Kepala Desa Nggelu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, relawan SPPG 3T wilayah Desa Nggelu, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.




Acara doa syukuran ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah sebagai simbol kebersamaan serta dukungan terhadap keberlangsungan program MBG di wilayah terpencil Kecamatan Lambu dan Sape. Dengan digelarnya doa syukuran ini, dapur MBG Desa Nggelu diharapkan segera mulai beroperasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat sekitar.

Usai kegiatan doa bersama, acara dilanjutkan dengan makan siang bersama seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terlihat mewarnai kegiatan tersebut hingga acara berakhir dengan tertib dan penuh keakraban.(Team.MDG.03)

Penjelasan Kadis Dikpora : Administrasi 72 Kepala Sekolah Yang Baru Dilantik Masih Diproses & Diperbarui Sistem

Foto : Kadis Dikpora Kabupaten Bima
Drs. Syahrul

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, memberikan penegasan terkait status administrasi dan data 72 Kepala Sekolah yang baru saja dilantik. Ia memastikan seluruh proses kelengkapan berkas serta pemutakhiran data masih berjalan dan sedang dikerjakan secara bertahap.

Dalam keterangannya pada Jumat (08/05/2026), Kepala Dikpora Kabupaten Bima, Drs. Syahrul menjelaskan bahwa meskipun pelantikan telah dilaksanakan secara resmi, penyesuaian data dan administrasi belum sepenuhnya selesai dan sedang diinput ke dalam sistem data pendidikan nasional. Dari 72 kepala sekolah yang dilantik, terdapat dua kategori, yakni kepala sekolah reguler yang telah lulus Cakep dan bakal calon kepala sekolah (BCKS) yang dibenarkan oleh aturan. Untuk BCKS, ada ketentuan bahwa yang bersangkutan tetap wajib mengikuti Cakep selama masa menjabat sebagai kepala sekolah.

"Kami tegaskan kepada seluruh pihak, bahwa 72 Kepala Sekolah yang baru saja dilantik statusnya sah menjabat. Namun, untuk proses administrasi teknis dan pemutakhiran data, saat ini masih kami proses dan sedang diinputkan secara bertahap ke dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) melalui mekanisme KSPSTK," ujarnya.

Ia menambahkan, proses input data secara bertahap dilakukan guna menjamin ketelitian, keakuratan, dan kelengkapan setiap data, agar tidak terjadi kesalahan pencatatan yang dapat berdampak pada hak-hak maupun administrasi kepegawaian para Kepala Sekolah tersebut di masa mendatang.

Pihaknya juga meminta agar masyarakat, sekolah, maupun pihak terkait tidak perlu khawatir atau meragukan keabsahan pelantikan tersebut, karena proses penyelesaian administrasi dan pembaruan sistem adalah tahapan teknis rutin yang memang memerlukan waktu dan ketelitian tinggi.

"Kami pastikan semua akan selesai dan tercatat sempurna dalam sistem. Kami berkomitmen menyelesaikannya secepat mungkin tanpa mengurangi ketelitian data, agar pelayanan pendidikan di Kabupaten Bima berjalan tertib dan sesuai aturan," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim teknis Dikpora Kabupaten Bima masih terus bekerja menyelesaikan pemutakhiran data tersebut agar seluruh data 72 Kepala Sekolah baru tersebut tercatat utuh dan sah dalam sistem Dapodik.(MDG05)  

LPK-RI-DPD-NTB Perkuat Sinergi melalui Sosialisasi Edukatif di Pemerintah Desa Mereje Timur LOMBOK BARAT

  –


Dalam upaya memperluas jangkauan edukasi mengenai hak dan kewajiban konsumen, jajaran pengurus Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK RI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan kunjungan resmi ke Kantor Desa Mereje Timur dalam rangka Sosialisasi  perlindungan konsumen pada Tgl -08.-05-2026 Kehadiran tim disambut hangat oleh jajaran perangkat desa dalam suasana koordinasi yang produktif dan khidmat. 

 Poin-Poin Utama Kunjungan  Edukasi Perlindungan Konsumen: Sosialisasi ini difokuskan pada pemberian pemahaman mendalam bagi aparatur desa mengenai regulasi perlindungan konsumen, agar nantinya dapat diteruskan kepada masyarakat luas di wilayah Mereje Timur. 

 Dalam sambutannya, Ahmad Dimiati Hamzar, SH. menggarisbawahi bahwa kehadiran LPK RI bukan sekadar pengawas, melainkan mitra masyarakat dalam memastikan keadilan di setiap transaksi ekonomi. Beliau menegaskan bahwa perlindungan konsumen adalah bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan sosial

 Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi antara LPK RI sebagai pengawas lapangan dengan Pemerintah Desa sebagai garda terdepan pelayan masyarakat dalam menghadapi berbagai sengketa konsumen.

.Sosialisasi  Penguatan Literasi Hukum:   LPK -RI-DPD-NTB memaparkan urgensi Undang-Undang Perlindungan Konsumen sebagai instrumen perlindungan masyarakat terhadap praktik perdagangan yang tidak sehat. 

Hal ini bertujuan agar perangkat desa memiliki bekal informasi saat warga menghadapi kendala dengan pelaku usaha.  Kolaborasi Lintas Sektoral: Sosialisasi ini menekankan bahwa perlindungan konsumen adalah tanggung jawab bersama. Dengan melibatkan Pemerintah Desa Mereje Timur, diharapkan tercipta sistem deteksi dini terhadap potensi kerugian yang dialami masyarakat, baik dalam transaksi barang maupun jasa.  Mekanisme Pengaduan: Selain edukasi, kunjungan ini juga memfasilitasi dialog mengenai prosedur pengaduan yang resmi dan terstruktur. 

LPK RI DPD NTB menyatakan kesiapannya untuk memberikan advokasi dan pendampingan bagi masyarakat Mereje Timur yang membutuhkan bantuan hukum dalam sengketa konsumen. Output dan Harapan Melalui kegiatan yang berlangsung interaktif ini, Pemerintah Desa Mereje Timur menyambut baik inisiatif LPK RI DPD NTB sebagai mitra strategis dalam memberikan rasa aman bagi warga. Langkah sosialisasi ini diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang lebih mandiri, kritis, dan berdaya dalam menuntut hak-hak mereka sebagai konsumen yang dilindungi oleh negara. By, Team media DG - LPK-RI BERSATU SALING MENDUKUNG.

Menteri PKP Maruarar Sirait Dorong Kebijakan Penanaman Pohon Untuk Jaga Kualitas Lingkungan.


Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Menteri PKP Maruarar Sirait mendorong kebijakan penanaman pohon di setiap pembangunan rumah untuk menjaga kualitas lingkungan. Langkah ini dinilai penting agar pembangunan perumahan tidak mengabaikan aspek keberlanjutan. Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan Penanaman Sejuta Pohon di Taman Kehati Kotabaru, Lampung. 

Kegiatan ini dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun DPD Real Estat lndonesia (REI) pada Kamis, 7 Mei 2026.

Menurutnya, pembangunan hunian harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan hidup.,la menekankan sektor perumahan memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan kawasan yang sehat dan nyaman bagi masyarakat.

"Kita tidak boleh hanya membangun rumah dan kawasan, tetapi juga harus menjaga lingkungan dan masa depan generasi berikutnya. Penanaman pohon seperti ini adalah investasi jangka panjang untuk kehidupan yang lebih sehat dan berkelanjutan," ujar Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). 

Menteri Ara sapaan akrabnya menyebut kementeriannya tengah menyiapkan kebijakan kewajiban satu rumah satu pohon untuk perumahan subsidi maupun komersia. 

Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penghijauan dan kualitas lingkungan.

“Kementerian PKP ke depan berencana membuat kebijakan kewajiban menanam satu pohon untuk satu rumah, baik di perumahan subsidi maupun komersial.

Kita ingin pembangunan perumahan juga memberikan kontribusi nyata terhadap penghijauan dan kualitas lingkungan,” ucapnya.

la menilai langkah tersebut penting untuk menciptakan kawasan hunian yang lebih sehat dan berkelanjutan di masa depan.

“Kalau jutaan rumah dibangun dan setiap rumah menanam satu pohon, dampaknya akan sangat besar bagi lingkungan Indonesia," kata Maruarar. 

Ara juga menyampaikan apresiasi kepada REl atas dukungannya terhadap upaya pelestarian lingkungan hidup. la menilai kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah dan sektor properti dalam pembangunan perumahan berkelanjutan.

“lni contoh kolaborasi yang baik antara dunia usaha dan pemerintah. Kita ingin pembangunan properti tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat," Tutupnya. ( Fs/Red)

IT99 Bongkar Dugaan Mark-Up Sembako Lotim, Selisih Rp1 Miliar Disorot

Ilustrasi, (Google)

Lombok Timur, Media Dinamika Global — Program bantuan sembako senilai Rp4 miliar yang digelontorkan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur pada akhir 2025 kini berubah menjadi sorotan panas publik. Bantuan yang semestinya menjadi tameng sosial bagi masyarakat rentan justru diduga menyimpan aroma permainan anggaran yang sulit dijelaskan dengan logika sederhana.

Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih tertekan, publik justru disuguhi fakta yang memantik pertanyaan serius: benarkah seluruh anggaran digunakan untuk kepentingan rakyat, atau ada pihak tertentu yang diam-diam “menikmati” dana bantuan tersebut?

Data penyaluran menunjukkan sebanyak 15.405 warga menerima paket sembako berisi 10 kilogram beras, 1 kilogram minyak goreng, 1 kilogram gula, dan 3 bungkus mi instan. Namun jika dihitung berdasarkan harga pasar normal, nilai satu paket diperkirakan tidak mencapai Rp200 ribu.

Artinya, total kebutuhan riil program itu diperkirakan hanya berada di kisaran Rp3 miliar. Lalu pertanyaan yang kini bergema di ruang publik: ke mana mengalir sisa anggaran sekitar Rp1 miliar?

Ketua IT99, Hadiyat Dinata, menilai selisih anggaran tersebut tidak bisa lagi dianggap sekadar persoalan administrasi biasa. Ia menduga terdapat pola mark-up yang sistematis dan terstruktur.

“Ini bukan sekadar selisih angka. Ini dugaan pola permainan anggaran yang terlalu mencolok untuk disebut kelalaian. Ini hanya bagian kecil dari program bantuan sembako yang kita ungkap dengan modus operandi yang sama” tegasnya saat ditemui di sebuah kafe di Mataram, Kamis (7/5/2026).

Yang membuat persoalan ini semakin sensitif, program tersebut disebut berjalan dalam pendampingan aparat penegak hukum. Namun alih-alih menghadirkan rasa aman, fakta itu justru memunculkan tanda tanya baru di tengah masyarakat.

Publik kini mempertanyakan efektivitas pengawasan yang dilakukan. Sebab jika dugaan selisih anggaran tetap muncul dalam program yang dikawal aparat, maka wajar apabila muncul asumsi bahwa pengawasan hanya menjadi formalitas administratif tanpa daya cegah nyata.

“Kalau program yang katanya diawasi aparat saja masih memunculkan dugaan penyimpangan sebesar ini, masyarakat berhak bertanya: siapa sebenarnya yang dijaga?” sindir Dinata.

IT99 mengaku telah mengumpulkan sejumlah data awal dan tengah menyiapkan langkah hukum untuk melaporkan dugaan tersebut ke aparat penegak hukum. Mereka mendesak dilakukannya audit terbuka terhadap seluruh proses pengadaan, distribusi, penetapan harga paket hingga penerima bantuan tersebut.

Kasus ini dinilai bukan sekadar persoalan angka. Jika dugaan penyimpangan itu benar terjadi, maka patut dipertanyakan anggaran dan diselidiki bantuan sembako yang lainnya. Sebab dana bantuan sosial sejatinya adalah uang rakyat yang diperuntukkan bagi warga kecil, bukan ruang bancakan elite dan para pemain proyek.

Di tengah meningkatnya kesadaran publik terhadap transparansi anggaran, dugaan “menguapnya” Rp1 miliar dalam program sembako ini berpotensi menjadi bom politik dan hukum yang sulit diredam. Sebab masyarakat hari ini tidak lagi hanya bertanya apakah bantuan disalurkan, tetapi juga siapa yang diuntungkan di balik setiap rupiah anggaran rakyat.

Redaksi |

Sekda Kota Bima Lepas Calon Paskibraka Menuju Seleksi Tingkat Provinsi dan Nasional 2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Pemerintah Kota Bima secara resmi melepas empat orang Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bima yang akan mengikuti seleksi tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nasional Tahun 2026. Pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, ME pada Kamis (7/5) di Halaman Kantor Wali Kota Bima.  

Kegiatan ini turut dihadiri oleh seluruh Staf Ahli Wali Kota, para Asisten Setda Kota Bima, Kepala Bakesbangpol Kota Bima, seluruh Kepala Bagian lingkup Setda Kota Bima, jajaran staf Setda, para pelatih dan pembina Calon Paskibraka, serta para Kepala Sekolah dan Guru yang hadir memberikan dukungan penuh kepada putra-putri terbaik daerah.

Dalam laporannya, Kepala Bakesbangpol Kota Bima menyampaikan bahwa empat calon terbaik yang dilepas hari ini merupakan hasil dari proses seleksi yang ketat, disiplin, dan penuh dedikasi. Dari empat peserta tersebut, dua berasal dari SMAN 1 Kota Bima dan dua lainnya berasal dari MAN 2 Kota Bima. Mereka akan mewakili Kota Bima dalam persaingan seleksi tingkat Provinsi dan Nasional Tahun 2026.

Dalam sambutan sekaligus arahannya, Sekda Kota Bima menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada para calon Paskibraka yang telah berhasil melewati tahapan seleksi dengan penuh kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen. Menurutnya, kesempatan untuk melangkah ke tahap berikutnya merupakan kehormatan sekaligus tantangan besar yang harus dihadapi dengan keyakinan, semangat juang, dan mental pantang menyerah.

“Berangkatlah dengan penuh percaya diri. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga disiplin, tetap rendah hati, dan hadapi setiap tantangan dengan tekad yang kuat. Jangan pernah gentar bersaing, karena kalian adalah putra-putri pilihan yang membawa nama baik Kota Bima. Berjuanglah sampai batas terbaik, sebab setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan selalu melahirkan kebanggaan,” ungkap Sekda.  

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan tidak semata diukur dari hasil akhir, tetapi dari keberanian untuk berjuang, keteguhan dalam menghadapi proses, serta semangat untuk terus bangkit dan memberikan yang terbaik di setiap kesempatan.


Pelepasan Calon Paskibraka ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan optimisme bahwa generasi muda Kota Bima memiliki kapasitas, daya saing, dan semangat juang tinggi untuk tampil sebagai yang terbaik di tingkat Provinsi maupun Nasional, sekaligus mengharumkan nama daerah melalui prestasi, dedikasi, dan kerja keras yang tak kenal menyerah.(Sekjend MDG)