Media Dinamika Global

Sabtu, 18 April 2026

Tekab 308 Polsek Dente Teladas Berhasil Kembali Taklukan Residivis Lintas Kabupaten Komplotan Pencuri Motor Di PT CPB .


Tulang Bawang, Lampung – Mediadinamikaglobal.Id || Genderang perang terhadap pelaku kejahatan jalanan terus ditabuh! Tim Tekab 308 Presisi Polres Tulang Bawang bersama Unit Reskrim Polsek Dente Teladas berhasil melumpuhkan "Duet Maut" spesialis pencurian motor (Curanmor) yang kerap meresahkan masyarakat di wilayah Dente Teladas dan Terusan Nunyai.

Aksi heroik kepolisian ini dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Dente Teladas, IPDA M. Fachri Husnan, S.H., M.H., dengan memburu pelaku hingga ke sarangnya di Lampung Tengah.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa tidak ada tempat persembunyian yang aman bagi para pelaku kriminal di wilayah hukum Tulang Bawang Kejadian bermula pada Senin (30/03/2026), saat korban bernama Dodi Sepriadi memarkirkan motor Honda Beat Street kesayangannya di parkiran Cold Storage PT CPB.

Namun, saat hendak pulang kerja, motor tersebut telah raib digondol maling.
Tak butuh waktu lama bagi tim "Anti Bandit" untuk mengendus keberadaan pelaku. Pada Kamis (15/04/2026) malam, polisi melakukan penggerebekan di dua lokasi berbeda dan berhasil meringkus RS (27)di Terusan Nunyai serta rekannya, K (43), di Dente Teladas.

Keduanya diketahui merupakan residivis kambuhan yang sudah berkali-kali keluar masuk penjara dengan kasus yang sama.
Jaringan Penadah Turut Disikat
Polisi tidak berhenti pada eksekutor.

Dalam pengembangan kilat, petugas juga berhasil mengamankan seorang wanita berinisial W (50)yang diduga kuat berperan sebagai penadah. Motor hasil curian tersebut diketahui telah dijual seharga Rp 15 Juta melalui perantara berinisial S.

Mewakili Kapolres Tulang Bawang, Kapolsek Dente Teladas IPDA Nurkholik, S.H., memberikan pernyataan tegas terkait keberhasilan pengungkapan kasus ini:
"Kami tegaskan kembali kepada seluruh pelaku kejahatan, jangan coba-coba mengusik ketenangan warga di wilayah hukum kami. Tim Tekab 308 Polres Tulang Bawang dan Unit Reskrim Polsek Dente Teladas bekerja siang dan malam untuk memastikan keamanan masyarakat." 

"Kedua tersangka utama yang merupakan residivis ini akan kami jerat dengan Pasal 477 UU Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Baru)tentang pencurian dengan pemberatan.Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan menggunakan kunci ganda saat memarkirkan kendaraan."

"Polri berkomitmen untuk memberikan tindakan tegas, terukur, dan tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kriminal!"

Barang Bukti yang Diamankan:
1 Unit Sepeda Motor Honda Beat Street Hitam (BE 6152 KD)
STNK & BPKB asli milik korban
Kunci motor korban
Saat ini para tersangka beserta barang bukti telah dijebloskan ke sel tahanan Polsek Dente Teladas guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum. (Fs/Red) 

Prestasi Membanggakan, Pemkot Bima Raih Dua Penghargaan Anugerah Reksa Bandha 2025


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang pengelolaan aset daerah. Pada kegiatan Anugerah Reksa Bandha Tahun 2025 yang digelar di Aula Kantor KPKNL Bima, Pemkot Bima berhasil meraih dua penghargaan yang membanggakan.

Pada kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Bima dihadiri oleh Asisten III Setda Kota Bima, Drs. Muhammad Saleh, yang hadir mewakili pemerintah daerah, didampingi oleh Kepala BPKAD Kota Bima.

Dalam ajang penghargaan tersebut, Pemkot Bima sukses meraih Peringkat III Peer Collaboration Peningkatan Kualitas Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) Tahun 2025, serta penghargaan untuk Pokok Lelang BMD Terbesar Tahun 2025.

Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Bima dalam mewujudkan tata kelola aset daerah yang tertib, akuntabel, dan berorientasi pada optimalisasi pemanfaatan aset untuk mendukung pembangunan daerah.

Asisten III, Drs. Muhammad Saleh, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh perangkat daerah, khususnya jajaran BPKAD, yang telah menunjukkan dedikasi dan sinergi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan Barang Milik Daerah.

“Penghargaan ini merupakan hasil dari kerja bersama, kolaborasi yang solid, serta komitmen seluruh jajaran Pemerintah Kota Bima dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional dan transparan,” ujarnya.

Lebih lanjut, capaian ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan aset daerah, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi pelayanan publik dan kemajuan Kota Bima.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengakuan atas upaya Pemkot Bima dalam menjaga kualitas administrasi aset, memperkuat sinergi antarinstansi, serta mendorong pengelolaan Barang Milik Daerah yang semakin modern dan berdaya guna.(Sekjend MDG)

Pemkot Bima dan Universitas Mataram Jalin Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan tinggi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Universitas Mataram. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (17/4) pukul 14.00 WITA di Aula Rapat Gedung Rektorat, Mataram.

Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E., bersama Rektor Universitas Mataram, Prof. Dr. Sukardin, S.Pd., M.Pd. Wali Kota turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Bima dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kota Bima.

Kerja sama ini mencakup pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan riset berbasis kebutuhan daerah, serta kontribusi nyata akademisi dalam pembangunan Kota Bima.

Wali Kota Bima dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kemitraan ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan inovasi dan solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk mendukung program pembangunan daerah. Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan perguruan tinggi guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Sementara itu, pihak Universitas Mataram menyambut baik kerja sama ini sebagai wujud implementasi peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah melalui penguatan sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah.(Redaksi Sekjend MDG)

Mutasi Kontroversial Kepsek di Kota Bima Februari 2026Lalu


"16 Orang Dijadikan Guru, Dugaan Intervensi dan Manipulasi Penilaian serta Pendzoliman Mencuat"

KOTA BIMA Media Dinamika Global.id.– Pemerintah Kota Bima resmi memberhentikan sejumlah kepala sekolah dasar (SD) dari jabatannya melalui Keputusan Wali Kota Bima Nomor 800.1.3.3/4/BKPSDM/II/2026 tentang pemberhentian pegawai negeri sipil dari jabatan kepala sekolah.

Dalam dokumen yang diterima redaksi, tercatat sebanyak 8 kepala sekolah SD diberhentikan dari jabatan strukturalnya dan dialihkan ke jabatan fungsional sebagai guru ahli muda. Kebijakan tersebut mulai berlaku efektif pada 12 Februari 2026 lalu.

Berikut daftar namanya:

Yuliansyah, S.Pd

Tuti Haryati, S.Pd

Sri Wahyuni, S.Pd

Siti Suryani, S.Pd

Satrullah, S.Pd

Nasarulhadi, S.Pd

Junaidin, S.Pd

Emi Suriani, S.Pd

Dalam keputusan tersebut dijelaskan, pemberhentian dilakukan berdasarkan pertimbangan hasil penilaian kinerja serta kebutuhan penataan manajemen pendidikan di lingkungan Pemerintah Kota Bima. 

Para pejabat yang diberhentikan tetap berstatus sebagai ASN dan diberikan hak sesuai ketentuan, termasuk tunjangan jabatan fungsional.

Namun demikian, kebijakan ini memunculkan perhatian publik. Pergeseran dari jabatan kepala sekolah ke guru dinilai sebagai langkah strategis, tetapi juga menyisakan tanda tanya terkait indikator penilaian kinerja yang digunakan.

“Penataan boleh saja dilakukan, tapi harus transparan. Publik berhak tahu apa indikatornya,” ujar salah satu sumber pendidikan di Kota Bima, Jum'at (17/4/2026)

Kebijakan mutasi dan pemberhentian kepala sekolah menuai hal baru dan kian memanas.

Sebelumnya terungkap 8 kepala sekolah SD diturunkan dari jabatan menjadi guru, kini informasi yang dihimpun menyebutkan jumlah total mencapai 16 orang, termasuk 8 kepala sekolah tingkat SMP.

Lebih jauh, kebijakan ini tidak hanya dipersoalkan dari sisi jumlah, tetapi juga mekanisme dan dasar penilaiannya yang dinilai sarat kejanggalan.

Salah satu sorotan tajam datang dari Sumber media ini tentang dugaan penurunan jabatan ini diduga berkaitan dengan label “tidak loyal” dan keterlibatan politik. 

Sejumlah kepala sekolah disebut-sebut menjadi target karena dianggap tidak sejalan dengan pihak tertentu.

Lebih serius lagi, muncul pengakuan dari kalangan internal bahwa penilaian kinerja kepala sekolah diduga telah “diatur”. 

Modusnya, nilai kinerja dalam aplikasi tertentu dibuat di bawah ekspektasi, agar memenuhi syarat administratif untuk menurunkan jabatan kepala sekolah.

“Ada pengakuan dari pengawas pembina senior, bahwa penilaian itu memang diarahkan. Supaya bisa dijadikan dasar penurunan jabatan,” ungkap sumber.

Ironisnya, terjadi ketidaksinkronan penilaian kinerja antara dua sistem. Dalam platform PMM (Platform Merdeka Mengajar), kinerja dinilai di bawah ekspektasi, sementara dalam e-Kinerja (SKP ASN) justru tercatat sangat baik.

Salah satu kepala sekolah yang terdampak bahkan sempat melakukan klarifikasi langsung ke Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima. 

Ia mempertanyakan perbedaan penilaian yang dinilai janggal.

“Saya kaget lihat nilai di PMM di bawah ekspektasi, padahal di e-Kinerja sangat baik. Saya langsung ke dinas mempertanyakan standar penilaiannya,” ungkapnya.

Namun jawaban yang diterima justru tidak menyentuh substansi. Pihak dinas hanya menyampaikan bahwa kenaikan pangkat sudah lewat dan perbaikan bisa dilakukan tahun berikutnya.

Padahal, berdasarkan aturan yang berlaku, penurunan jabatan kepala sekolah seharusnya didasarkan pada penilaian kinerja minimal dua tahun berturut-turut di bawah ekspektasi, bukan hanya satu periode penilaian.

Fakta lain, beberapa kepala sekolah yang diturunkan diketahui baru menjabat sekitar 5 tahun, bahkan ada yang masih berstatus pelaksana tugas (Plt) di awal masa jabatan. 

Dan dari belasan Kepsek yang diturunkan menjadi guru ada 8 diantaranya yang sudah mendapatkan Sertifikat Cakep, sebagai syarat utama menjadi Kepala Sekolah sesuai aturan pendidikan saat ini.

Adapun nama-nama Kepsek definitif bersertifikat Cakep yg diturunkan jadi guru saat mutasi bulan Februari 2026 lalu: 

1. Sri Wahyunungsih, S. Pd Kepala SDN 29 Tanjung ( sekarang sdh dimutasi ke SDN 49)

2. Emy Suryani, S. Pd, Kepala SDN 51 Rite

3. Yuliyansyah, S. Pd, Kepala SDN 50 Penaraga, menjadi guru di sekolah tersebut.

4. Junaidin, S. Pd, Kepala SDN 65 Jatibaru, menjadi guru di sekolah tersebut.

5. Suhardin, S. Pd. MM, Kepala SMPN 10 Kolo menjadi gurudi sekolah tersebut.

6. Muhtar, S. Pd. Kepala SMPN 3 menjadi guru di sekolah tersebut.

7. Muh. Ali, S. Pd Kepala SMPN 12, menjadi guru di sekolah tersebut.

8. Maria Ulfah, ST, Kepala SMPN 15 , menjadi guru di sekolah tersebut. 

"Semuanya baru satu periode menjadi kepsek. Sengaja diturunkan nilai Ekinerja nya di bawah ekspektasi (kurang) agar mendapatkan Pertek dari BKN untuk diturunkan. Padahal mereka kepsek-kepsek hebat dan berprestasi. Sungguh jahat dan kejam," sorot Sumber.

Dan parahnya, kata dia, ada Kepsek yang sudah diturunkan di sekolah tersebut jadi guru. Dan di bulan April ini, dipindahkan ke sekolah lain yang berdampak kekurangan jam mengajarnya. 

"Sehingga akan mengancam sertifikasinya ke depan. Karena syarat sertifikasi harus memiliki jam mengajar sebanyak 24 jam. Inikan pendzoliman namnya," tegas sumber. 

Hal ini semakin menguatkan dugaan bahwa kebijakan ini tidak sepenuhnya berlandaskan aturan normatif.

Media Dinamika global menilai, polemik ini bukan sekadar mutasi biasa, melainkan sudah masuk pada ranah serius yang menyangkut integritas sistem penilaian ASN dan netralitas birokrasi pendidikan.

Jika benar terdapat intervensi dan ketidaksinkronan penilaian kinerja antara dua sistem serta Kepala Sekolah pemilik sertifikat Cakep diturunkan jadi guru bahkan dipindahkan ke sekolah yang kurang jam mengajarnya sehingga terancam untuk mendapatkan sertifikasi ke depan, maka hal ini berpotensi melanggar prinsip meritokrasi dalam manajemen ASN .

Publik kini menunggu sikap tegas dari pemerintah daerah, termasuk klarifikasi resmi dari Dinas Dikpora Kota Buma dan BKPSDM, agar polemik ini tidak terus berkembang menjadi krisis kepercayaan. (Redaksi Sekjend MDG)


DIALOG PUBLIK EKSEKUTIF KOMISARIAT LMND UMMAT


Media Dinamika Global.id.-- Dalam upaya merespons dinamika kampus yang kian menunjukkan gejala pembatasan ruang demokrasi, Eksekutif Komisariat LMND Ummat akan menyelenggarakan kegiatan *Dialog Publik* dengan mengangkat tema *“Gerakan Mahasiswa Kampus di Tengah Tantangan Hegemoni Birokrasi”.

Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi seluruh mahasiswa untuk berdiskusi, mengkritisi, serta membedah secara mendalam berbagai bentuk hegemoni birokrasi yang semakin nyata dalam kehidupan kampus. Mulai dari pembatasan kebebasan berpendapat, intervensi terhadap organisasi kemahasiswaan, hingga pelemahan peran lembaga mahasiswa sebagai representasi suara kolektif.

Dialog publik ini tidak hanya menjadi forum intelektual, tetapi juga sebagai ruang konsolidasi gerakan mahasiswa dalam merumuskan sikap dan langkah strategis menghadapi tekanan birokrasi yang cenderung anti-demokrasi. (Redaksi Sekjend MDG)


Jumat, 17 April 2026

Dipimpin Eri Bukit, KOTI Mahatidana Pemuda Pancasila Pekanbaru Perkuat Soliditas Lewat Rapat Koordinasi


PEKANBARU – Jajaran Komando Inti (KOTI) Mahatidana Pemuda Pancasila menggelar rapat koordinasi guna memperkuat soliditas organisasi serta menyelaraskan arah gerak ke depan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua, Bung Iwan Pansa, dan dipimpin langsung oleh Dankoti Eri Bukit, Sabtu (18/04), di salah satu lokasi pertemuan di kedai kopi 86 Jl. Hang Tuah Pekanbaru.

Rapat berlangsung dalam suasana penuh keakraban, namun tetap mengedepankan keseriusan dalam pembahasan agenda strategis organisasi. Fokus utama pertemuan ini adalah memperkuat koordinasi internal serta mengevaluasi program kerja yang telah berjalan.

Dalam arahannya, Dankoti Eri Bukit menegaskan pentingnya menjaga soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas seluruh kader dalam menjalankan roda organisasi. Ia juga mengingatkan agar setiap anggota senantiasa menjaga marwah Pemuda Pancasila di tengah masyarakat.

“Soliditas adalah kunci utama. Kita harus tetap satu komando, menjaga kekompakan, dan memastikan setiap program yang dijalankan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Adapun beberapa poin penting yang menjadi pembahasan dalam rapat tersebut meliputi evaluasi program kerja rutin, peningkatan komunikasi internal antar pengurus, serta persiapan keterlibatan organisasi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayah Pekanbaru.

Diskusi berlangsung interaktif, di mana para peserta aktif menyampaikan masukan dan gagasan, khususnya terkait teknis pelaksanaan kegiatan di lapangan. Hal ini menunjukkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kinerja organisasi.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan KOTI Mahatidana Pemuda Pancasila semakin solid, responsif, dan efektif dalam menjalankan peran sebagai bagian dari kontrol sosial serta pengabdian kepada masyarakat, khususnya di Kota Pekanbaru.

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos di Desa Binaan Masing-masing


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global .id Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) di desa binaan masing-masing pada Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan.

Pada pukul 08.40 WITA, Serka Sahlan yang bertugas sebagai Babinsa Desa Lanta Barat, anggota Posramil Lambu, melaksanakan komsos dengan warga binaannya. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban (kamtibmas), serta menumbuhkan sikap saling membantu dan gotong royong. Ia juga menekankan pentingnya menyelesaikan setiap permasalahan melalui musyawarah dan mufakat.




Selanjutnya, pada pukul 09.20 WITA, Serka Jamaluddin selaku Babinsa Desa Sangga juga melaksanakan komsos bersama warga. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan, mempererat hubungan sosial, serta saling mengingatkan dalam hal-hal positif. Selain itu, ia mengingatkan warga agar tetap waspada saat meninggalkan rumah guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, serta segera melaporkan setiap permasalahan yang terjadi agar dapat ditangani dengan cepat.

Pada pukul 10.20 WITA, Serka Sahlan kembali melaksanakan komsos di Desa Rai Oi. Dalam kegiatan tersebut, ia bersama masyarakat membahas pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan suasana yang aman dan nyaman. Ia juga mengimbau warga untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Sementara itu, pada pukul 10.45 WITA, Sertu Sahfundi selaku Babinsa Desa Kowo melaksanakan komsos dengan warga binaannya. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama di musim kemarau yang rawan kebakaran. Warga juga diingatkan untuk mewaspadai instalasi listrik di rumah yang berpotensi memicu kebakaran. Jika terjadi kebakaran, masyarakat diminta segera melapor kepada pemerintah desa dan petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Melalui kegiatan komsos ini, Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap dapat terus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan lingkungan di wilayah binaan.(Team.MDG.03)

TNI dan Warga Gontar Tak Kenal Lelah Bangun Jembatan Garuda hingga Malam

Anggota Kodim 1607/Sumbawa Bersama Warga Desa Gontar, (Ist/Surya)

Alas Barat, Sumbawa, Media Dinamika Global – Semangat pengabdian tanpa batas kembali ditunjukkan oleh prajurit TNI bersama masyarakat dalam pembangunan Jembatan Garuda di Desa Gontar, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa. Meski suasana malam menyelimuti lokasi kegiatan, anggota Kodim 1607/Sumbawa, prajurit Yonif TP 835/SYB, Subdenzibang, dan warga setempat tetap bahu-membahu melanjutkan pekerjaan pembangunan jembatan tersebut, Kamis malam (16/4/2026).

Pembangunan Jembatan Garuda menjadi salah satu upaya nyata untuk menghadirkan akses penghubung yang lebih baik bagi masyarakat. Dengan penerangan seadanya, personel TNI dan warga tetap menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi demi mempercepat penyelesaian jembatan yang sangat dibutuhkan warga sebagai jalur mobilitas dan penunjang aktivitas perekonomian.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam proses pembangunan ini mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sinergi yang terbangun bukan hanya mempercepat pekerjaan fisik, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara aparat kewilayahan dan masyarakat desa dalam semangat kebersamaan serta kepedulian terhadap kemajuan wilayah.

Komandan Korem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., menyampaikan bahwa semangat personel TNI bersama masyarakat yang tetap bekerja hingga malam hari merupakan bukti nyata bahwa pengabdian kepada rakyat tidak mengenal waktu.

“Pembangunan Jembatan Garuda ini bukan sekadar membangun sarana penghubung, tetapi juga membangun harapan, memperkuat akses masyarakat, dan menegaskan bahwa TNI akan selalu hadir di tengah rakyat untuk membantu mengatasi kesulitan serta mendorong percepatan pembangunan wilayah,” ungkap Danrem 162/Wira Bhakti.

Danrem juga menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan seperti ini merupakan implementasi tugas pembinaan teritorial yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara prajurit dan warga menjadi energi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat.

Salah seorang warga Desa Gontar juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas keterlibatan TNI dalam pembangunan tersebut. Menurutnya, kehadiran para prajurit tidak hanya membantu secara tenaga, tetapi juga memberi motivasi bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif dalam pembangunan desa.

Melalui semangat gotong royong yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan segera rampung sehingga dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, dan meningkatkan konektivitas antarwilayah. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi yang solid antara TNI dan rakyat mampu menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan daerah.

Redaksi |

Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan melantik pengurus DPW dan DPD PAN se-NTB


Mataram
. Media Dinamika Global.Id.– Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DWP PAN) Provinsi NTB periode 2024-2029 dibawah kepemimpinan Lalu Ahmad Zaini telah resmi dilantik pada Jumat (17/4/2026) di Mataram. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan seperti dikutip dari Media NTB satu

Pelantikan pengurus DPW PAN NTB tersebut dilakukan serentak dengan pelantikan pengurus DPD PAN 10 Kabupaten/Kota se NTB. Usai melantik, Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas) langsung memberikan arahan kepada kader PAN NTB untuk mensukseskan program pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

“Cita-cita perjuangan pak Prabowo sama dengan cita-cita perjuangan PAN. Kesamaan cita-cita itulah yang membuat kita terus bareng-bareng bersama Pak Prabowo. Karena itu kita harus sukseskan program-program bapak Presiden,” seru Zulhas.

Pada kesempatan itu Zulhas yang juga Menteri Koordinator (Menko) Pangan di Kabinet Merah Putih meminta kepada kader-kader PAN di NTB untuk terus membangun optimisme ditengah masyarakat. Ditengah situasi ancaman krisis global akibat perang, Indonesia masih baik-baik saja.

“Jadi kita sampaikan kepada masyarakat bahwa Indonesia terang, seterang matahari. Kita harus optimis, dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto Indonesia masih baik-baik saja,” katanya.

Sementara itu, Lalu Ahmad Zaini yang akrab disapa LAZ dalam pidato politiknya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran langsung Zulhas untuk melantik pengurus DPW PAN NTB.

“Kehadiran Ketua Umum tidak saja kehormatan bagi kami, tapi juga menjadi semngat bagi kader PAN di NTB. Terimakasih atas amanah dan kepercayaan yang sudah diberikan ketua Umum,” ujar LAZ.

Selanjutnya LAZ menyerukan kepada seluruh jajaran pengurus dan kader PAN se NTB untuk membuktikan kepercayaan yang sudah diberikan oleh Ketua Umum tersebut dengan berjuang keras untuk meningkatkan dukungan masyarakat NTB kepada PAN.

“Ini kepercayaan besar, maka saya mengajak agar bersama-sama kita buktikan komitmen perjuangan kepada ketua Umum agar PAN jadi kekuatan politik yang diperhitungkan di NTB,” ucapnya.

LAZ yang juga Bupati Kabupaten Lombok Barat tersebut dihadapan LAZ menyebutkan bahwa PAN NTB dibawah kepemimpinannya telah memasang target tinggi. Yakni semua Dapil untuk pemilihan anggota DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi dan DPR RI yang ada di NTB terisi oleh kader PAN.

“Janji adalah hutang yang harus kita pertanggungjawaban dihadapan Ketum. Ini bukan sekedar angka, tapi simbol perjuangan politik PAN NTB kedepan. Tapi kita harus realistis, target tersebut tercapai jika kita solid,” tegasnya.

Perjuangkan politik PAN untuk menempatkan lebih banyak kadernya di kursi legislatif tidak hanya sekedar ambisi politik kekuasaan semata. Tapi menurut LAZ hal itulah menjadi jalan untuk lebih bisa berbuat banyak kepada masyarakat.

“Kalau cita-cita kita terwujud dapat menduduki unsur pimpinan di DPRD, maka ruang kebijakan untuk masyarakat makin terbuka. Lebih maksimal mengahdirkan manfaat nyata kepada masyarakat,” pungkasnya. (Team).

Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

Foto : Sekretaris Jenderal
PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang

JAKARTA, Mediadinamikaglobal.id – Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan. Almarhum wafat akibat serangan jantung.

Berdasarkan keterangan Wakil Bendahara Umum PWI Pusat, Sumber Rajasa Ginting, almarhum sempat menghadiri acara Deklarasi Peluncuran Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) pada Jumat malam di Kampus LSPR, Jakarta.

Setelah kegiatan tersebut, Zulmansyah bersama sejumlah pengurus PWI lainnya melanjutkan makan malam di kawasan Jalan Jaksa, Jakarta Pusat.

Sekitar pukul 21.00 WIB, ia tiba-tiba mengalami anfal dengan keluhan sesak dada hebat, lemas, hingga muntah-muntah. Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan. Berdasarkan diagnosis dokter, almarhum mengalami serangan jantung, sejalan dengan riwayat penyakit jantung yang dimilikinya.

Pihak rumah sakit sempat merekomendasikan rujukan ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita untuk penanganan lanjutan. Namun, di tengah upaya medis tersebut, almarhum dinyatakan meninggal dunia pada pukul 00.10 WIB.

Sosok Aktivis Organisasi yang Tangguh

Kepergian Zulmansyah Sekedang merupakan kehilangan besar bagi PWI dan komunitas pers nasional. Almarhum dikenal sebagai pribadi yang ramah, riang, serta memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia jurnalistik dan organisasi.

Rekam jejak pengabdiannya di PWI terbilang panjang dan signifikan, antara lain:

Ketua PWI Provinsi Riau selama dua periode (2017–2022 dan 2022–2027)

Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat hasil Kongres ke-24 di Bandung tahun 2023

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PWI Pusat dalam masa transisi organisasi Ketua Umum PWI Pusat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Sekretaris Jenderal PWI Pusat hasil Kongres Persatuan pada 29–30 Agustus 2025 di Cikarang, Jawa Barat. 

Dalam perjalanan organisasi, almarhum dikenal sebagai figur pemersatu yang berperan penting dalam mengakhiri dualisme kepengurusan PWI Pusat melalui Kongres Persatuan.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan duka mendalam atas kepergian sahabatnya itu.

"Kami kehilangan salah satu kader terbaik yang selalu total dalam bekerja untuk organisasi. Semangat dan dedikasi beliau akan selalu kami kenang," ujarnya, Sabtu (18/11).

Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia memohon doa dari seluruh pengurus dan anggota, insan pers, serta masyarakat luas. (MDG05)