Media Dinamika Global

Jumat, 08 Mei 2026

Dapur MBG Wilayah 3T di Desa Nggelu Kecamatan Lambu Gelar Doa Syukuran


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) wilayah Terdepan, Terluar, dan Terdalam (3T) yang berlokasi di Desa Nggelu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, menggelar acara doa syukuran sebagai bentuk rasa syukur sekaligus penanda akan segera beroperasinya dapur MBG di wilayah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan masyarakat setempat. Dapur MBG wilayah Kecamatan Lambu dan Sape ini merupakan dapur ke-5 yang menggelar doa syukuran sebelum memulai operasional pelayanan kepada masyarakat.

Penggagas kegiatan, Arif Rahman, SH bersama istrinya, Ibu Misbah, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. Mereka berharap keberadaan dapur MBG dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi di wilayah terpencil.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas terlaksananya kegiatan ini. Semoga ke depan seluruh aktivitas dapur MBG dapat berjalan lancar dan terus memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Arif Rahman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Lambu, Kepala Desa Nggelu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, relawan SPPG 3T wilayah Desa Nggelu, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.




Acara doa syukuran ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah sebagai simbol kebersamaan serta dukungan terhadap keberlangsungan program MBG di wilayah terpencil Kecamatan Lambu dan Sape. Dengan digelarnya doa syukuran ini, dapur MBG Desa Nggelu diharapkan segera mulai beroperasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat sekitar.

Usai kegiatan doa bersama, acara dilanjutkan dengan makan siang bersama seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terlihat mewarnai kegiatan tersebut hingga acara berakhir dengan tertib dan penuh keakraban.(Team.MDG.03)

Penjelasan Kadis Dikpora : Administrasi 72 Kepala Sekolah Yang Baru Dilantik Masih Diproses & Diperbarui Sistem

Foto : Kadis Dikpora Kabupaten Bima
Drs. Syahrul

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, memberikan penegasan terkait status administrasi dan data 72 Kepala Sekolah yang baru saja dilantik. Ia memastikan seluruh proses kelengkapan berkas serta pemutakhiran data masih berjalan dan sedang dikerjakan secara bertahap.

Dalam keterangannya pada Jumat (08/05/2026), Kepala Dikpora Kabupaten Bima, Drs. Syahrul menjelaskan bahwa meskipun pelantikan telah dilaksanakan secara resmi, penyesuaian data dan administrasi belum sepenuhnya selesai dan sedang diinput ke dalam sistem data pendidikan nasional. Dari 72 kepala sekolah yang dilantik, terdapat dua kategori, yakni kepala sekolah reguler yang telah lulus Cakep dan bakal calon kepala sekolah (BCKS) yang dibenarkan oleh aturan. Untuk BCKS, ada ketentuan bahwa yang bersangkutan tetap wajib mengikuti Cakep selama masa menjabat sebagai kepala sekolah.

"Kami tegaskan kepada seluruh pihak, bahwa 72 Kepala Sekolah yang baru saja dilantik statusnya sah menjabat. Namun, untuk proses administrasi teknis dan pemutakhiran data, saat ini masih kami proses dan sedang diinputkan secara bertahap ke dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) melalui mekanisme KSPSTK," ujarnya.

Ia menambahkan, proses input data secara bertahap dilakukan guna menjamin ketelitian, keakuratan, dan kelengkapan setiap data, agar tidak terjadi kesalahan pencatatan yang dapat berdampak pada hak-hak maupun administrasi kepegawaian para Kepala Sekolah tersebut di masa mendatang.

Pihaknya juga meminta agar masyarakat, sekolah, maupun pihak terkait tidak perlu khawatir atau meragukan keabsahan pelantikan tersebut, karena proses penyelesaian administrasi dan pembaruan sistem adalah tahapan teknis rutin yang memang memerlukan waktu dan ketelitian tinggi.

"Kami pastikan semua akan selesai dan tercatat sempurna dalam sistem. Kami berkomitmen menyelesaikannya secepat mungkin tanpa mengurangi ketelitian data, agar pelayanan pendidikan di Kabupaten Bima berjalan tertib dan sesuai aturan," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim teknis Dikpora Kabupaten Bima masih terus bekerja menyelesaikan pemutakhiran data tersebut agar seluruh data 72 Kepala Sekolah baru tersebut tercatat utuh dan sah dalam sistem Dapodik.(MDG05)  

LPK-RI-DPD-NTB Perkuat Sinergi melalui Sosialisasi Edukatif di Pemerintah Desa Mereje Timur LOMBOK BARAT

  –


Dalam upaya memperluas jangkauan edukasi mengenai hak dan kewajiban konsumen, jajaran pengurus Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK RI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan kunjungan resmi ke Kantor Desa Mereje Timur dalam rangka Sosialisasi  perlindungan konsumen pada Tgl -08.-05-2026 Kehadiran tim disambut hangat oleh jajaran perangkat desa dalam suasana koordinasi yang produktif dan khidmat. 

 Poin-Poin Utama Kunjungan  Edukasi Perlindungan Konsumen: Sosialisasi ini difokuskan pada pemberian pemahaman mendalam bagi aparatur desa mengenai regulasi perlindungan konsumen, agar nantinya dapat diteruskan kepada masyarakat luas di wilayah Mereje Timur. 

 Dalam sambutannya, Ahmad Dimiati Hamzar, SH. menggarisbawahi bahwa kehadiran LPK RI bukan sekadar pengawas, melainkan mitra masyarakat dalam memastikan keadilan di setiap transaksi ekonomi. Beliau menegaskan bahwa perlindungan konsumen adalah bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan sosial

 Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi antara LPK RI sebagai pengawas lapangan dengan Pemerintah Desa sebagai garda terdepan pelayan masyarakat dalam menghadapi berbagai sengketa konsumen.

.Sosialisasi  Penguatan Literasi Hukum:   LPK -RI-DPD-NTB memaparkan urgensi Undang-Undang Perlindungan Konsumen sebagai instrumen perlindungan masyarakat terhadap praktik perdagangan yang tidak sehat. 

Hal ini bertujuan agar perangkat desa memiliki bekal informasi saat warga menghadapi kendala dengan pelaku usaha.  Kolaborasi Lintas Sektoral: Sosialisasi ini menekankan bahwa perlindungan konsumen adalah tanggung jawab bersama. Dengan melibatkan Pemerintah Desa Mereje Timur, diharapkan tercipta sistem deteksi dini terhadap potensi kerugian yang dialami masyarakat, baik dalam transaksi barang maupun jasa.  Mekanisme Pengaduan: Selain edukasi, kunjungan ini juga memfasilitasi dialog mengenai prosedur pengaduan yang resmi dan terstruktur. 

LPK RI DPD NTB menyatakan kesiapannya untuk memberikan advokasi dan pendampingan bagi masyarakat Mereje Timur yang membutuhkan bantuan hukum dalam sengketa konsumen. Output dan Harapan Melalui kegiatan yang berlangsung interaktif ini, Pemerintah Desa Mereje Timur menyambut baik inisiatif LPK RI DPD NTB sebagai mitra strategis dalam memberikan rasa aman bagi warga. Langkah sosialisasi ini diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang lebih mandiri, kritis, dan berdaya dalam menuntut hak-hak mereka sebagai konsumen yang dilindungi oleh negara. By, Team media DG - LPK-RI BERSATU SALING MENDUKUNG.

Menteri PKP Maruarar Sirait Dorong Kebijakan Penanaman Pohon Untuk Jaga Kualitas Lingkungan.


Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Menteri PKP Maruarar Sirait mendorong kebijakan penanaman pohon di setiap pembangunan rumah untuk menjaga kualitas lingkungan. Langkah ini dinilai penting agar pembangunan perumahan tidak mengabaikan aspek keberlanjutan. Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan Penanaman Sejuta Pohon di Taman Kehati Kotabaru, Lampung. 

Kegiatan ini dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun DPD Real Estat lndonesia (REI) pada Kamis, 7 Mei 2026.

Menurutnya, pembangunan hunian harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan hidup.,la menekankan sektor perumahan memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan kawasan yang sehat dan nyaman bagi masyarakat.

"Kita tidak boleh hanya membangun rumah dan kawasan, tetapi juga harus menjaga lingkungan dan masa depan generasi berikutnya. Penanaman pohon seperti ini adalah investasi jangka panjang untuk kehidupan yang lebih sehat dan berkelanjutan," ujar Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). 

Menteri Ara sapaan akrabnya menyebut kementeriannya tengah menyiapkan kebijakan kewajiban satu rumah satu pohon untuk perumahan subsidi maupun komersia. 

Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penghijauan dan kualitas lingkungan.

“Kementerian PKP ke depan berencana membuat kebijakan kewajiban menanam satu pohon untuk satu rumah, baik di perumahan subsidi maupun komersial.

Kita ingin pembangunan perumahan juga memberikan kontribusi nyata terhadap penghijauan dan kualitas lingkungan,” ucapnya.

la menilai langkah tersebut penting untuk menciptakan kawasan hunian yang lebih sehat dan berkelanjutan di masa depan.

“Kalau jutaan rumah dibangun dan setiap rumah menanam satu pohon, dampaknya akan sangat besar bagi lingkungan Indonesia," kata Maruarar. 

Ara juga menyampaikan apresiasi kepada REl atas dukungannya terhadap upaya pelestarian lingkungan hidup. la menilai kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah dan sektor properti dalam pembangunan perumahan berkelanjutan.

“lni contoh kolaborasi yang baik antara dunia usaha dan pemerintah. Kita ingin pembangunan properti tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat," Tutupnya. ( Fs/Red)

IT99 Bongkar Dugaan Mark-Up Sembako Lotim, Selisih Rp1 Miliar Disorot

Ilustrasi, (Google)

Lombok Timur, Media Dinamika Global — Program bantuan sembako senilai Rp4 miliar yang digelontorkan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur pada akhir 2025 kini berubah menjadi sorotan panas publik. Bantuan yang semestinya menjadi tameng sosial bagi masyarakat rentan justru diduga menyimpan aroma permainan anggaran yang sulit dijelaskan dengan logika sederhana.

Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih tertekan, publik justru disuguhi fakta yang memantik pertanyaan serius: benarkah seluruh anggaran digunakan untuk kepentingan rakyat, atau ada pihak tertentu yang diam-diam “menikmati” dana bantuan tersebut?

Data penyaluran menunjukkan sebanyak 15.405 warga menerima paket sembako berisi 10 kilogram beras, 1 kilogram minyak goreng, 1 kilogram gula, dan 3 bungkus mi instan. Namun jika dihitung berdasarkan harga pasar normal, nilai satu paket diperkirakan tidak mencapai Rp200 ribu.

Artinya, total kebutuhan riil program itu diperkirakan hanya berada di kisaran Rp3 miliar. Lalu pertanyaan yang kini bergema di ruang publik: ke mana mengalir sisa anggaran sekitar Rp1 miliar?

Ketua IT99, Hadiyat Dinata, menilai selisih anggaran tersebut tidak bisa lagi dianggap sekadar persoalan administrasi biasa. Ia menduga terdapat pola mark-up yang sistematis dan terstruktur.

“Ini bukan sekadar selisih angka. Ini dugaan pola permainan anggaran yang terlalu mencolok untuk disebut kelalaian. Ini hanya bagian kecil dari program bantuan sembako yang kita ungkap dengan modus operandi yang sama” tegasnya saat ditemui di sebuah kafe di Mataram, Kamis (7/5/2026).

Yang membuat persoalan ini semakin sensitif, program tersebut disebut berjalan dalam pendampingan aparat penegak hukum. Namun alih-alih menghadirkan rasa aman, fakta itu justru memunculkan tanda tanya baru di tengah masyarakat.

Publik kini mempertanyakan efektivitas pengawasan yang dilakukan. Sebab jika dugaan selisih anggaran tetap muncul dalam program yang dikawal aparat, maka wajar apabila muncul asumsi bahwa pengawasan hanya menjadi formalitas administratif tanpa daya cegah nyata.

“Kalau program yang katanya diawasi aparat saja masih memunculkan dugaan penyimpangan sebesar ini, masyarakat berhak bertanya: siapa sebenarnya yang dijaga?” sindir Dinata.

IT99 mengaku telah mengumpulkan sejumlah data awal dan tengah menyiapkan langkah hukum untuk melaporkan dugaan tersebut ke aparat penegak hukum. Mereka mendesak dilakukannya audit terbuka terhadap seluruh proses pengadaan, distribusi, penetapan harga paket hingga penerima bantuan tersebut.

Kasus ini dinilai bukan sekadar persoalan angka. Jika dugaan penyimpangan itu benar terjadi, maka patut dipertanyakan anggaran dan diselidiki bantuan sembako yang lainnya. Sebab dana bantuan sosial sejatinya adalah uang rakyat yang diperuntukkan bagi warga kecil, bukan ruang bancakan elite dan para pemain proyek.

Di tengah meningkatnya kesadaran publik terhadap transparansi anggaran, dugaan “menguapnya” Rp1 miliar dalam program sembako ini berpotensi menjadi bom politik dan hukum yang sulit diredam. Sebab masyarakat hari ini tidak lagi hanya bertanya apakah bantuan disalurkan, tetapi juga siapa yang diuntungkan di balik setiap rupiah anggaran rakyat.

Redaksi |

Sekda Kota Bima Lepas Calon Paskibraka Menuju Seleksi Tingkat Provinsi dan Nasional 2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Pemerintah Kota Bima secara resmi melepas empat orang Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bima yang akan mengikuti seleksi tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nasional Tahun 2026. Pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, ME pada Kamis (7/5) di Halaman Kantor Wali Kota Bima.  

Kegiatan ini turut dihadiri oleh seluruh Staf Ahli Wali Kota, para Asisten Setda Kota Bima, Kepala Bakesbangpol Kota Bima, seluruh Kepala Bagian lingkup Setda Kota Bima, jajaran staf Setda, para pelatih dan pembina Calon Paskibraka, serta para Kepala Sekolah dan Guru yang hadir memberikan dukungan penuh kepada putra-putri terbaik daerah.

Dalam laporannya, Kepala Bakesbangpol Kota Bima menyampaikan bahwa empat calon terbaik yang dilepas hari ini merupakan hasil dari proses seleksi yang ketat, disiplin, dan penuh dedikasi. Dari empat peserta tersebut, dua berasal dari SMAN 1 Kota Bima dan dua lainnya berasal dari MAN 2 Kota Bima. Mereka akan mewakili Kota Bima dalam persaingan seleksi tingkat Provinsi dan Nasional Tahun 2026.

Dalam sambutan sekaligus arahannya, Sekda Kota Bima menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada para calon Paskibraka yang telah berhasil melewati tahapan seleksi dengan penuh kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen. Menurutnya, kesempatan untuk melangkah ke tahap berikutnya merupakan kehormatan sekaligus tantangan besar yang harus dihadapi dengan keyakinan, semangat juang, dan mental pantang menyerah.

“Berangkatlah dengan penuh percaya diri. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga disiplin, tetap rendah hati, dan hadapi setiap tantangan dengan tekad yang kuat. Jangan pernah gentar bersaing, karena kalian adalah putra-putri pilihan yang membawa nama baik Kota Bima. Berjuanglah sampai batas terbaik, sebab setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan selalu melahirkan kebanggaan,” ungkap Sekda.  

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan tidak semata diukur dari hasil akhir, tetapi dari keberanian untuk berjuang, keteguhan dalam menghadapi proses, serta semangat untuk terus bangkit dan memberikan yang terbaik di setiap kesempatan.


Pelepasan Calon Paskibraka ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan optimisme bahwa generasi muda Kota Bima memiliki kapasitas, daya saing, dan semangat juang tinggi untuk tampil sebagai yang terbaik di tingkat Provinsi maupun Nasional, sekaligus mengharumkan nama daerah melalui prestasi, dedikasi, dan kerja keras yang tak kenal menyerah.(Sekjend MDG)

Jembatan Presisi Merah Putih Bengkalis Tuntas 100 Persen, Bukti Nyata Pengabdian Brimob



Bengkalis – Personel Satgas Darurat Pembangunan Infrastruktur Jembatan Presisi Merah Putih Tahap II Wilkum Polres Bengkalis berhasil menuntaskan pembangunan jembatan penghubung di Kelurahan Damon, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Jumat (08/05/2026)

Kehadiran jembatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Polri dalam mendukung keselamatan, akses pendidikan, serta aktivitas sosial masyarakat pedesaan.

Jembatan dengan dimensi panjang 60 meter dan lebar 2 meter itu telah mencapai progres 100 persen setelah melalui proses pengerjaan selama 15 hari dengan durasi kerja rata-rata delapan jam setiap harinya. 

Pada kegiatan terakhir, personel Satgas melaksanakan pengecatan pagar jembatan hingga tahap finishing guna memastikan kondisi jembatan siap digunakan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel menghadapi sejumlah kendala di lapangan, seperti kondisi lokasi yang berlumpur, aliran sungai, serta pasang surut air laut yang mempengaruhi debit air di sekitar area pembangunan. Meski demikian, seluruh personel tetap bekerja maksimal hingga pembangunan berhasil diselesaikan dengan aman dan lancar.

Komandan Satuan Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat personel Satgas yang terus bekerja demi kepentingan masyarakat. Menurutnya, pembangunan jembatan Presisi Merah Putih merupakan implementasi nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu membuka akses dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah terpencil.

“Pembangunan jembatan ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk pengabdian Brimob Polri untuk masyarakat. Kami berharap keberadaan jembatan ini dapat mempermudah aktivitas masyarakat, meningkatkan keselamatan, serta menjadi sarana penghubung yang membawa manfaat besar bagi warga Kelurahan Damon,” ujar Dansat Brimob Polda Riau.

Satgas Darurat Jembatan Presisi Merah Putih Tahap II akan terus melaksanakan tugas pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah sebagai bentuk dukungan Polri terhadap pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kamis, 07 Mei 2026

Antisipasi Tindakan Kriminalitas, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae Gelar Patroli Keliling


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Kegiatan pengamanan wilayah terus dilakukan oleh jajaran Koramil 1608-01/Rasanae, dalam rangka menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Kamis, (07/05/26)

Maka dalam hal ini, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae Dpp Serma Rizaludin Babinsa Kelurahan Penaraga memimpin apel pengecekan personil dengan dihadiri oleh 6 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae, dengan sasaran kegiatan patroli adalah, 

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabangodu Selatan 

3. Kelurahan Rabangodu Utara

4. Kelurahan Penaraga

5. Kelurahan Penatoi 

6. Kelurahan Dara

Sebelum melaksanakan kegiatan Patroli para personil melaksanakan apel pengecekan yang di pimpin oleh Anggota Koramil 1608-01/Rasanae Dpp Serma Rizaludin Babinsa Kelurahan Penaraga bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae timur Kota Bima.

Kemudian Pukul 20.20 Wita personil patroli melaksanakan patroli keliling Star dari Kel Kumbe menuju sepanjang jalan Sukarno Hatta dengan menggunakan kendaraan Roda dua

Pukul 21.30 Wita' Anggota patroli menghingbau kepada masyarakat terutama anak anak remaja untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Salah satu bentuknya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing/Brong pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan kebisingan, mengganggu kenyamanan warga, serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Dalam pelaksanaan, Anggota patroli melaksanakan pemeriksaan salah Satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot dan tidak menggunakannya kembali, guna terciptanya kenyamanan bagi masyarakat pada umumnya.

Dalam kegiatan rutin yang dilakukan oleh Jajaran Koramil-01 Rasanae ini, tentunya diharapkan kepada masyarakat juga agar dapat mematuhi setiap aturan yang berlaku, termasuk aturan lalu lintas, dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Pada pukul 21,50 wita' Anggota patroli tiba di kantor Koramil 01 Rasanae', kegiatan patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

Serka Abdul Manan Kawal Kegiatan Kunjungan Silaturahmi Dandim 1608/Bima Di Ponpes Darul Ulumi Wal Amal


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Tepatnya di Ponpes Darul Ulumi Wal Amal Kel. Ntobo Kec. Raba Kota Bima. Serka Abdul Manan Babinsa Kel. Ntobo melaksanakan monitoring kegiatan Kunjungan Silaturahmi Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Ardianto Limbongan, S.Kom., M.Sc, Jum'at, (08/05/26)

Kunjungan Dandim tersebut dalam rangka Jum'at Berkah sekaligus Penyerahan Bantuan Sembako ke Ponpes Darul Ulumi Wal Amal Kota Bima yang di hadiri oleh, Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom., M.Sc, Kasdim 1608/Bima Mayor Inf. Asep Okinawa Muas, Pasi Ter Kodim 1608/Bima Kapten Inf Seninot Sribakti, Pasi Intel Kodim 1608/Bima Kapten Inf. Bambang Herwanto, 

Juga dihadiri oleh Danramil 1608-01/Rasanae Kapten Inf. Bambang Irawan, Pasi Ops Kodim 1608/Bima Kapten Inf Heri, Pasi Log Kodim 1608/Bima Kapten Inf Burhan, Pengurus Pondok pesantren dan, Kepala Sekolah Suharna S.Sos, Kepala MA Nurul Ihsan Hijrah Saputra. S.pd, beserta seluruh Santri-santriwati Ponpes Darul Ulumi Wal Amal

Pada agenda silaturahmi tersebut, Pukul 08.35 Wita Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom., M.Sc, beserta rombongan tiba di Pondok pesantren Darul Ulumi Wal Amal Kota Bima di sambut oleh pengurus pondok pesantren dan Kepala Ma Nurul Ihsan Hijrah Saputra. S.pd.

Menyambut kedatangan Dandim Bima, Kepala Ma Nurul Ihsan Hijrah Saputra. S.pd. memberikan sambutannya yang diawali dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas diberikannya kesempatan untuk hadir dan berkumpul di pondok pesantren Darul Ulumi Wal Amal Kota Bima dalam kegiatan Jum'at Berkah yang dilaksanakan oleh Kodim 1608/Bima.

Perlu kami sampaikan bahwa sekolah Ma Nurul Ihsan berada di bawah naungan Pondok Pesantren Darul Ulumi Wal Amal yang di Pimpin oleh TGR H. A.Fandi H. Ibrahim, ujarnya.

Lanjutnya, di Pondok Pesantren Darul Ulumi Wal Amal terdapat 61 orang santri dan santriwati yang tinggal di dalam Pondok dan mereka tinggal di sini menjadi tanggung jawab pondok pesantren.

Pondok pesantren kami tidak memungut biaya dari para santri dan para santri barasal dari beberapa daerah di kota kab Bima dan ada juga yang dari luar Bima, pungkasnya dengan tegas.

Beliau juga menyampaikan permohonan maaf karena sebenarnya di Pondok pesantren Kami memiliki berbagai seni dan kegiatan yang dilakukan oleh para santri dalam menyambut kedatangan Dandim Bima, namun karena waktunya terbatas tidak bisa kami laksanakan, tandasnya.

Ditempat yang sama Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom., M.Sc, juga memberikan sambutannya.

Dalam sambutannya beliau menjelaskan bahwa, Saya sangat bangga kepada para Santri dan Santriwati sebagai generasi penerus bangsa dan penerus kita kedepannya.

Kami mengucapkan terima banyak sudah menerima kami untuk berkunjung di Pondok pesantren Darul Ulumi Wal Amal dan kegiatan ini menjadi program rutin Kodim 1608/Bima untuk berkunjung di beberapa Pondok Pesantren di wilayah Kota Bima dan Kab. Bima, pungkasnya.

Lebih lanjut disampaikannya, Disini sudah tertulis sholatlah maka anak-anak harus rajin Sholat dan supaya bisa berhasil harus melakukan tiga hal di antaranya, belajar dan berdoa, belajar dan berdoa, belajar dan berdoa itu merupakan kunci kesuksesan.

Pendidikan sudah di lindungi oleh Undang-undang setiap warga negara berhak untuk melaksanakan pendidikan, maka anak-anak harus rajin belajar.


Kodim akan melaksanakan kegiatan Lomba dan Kami akan mengundang para santri dan santriwati yang ada di pondok pesantren, kita harus menjadi Bima yang bermartabat dan berakhlak, tegas Dandim sembari memberikan semangat dan motivasi terhadap Santri dan Santriwati Pondok pesantren Darul Ulumi Wal Amal.

Pada Pukul 09.07 Wita, usai usai sambutan Dandim, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan tali asih Jum'at Berkah oleh Dandim 1608/Bima kepada pengurus Pondok Pesantren . 

Selain itu, di momentum tersebut, perwakilan dua orang anak santri dan santriwati mendapatkan pemberian motivasi berupa uang dari Dandim 1608/Bima.

Setelah beberapa rangkaian kegiatan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama, dan yang menarik pada kesempatan tersebut yaitu para Ustadz dan Ustadzah diberikan kesempatan untuk mencoba menaiki Mobil Maung hasil Karya anak Bangsa.

Pada Pukul 09.35 wita seluruh rangkaian kegiatan selesai dalam keadaan tertib dan lancar.

Catatan 

Kegiatan Jum'at berkah ini adalah kegiatan rutin yang di lakukan oleh Dandim 1608/Bima, untuk jauh mengenal dan mendekatkan diri dengan lingkungan masyarakatnya, ponpes maupun pantai sosial kemasyarakatan, sehingga keberadaan kodim 1608/Bima menjadi bagian yg tidak terpisahkan. (Tim MDG/Koramil 01)

Tenun Pringgasela, Tas Ketak, hingga Mutiara Lombok Siap Tampil di Ajang “Persit Bisa 2”


Mataram, Media Dinamika Global – Menjelang ajang "Persit Bisa 2" yang akan berlangsung di Balai Kartini, Jakarta pada 7-9 Mei 2026, persiapan telah memasuki tahap finalisasi. Tiga Produk UMKM Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana setelah berhasil lolos dalam proses kurasi, akhirnya produk tersebut diberangkatkan ke ibu kota dengan perjalanan laut dari pelabuhan Lembar NTB menuju pelabuhan Tanjung Priuk Jakarta yang memerlukan waktu sekitar 2 hari 2 malam untuk sampai di tempat tujuan.

Tiga produk UMKM yang akan dipamerkan dalam “Persit Bisa 2”, yaitu Kain Tenun Pringgasela, Tas Ketak, dan Mutiara Lombok. Berbeda dengan produksi harian, setiap produk yang akan dibawa memiliki keistimewaan dari produk biasanya. 

Untuk Tenun Pringgasela, perbedaan terlihat motif dan corak yang menunjukkan adanya interaksi sosial antara masyarakat Makassar dan Bugis pada masa lalu yang memperkaya ragam motif serta estetika tenun tanpa menghilangkan nilai tradisional yang menajdi identitas utamanya.

Untuk Tak Ketak, perbedaan terlihat dari sentuhan kolaborasi antara Tas Ketak tradisional dengan berbagai elemen modern, serta perpaduan warna dan desain menarik yang memberikan kesan chic dalam setiap penampilan. 

Selain itu, keunikan lainnya adalah memalui menambahan Mutiara Mabe yang memiliki kilau lembut dan bentuk yang khas. Sedangkan untuk Mutiara Lombok, perbedaan terlihat dari model-model unik yang akan ditampilkan dimana desain kalung, gelang, cincin anting dan bros akan memadukan nuansa klasik dan sentuhan modern. 

Selain itu, dalam ajang ini juga akan ditampilkan hasil budidaya Mutiara dengan karakter unik, salah satunya adalah Mutiara Mabe yang memiliki bentuk setengah lingkaran yang menghasilkan persiapan dengan desai eksklusif, artistik, dan bernilai tinggi. 

Untuk memenuhi antusiasme pengunjung di Balai Kartini nanti, Peserta UMKM Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana telah mempersiapkan stok barang sebanyak-banyaknya. 

Keikutsertaan dalam ajang "Persit Bisa 2" di Balai Kartini diharapkan menjadi batu loncatan bagi UMKM Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana untuk dikenal lebih luas secara nasional. 

Dengan persiapan matang dan kualitas produk yang kompetitif, ketiga produk UMKM Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana ini optimis akan menjadi salah satu primadona di pameran tersebut. 

Hadir dan saksikan Acara "Persit Bisa 2", serta kunjungi Stand Booth produk UMKM Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana, yaitu Booth Tenun Pringgasela di Booth nomor 17 Booth Tas Ketak dan Mutiara Lombok di Booth nomor 64.

Redaksi |